Modul ajar Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis SD kelas VI materi Materi surah ad-duha lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai SK Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah No. 221/SK/I.4/F/2024 dan Permendikdasmen No. 13/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik menunjukkan pemahaman tentang surah-surah pendek pilihan dan hadis-hadis terkait akhlak mulia, serta mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud keimanan yang berkemajuan.
Acuan: SK Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah No. 221/SK/I.4/F/2024 dan Permendikdasmen No. 13/2025
Kompetensi awal: Peserta didik telah mampu membaca Al-Qur'an dengan tajwid sederhana dan menghafal beberapa surah pendek.
Pemahaman bermakna: Memahami dan mengamalkan pesan Surah Ad-Duha dapat menumbuhkan keyakinan bahwa Allah selalu menyertai hamba-Nya dan mendorong kita untuk senantiasa bersyukur serta berbuat baik kepada orang lain.
Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian merasa sedih atau khawatir, lalu menemukan sesuatu yang membuat hati kalian tenang kembali?
Tujuan: Peserta didik mampu melafalkan Surah Ad-Duha dengan fasih dan benar sesuai kaidah tajwid dan mampu mengidentifikasi arti dan kandungan pokok Surah Ad-Duha.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa bersama, melakukan presensi, dan mengaitkan materi dengan pengalaman peserta didik. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk membangkitkan rasa ingin tahu.
Memahami: Peserta didik mendengarkan murottal Surah Ad-Duha, kemudian secara berkelompok mengidentifikasi bacaan tajwid yang benar dan mencoba melafalkannya. Mereka juga berdiskusi tentang arti per kata dan makna global surah tersebut.
Mengaplikasi: Setiap kelompok mempraktikkan membaca Surah Ad-Duha secara bergantian di depan kelas, kemudian mempresentasikan hasil diskusi mereka tentang kandungan pokok surah, seperti sumpah Allah dan janji-Nya kepada Nabi Muhammad ﷺ.
Merefleksi: Guru memberikan umpan balik dan penguatan terhadap hasil presentasi. Peserta didik bersama guru menyimpulkan kandungan Surah Ad-Duha. Guru mengapresiasi usaha setiap kelompok.
Penutup: Guru mengajak peserta didik menyimpulkan materi, memberikan refleksi singkat, mengapresiasi partisipasi aktif, menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa.
Tujuan: Peserta didik mampu menghafal Surah Ad-Duha dengan lancar dan tartil serta mampu menjelaskan hikmah dan pesan moral Surah Ad-Duha.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mereview singkat materi pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menghafal dan memahami hikmah Surah Ad-Duha.
Memahami: Peserta didik secara individu atau berpasangan mendengarkan kembali murottal Surah Ad-Duha, kemudian berlatih menghafal ayat demi ayat dengan bimbingan guru. Mereka juga mencari contoh-contoh nyata hikmah surah dalam kehidupan.
Mengaplikasi: Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk membuat mind map atau poster bergambar yang berisi Surah Ad-Duha, artinya, dan hikmah yang terkandung di dalamnya, kemudian mempraktikkan hafalan di hadapan kelompok lain.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan mind map/poster dan hafalan mereka. Guru memberikan penilaian dan masukan konstruktif, serta menguatkan pemahaman tentang pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad ﷺ dan bersyukur.
Penutup: Guru memberikan apresiasi atas kreativitas dan usaha menghafal, mengajak peserta didik merefleksikan manfaat hafalan Al-Qur'an, dan memberikan motivasi untuk terus muroja'ah. Kegiatan ditutup dengan doa.
Tujuan: Peserta didik mampu menerapkan nilai-nilai Surah Ad-Duha dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, memimpin doa, presensi, dan mengajak peserta didik mengingat kembali pesan Surah Ad-Duha. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan belajar mengamalkan pesan surah tersebut.
Memahami: Peserta didik diajak berdiskusi tentang situasi-situasi di kehidupan sehari-hari yang relevan dengan pesan Surah Ad-Duha, seperti sikap peduli anak yatim, membantu orang miskin, dan tidak membentak peminta-minta.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok membuat skenario drama pendek atau role-play yang mengilustrasikan penerapan nilai-nilai Surah Ad-Duha dalam konteks sekolah atau rumah, seperti berbagi makanan dengan teman atau menolong yang kesusahan. Mereka juga mempersiapkan presentasi.
Merefleksi: Setiap kelompok menampilkan drama/role-play mereka. Guru dan teman-teman memberikan umpan balik positif. Guru memberikan penguatan bahwa berbuat baik adalah wujud syukur kepada Allah dan meneladani Nabi Muhammad ﷺ.
Penutup: Guru mengajak peserta didik menyimpulkan pelajaran dan bertekad untuk mengamalkan nilai-nilai Surah Ad-Duha. Guru memberikan apresiasi tinggi atas partisipasi aktif dan ide-ide kreatif, serta menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Proses (formatif): Observasi saat diskusi kelompok, presentasi, dan praktik hafalan, serta penilaian kinerja melalui rubrik.
Akhir (sumatif): Tes tertulis untuk menguji pemahaman makna surah dan tes praktik hafalan Surah Ad-Duha.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Melafalkan Surah Ad-Duha dengan fasih dan benar sesuai kaidah tajwid. | Pelafalan dan Tajwid Surah Ad-Duha | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| Mengidentifikasi arti dan kandungan pokok Surah Ad-Duha. | Makna dan Kandungan Surah Ad-Duha | 2 JP | penalaran kritis, kolaborasi |
| Menghafal Surah Ad-Duha dengan lancar dan tartil serta menjelaskan hikmahnya. | Hafalan dan Hikmah Surah Ad-Duha | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, penalaran kritis |
| Menerapkan nilai-nilai Surah Ad-Duha dalam kehidupan sehari-hari. | Pengamalan Nilai Surah Ad-Duha | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kolaborasi |
Surah Ad-Duha adalah salah satu surah pendek dalam Al-Qur'an yang memiliki makna mendalam. Surah ini diturunkan di Mekah dan terdiri dari 11 ayat. Kandungannya memberikan penghiburan kepada Nabi Muhammad ﷺ dan petunjuk bagi umat Islam tentang pentingnya bersyukur, berbuat baik kepada anak yatim, dan menolong orang yang membutuhkan. Mari kita pelajari surah ini dengan seksama.
Surah Ad-Duha (الضحى) berarti 'Waktu Duha' atau 'Waktu Matahari Sepenggalah Naik'. Surah ini merupakan surah ke-93 dalam mushaf Al-Qur'an. Diturunkan setelah periode wahyu terhenti sementara, yang membuat Nabi Muhammad ﷺ merasa sedih dan khawatir. Allah kemudian menurunkan surah ini untuk menenangkan hati beliau, menegaskan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan Nabi-Nya, dan selalu menyertai dalam setiap keadaan. Surah ini menjadi sumber ketenangan dan harapan bagi setiap Muslim yang merasa kesulitan.
Surah Ad-Duha diawali dengan sumpah Allah atas waktu duha dan malam, menegaskan bahwa Allah tidak pernah meninggalkan Nabi Muhammad ﷺ. Kemudian, surah ini menyebutkan nikmat-nikmat yang telah Allah berikan kepada Nabi, seperti menemukan jalan yang benar setelah tersesat, memberikan kecukupan setelah kefakiran, dan mengangkat derajat beliau. Selanjutnya, surah ini memberikan perintah untuk berbuat baik kepada anak yatim, tidak membentak peminta-minta, dan selalu menyebut-nyebut nikmat Allah sebagai bentuk syukur. (Lihat Lampiran Teks Al-Qur'an).
Ada beberapa hikmah penting dari Surah Ad-Duha. Pertama, Allah selalu bersama hamba-Nya, terutama saat menghadapi kesulitan. Kedua, kita harus selalu bersyukur atas nikmat yang telah diberikan, baik nikmat lahir maupun batin. Ketiga, surah ini mengajarkan pentingnya kepedulian sosial, yaitu menyayangi anak yatim dan tidak berlaku kasar terhadap orang yang meminta-minta atau membutuhkan pertolongan. Keempat, kita diperintahkan untuk menceritakan nikmat Tuhan sebagai bentuk syukur dan ajakan kebaikan. Pesan ini relevan dengan semangat Al-Islam Kemuhammadiyahan yang menekankan amal saleh.
Mengamalkan Surah Ad-Duha berarti mengaplikasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Contohnya adalah dengan tidak berputus asa saat menghadapi masalah, selalu bersyukur atas apa yang dimiliki, menyayangi teman-teman yang kurang beruntung atau membutuhkan bantuan, berbicara dengan lemah lembut kepada semua orang, dan tidak pernah meremehkan orang lain. Ini adalah bentuk nyata dari Profil Pelajar Berkemajuan yang peduli, mandiri, dan berakhlak mulia sesuai tuntunan Al-Qur'an dan Hadis.
Rangkuman: Surah Ad-Duha adalah surah yang menghibur Nabi Muhammad ﷺ dan mengajarkan kita tentang kasih sayang Allah yang tak terbatas. Pesan utamanya meliputi syukur atas nikmat, kepedulian terhadap anak yatim dan orang miskin, serta larangan membentak peminta-minta. Dengan memahami dan mengamalkannya, kita dapat merasakan ketenangan hati dan menjadi pribadi yang lebih baik, sesuai dengan nilai-nilai Islam Berkemajuan.
Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi pesan moral Surah Ad-Duha dan merencanakan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Alat & bahan: Alat tulis, kertas HVS, spidol warna, pensil warna
| Ad-Duha | Waktu matahari sepenggalah naik, sekitar pukul 07.00-11.00 pagi. |
| Tajwid | Ilmu tentang cara membaca Al-Qur'an dengan benar. |
| Murottal | Bacaan Al-Qur'an yang dilantunkan dengan tartil dan indah. |
| Yatim | Anak yang ditinggal meninggal oleh ayahnya sebelum balig. |
| Tartil | Membaca Al-Qur'an dengan perlahan, jelas, dan sesuai kaidah tajwid. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis kelas VI langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti SK Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah No. 221/SK/I.4/F/2024 dan Permendikdasmen No. 13/2025.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.