tuntas.orgUnduh Modul Ini →
BerandaModul Ajar SMPLBPrakarya › Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu
SMPLB · Kelas VIII · Fase D

Modul Ajar Prakarya Kelas VIII
Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu

Modul ajar Prakarya SMPLB kelas VIII materi Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Prakarya kelas VIII materi Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu
12 lembar siap cetak · 3 pertemuanLKPD ✓ ATP ✓ Asesmen ✓ Bahan ajar ✓ Glosarium ✓Word + PDF · A4 · atas nama Anda
Ringkasan: Kerajinan kertas dan plastik adalah kegiatan mengubah sampah menjadi benda bernilai. Kita bisa menggunakan koran, majalah, kardus, botol, sedotan, dan kantong plastik. Alat yang dibutuhkan antara lain gunting, lem, dan pensil. Teknik dasarnya meliputi memotong, melipat, dan menempel. Kegiatan ini melatih kreativitas, ketelitian, dan kepedulian terhadap lingkungan, serta menghasilkan karya yang unik dan bermanfaat.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu
Prakarya · Kelas VIII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu
Prakarya · Fase D · Kelas VIII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPrakarya
Fase / KelasD / VIII
Materi PokokKerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + praktik langsung

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pengalaman dasar dalam memegang, memotong, dan menempel benda-benda sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: kreativitas, kolaborasi, kemandirian.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus
Elemen / DomainKerajinan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi, merancang, dan membuat kerajinan dari bahan alam dan buatan dengan teknik sederhana, serta mengomunikasikan hasil karyanya dengan bantuan visual dan bahasa isyarat.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualAda banyak jenis kertas dan plastik bekas di sekitar kita yang bisa didaur ulang menjadi kerajinan.
KonseptualPrinsip dasar kerajinan dari kertas dan plastik adalah mengubah bahan bekas menjadi benda bernilai estetis dan fungsional melalui teknik daur ulang dan kreasi.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah membuat kerajinan, seperti memotong, melipat, menempel, dan menghias menggunakan bahan kertas dan plastik.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bahwa belajar membuat kerajinan tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga melatih kesabaran, ketelitian, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi jenis-jenis kertas dan plastik yang dapat digunakan untuk kerajinan dengan bantuan gambar dan contoh nyata.
  2. Menjelaskan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat kerajinan kertas dan plastik secara visual.
  3. Menerapkan teknik dasar memotong, melipat, dan menempel pada bahan kertas dan plastik dengan arahan guru.
  4. Membuat satu karya kerajinan sederhana dari kertas atau plastik secara mandiri atau berkelompok kecil.
  5. Mempresentasikan hasil karya kerajinan dengan bahasa isyarat, ujaran, atau menunjuk gambar.
Halaman 2 · Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Membuat kerajinan dari kertas dan plastik bukan hanya menghasilkan karya seni, tetapi juga melatih kreativitas, ketelitian, dan membantu menjaga lingkungan dari sampah.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa mengubah sampah kertas dan plastik menjadi sesuatu yang indah dan berguna?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + praktik langsung
Lintas Disiplin IlmuIlmu Pengetahuan Alam (IPA): Memahami proses daur ulang sampah dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Matematika: Mengukur dan memotong bahan sesuai ukuran yang dibutuhkan, menghitung jumlah bahan.
Seni Budaya: Mengembangkan estetika dan kreativitas dalam merancang dan menghias karya kerajinan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua/wali diajak untuk membantu mengumpulkan sampah kertas dan plastik yang bersih dari rumah untuk bahan kerajinan.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas ditata agar nyaman dengan meja yang cukup luas untuk bekerja, sirkulasi udara baik, dan pencahayaan yang terang, serta tersedia tempat sampah terpilah.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video tutorial pendek (dengan subtitle dan bahasa isyarat) tentang teknik kerajinan sederhana dan contoh-contoh karya dari internet untuk inspirasi.
Halaman 3 · Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi jenis-jenis kertas dan plastik yang dapat digunakan untuk kerajinan dengan bantuan gambar dan contoh nyata.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru memberi salam, mengajak berdoa dengan bahasa isyarat, dan mengecek kehadiran sambil menunjukkan kartu nama. Guru menunjukkan berbagai contoh kerajinan kertas dan plastik (misal: bunga dari sedotan, tempat pensil dari botol, kolase dari majalah bekas) dan bertanya dengan isyarat: 'Ini dari apa?' Guru menyampaikan tujuan belajar hari ini: 'Kita akan belajar kenal jenis kertas dan plastik untuk kerajinan.'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik mengamati berbagai contoh nyata sampah kertas (koran, majalah, kardus) dan plastik (botol, sedotan, kantong plastik). Guru menunjukkan gambar-gambar jenis kertas dan plastik yang berbeda, memberikan kartu kata untuk setiap jenis, dan melatih peserta didik mengidentifikasi dengan menunjuk atau isyarat. Guru menjelaskan dengan bantuan visual dan bahasa isyarat bahwa bahan-bahan ini bisa didaur ulang menjadi kerajinan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara berkelompok kecil (2-3 orang) memilah dan mengelompokkan berbagai jenis sampah kertas dan plastik yang disediakan guru. Mereka menempelkan kartu kata yang sesuai pada setiap kelompok sampah. Guru membimbing dan memberikan bantuan isyarat jika diperlukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil pengelompokan sampah mereka dengan menunjuk dan isyarat. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman tentang jenis-jenis bahan yang bisa digunakan. Guru menampilkan video singkat (dengan subtitle dan bahasa isyarat) tentang kerajinan dari kertas dan plastik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan jenis-jenis bahan yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok. Guru menyampaikan kegiatan selanjutnya: 'Minggu depan kita akan belajar alat dan cara membuatnya.' Guru menutup dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem-Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Menjelaskan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat kerajinan kertas dan plastik secara visual dan menerapkan teknik dasar memotong, melipat, dan menempel pada bahan kertas dan plastik dengan arahan guru.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru memberi salam, berdoa dengan isyarat, dan mengecek kehadiran. Guru mengulang materi sebelumnya dengan menunjukkan gambar-gambar jenis kertas dan plastik. Guru menampilkan gambar 'masalah': tumpukan sampah kertas dan plastik dan bertanya: 'Bagaimana kita membuat ini jadi bagus?' Guru menyampaikan tujuan: 'Hari ini kita akan kenal alat dan belajar cara membuat kerajinan sederhana.'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitGuru menunjukkan berbagai alat (gunting, lem, penggaris, pensil) dan bahan (kertas bekas, plastik bekas) yang dibutuhkan, menunjukkan kartu kata untuk setiap alat dan bahan, serta menjelaskan fungsinya dengan demonstrasi singkat dan bahasa isyarat. Guru menampilkan video singkat (dengan subtitle dan bahasa isyarat) tentang teknik dasar memotong, melipat, dan menempel menggunakan kertas dan plastik.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik menerima LKPD visual yang berisi langkah-langkah teknik memotong, melipat, dan menempel. Mereka mempraktikkan teknik-teknik tersebut pada potongan kertas dan plastik yang sudah disiapkan guru, mengikuti instruksi visual dan isyarat dari guru. Guru berkeliling, membimbing setiap peserta didik, dan memberikan koreksi jika ada kesulitan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitPeserta didik secara bergantian menunjukkan hasil praktik memotong, melipat, dan menempel mereka. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan menguatkan pemahaman tentang teknik dasar. Guru bertanya: 'Apa yang sulit? Apa yang mudah?' dengan isyarat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru dan peserta didik merefleksikan kembali teknik yang sudah dipelajari. Guru memberikan pujian atas usaha peserta didik. Guru menyampaikan: 'Minggu depan kita akan membuat karya kerajinan!' Guru menutup dengan doa dan salam, menciptakan suasana antusias untuk pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 3Membuat satu karya kerajinan sederhana dari kertas atau plastik secara mandiri atau berkelompok kecil dan mempresentasikan hasil karya kerajinan dengan bahasa isyarat, ujaran, atau menunjuk gambar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru memberi salam, berdoa dengan isyarat, dan mengecek kehadiran. Guru mengingatkan kembali materi dan teknik yang sudah dipelajari. Guru menunjukkan contoh karya kerajinan sederhana yang akan dibuat (misalnya: tempat pensil dari gulungan kertas, bunga dari kantong plastik) dan bertanya: 'Siapa mau buat ini?' Guru menyampaikan tujuan: 'Hari ini kita akan membuat karya kerajinan dan menunjukkan hasilnya.'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitGuru mendemonstrasikan langkah-langkah pembuatan karya kerajinan secara perlahan dan jelas, menggunakan bahasa isyarat, visual, dan tulisan. Guru memecah proses menjadi bagian-bagian kecil yang mudah diikuti. Peserta didik mengamati dengan seksama dan boleh bertanya dengan isyarat jika ada yang kurang jelas.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik mulai membuat karya kerajinan mereka secara mandiri atau berkelompok kecil, mengikuti langkah-langkah yang telah didemonstrasikan dan instruksi visual pada LKPD. Guru berkeliling, memberikan bimbingan individual, dan memastikan setiap peserta didik dapat berpartisipasi aktif. Guru memberikan bantuan spesifik (misalnya, membantu memotong bagian yang sulit) jika diperlukan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap peserta didik atau kelompok mempresentasikan hasil karya kerajinan mereka di depan kelas. Mereka dapat menunjuk bagian-bagian karyanya, menggunakan bahasa isyarat, atau mengucapkan nama karyanya. Guru memberikan apresiasi yang tulus dan umpan balik positif untuk setiap karya, menyoroti kreativitas dan usaha. Guru bertanya: 'Bagaimana perasaanmu setelah membuat ini?'
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru bersama peserta didik merangkum proses belajar membuat kerajinan. Guru memberikan penghargaan kepada semua peserta didik atas kerja keras dan kreativitas mereka. Guru mengapresiasi upaya mereka dalam menjaga lingkungan. Guru menutup dengan doa, senyum, dan tepuk tangan bersama, menciptakan suasana kebanggaan dan kegembiraan.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Memandu peserta didik dalam mengidentifikasi bahan, alat, dan mempraktikkan teknik dasar kerajinan kertas dan plastik.

Alat & bahan: Gambar-gambar jenis kertas dan plastik, kartu kata, sampah kertas dan plastik, gunting, lem, penggaris, pensil, spidol warna

Langkah kerja:

  1. Amati gambar jenis kertas dan plastik yang ditunjukkan guru.
  2. Pilih sampah kertas dan plastik yang sudah bersih.
  3. Tempelkan kartu nama bahan di samping sampah yang sesuai.
  4. Praktikkan cara memotong, melipat, dan menempel sesuai contoh guru.
  5. Buatlah satu karya kerajinan sederhana dari bahan yang tersedia.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Tunjukkan gambar kertas! (Guru menunjukkan gambar kertas, peserta didik menunjuk atau memberi isyarat)
  2. Tunjukkan gambar botol plastik! (Guru menunjukkan gambar botol plastik)
  3. Apa ini? (Guru menunjukkan gunting)
  4. Bisakah kamu melipat kertas ini? (Guru memberi kertas, melihat apakah peserta didik bisa melipat)

Formatif (proses): Observasi guru terhadap partisipasi, ketelitian, dan kemampuan peserta didik dalam mengidentifikasi bahan, menggunakan alat, dan menerapkan teknik dasar.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya kerajinan (kualitas, kreativitas, kerapian) dan presentasi lisan/isyarat/visual karya.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi jenis-jenis kertas dan plastikJenis-jenis kertas dan plastik yang bisa didaur ulang2 JPPenalaran Kritis
2Menjelaskan alat dan bahan serta menerapkan teknik dasarAlat, bahan, teknik memotong, melipat, menempel2 JPKemandirian
3Membuat karya kerajinan dan mempresentasikanProses pembuatan karya kerajinan, presentasi hasil2 JPKreativitas, Kolaborasi
Halaman 9 · Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Sampah kertas dan plastik seringkali menumpuk di sekitar kita. Padahal, jika kita kreatif, sampah-sampah ini bisa kita ubah menjadi benda-benda yang indah dan berguna. Modul ini akan mengajakmu berkreasi dengan kertas dan plastik bekas, tidak hanya membuat kerajinan tetapi juga belajar menjaga lingkungan.

1. Mengenal Kertas Bekas untuk Kerajinan
Kertas bekas adalah salah satu bahan yang paling mudah ditemukan dan diolah. Contoh kertas bekas yang bisa kita gunakan antara lain koran bekas, majalah bekas, kardus bekas, atau kertas bungkus makanan. Setiap jenis kertas memiliki tekstur dan ketebalan berbeda, sehingga cocok untuk kerajinan yang berbeda pula. Koran dan majalah bagus untuk kolase atau membuat bubur kertas, sedangkan kardus cocok untuk membuat kotak atau bingkai. Menggunakan kertas bekas membantu mengurangi sampah dan menghemat pohon.

2. Mengenal Plastik Bekas untuk Kerajinan
Plastik bekas juga sangat melimpah dan bisa diubah menjadi kerajinan yang menarik. Contoh plastik bekas yang sering kita temui adalah botol air mineral, sedotan, kantong kresek, atau tutup botol. Botol plastik bisa dipotong dan dibentuk menjadi tempat pensil atau pot mini. Sedotan bisa dirangkai menjadi bunga atau hiasan. Kantong kresek bisa dianyam menjadi tas belanja. Mengolah plastik bekas sangat penting karena plastik sulit terurai di alam dan dapat mencemari lingkungan.

3. Alat dan Bahan Pendukung
Untuk membuat kerajinan kertas dan plastik, kita memerlukan beberapa alat dan bahan pendukung. Alat-alat dasar meliputi gunting untuk memotong, lem untuk menempel, penggaris untuk mengukur, dan pensil untuk menggambar pola. Bahan pendukung lainnya bisa berupa spidol atau cat untuk mewarnai, benang atau tali untuk menggantung, serta hiasan tambahan seperti manik-manik atau kancing bekas. Pastikan semua alat digunakan dengan hati-hati dan di bawah pengawasan guru.

4. Teknik Dasar Kerajinan Kertas
Ada beberapa teknik dasar yang sering digunakan dalam kerajinan kertas. Pertama, teknik memotong, yaitu memisahkan bagian kertas dengan gunting sesuai pola. Kedua, teknik melipat, yaitu membentuk kertas dengan cara dilipat-lipat. Ketiga, teknik menempel, yaitu menyatukan bagian kertas dengan lem. Keempat, teknik menggulung, yaitu membuat gulungan-gulungan kecil dari kertas. Dengan menguasai teknik-teknik ini, kita bisa membuat berbagai bentuk dan model kerajinan dari kertas, seperti origami sederhana, kolase, atau kotak pensil.

5. Teknik Dasar Kerajinan Plastik
Mirip dengan kertas, kerajinan plastik juga memiliki teknik dasar. Teknik memotong sangat penting untuk membentuk plastik sesuai keinginan, misalnya memotong botol menjadi dua bagian. Teknik menempel juga digunakan untuk menyatukan potongan-potongan plastik. Selain itu, ada teknik menganyam menggunakan potongan kantong plastik, atau teknik merangkai untuk sedotan. Beberapa plastik juga bisa dipanaskan sedikit untuk dibentuk, tetapi ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati dan hanya oleh orang dewasa.

6. Langkah Membuat Karya Sederhana
Untuk membuat karya kerajinan sederhana, ikuti langkah-langkah berikut: 1) Siapkan alat dan bahan yang bersih. 2) Rencanakan apa yang ingin kamu buat (misal: tempat pensil dari botol plastik). 3) Potong bahan sesuai bentuk yang diinginkan. 4) Lipat atau gulung jika diperlukan. 5) Tempelkan bagian-bagiannya hingga membentuk karya. 6) Hias karyamu agar lebih menarik. Ingat, kerajinan yang baik adalah yang rapi dan menarik.

7. Manfaat Membuat Kerajinan Daur Ulang
Membuat kerajinan dari kertas dan plastik bekas memiliki banyak manfaat. Pertama, kita belajar kreatif dan mengembangkan imajinasi. Kedua, kita melatih kesabaran dan ketelitian dalam bekerja. Ketiga, kita membantu mengurangi sampah dan menjaga lingkungan tetap bersih. Keempat, hasil karya kita bisa menjadi hiasan yang indah atau benda yang berguna, bahkan bisa dijual. Ini adalah cara yang menyenangkan untuk berkarya sambil peduli pada bumi.

Rangkuman: Kerajinan kertas dan plastik adalah kegiatan mengubah sampah menjadi benda bernilai. Kita bisa menggunakan koran, majalah, kardus, botol, sedotan, dan kantong plastik. Alat yang dibutuhkan antara lain gunting, lem, dan pensil. Teknik dasarnya meliputi memotong, melipat, dan menempel. Kegiatan ini melatih kreativitas, ketelitian, dan kepedulian terhadap lingkungan, serta menghasilkan karya yang unik dan bermanfaat.

Halaman 10 · Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Daur ulangProses mengolah kembali barang bekas menjadi barang baru.
KolaseTeknik menempel berbagai potongan bahan menjadi satu gambar.
EstetisBerkaitan dengan keindahan atau seni.
FungsionalMemiliki kegunaan atau fungsi tertentu.
Komunikasi totalPendekatan komunikasi yang menggunakan semua cara (isyarat, ujaran, tulisan, visual) untuk menyampaikan pesan.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu" mata pelajaran Prakarya Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu — pratinjau tuntas.org

1 Materi Prakarya Terkait

[UJIAN pas1]Prakarya Kelas VIII SMPLB[UJIAN pts1]Prakarya Kelas VIII SMPLB

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Prakarya Kerajinan Kertas dan Plastik — Tunarungu ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Prakarya kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Materi Prakarya Lainnya — GRATISPilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.