Modul ajar Aswaja / Ke-NU-an MI kelas I materi Mengenal Nahdlatul Ulama dan Lambangnya lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Standar Capaian Pembelajaran Pendidikan Aswaja/Ke-NU-an LP Ma'arif PBNU, Kurikulum Berbasis Cinta (KMA No. 1503/2025). Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Peserta didik mampu mengenal Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keislaman yang menjunjung tinggi nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah an-Nahdliyah dan memahami lambangnya.
Acuan: Standar Capaian Pembelajaran Pendidikan Aswaja/Ke-NU-an LP Ma'arif PBNU, Kurikulum Berbasis Cinta (KMA No. 1503/2025)
Kompetensi awal: Peserta didik mengetahui beberapa nama organisasi keagamaan atau perkumpulan di lingkungan sekitar mereka.
Pemahaman bermakna: Mengenal Nahdlatul Ulama dan lambangnya adalah langkah awal menumbuhkan rasa cinta pada ulama, Islam Nusantara, dan tanah air, serta memahami perjuangan para kiai dalam menjaga ajaran agama yang moderat dan toleran.
Pertanyaan pemantik: Siapa yang tahu, apa nama perkumpulan kiai-kiai besar di Indonesia yang sering kita dengar?
Tujuan: Peserta didik dapat menyebutkan nama Nahdlatul Ulama sebagai organisasi keislaman dengan benar dan menjelaskan bahwa NU didirikan oleh para ulama di Indonesia.
Kegiatan awal: Guru memberi salam, mengajak berdoa bersama (misal: doa sebelum belajar), memeriksa kehadiran, dan bertanya kabar. Guru menunjukkan gambar kiai-kiai pendiri NU dan bertanya, 'Siapa yang tahu siapa beliau-beliau ini? Mereka adalah para ulama besar yang mendirikan sebuah organisasi Islam yang penting di Indonesia.' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal Nahdlatul Ulama dan siapa pendirinya, agar peserta didik bersemangat untuk belajar.
Memahami: Peserta didik diajak melihat video singkat tentang sejarah berdirinya NU dan peran para ulama. Guru menjelaskan secara sederhana bahwa Nahdlatul Ulama berarti 'Kebangkitan Ulama' dan didirikan oleh Hadratussyekh KH. Hasyim Asy'ari bersama kiai lainnya pada tahun 1926 di Surabaya untuk menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama'ah.
Mengaplikasi: Peserta didik secara berpasangan menceritakan kembali secara singkat apa yang mereka dengar tentang Nahdlatul Ulama dan siapa pendirinya. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan penguatan.
Merefleksi: Beberapa peserta didik diminta maju ke depan untuk menyampaikan hasil diskusinya. Guru memberikan apresiasi dan penguatan tentang pentingnya mengenal NU sebagai organisasi para ulama yang menjaga agama dan bangsa.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali tentang Nahdlatul Ulama dan pendirinya. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar mereka dan mengingatkan untuk selalu mencintai ulama. Guru menutup dengan doa dan salam, menciptakan suasana yang gembira.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi lambang Nahdlatul Ulama dengan tepat dan menyebutkan minimal tiga unsur yang ada pada lambang NU.
Kegiatan awal: Guru memberi salam, mengajak berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulang sedikit materi sebelumnya tentang NU dan pendirinya. Guru menunjukkan gambar lambang NU dan bertanya, 'Siapa yang pernah melihat gambar ini? Gambar apa ini?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi lambang NU dan mengenali unsur-unsurnya, agar peserta didik menyadari apa yang akan mereka pelajari.
Memahami: Peserta didik dibagi kelompok kecil. Setiap kelompok diberi gambar lambang NU. Guru meminta mereka mengamati lambang tersebut dan menemukan unsur-unsur di dalamnya (bola dunia, bintang-bintang, tali, warna hijau). Guru membimbing mereka untuk bertanya dan mencari tahu nama-nama unsur tersebut.
Mengaplikasi: Setiap kelompok mengisi LKPD yang berisi gambar lambang NU kosong. Mereka diminta untuk menunjuk dan menyebutkan nama-nama unsur yang mereka temukan pada lambang tersebut. Guru memberikan contoh cara menunjuk dan menyebutkan nama unsur.
Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi unsur lambang NU. Guru memberikan umpan balik dan penguatan, memastikan semua peserta didik dapat mengidentifikasi unsur-unsur utama seperti bola dunia, bintang, dan tali. Guru mengapresiasi usaha setiap kelompok.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan unsur-unsur lambang NU yang sudah diidentifikasi. Guru memberikan pujian dan semangat untuk pertemuan berikutnya. Guru menutup dengan doa dan salam, dengan suasana yang ceria.
Tujuan: Peserta didik dapat menjelaskan arti sederhana dari unsur lambang NU (bola dunia, bintang, tali, dan warna hijau) dan dapat meniru dan mewarnai lambang NU dengan rapi.
Kegiatan awal: Guru memberi salam, mengajak berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas cepat materi sebelumnya tentang lambang NU dan unsur-unsurnya. Guru bertanya, 'Apa ya kira-kira arti dari gambar bola dunia atau bintang di lambang NU?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami makna lambang NU dan membuat karya lambang NU sendiri, untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya makna lambang.
Memahami: Guru menjelaskan makna sederhana dari setiap unsur lambang NU: bola dunia (rahmatan lil alamin), bintang sembilan (Nabi Muhammad dan Khulafaur Rasyidin + Imam Mazhab), tali (persatuan), warna hijau (kesuburan, kedamaian). Guru menggunakan bahasa yang mudah dipahami dan cerita singkat yang menarik.
Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau berpasangan mengerjakan proyek mewarnai dan menempel lambang NU. Mereka diberi pola lambang NU, lalu mewarnai sesuai warna aslinya (hijau dan putih) dan menempelkan tulisan nama NU di bawahnya. Peserta didik dapat bercerita singkat tentang makna lambang yang mereka warnai.
Merefleksi: Beberapa peserta didik secara sukarela menunjukkan hasil karya lambang NU mereka dan menceritakan makna sederhana yang mereka pahami. Guru memberikan umpan balik positif dan mengapresiasi kreativitas serta pemahaman mereka.
Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum makna lambang NU dan pentingnya menjaga persatuan. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta didik atas karya dan semangat belajarnya. Guru menutup dengan doa dan salam, menciptakan suasana yang penuh kegembiraan dan kebanggaan.
Proses (formatif): Observasi guru terhadap partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok dan kemampuan mengidentifikasi unsur lambang NU pada LKPD.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil mewarnai lambang NU dan kemampuan lisan peserta didik dalam menjelaskan makna sederhana lambang tersebut.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Menyebutkan nama Nahdlatul Ulama dan pendirinya | Mengenal NU sebagai organisasi keislaman dan Hadratussyekh KH. Hasyim Asy'ari sebagai pendiri. | 2 JP | Keimanan dan Ketakwaan, Kewargaan |
| Mengidentifikasi lambang Nahdlatul Ulama dan unsur-unsurnya | Mengenal bentuk lambang NU dan menyebutkan unsur-unsur seperti bola dunia, bintang, dan tali. | 2 JP | Kreativitas, Penalaran Kritis |
| Menjelaskan arti sederhana lambang NU dan mewarnainya | Memahami makna bola dunia, bintang, tali, warna hijau dan membuat karya lambang NU. | 2 JP | Kewargaan, Kreativitas |
Selamat datang, anak-anak hebat! Hari ini kita akan belajar tentang sebuah organisasi Islam yang sangat besar dan penting di negara kita, Indonesia. Namanya Nahdlatul Ulama atau sering disingkat NU. Kita juga akan mengenal lambang atau logo NU yang sangat indah dan penuh makna. Mari kita belajar bersama dengan gembira!
Nahdlatul Ulama artinya 'Kebangkitan Ulama'. NU adalah perkumpulan para ulama dan umat Islam di Indonesia yang didirikan pada tanggal 31 Januari 1926 di Surabaya. Para ulama yang mendirikan NU dipimpin oleh Hadratussyekh KH. Hasyim Asy'ari. Mereka mendirikan NU untuk menjaga ajaran Islam Ahlussunnah wal Jama'ah yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah ﷺ dan para sahabat. NU juga ikut berjuang untuk kemerdekaan dan kemajuan bangsa Indonesia.
Nahdlatul Ulama punya lambang yang khas dan mudah dikenali. Lambang ini berbentuk bola dunia yang dikelilingi oleh tali dan bintang-bintang. Di bagian tengah bola dunia, ada tulisan Arab 'Nahdlatul Ulama'. Lambang ini berwarna hijau dan putih. Setiap bagian dari lambang ini punya arti yang dalam, mengajarkan kita banyak hal baik tentang Islam dan kehidupan berbangsa.
Bola dunia pada lambang NU melambangkan bahwa Islam adalah agama untuk seluruh alam semesta (rahmatan lil alamin). Ini berarti NU ingin menyebarkan kebaikan dan kedamaian di seluruh dunia. Di sekeliling bola dunia, ada sembilan bintang. Satu bintang besar di atas melambangkan Nabi Muhammad ﷺ. Empat bintang di samping kanan dan empat bintang di samping kiri melambangkan Khulafaur Rasyidin dan empat imam mazhab yang diikuti NU, yaitu Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi'i, dan Imam Ahmad bin Hanbal.
Tali yang mengelilingi bola dunia melambangkan persatuan yang kuat. Artinya, umat Islam harus selalu bersatu dan tidak bercerai-berai, saling tolong-menolong dalam kebaikan. Tali ini juga mengingatkan kita pada tali Allah (حَبْلُ اللّٰهِ) yang harus kita pegang teguh. Warna hijau pada lambang NU melambangkan kesuburan, kedamaian, dan harapan. Ini berarti NU selalu berharap agar Islam dan Indonesia selalu maju, makmur, dan damai.
Rangkuman: Nahdlatul Ulama adalah organisasi Islam yang didirikan oleh ulama seperti KH. Hasyim Asy'ari untuk menjaga ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah dan berjuang untuk bangsa. Lambang NU memiliki bola dunia (rahmatan lil alamin), sembilan bintang (Nabi Muhammad dan ulama besar), tali (persatuan), serta warna hijau (kedamaian dan harapan). Mengenal lambang ini berarti memahami nilai-nilai luhur perjuangan NU.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi dan menamai unsur-unsur pada lambang Nahdlatul Ulama.
Alat & bahan: Lembar kerja bergambar lambang NU, pensil warna, pensil
| Ahlussunnah wal Jama'ah | Golongan umat Islam yang mengikuti sunah Nabi Muhammad ﷺ dan jalan para sahabatnya. |
| Hadratussyekh | Gelar kehormatan untuk ulama besar. |
| Rahamatan lil alamin | Rahmat bagi seluruh alam semesta. |
| Khulafaur Rasyidin | Empat pemimpin pertama umat Islam setelah Nabi Muhammad ﷺ: Abu Bakar, Umar, Utsman, Ali. |
| Mazhab | Aliran atau metode dalam memahami hukum Islam. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Aswaja / Ke-NU-an kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Standar Capaian Pembelajaran Pendidikan Aswaja/Ke-NU-an LP Ma'arif PBNU, Kurikulum Berbasis Cinta (KMA No. 1503/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.