tuntas.orgUnduh Modul Ini →
BerandaModul Ajar SMPLBMatematika › Pola Bilangan — Tunarungu
SMPLB · Kelas VIII · Fase D

Modul Ajar Matematika Kelas VIII
Pola Bilangan — Tunarungu

Modul ajar Matematika SMPLB kelas VIII materi Pola Bilangan — Tunarungu lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Matematika kelas VIII materi Pola Bilangan — Tunarungu
12 lembar siap cetak · 3 pertemuanLKPD ✓ ATP ✓ Asesmen ✓ Bahan ajar ✓ Glosarium ✓Word + PDF · A4 · atas nama Anda
Ringkasan: Pola bilangan adalah susunan angka atau objek dengan aturan tertentu. Kita belajar mengenali pola ganjil, genap, segitiga, dan persegi. Kunci untuk memahami pola adalah menemukan aturan pembentukannya, baik itu penambahan, pengurangan, perkalian, atau lainnya. Setelah aturan ditemukan, kita bisa melanjutkan atau bahkan membuat pola sendiri. Pemahaman pola bilangan berguna untuk melihat keteraturan dan memecahkan masalah di sekitar kita.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Pola Bilangan — Tunarungu
Matematika · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Pola Bilangan — Tunarungu
Matematika · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranMatematika
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokPola Bilangan — Tunarungu
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranDiscovery Learning, Problem Based Learning, dan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) + Praktik

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik dapat membilang dan mengurutkan bilangan cacah hingga 100 serta mengenali beberapa benda yang memiliki keteraturan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Penalaran Kritis, Kreativitas, Kemandirian.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainBilangan
Rumusan CP FasePada akhir Fase D, peserta didik dapat menunjukkan pemahaman tentang pola bilangan dengan mengidentifikasi, melanjutkan, dan membuat pola sederhana, serta mengaitkannya dengan masalah sehari-hari melalui representasi visual dan konkret.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPola bilangan dapat ditemukan dalam berbagai hal di sekitar kita, seperti susunan ubin lantai, jumlah kelopak bunga, atau deret angka pada kalender.
KonseptualPola bilangan adalah susunan bilangan yang memiliki keteraturan bentuk atau aturan tertentu yang dapat diprediksi.
ProseduralProsedur yang dipelajari meliputi mengamati pola, mengidentifikasi aturan pembentuk pola, melanjutkan pola, dan membuat pola bilangan sendiri.
MetakognitifPeserta didik akan belajar untuk menyadari bagaimana mereka memahami dan memecahkan masalah pola bilangan, serta strategi apa yang paling efektif bagi mereka.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi berbagai jenis pola bilangan sederhana (pola ganjil, genap, segitiga, persegi) melalui media konkret dan visual.
  2. Menentukan aturan pembentukan pola bilangan yang diberikan dengan bantuan media visual dan bahasa isyarat.
  3. Melanjutkan pola bilangan yang diberikan hingga beberapa suku berikutnya secara mandiri.
  4. Membuat pola bilangan sendiri dengan aturan yang ditentukan dan mempresentasikannya.
  5. Menerapkan konsep pola bilangan untuk memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Halaman 2 · Pola Bilangan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami pola bilangan membantu kita melihat keteraturan di dunia, memprediksi kejadian, dan memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari secara lebih terstruktur.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian melihat susunan benda yang berulang atau beraturan, seperti barisan semut atau motif pada kain?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning, Problem Based Learning, dan Pembelajaran Berbasis Proyek (PjBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Mengidentifikasi pola pada motif batik, tenun, atau hiasan dinding dan menciptakan pola visual.
Bahasa Indonesia: Menggunakan kosakata yang tepat untuk mendeskripsikan pola dan aturan pembentukannya (misalnya: 'berulang', 'bertambah', 'berkurang').
Kemitraan PembelajaranOrang tua/wali diajak untuk membantu peserta didik mengidentifikasi pola-pola sederhana di rumah (misalnya motif kain, susunan keramik) dan mendiskusikannya.
Lingkungan PembelajaranLingkungan kelas diatur agar nyaman dengan meja yang mudah diakses, pencahayaan cukup, dan area display visual pola bilangan; tersedia juga area untuk kerja kelompok dan presentasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video pendek bersubtitle tentang pola bilangan, aplikasi interaktif sederhana untuk membuat pola, atau penggunaan proyektor untuk menampilkan gambar-gambar pola.
Halaman 3 · Pola Bilangan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi berbagai jenis pola bilangan sederhana (pola ganjil, genap, segitiga, persegi) melalui media konkret dan visual.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyambut peserta didik dengan ceria, berdoa bersama (visualisasi doa), dan memeriksa kehadiran. Guru menampilkan gambar-gambar benda di sekitar yang memiliki pola (ubin, bunga, barisan kursi) dan bertanya dengan bahasa isyarat/tulisan: 'Apa yang kalian lihat dari gambar-gambar ini? Adakah yang berulang atau beraturan?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Hari ini kita akan belajar mengenali pola-pola bilangan yang ada di sekitar kita'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik diajak mengamati kartu bilangan dan benda konkret (kancing, balok). Guru menunjukkan susunan kancing membentuk pola ganjil, genap, segitiga, dan persegi secara visual. Peserta didik berpasangan untuk mendiskusikan apa yang mereka lihat dari susunan kancing tersebut dan mencoba menyusun pola serupa dengan balok.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik bekerja dalam kelompok kecil. Masing-masing kelompok menerima LKPD bergambar yang berisi beberapa pola bilangan sederhana (misalnya: pola titik, pola bangun datar). Mereka diminta untuk melingkari bagian yang berulang dan menuliskan (atau menunjuk pada kartu kata) jenis pola yang ditemukan. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan memastikan semua memahami instruksi visual.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas dengan menunjukkan LKPD mereka. Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan tentang jenis-jenis pola bilangan. Peserta didik lain memberikan tanggapan melalui isyarat atau tulisan. Guru memandu diskusi singkat tentang pentingnya mengenali pola.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan jenis-jenis pola bilangan yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan partisipasi aktif peserta didik. Guru memberikan tugas rumah sederhana berupa mengamati pola di lingkungan rumah. Pembelajaran diakhiri dengan doa dan senyum.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Pola Bilangan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menentukan aturan pembentukan pola bilangan yang diberikan dengan bantuan media visual dan bahasa isyarat serta melanjutkan pola bilangan yang diberikan hingga beberapa suku berikutnya secara mandiri.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa peserta didik dan mengulang sedikit tentang pola yang ditemukan di rumah. Guru menampilkan sebuah deret bilangan yang belum lengkap di papan tulis/proyektor (misalnya: 2, 4, 6, ..., 10) dan bertanya: 'Angka berapa yang hilang? Bagaimana kalian tahu?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Hari ini kita akan belajar menemukan aturan dari pola bilangan dan melengkapinya'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitGuru menampilkan beberapa contoh pola bilangan yang berbeda (misalnya: 1, 3, 5, 7,...; 3, 6, 9, 12,...; 1, 4, 9, 16,...) menggunakan kartu bilangan besar dan gambar. Guru membimbing peserta didik untuk mencari tahu 'bagaimana' bilangan selanjutnya terbentuk dari bilangan sebelumnya. Guru menggunakan bahasa isyarat dan visualisasi penambahan/pengurangan/perkalian untuk menjelaskan aturan pola.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik bekerja secara individu atau berpasangan. Mereka menerima LKPD yang berisi beberapa deret pola bilangan yang belum lengkap. Tugas mereka adalah mengidentifikasi aturan pola (misalnya: 'ditambah 2', 'dikali 3') dan melanjutkan pola tersebut hingga beberapa suku berikutnya. Guru menyediakan kartu aturan (+2, -3, x2, dst.) untuk membantu peserta didik memilih. Guru memberikan bimbingan individual dan memastikan pemahaman.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitBeberapa peserta didik diminta untuk maju ke depan dan menjelaskan bagaimana mereka menemukan aturan pola dan melanjutkan deret bilangan pada LKPD mereka, menggunakan isyarat atau menunjuk. Guru memberikan umpan balik dan penguatan. Diskusi tentang strategi apa yang mereka gunakan untuk menemukan aturan pola.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru bersama peserta didik merangkum cara menemukan aturan pola dan melanjutkan deret bilangan. Guru memberikan pujian atas usaha peserta didik dan mengingatkan bahwa banyak hal di sekitar kita memiliki aturan. Guru memberikan tantangan kecil untuk menemukan pola di benda-benda kelas. Pembelajaran diakhiri dengan pesan semangat dan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Pola Bilangan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning + Praktik
Tujuan Pertemuan 3Membuat pola bilangan sendiri dengan aturan yang ditentukan dan mempresentasikannya, serta menerapkan konsep pola bilangan untuk memecahkan masalah sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa peserta didik dan mengajak mereka mengingat kembali tentang aturan pola bilangan. Guru menampilkan contoh pola yang dibuat dari benda-benda sederhana (misal: pola warna manik-manik, pola susunan pensil) dan bertanya: 'Bagaimana pola ini dibuat?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Hari ini kita akan membuat pola bilangan sendiri dan menggunakannya untuk memecahkan masalah!'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitGuru menjelaskan konsep 'membuat pola' dengan memberikan contoh sederhana: 'Jika kita ingin pola ditambah 3, mulailah dari 1, lalu 1+3=4, 4+3=7, dan seterusnya.' Guru menunjukkan cara membuat pola menggunakan benda konkret (misalnya membuat gelang dengan pola warna manik-manik) atau gambar. Peserta didik diajak untuk memikirkan aturan pola yang ingin mereka buat.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik bekerja dalam kelompok kecil untuk mengerjakan proyek 'Desain Pola Bilangan'. Setiap kelompok akan: (1) Menentukan aturan pola bilangan yang akan mereka buat (misalnya: ditambah 5, dikurang 2, dikali 2). (2) Membuat pola bilangan berdasarkan aturan tersebut menggunakan media yang tersedia (kertas warna, stik es krim, kancing, spidol) di atas karton atau papan tulis mini. (3) Membuat 'teka-teki' pola bilangan dari pola yang mereka buat untuk dipecahkan kelompok lain. Guru memfasilitasi dan membimbing setiap kelompok.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan 'Desain Pola Bilangan' mereka di depan kelas, menjelaskan aturan yang mereka gunakan, dan menampilkan pola yang telah dibuat. Kelompok lain mencoba memecahkan teka-teki pola yang diberikan. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan mengarahkan diskusi tentang bagaimana pola bilangan dapat membantu dalam situasi nyata (misalnya: mengatur jadwal, menghitung persediaan).
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru bersama peserta didik merayakan keberhasilan mereka dalam membuat dan memecahkan pola bilangan. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan kerja sama. Guru menekankan bahwa pola ada di mana-mana dan kita bisa menggunakannya untuk membuat hidup lebih teratur. Pembelajaran diakhiri dengan refleksi singkat tentang pengalaman belajar hari ini yang paling menyenangkan dan doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Pola Bilangan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi, melanjutkan, dan membuat pola bilangan sederhana.

Alat & bahan: kartu bilangan, balok, kancing, spidol warna, lembar kerja bergambar, karton, stik es krim

Langkah kerja:

  1. Amati gambar/deret bilangan yang tersedia.
  2. Identifikasi aturan yang membentuk pola tersebut dengan bantuan visual.
  3. Lanjutkan pola hingga beberapa suku berikutnya.
  4. Buatlah pola bilangan baru sesuai aturan yang kamu tentukan.
  5. Presentasikan hasil kerjamu kepada teman dan guru.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Pola Bilangan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Dapatkah kamu mengurutkan bilangan 1 sampai 10?
  2. Apakah kamu pernah melihat benda yang susunannya berulang?
  3. Jika ada 1 apel, lalu 2 apel, lalu 3 apel, berapa apel selanjutnya?
  4. Apa yang kamu ketahui tentang 'pola'?

Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi aktif peserta didik, kemampuan mengidentifikasi aturan, dan kelengkapan hasil kerja kelompok pada LKPD serta presentasi.

Sumatif (akhir): Peserta didik menyelesaikan soal-soal tertulis atau lisan/isyarat yang menguji pemahaman identifikasi, lanjutan, dan pembuatan pola bilangan.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Pola Bilangan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis pola bilangan (ganjil, genap, segitiga, persegi)Pola Bilangan Sederhana2 JPPenalaran Kritis
2Menentukan aturan dan melanjutkan pola bilanganAturan Pembentukan Pola2 JPPenalaran Kritis, Kemandirian
3Membuat pola bilangan dan memecahkan masalahAplikasi Pola Bilangan2 JPKreativitas, Kemandirian
Halaman 9 · Pola Bilangan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pola bilangan adalah salah satu konsep dasar matematika yang menarik dan sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari susunan benda, urutan kejadian, hingga perhitungan, pola bilangan membantu kita memahami keteraturan dan membuat prediksi. Mempelajari pola bilangan akan melatih kemampuan berpikir logis dan kreatif kita.

1. Apa Itu Pola Bilangan?
Pola bilangan adalah susunan angka atau objek yang memiliki aturan atau keteraturan tertentu. Aturan ini membuat kita bisa menebak atau menentukan bilangan selanjutnya dalam urutan tersebut. Contoh paling sederhana adalah pola bilangan genap: 2, 4, 6, 8, dan seterusnya. Setiap bilangan selanjutnya didapat dengan menambahkan 2 dari bilangan sebelumnya. Pola bilangan tidak hanya tentang angka, bisa juga tentang bentuk, warna, atau ukuran yang berulang.

2. Mengenal Pola Bilangan Ganjil dan Genap
Pola bilangan ganjil adalah deretan bilangan yang tidak habis dibagi dua, dimulai dari 1. Contoh: 1, 3, 5, 7, 9, ... Setiap bilangan selanjutnya didapat dengan menambahkan 2. Pola bilangan genap adalah deretan bilangan yang habis dibagi dua, dimulai dari 2. Contoh: 2, 4, 6, 8, 10, ... Setiap bilangan selanjutnya juga didapat dengan menambahkan 2. Konsep ini mudah dikenali dari jumlah objek yang bisa dipasangkan atau tidak.

3. Pola Bilangan Segitiga
Pola bilangan segitiga adalah pola yang jika digambarkan akan membentuk susunan titik-titik menyerupai segitiga. Angka-angkanya adalah 1, 3, 6, 10, 15, ... Bilangan pertama adalah 1. Bilangan kedua adalah 1 + 2 = 3. Bilangan ketiga adalah 3 + 3 = 6. Bilangan keempat adalah 6 + 4 = 10. Aturannya adalah menambahkan bilangan asli berurutan ke bilangan sebelumnya. Ini sering terlihat pada susunan bola bowling atau tumpukan buah.

4. Pola Bilangan Persegi
Pola bilangan persegi adalah pola yang jika digambarkan akan membentuk susunan titik-titik menyerupai persegi. Angka-angkanya adalah 1, 4, 9, 16, 25, ... Bilangan pertama adalah 1x1=1. Bilangan kedua adalah 2x2=4. Bilangan ketiga adalah 3x3=9. Aturannya adalah mengalikan bilangan asli dengan dirinya sendiri (bilangan kuadrat). Contoh visualnya adalah susunan ubin berbentuk persegi atau jumlah kotak pada papan catur.

5. Cara Menemukan Aturan Pola Bilangan
Untuk menemukan aturan pola bilangan, kita perlu mengamati hubungan antara satu bilangan dengan bilangan berikutnya. Apakah ada penambahan yang tetap? Pengurangan yang tetap? Perkalian? Atau mungkin kombinasi? Misalnya, pada pola 5, 10, 15, 20, ..., kita melihat setiap bilangan bertambah 5. Jadi aturannya adalah 'ditambah 5'. Latihan mengamati dan mencoba berbagai operasi matematika akan membantu kita menjadi lebih mahir.

6. Melanjutkan Pola Bilangan
Setelah kita menemukan aturan suatu pola bilangan, kita dapat dengan mudah melanjutkan pola tersebut. Misalnya, jika kita punya pola 10, 8, 6, ... dan kita tahu aturannya adalah 'dikurang 2', maka bilangan selanjutnya adalah 6 - 2 = 4, lalu 4 - 2 = 2, dan seterusnya. Kemampuan ini sangat berguna untuk memprediksi atau mengisi bagian yang kosong dalam suatu urutan.

7. Membuat Pola Bilangan Sendiri
Kita juga bisa menjadi 'pencipta' pola bilangan! Caranya, tentukan dulu aturan yang ingin kamu gunakan, misalnya 'ditambah 4'. Lalu, pilih bilangan awal, misalnya 3. Maka pola yang terbentuk adalah 3, 7, 11, 15, ... Ini melatih kreativitas dan pemahaman mendalam tentang bagaimana pola bekerja. Kita bisa menggunakan benda-benda di sekitar untuk membuat pola visual yang menarik.

8. Pola Bilangan dalam Kehidupan Sehari-hari
Pola bilangan ada di mana-mana. Contohnya, susunan kursi di bioskop, jadwal pelajaran yang berulang setiap hari, kalender dengan pola tanggal, bahkan detak jantung kita memiliki pola. Memahami pola membantu kita mengatur, merencanakan, dan memecahkan masalah. Misalnya, jika kita tahu pola kenaikan harga barang, kita bisa lebih siap menabung.

Rangkuman: Pola bilangan adalah susunan angka atau objek dengan aturan tertentu. Kita belajar mengenali pola ganjil, genap, segitiga, dan persegi. Kunci untuk memahami pola adalah menemukan aturan pembentukannya, baik itu penambahan, pengurangan, perkalian, atau lainnya. Setelah aturan ditemukan, kita bisa melanjutkan atau bahkan membuat pola sendiri. Pemahaman pola bilangan berguna untuk melihat keteraturan dan memecahkan masalah di sekitar kita.

Halaman 10 · Pola Bilangan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Pola BilanganSusunan bilangan yang memiliki aturan tertentu.
Pola GanjilDeret bilangan 1, 3, 5, 7, ... (selalu bertambah 2).
Pola GenapDeret bilangan 2, 4, 6, 8, ... (selalu bertambah 2).
Pola SegitigaDeret bilangan 1, 3, 6, 10, ... (menambah bilangan asli berurutan).
Pola PersegiDeret bilangan 1, 4, 9, 16, ... (hasil perkalian bilangan asli dengan dirinya sendiri).
Aturan PolaRumus atau cara pembentukan bilangan berikutnya dalam suatu pola.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Pola Bilangan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Matematika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Pola Bilangan — Tunarungu" mata pelajaran Matematika Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Pola Bilangan — Tunarungu — pratinjau tuntas.org

1 Materi Matematika Terkait

[UJIAN pas1]Matematika Kelas VIII SMPLB[UJIAN pts1]Matematika Kelas VIII SMPLB

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Matematika Pola Bilangan — Tunarungu ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Materi Matematika Lainnya — GRATISPilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.