Modul Ajar & RPP Seni Budaya Kelas X
Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Seni Budaya |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning, Project Based Learning, dan Praktik Mandiri |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang perbedaan bentuk-bentuk di sekitar mereka. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Berpikir dan Bekerja Artistik |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir Fase E, peserta didik mampu mengamati, merekam, dan mengekspresikan pengalaman artistik serta merespons berbagai bentuk seni rupa dua dan tiga dimensi dengan menunjukkan sikap apresiatif. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Seni rupa dua dimensi seperti lukisan dan seni rupa tiga dimensi seperti patung dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan di berbagai kebudayaan. |
| Konseptual | Konsep seni rupa dua dimensi melibatkan unsur garis, bentuk, warna, dan tekstur pada bidang datar, sedangkan seni rupa tiga dimensi menambahkan unsur ruang, volume, dan kedalaman. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara mengidentifikasi, menganalisis, dan menciptakan karya seni rupa dua dan tiga dimensi sederhana. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana pemahaman konsep seni rupa membantu mereka mengapresiasi dan menciptakan karya seni yang lebih bermakna. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Merasakan keindahan ciptaan Allah SWT melalui beragam bentuk seni rupa dua dan tiga dimensi, serta mensyukuri bakat kreatif yang dianugerahkan kepada manusia untuk berkarya. |
| 2. Cinta Ilmu | Bersemangat untuk terus belajar dan mendalami teori serta praktik seni rupa, mengasah kemampuan penalaran kritis dalam menganalisis karya, dan berani mencoba teknik baru untuk menciptakan inovasi. |
| 3. Cinta Lingkungan | Memanfaatkan bahan-bahan bekas atau alami dari lingkungan sekitar secara kreatif dalam membuat karya seni tiga dimensi, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya daur ulang dan menjaga keindahan alam. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Berkolaborasi dalam kelompok untuk menciptakan karya, menghargai setiap ide dan proses teman, serta memberikan apresiasi dan umpan balik yang positif secara santun terhadap karya sesama. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mengenal dan mengapresiasi kekayaan seni rupa tradisional dan kontemporer Indonesia, serta termotivasi untuk melestarikan dan mengembangkan identitas seni bangsa melalui karya-karya orisinal. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi ciri-ciri seni rupa dua dimensi dengan tepat.
- Mengidentifikasi ciri-ciri seni rupa tiga dimensi dengan tepat.
- Menganalisis perbedaan antara seni rupa dua dan tiga dimensi berdasarkan unsur dan prinsipnya.
- Merancang sketsa karya seni rupa dua dimensi sederhana.
- Membuat karya seni rupa tiga dimensi sederhana dari bahan sekitar.
- Mengapresiasi karya seni rupa dua dan tiga dimensi melalui diskusi dan presentasi.
Pemahaman bermakna: Memahami konsep seni rupa dua dan tiga dimensi memungkinkan kita mengapresiasi keindahan dan keragaman visual di dunia, serta melatih daya kreativitas dalam menciptakan karya.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah lukisan bisa membuat kita merasakan kedalaman, padahal ia hanya di atas permukaan datar?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning, Project Based Learning, dan Praktik Mandiri |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan mendeskripsikan dan menginterpretasikan karya seni secara lisan dan tulisan. Matematika: Memahami konsep proporsi, simetri, dan geometri dalam perancangan karya seni rupa dua dan tiga dimensi. Sejarah: Mengaitkan perkembangan konsep seni rupa dua dan tiga dimensi dengan konteks sejarah dan budaya dari berbagai peradaban. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas dapat diajak untuk melihat pameran mini karya peserta didik di sekolah atau menjadi narasumber praktisi seni rupa lokal. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan praktik, dengan ruang untuk memajang karya. Tersedia area outdoor atau sudut kelas untuk mengamati objek nyata sebagai inspirasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan galeri seni virtual, video tutorial membuat karya seni sederhana, atau aplikasi sketsa digital untuk eksplorasi konsep awal. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri seni rupa dua dan tiga dimensi dengan tepat serta menganalisis perbedaannya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Peserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan melakukan presensi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memantik diskusi dengan pertanyaan: 'Apa saja benda di sekitar kita yang bisa disebut karya seni? Bagaimana kita membedakan antara lukisan dan patung?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati berbagai gambar dan objek seni rupa (lukisan, foto, patung, kerajinan) yang disediakan, lalu berdiskusi untuk menemukan ciri-ciri pembeda antara karya dua dan tiga dimensi, mengaitkannya dengan pengalaman melihat karya seni di lingkungan mereka. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengamatannya, menjelaskan ciri-ciri dan perbedaan yang mereka temukan. Guru memberikan penguatan konsep dasar seni rupa dua dan tiga dimensi, termasuk unsur-unsur dan prinsipnya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara individu menuliskan tiga hal baru yang mereka pelajari tentang seni rupa dua dan tiga dimensi, serta satu pertanyaan yang masih ingin mereka eksplorasi lebih lanjut. Guru memberikan umpan balik dan mengarahkan untuk pertemuan berikutnya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan singkat tentang konsep seni rupa dua dan tiga dimensi. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan menyampaikan rencana untuk eksplorasi praktis di pertemuan selanjutnya, diakhiri doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Merancang sketsa karya seni rupa dua dimensi sederhana dan membuat karya seni rupa tiga dimensi sederhana dari bahan sekitar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Peserta didik mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang perbedaan seni rupa dua dan tiga dimensi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: merancang dan membuat karya sederhana, serta memotivasi dengan contoh-contoh karya inovatif. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik mempelajari contoh-contoh sketsa seni rupa dua dimensi dan karya tiga dimensi sederhana dari bahan daur ulang. Guru menjelaskan tahapan merancang dan membuat karya, menekankan pentingnya kreativitas dalam memanfaatkan bahan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara individu merancang sketsa karya seni rupa dua dimensi yang terinspirasi dari lingkungan sekitar. Kemudian, secara berkelompok, mereka mulai membuat karya seni rupa tiga dimensi sederhana menggunakan bahan-bahan bekas atau alami yang telah disiapkan, dengan bimbingan guru. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok menunjukkan proses pembuatan karya tiga dimensi mereka dan sketsa dua dimensi masing-masing. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan memfasilitasi diskusi tentang tantangan dan solusi yang dihadapi selama proses kreatif. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru mengapresiasi semangat berkarya peserta didik. Peserta didik melakukan refleksi singkat tentang proses kreatif yang mereka alami. Guru mengingatkan untuk menyelesaikan karya dan mempersiapkan presentasi di pertemuan berikutnya, diakhiri dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan membandingkan unsur-unsur visual pada karya seni rupa dua dan tiga dimensi.
Alat & bahan: Gambar karya seni rupa 2D dan 3D, pensil, penggaris, lembar LKPD
Langkah kerja:
- Amati dengan seksama gambar karya seni rupa dua dimensi (misalnya lukisan) dan tiga dimensi (misalnya patung) yang disediakan.
- Identifikasi unsur-unsur visual (garis, bentuk, warna, tekstur, ruang, volume) yang dominan pada masing-masing karya.
- Tuliskan hasil pengamatanmu pada tabel perbandingan yang tersedia.
- Analisislah perbedaan dan persamaan antara kedua jenis karya berdasarkan unsur-unsur yang kamu temukan.
- Diskusikan hasil analisismu dengan kelompok dan siapkan untuk dipresentasikan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang lukisan?
- Apa yang kamu ketahui tentang patung?
- Menurutmu, apa bedanya lukisan dan patung?
- Pernahkah kamu mencoba membuat karya seni?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan proses pembuatan karya.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya seni rupa dua dan tiga dimensi sederhana serta presentasi dan diskusi apresiasi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi ciri-ciri seni rupa dua dimensi dengan tepat. | Konsep dan ciri seni rupa dua dimensi. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi ciri-ciri seni rupa tiga dimensi dengan tepat. | Konsep dan ciri seni rupa tiga dimensi. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menganalisis perbedaan antara seni rupa dua dan tiga dimensi berdasarkan unsur dan prinsipnya. | Perbandingan seni rupa dua dan tiga dimensi. | 2 JP | penalaran kritis |
| 4 | Merancang sketsa karya seni rupa dua dimensi sederhana, membuat karya seni rupa tiga dimensi sederhana dari bahan sekitar, dan mengapresiasi karya seni. | Praktik membuat karya dan apresiasi. | 2 JP | kreativitas, kolaborasi |
Seni rupa adalah salah satu cara manusia mengekspresikan diri dan melihat dunia. Dari lukisan di dinding gua hingga patung modern, seni selalu ada di sekitar kita. Modul ini akan mengajak kita memahami dua kategori besar dalam seni rupa: karya dua dimensi yang hanya bisa dilihat dari satu sisi, dan karya tiga dimensi yang memiliki volume dan bisa dilihat dari berbagai sudut.
1. Pengertian Seni Rupa Dua Dimensi
Seni rupa dua dimensi (2D) adalah karya seni yang hanya memiliki panjang dan lebar, sehingga tidak memiliki ruang atau volume. Karya ini hanya bisa dinikmati dari satu arah pandang. Contoh paling umum adalah lukisan, gambar, foto, batik, dan grafis. Unsur-unsur yang membentuk karya 2D meliputi garis, bentuk, warna, dan tekstur yang semuanya berada pada bidang datar. Prinsip-prinsip seperti keseimbangan, irama, dan kesatuan juga diterapkan untuk menciptakan komposisi yang harmonis dalam bidang dua dimensi tersebut. Karya 2D seringkali menciptakan ilusi kedalaman melalui teknik perspektif atau gradasi warna.
2. Pengertian Seni Rupa Tiga Dimensi
Berbeda dengan 2D, seni rupa tiga dimensi (3D) adalah karya seni yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi, sehingga ia memiliki volume dan ruang. Karya 3D dapat dinikmati dari berbagai arah pandang. Contohnya adalah patung, kerajinan tangan seperti gerabah atau anyaman, arsitektur, dan instalasi seni. Unsur-unsur penting dalam karya 3D meliputi bentuk, volume, ruang, dan tekstur yang dapat diraba. Penggunaan bahan yang berbeda seperti kayu, logam, tanah liat, atau batu juga sangat memengaruhi karakter dan tampilan akhir karya 3D. Seniman 3D harus mempertimbangkan bagaimana karyanya berinteraksi dengan ruang di sekitarnya.
3. Unsur dan Prinsip Seni Rupa
Unsur-unsur seni rupa adalah komponen dasar yang membentuk sebuah karya, meliputi titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, dan ruang. Titik adalah awal dari segala bentuk, garis bisa lurus, lengkung, atau patah-patah, sedangkan bidang adalah pengembangan garis yang membentuk area datar. Bentuk mengacu pada wujud benda, baik geometris maupun organis. Warna memberikan kesan emosi dan identitas, tekstur adalah nilai raba suatu permukaan, dan ruang adalah area kosong di sekitar objek. Prinsip seni rupa adalah cara unsur-unsur tersebut disusun agar menghasilkan karya yang harmonis, seperti kesatuan, keseimbangan, irama, penekanan, proporsi, dan keselarasan. Setiap unsur dan prinsip ini berperan penting dalam menciptakan makna dan estetika karya.
4. Perbedaan dan Persamaan Seni Rupa 2D dan 3D
Perbedaan mendasar antara seni rupa dua dan tiga dimensi terletak pada dimensi ruangnya. Karya 2D bersifat datar dan hanya memiliki panjang serta lebar, sementara karya 3D memiliki panjang, lebar, dan tinggi (volume). Ini berarti karya 3D dapat dilihat dan dirasakan dari berbagai sudut pandang, sedangkan karya 2D hanya dari satu arah. Meskipun berbeda, keduanya memiliki persamaan dalam menggunakan unsur-unsur dasar seni rupa seperti garis, bentuk, warna, dan tekstur, serta menerapkan prinsip-prinsip desain seperti keseimbangan dan irama. Keduanya juga berfungsi sebagai media ekspresi, komunikasi, dan apresiasi estetika bagi manusia, meskipun dengan medium dan pendekatan yang berbeda.
Rangkuman: Seni rupa dua dimensi (2D) adalah karya yang datar, hanya memiliki panjang dan lebar, seperti lukisan. Seni rupa tiga dimensi (3D) memiliki panjang, lebar, dan tinggi (volume), contohnya patung. Keduanya menggunakan unsur dan prinsip seni rupa yang sama namun dengan penekanan berbeda pada ruang. Memahami konsep ini membantu kita mengapresiasi dan menciptakan karya seni yang lebih bermakna, serta melihat keindahan di sekitar kita dengan perspektif yang lebih kaya.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Dimensi | Ukuran atau aspek yang menentukan bentuk suatu objek, seperti panjang, lebar, dan tinggi. |
| Volume | Isi atau besarnya benda dalam ruang tiga dimensi. |
| Sketsa | Gambar kasar atau rancangan awal suatu karya seni. |
| Apresiasi | Penghargaan atau penilaian terhadap suatu karya seni. |
| Estetika | Cabang filsafat yang mempelajari tentang keindahan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi" mata pelajaran Seni Budaya Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Seni Budaya Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 4 siap unduh
Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Konsep Tari TradisiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPeragaan TariBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTeater TradisionalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Seni Budaya lain yang sudah tersedia
Ragam Instrumen Musik, Instrumen Musik Berdasarkan Sumber Bunyi dan Cara MemainkannyaSeni Budaya Kelas X MAPengertian dan Konsep Seni RupaSeni Budaya Kelas XI MAApresiasi dan Analisis Karya Seni RupaSeni Budaya Kelas XI MAEksplorasi dan Penciptaan Karya Seni RupaSeni Budaya Kelas XI MALihat semua Modul Ajar Seni Budaya Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Seni Budaya kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi pada Seni Budaya MA, Fase E, elemen Berpikir dan Bekerja Artistik.
Modul Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Seni Budaya kelas X MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Seni Budaya materi Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi ini gratis?
Ya. Modul Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Seni Budaya kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Budaya kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi dapat Anda sesuaikan dengan murid Seni Budaya kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Seni Budaya kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi untuk Seni Budaya kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Seni Budaya kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Seni Budaya kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Seni Budaya ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Konsep Seni Rupa Dua dan Tiga Dimensi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Seni Budaya SMA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.