Modul Ajar & RPP Ekonomi Kelas X
Konsep Ilmu Ekonomi
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Ekonomi |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Konsep Ilmu Ekonomi |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) dengan praktik studi kasus |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang kebutuhan dan keterbatasan sumber daya dalam kehidupan sehari-hari. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Masyarakat dihadapkan pada pilihan-pilihan ekonomi setiap hari, seperti memilih antara membeli buku atau makanan ringan. |
| Konseptual | Ilmu ekonomi adalah studi tentang bagaimana individu dan masyarakat mengelola sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan yang tidak terbatas. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar mengidentifikasi masalah ekonomi, menganalisis pilihan, dan mengevaluasi biaya peluang dari setiap keputusan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman tentang konsep ekonomi membantu mereka membuat keputusan yang lebih bijak dalam kehidupan pribadi dan sosial. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Menyadari bahwa kelangkaan adalah bagian dari ketetapan Allah SWT, mendorong kita untuk bersyukur dan tidak boros dalam memanfaatkan karunia-Nya, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an. |
| 2. Cinta Ilmu | Mengembangkan rasa ingin tahu dan semangat untuk terus belajar tentang bagaimana manusia dapat mengelola sumber daya secara efisien dan bijak demi kesejahteraan bersama. |
| 3. Cinta Lingkungan | Menganalisis dampak kelangkaan sumber daya alam terhadap lingkungan, serta mencari solusi ekonomi yang berkelanjutan untuk menjaga kelestarian alam bagi generasi mendatang. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Mendorong empati dan kolaborasi dalam menghadapi masalah kelangkaan, serta memahami bahwa setiap pilihan ekonomi individu dapat berdampak pada kesejahteraan sesama manusia. |
| 5. Cinta Tanah Air | Memahami bagaimana masalah ekonomi dan kelangkaan mempengaruhi pembangunan dan kemajuan bangsa, serta berpartisipasi aktif dalam upaya membangun ekonomi yang adil dan mandiri di Indonesia. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menjelaskan pengertian ilmu ekonomi dan masalah ekonomi dengan tepat.
- Mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kelangkaan sumber daya ekonomi dengan benar.
- Menganalisis berbagai kebutuhan manusia dan jenis-jenis alat pemuas kebutuhan dengan cermat.
- Menentukan skala prioritas kebutuhan berdasarkan prinsip ekonomi dalam kehidupan sehari-hari.
- Menganalisis biaya peluang dan pilihan dalam konteks ekonomi dengan kritis.
- Menyajikan hasil analisis masalah ekonomi dan solusi alternatifnya dalam bentuk proyek sederhana.
Pemahaman bermakna: Memahami Konsep Ilmu Ekonomi akan membekali peserta didik dengan kerangka berpikir rasional untuk menganalisis dan membuat keputusan dalam menghadapi kelangkaan sumber daya serta beragam pilihan dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita sering merasa tidak cukup meskipun sudah memiliki banyak barang?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) dengan praktik studi kasus |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Agama Islam (PAI): Konsep qana'ah (merasa cukup), larangan israf (pemborosan), dan anjuran bersedekah terkait dengan manajemen sumber daya dan kebutuhan. Sejarah: Mempelajari bagaimana masyarakat di masa lalu mengatasi masalah kelangkaan dan mengembangkan sistem ekonomi primitif. Matematika: Penerapan perhitungan dasar, persentase, dan grafik untuk menganalisis data ekonomi sederhana dalam studi kasus. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berdiskusi tentang bagaimana mereka membuat keputusan ekonomi di rumah, seperti alokasi anggaran atau pilihan investasi sederhana. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar kondusif untuk diskusi kelompok, dilengkapi papan tulis interaktif atau proyektor, serta akses ke perpustakaan madrasah atau sudut baca dengan buku-buku ekonomi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform belajar daring seperti Google Classroom untuk berbagi materi, mengunggah tugas, dan diskusi, serta penggunaan aplikasi simulasi ekonomi sederhana jika tersedia. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan pengertian ilmu ekonomi dan masalah ekonomi dengan tepat serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kelangkaan sumber daya ekonomi dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, dan memeriksa kehadiran. Peserta didik diajak mengingat kembali pengalaman mereka saat harus memilih sesuatu karena keterbatasan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami apa itu ilmu ekonomi dan mengapa kelangkaan menjadi masalah utama. Pertanyaan pemantik: 'Mengapa kita sering merasa tidak cukup meskipun sudah memiliki banyak barang?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik diajak mengamati video atau gambar tentang fenomena antrean panjang, harga barang naik, atau lahan yang terbatas. Mereka diajak berdiskusi tentang apa yang mereka lihat dan kaitannya dengan kebutuhan serta keterbatasan. Guru membimbing peserta didik menemukan konsep dasar ilmu ekonomi dan masalah inti ekonomi (kelangkaan). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik diberikan studi kasus sederhana (misalnya, 'Jika uang saku kalian terbatas, apa yang akan kalian beli? Mengapa?'). Mereka diminta mengidentifikasi kebutuhan, sumber daya yang terbatas, dan potensi kelangkaan dalam kasus tersebut. Hasil identifikasi dituliskan di lembar kerja. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang pengertian ilmu ekonomi dan kelangkaan, memastikan pemahaman awal peserta didik terbangun dengan baik. Diskusi interaktif untuk memperkaya pemahaman. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan poin-poin penting hari ini. Apresiasi diberikan atas partisipasi aktif. Guru memberikan gambaran singkat materi selanjutnya dan berpesan untuk merenungkan pengalaman kelangkaan di sekitar mereka. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis berbagai kebutuhan manusia dan jenis-jenis alat pemuas kebutuhan dengan cermat serta menentukan skala prioritas kebutuhan berdasarkan prinsip ekonomi dalam kehidupan sehari-hari. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa. Mengulas singkat pertemuan sebelumnya tentang kelangkaan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan mendalami kebutuhan manusia dan bagaimana membuat prioritas. Pertanyaan pemantik: 'Jika semua kebutuhanmu bisa terpenuhi, apakah kamu akan bahagia?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik diajak menganalisis berbagai jenis kebutuhan manusia (primer, sekunder, tersier; jasmani, rohani; individu, sosial) dan alat pemuas kebutuhan. Guru menyajikan contoh-contoh nyata dari lingkungan sekitar atau berita. Peserta didik berdiskusi tentang perbedaan kebutuhan dan keinginan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus yang lebih kompleks, misalnya 'Sebuah keluarga dengan pendapatan terbatas harus memutuskan alokasi dananya untuk pangan, pendidikan, kesehatan, dan hiburan.' Mereka diminta membuat daftar kebutuhan, mengidentifikasi alat pemuasnya, dan menyusun skala prioritas berdasarkan prinsip ekonomi. Hasilnya dituangkan dalam bentuk infografis sederhana atau mind map. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan infografis/mind map skala prioritas mereka. Kelompok lain memberikan masukan dan pertanyaan. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya skala prioritas dalam menghadapi kelangkaan, serta mengaitkannya dengan nilai-nilai kebijaksanaan dalam Islam (Q.S. Al-Isra: 26-27 tentang tidak boros). |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru membimbing peserta didik membuat simpulan tentang pentingnya menyusun skala prioritas. Apresiasi diberikan atas kreativitas dan analisis mendalam. Guru memberikan tantangan untuk menerapkan skala prioritas dalam kehidupan mereka minggu ini. Doa penutup dan pesan untuk selalu bersyukur. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis faktor penyebab kelangkaan dan menyusun skala prioritas kebutuhan.
Alat & bahan: Kertas HVS, spidol warna, gunting, lem, gambar-gambar sumber daya dan kebutuhan dari majalah/koran bekas
Langkah kerja:
- Bentuk kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
- Amati gambar-gambar yang diberikan dan identifikasi mana yang termasuk sumber daya dan mana yang kebutuhan.
- Diskusikan dalam kelompok faktor-faktor yang menyebabkan kelangkaan sumber daya tersebut.
- Susunlah daftar 10 kebutuhan paling mendesak yang mungkin dihadapi oleh seorang pelajar MA, lalu buatlah skala prioritasnya dari yang paling penting hingga kurang penting.
- Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda pahami tentang 'kebutuhan'?
- Menurut Anda, apakah semua orang bisa mendapatkan semua yang diinginkannya? Mengapa?
- Coba sebutkan 3 hal yang menurut Anda paling penting dalam hidup Anda saat ini.
- Pernahkah Anda harus memilih antara dua hal yang sama-sama Anda inginkan? Apa yang Anda pilih dan mengapa?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kualitas infografis/mind map skala prioritas.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek 'Analisis Pilihan Ekonomi' berdasarkan kelengkapan, ketepatan analisis, dan kualitas presentasi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian ilmu ekonomi dan masalah ekonomi | Pengertian ilmu ekonomi, masalah ekonomi (kelangkaan) | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis kebutuhan manusia dan alat pemuas kebutuhan | Jenis-jenis kebutuhan, alat pemuas kebutuhan, skala prioritas | 2 JP | kolaborasi |
| 3 | Menganalisis biaya peluang dan menyajikan solusi masalah ekonomi | Biaya peluang, pilihan, proyek analisis masalah ekonomi | 2 JP | penalaran kritis, kreativitas |
Selamat datang di dunia ekonomi! Pernahkah kalian bertanya mengapa harga suatu barang bisa naik, atau mengapa kita harus memilih antara membeli sesuatu yang kita inginkan? Semua pertanyaan ini dan banyak lagi akan kita jawab melalui pemahaman konsep dasar ilmu ekonomi. Modul ini akan membimbing kalian untuk berpikir kritis tentang pilihan dan kelangkaan yang ada di sekitar kita.
1. Pengertian Ilmu Ekonomi
Ilmu ekonomi adalah cabang ilmu sosial yang mempelajari bagaimana individu, kelompok, dan masyarakat mengalokasikan sumber daya yang terbatas untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan yang tidak terbatas. Fokus utamanya adalah pada pilihan-pilihan yang harus dibuat dalam menghadapi kelangkaan. Misalnya, pemerintah harus memilih antara membangun jalan atau sekolah, sementara individu harus memilih antara menabung atau berbelanja. Studi ini membantu kita memahami perilaku manusia dalam mengambil keputusan ekonomi.
2. Masalah Ekonomi: Kelangkaan
Masalah utama dalam ilmu ekonomi adalah kelangkaan (scarcity). Kelangkaan bukan berarti tidak ada sama sekali, melainkan jumlah sumber daya yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi semua keinginan dan kebutuhan manusia yang terus berkembang. Contoh kelangkaan adalah terbatasnya lahan pertanian, air bersih, minyak bumi, atau bahkan waktu. Kelangkaan memaksa kita untuk membuat pilihan dan prioritas, karena tidak semua keinginan bisa terpenuhi secara bersamaan.
3. Faktor-faktor Penyebab Kelangkaan
Kelangkaan disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, keterbatasan sumber daya alam seperti tanah, air, dan bahan tambang. Kedua, perbedaan letak geografis yang menyebabkan distribusi sumber daya tidak merata. Ketiga, pertumbuhan penduduk yang lebih cepat dibandingkan peningkatan produksi. Keempat, kemampuan produksi yang terbatas karena teknologi yang belum maju atau modal yang kurang. Kelima, bencana alam dan konflik sosial yang merusak sumber daya. Terakhir, kurangnya kemampuan manusia untuk mengelola sumber daya yang ada secara efisien.
4. Kebutuhan Manusia dan Jenis-jenisnya
Kebutuhan adalah segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk mempertahankan hidup dan mencapai kesejahteraan. Kebutuhan manusia bersifat tidak terbatas dan terus berkembang. Kebutuhan dapat digolongkan berdasarkan intensitasnya (primer, sekunder, tersier), sifatnya (jasmani, rohani), waktu (sekarang, akan datang), dan subjeknya (individu, kelompok). Contoh kebutuhan primer adalah makanan, pakaian, dan tempat tinggal, sementara kebutuhan rohani seperti ketenangan jiwa dan pendidikan.
5. Alat Pemuas Kebutuhan
Alat pemuas kebutuhan adalah segala sesuatu yang dapat memenuhi atau memuaskan kebutuhan manusia. Alat pemuas kebutuhan dapat berupa barang (berwujud) atau jasa (tidak berwujud). Berdasarkan kelangkaannya, alat pemuas kebutuhan dibedakan menjadi barang ekonomi (langka, perlu pengorbanan) dan barang bebas (melimpah, tidak perlu pengorbanan). Contoh barang ekonomi adalah makanan dan pakaian, sedangkan contoh barang bebas adalah udara bersih dan sinar matahari.
6. Skala Prioritas Kebutuhan
Karena adanya kelangkaan, manusia harus membuat pilihan dan menentukan prioritas kebutuhan. Skala prioritas adalah daftar urutan kebutuhan dari yang paling penting dan mendesak hingga yang kurang penting. Penyusunan skala prioritas membantu individu atau rumah tangga mengalokasikan sumber daya secara efisien. Misalnya, seorang pelajar akan memprioritaskan buku pelajaran daripada hiburan jika dana terbatas. Prinsip ini sangat penting dalam manajemen keuangan pribadi maupun negara.
7. Biaya Peluang (Opportunity Cost)
Biaya peluang adalah nilai dari barang atau jasa terbaik yang harus dikorbankan karena memilih suatu alternatif. Setiap kali kita membuat pilihan, ada alternatif lain yang kita tinggalkan, dan nilai dari alternatif yang ditinggalkan itulah yang disebut biaya peluang. Contohnya, jika Anda memilih kuliah, biaya peluangnya adalah pendapatan yang bisa Anda peroleh jika langsung bekerja. Memahami biaya peluang membantu kita membuat keputusan yang lebih rasional dan mempertimbangkan semua konsekuensi dari pilihan kita.
Rangkuman: Ilmu ekonomi mempelajari cara manusia mengelola sumber daya terbatas untuk kebutuhan tak terbatas, yang berpusat pada masalah kelangkaan. Kelangkaan memaksa kita membuat pilihan dan menyusun skala prioritas. Setiap pilihan memiliki biaya peluang, yaitu nilai dari alternatif terbaik yang dikorbankan. Pemahaman konsep ini sangat penting untuk membuat keputusan ekonomi yang rasional dalam kehidupan sehari-hari.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kelangkaan | Kondisi di mana sumber daya yang tersedia tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan dan keinginan manusia. |
| Kebutuhan | Segala sesuatu yang diperlukan manusia untuk mempertahankan hidup dan mencapai kesejahteraan. |
| Biaya Peluang | Nilai dari barang atau jasa terbaik yang harus dikorbankan karena memilih suatu alternatif lain. |
| Skala Prioritas | Daftar urutan kebutuhan dari yang paling penting dan mendesak hingga yang kurang penting. |
| Barang Ekonomi | Barang yang jumlahnya terbatas dan untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Konsep Ilmu Ekonomi" mata pelajaran Ekonomi Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Konsep Ilmu Ekonomi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Ekonomi Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Materi setahun3 dari 3 siap unduh
Kajian Ilmu EkonomiModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMasyarakat, Pasar, dan Terbentuknya Harga PasarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMasyarakat dan Peran Lembaga Keuangan dalam Kehidupan Sehari-hariModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Ekonomi lain yang sudah tersedia
Dinamika Kegiatan EkonomiEkonomi Kelas X MAMasalah dan Sistem EkonomiEkonomi Kelas X MASistem EkonomiEkonomi Kelas X MADinamika Pasar dan Analisis HargaEkonomi Kelas X MALihat semua Modul Ajar Ekonomi Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Ekonomi kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Konsep Ilmu Ekonomi pada Ekonomi MA, Fase E.
Modul Konsep Ilmu Ekonomi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Ekonomi kelas X MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Ekonomi materi Konsep Ilmu Ekonomi ini gratis?
Ya. Modul Konsep Ilmu Ekonomi untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Konsep Ilmu Ekonomi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Ekonomi kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Ekonomi kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Konsep Ilmu Ekonomi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Konsep Ilmu Ekonomi dapat Anda sesuaikan dengan murid Ekonomi kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Ekonomi kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Konsep Ilmu Ekonomi ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Konsep Ilmu Ekonomi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Konsep Ilmu Ekonomi untuk Ekonomi kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Konsep Ilmu Ekonomi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Ekonomi kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Konsep Ilmu Ekonomi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Ekonomi kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Ekonomi ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Konsep Ilmu Ekonomi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Ekonomi SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.