Modul ajar Pendidikan Agama Kristen SD kelas V materi Karya Keselamatan dalam Yesus lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 (perubahan atas Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025). Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik mampu memahami karya Allah dalam menciptakan, memelihara, dan menyelamatkan hidup manusia melalui Yesus Kristus, serta menunjukkan sikap bersyukur dan bertanggung jawab atas anugerah tersebut.
Acuan: Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 (perubahan atas Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025)
Kompetensi awal: Peserta didik memahami bahwa Allah adalah Pencipta dan Pemelihara hidup.
Pemahaman bermakna: Karya keselamatan Yesus Kristus adalah bukti kasih Allah yang terbesar bagi manusia, yang membebaskan kita dari dosa dan memberikan harapan hidup kekal, sehingga kita terpanggil untuk meneladani kasih-Nya.
Pertanyaan pemantik: Bagaimana kasih Tuhan Yesus mengubah hidup kita dan orang di sekitar kita?
Tujuan: Menjelaskan pengertian keselamatan menurut iman Kristen dengan tepat dan mengidentifikasi peristiwa-peristiwa penting dalam karya keselamatan Yesus Kristus.
Kegiatan awal: Guru menyapa dengan salam dan memimpin doa, memeriksa kehadiran, kemudian mengajak peserta didik menyanyikan lagu rohani tentang kasih Yesus. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa yang kalian rasakan ketika diselamatkan dari bahaya atau masalah?'
Memahami: Peserta didik diajak membaca dan mendiskusikan kisah-kisah singkat dari Alkitab (misalnya, kisah Zakheus atau Bartimeus) secara berkelompok, untuk menemukan makna 'keselamatan' dan peristiwa-peristiwa penting yang Yesus lakukan.
Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat peta pikiran sederhana (mind map) yang berisi pengertian keselamatan dan daftar peristiwa kunci dalam karya keselamatan Yesus, kemudian mempresentasikan hasilnya.
Merefleksi: Guru dan peserta didik merefleksikan hasil diskusi kelompok, memberikan umpan balik, dan menguatkan pemahaman tentang pengertian dan peristiwa keselamatan dalam Yesus Kristus.
Penutup: Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik, menyimpulkan bersama materi, dan mengingatkan untuk mempersiapkan diri pada pertemuan berikutnya. Pertemuan diakhiri dengan doa syukur.
Tujuan: Menganalisis makna karya keselamatan Yesus Kristus bagi kehidupan manusia.
Kegiatan awal: Guru menyapa dan memimpin doa, melakukan presensi, dan mengulas singkat materi sebelumnya. Guru menampilkan sebuah video pendek atau gambar yang menggambarkan situasi manusia yang membutuhkan pertolongan, dan bertanya: 'Menurut kalian, apa hubungan kisah ini dengan karya keselamatan Yesus?'
Memahami: Peserta didik dalam kelompok kecil mendiskusikan 'masalah' yang disajikan (misalnya, masalah dosa, penderitaan, atau ketidakadilan) dan bagaimana karya keselamatan Yesus Kristus menjadi solusi atas masalah tersebut, dengan merujuk pada teks Alkitab yang relevan (misalnya Yohanes 3:16 atau Roma 5:8).
Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat poster mini atau infografis yang menggambarkan makna karya keselamatan Yesus Kristus (misalnya: pengampunan dosa, hidup baru, harapan kekal) dan dampaknya bagi kehidupan manusia, lalu menempelkannya di dinding kelas.
Merefleksi: Peserta didik berkeliling melihat hasil karya kelompok lain, memberikan komentar positif, dan bertanya jawab. Guru memfasilitasi diskusi kelas untuk memperdalam pemahaman makna keselamatan.
Penutup: Guru memberikan penguatan materi, mengingatkan pentingnya mengaplikasikan nilai-nilai kasih dan pengampunan. Guru memberikan informasi mengenai proyek pertemuan selanjutnya dan mengakhiri dengan doa berkat.
Tujuan: Menyusun cerita bergambar tentang salah satu peristiwa karya keselamatan Yesus dan menunjukkan sikap bersyukur atas karya keselamatan Yesus Kristus dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan awal: Guru menyapa dan memimpin doa, presensi, serta mengulas kembali makna karya keselamatan Yesus. Guru menyampaikan tujuan proyek hari ini: membuat cerita bergambar tentang karya keselamatan Yesus, dan memotivasi peserta didik untuk berkarya.
Memahami: Peserta didik secara individu atau berpasangan memilih satu peristiwa kunci dari karya keselamatan Yesus (misalnya kelahiran, mujizat, kematian, atau kebangkitan) dan mulai merencanakan alur cerita bergambar mereka.
Mengaplikasi: Peserta didik membuat cerita bergambar (komik sederhana atau flipbook) yang menceritakan kembali peristiwa pilihan mereka, dilengkapi dengan pesan moral atau ungkapan syukur atas karya keselamatan Yesus. Mereka menggunakan berbagai media seperti kertas, pensil warna, spidol, atau aplikasi digital sederhana.
Merefleksi: Setiap peserta didik/pasangan mempresentasikan cerita bergambar mereka di depan kelas. Teman-teman memberikan apresiasi dan pertanyaan. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan menguatkan pesan syukur atas keselamatan.
Penutup: Guru mengapresiasi semua hasil karya dan usaha peserta didik, mengajak mereka merayakan pembelajaran yang telah dilakukan, dan menyimpulkan pentingnya hidup bersyukur dan meneladani kasih Yesus. Pertemuan ditutup dengan lagu pujian dan doa penutup.
Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, presentasi peta pikiran, dan pembuatan poster mini.
Akhir (sumatif): Penilaian cerita bergambar (proyek) dan tes tertulis singkat tentang pengertian dan makna keselamatan.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Menjelaskan pengertian keselamatan menurut iman Kristen dengan tepat. | Pengertian keselamatan dan dasar Alkitabiah. | 4 JP | keimanan dan ketakwaan |
| Mengidentifikasi peristiwa-peristiwa penting dalam karya keselamatan Yesus Kristus dan menganalisis maknanya. | Kelahiran, kehidupan, kematian, dan kebangkitan Yesus serta maknanya. | 4 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| Menyusun cerita bergambar tentang salah satu peristiwa karya keselamatan Yesus dan menunjukkan sikap bersyukur. | Peristiwa karya keselamatan Yesus, kreativitas bercerita, dan ekspresi syukur. | 4 JP | kreativitas, keimanan dan ketakwaan |
Anak-anak yang terkasih, mari kita belajar tentang salah satu anugerah terbesar yang Allah berikan kepada kita, yaitu karya keselamatan-Nya melalui Yesus Kristus. Ini adalah kisah tentang kasih yang luar biasa, pengorbanan, dan harapan yang kekal. Memahami karya ini akan membantu kita mengerti betapa berharganya hidup kita di mata Tuhan dan bagaimana kita bisa hidup lebih baik setiap hari.
Keselamatan dalam iman Kristen berarti dibebaskan dari dosa dan segala akibatnya, serta menerima hidup kekal bersama Allah. Manusia telah jatuh dalam dosa sejak zaman Adam dan Hawa, sehingga terpisah dari Allah yang kudus. Namun, karena kasih-Nya yang besar, Allah tidak membiarkan kita sendirian. Ia merencanakan jalan keluar agar kita bisa kembali bersekutu dengan-Nya. Keselamatan ini bukanlah hasil dari perbuatan baik kita, melainkan anugerah cuma-cuma dari Allah yang bisa kita terima melalui iman kepada Yesus Kristus.
Allah menunjukkan kasih-Nya dengan mengutus Anak-Nya yang tunggal, Yesus Kristus, ke dunia. Yesus lahir sebagai manusia, hidup tanpa dosa, dan menunjukkan teladan kasih melalui ajaran serta perbuatan-Nya. Dia menyembuhkan orang sakit, memberi makan orang lapar, dan mengampuni dosa. Semua yang Yesus lakukan adalah bagian dari rencana keselamatan Allah. Ia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang, serta menyatakan kebenaran tentang Kerajaan Allah kepada umat manusia.
Puncak dari karya keselamatan Yesus adalah kematian-Nya di kayu salib. Di sana, Yesus menanggung hukuman atas dosa-dosa kita. Dia rela mengorbankan diri-Nya agar kita tidak lagi dihukum. Namun, kisah ini tidak berakhir di salib. Tiga hari setelah kematian-Nya, Yesus bangkit dari antara orang mati! Kebangkitan-Nya membuktikan bahwa Ia adalah Allah yang hidup dan memiliki kuasa atas dosa serta maut. Kebangkitan Yesus memberikan kita harapan akan hidup kekal dan kemenangan atas dosa.
Karya keselamatan Yesus memiliki makna yang sangat besar bagi hidup kita. Pertama, kita diampuni dari dosa-dosa kita. Kedua, kita diberi hidup baru yang penuh harapan dan tujuan. Ketiga, kita memiliki jaminan hidup kekal bersama Allah di surga. Ini adalah kabar baik yang harus kita syukuri setiap hari. Kita terpanggil untuk hidup seturut kehendak-Nya, meneladani kasih-Nya, dan memberitakan kabar baik ini kepada orang lain.
Rangkuman: Karya keselamatan dalam Yesus Kristus adalah anugerah Allah yang terbesar bagi manusia. Melalui kelahiran, kehidupan, kematian di salib, dan kebangkitan-Nya, Yesus membebaskan kita dari dosa dan memberikan hidup kekal. Makna keselamatan ini sangat penting bagi kita, karena membawa pengampunan, harapan, dan jaminan hidup baru bersama Allah. Marilah kita bersyukur dan hidup sesuai dengan kasih-Nya.
Tujuan: Mengidentifikasi dan merangkum peristiwa penting karya keselamatan Yesus serta maknanya.
Alat & bahan: Alkitab anak, kertas HVS, pensil warna, spidol, lembar kerja.
| Keselamatan | Dibebaskan dari dosa dan menerima hidup kekal melalui Yesus Kristus. |
| Anugerah | Pemberian cuma-cuma dari Allah, bukan karena jasa atau perbuatan baik kita. |
| Dosa | Pelanggaran terhadap kehendak Allah. |
| Kebangkitan | Yesus hidup kembali setelah kematian-Nya, membuktikan kuasa-Nya atas maut. |
| Iman | Percaya kepada Allah dan Yesus Kristus sebagai Juru Selamat. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Agama Kristen kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kepka BKPDM No. 020 Tahun 2026 (perubahan atas Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.