Modul Ajar & RPP Pendidikan agama hindu Kelas I
Nilai nilai dalam cerita ramayana
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan agama hindu |
| Fase / Kelas | A / I |
| Materi Pokok | Nilai nilai dalam cerita ramayana |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik mengetahui beberapa cerita anak sederhana dan mengenal tokoh-tokoh baik dalam cerita. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan Ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Cerita Ramayana adalah kisah kepahlawanan Rama yang mengajarkan tentang kebaikan, kesetiaan, dan pengorbanan yang terjadi di India kuno. |
| Konseptual | Nilai-nilai dalam cerita Ramayana adalah ajaran moral dan etika yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari seperti kejujuran, keberanian, dan kasih sayang. |
| Prosedural | Materi ini mengajarkan cara mengidentifikasi nilai-nilai baik dari sebuah cerita dan cara meneladaninya dalam perilaku sehari-hari. |
| Metakognitif | Peserta didik akan belajar bagaimana memilih dan meniru perilaku baik dari tokoh cerita serta menyadari pentingnya nilai-nilai tersebut bagi diri dan lingkungan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menjelaskan tokoh-tokoh utama dalam cerita Ramayana secara sederhana.
- Mengidentifikasi nilai-nilai kebaikan (dharma) yang terkandung dalam cerita Ramayana.
- Menceritakan kembali bagian cerita Ramayana yang mengandung nilai-nilai luhur.
- Menunjukkan contoh perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai Ramayana.
- Menggambar tokoh Ramayana yang disukai beserta nilai baiknya.
- Menyanyikan lagu anak-anak tentang nilai kebaikan dari cerita Ramayana.
Pemahaman bermakna: Memahami nilai-nilai luhur dari cerita Ramayana membantu peserta didik meneladani perilaku baik para tokohnya dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, membentuk karakter yang berlandaskan dharma.
Pertanyaan pemantik: "Menurutmu, sikap baik apa saja yang bisa kita contoh dari cerita pahlawan?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menceritakan kembali isi cerita dan mengidentifikasi pesan moral. Seni Budaya dan Prakarya: Menggambar tokoh cerita dan membuat alat peraga sederhana. Pendidikan Pancasila: Mengaitkan nilai-nilai kebaikan dalam Ramayana dengan nilai-nilai Pancasila seperti keadilan dan persatuan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk membacakan cerita Ramayana versi anak-anak di rumah dan mendiskusikan nilai-nilai baiknya bersama anak. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dihias dengan poster atau gambar tokoh Ramayana untuk menciptakan suasana belajar yang menarik dan imersif. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video animasi cerita Ramayana sederhana dan lagu anak-anak tentang nilai kebaikan dari YouTube yang disaring dan sesuai usia. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan tokoh-tokoh utama dalam cerita Ramayana secara sederhana dan mengidentifikasi nilai-nilai kebaikan (dharma) yang terkandung di dalamnya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Peserta didik disambut dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan presensi. Guru menampilkan gambar tokoh Ramayana, bertanya apakah ada yang pernah melihat atau mendengar. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal tokoh dan nilai baik dari cerita Ramayana serta pentingnya meneladani kebaikan. Pertanyaan pemantik: "Siapa tahu nama tokoh ini? Apa ya yang bisa kita pelajari dari dia?" |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik menyimak cerita Ramayana versi sederhana yang dibacakan guru dengan bantuan alat peraga (boneka tangan/gambar). Mereka diajak menyebutkan tokoh-tokohnya dan mendiskusikan sifat-sifat baik yang dimiliki oleh Rama, Sinta, Laksamana, dan Hanoman, serta sifat tidak baik Rahwana. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Dalam kelompok kecil, peserta didik diminta memilih satu tokoh baik dan menuliskan atau menggambar satu sifat baiknya di lembar kerja. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan pertanyaan pancingan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman tentang tokoh dan nilai kebaikan yang ada. Guru juga menegaskan bahwa nilai-nilai ini relevan dalam kehidupan sehari-hari. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Peserta didik bersama-sama menyimpulkan tokoh dan nilai baik yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif mereka. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan selanjutnya dan menutup dengan doa serta salam gembira. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menceritakan kembali bagian cerita Ramayana yang mengandung nilai-nilai luhur dan menunjukkan contoh perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai Ramayana. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 20 menit | Peserta didik memulai dengan salam dan doa, dilanjutkan presensi. Guru mengingatkan kembali tokoh dan nilai baik yang telah dipelajari sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menceritakan kembali kisah Ramayana dan menerapkan nilainya dalam kehidupan. Pertanyaan pemantik: "Jika kamu Rama, apa yang akan kamu lakukan untuk Sinta?" |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Guru memutarkan video animasi pendek cerita Ramayana yang fokus pada satu bagian tertentu (misalnya, Rama menyelamatkan Sinta dengan bantuan Hanoman). Peserta didik diajak mengidentifikasi nilai-nilai yang muncul dalam adegan tersebut, seperti kesetiaan, keberanian, dan tolong-menolong. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 30 menit | Peserta didik secara berpasangan menceritakan kembali bagian cerita yang paling mereka ingat kepada teman sebangku. Kemudian, mereka diminta untuk mendiskusikan bagaimana nilai-nilai tersebut bisa mereka terapkan di rumah atau di sekolah (misalnya, menolong teman yang kesulitan seperti Hanoman menolong Rama). |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Beberapa pasangan berbagi cerita dan contoh perilaku di depan kelas. Guru memberikan penguatan dan contoh-contoh lain yang relevan dengan kehidupan peserta didik. Guru menekankan bahwa nilai-nilai Ramayana bukan hanya cerita, tetapi panduan hidup. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 20 menit | Peserta didik bersama-sama membuat daftar singkat perilaku baik yang bisa dilakukan. Guru memberikan apresiasi atas kreativitas mereka dalam menemukan contoh perilaku. Guru menyampaikan bahwa di pertemuan berikutnya mereka akan membuat karya dan menutup dengan doa serta pesan motivasi. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi tokoh dan nilai kebaikan dalam cerita Ramayana serta menunjukkan contoh penerapannya.
Alat & bahan: Kertas LKPD, pensil warna, gunting, lem, gambar tokoh Ramayana.
Langkah kerja:
- Dengarkan cerita Ramayana yang dibacakan guru dengan saksama.
- Pilihlah 3 tokoh Ramayana yang kamu sukai dari gambar yang tersedia.
- Tempelkan gambar tokoh tersebut di kolom yang sesuai pada LKPD.
- Tuliskan satu sifat baik yang dimiliki setiap tokoh di samping gambarnya.
- Berikan satu contoh perbuatan baik yang bisa kamu lakukan di rumah atau sekolah, meniru sifat baik tokoh tersebut.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa yang tahu cerita tentang pahlawan?
- Apa saja tokoh baik yang kamu kenal dari cerita?
- Menurutmu, mengapa kita harus berbuat baik?
- Pernahkah kamu mendengar cerita Ramayana?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan menceritakan kembali, dan kreativitas dalam membuat karya gambar.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil gambar tokoh Ramayana dan nilai baiknya, serta kemampuan menyanyikan lagu tentang nilai kebaikan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan tokoh-tokoh utama dalam cerita Ramayana secara sederhana. | Tokoh-tokoh Ramayana (Rama, Sinta, Laksamana, Hanoman, Rahwana). | 3 JP | Keimanan dan Ketakwaan, Kewargaan |
| 2 | Mengidentifikasi nilai-nilai kebaikan (dharma) yang terkandung dalam cerita Ramayana dan menceritakan kembali bagian ceritanya. | Nilai-nilai luhur Ramayana (kejujuran, kesetiaan, keberanian, tolong-menolong). | 3 JP | Keimanan dan Ketakwaan, Kewargaan |
| 3 | Menunjukkan contoh perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai Ramayana, menggambar tokoh, dan menyanyikan lagu. | Penerapan nilai Ramayana dalam kehidupan, ekspresi kreatif. | 3 JP | Keimanan dan Ketakwaan, Kreativitas |
Anak-anak yang baik, hari ini kita akan belajar tentang cerita yang sangat terkenal, yaitu cerita Ramayana. Cerita ini bukan hanya seru, tapi juga penuh dengan pelajaran berharga tentang bagaimana menjadi anak yang baik. Kita akan mengenal tokoh-tokohnya dan menemukan nilai-nilai luhur yang bisa kita contoh dalam kehidupan sehari-hari.
1. Mengenal Cerita Ramayana
Cerita Ramayana adalah salah satu kisah klasik yang sangat terkenal dari India kuno. Kisah ini menceritakan tentang perjalanan seorang pangeran bernama Rama yang gagah berani. Cerita ini penuh dengan petualangan, kebaikan, dan perjuangan melawan kejahatan. Ramayana mengajarkan kita banyak hal tentang kebaikan, kesetiaan, dan pengorbanan yang bisa kita jadikan contoh. Di Indonesia, cerita Ramayana juga sangat dikenal dan sering diceritakan dalam berbagai bentuk seni seperti wayang dan tari.
2. Tokoh-tokoh Utama dalam Ramayana
Dalam cerita Ramayana, ada beberapa tokoh penting yang harus kita kenal. Tokoh utama adalah Sri Rama, seorang pangeran yang baik hati dan pemberani. Istrinya bernama Dewi Sinta, seorang putri yang cantik dan setia. Ada juga Laksamana, adik Rama yang sangat setia. Lalu, ada Hanoman, seekor kera putih sakti yang sangat setia dan selalu membantu Rama. Musuh utama mereka adalah Rahwana, seorang raja raksasa yang jahat dan serakah. Setiap tokoh memiliki sifat yang berbeda, dan kita akan belajar dari sifat-sifat baik mereka.
3. Nilai Kebaikan Sri Rama
Sri Rama adalah contoh pemimpin yang baik. Ia memiliki sifat kejujuran, keberanian, dan kesetiaan yang luar biasa. Rama selalu menepati janji dan tidak pernah takut membela kebenaran. Ia sangat menyayangi istrinya, Dewi Sinta, dan selalu berusaha melindunginya. Dari Rama, kita belajar untuk selalu jujur dalam perkataan dan perbuatan, berani membela yang benar, serta setia kepada keluarga dan teman.
4. Nilai Kesetiaan Dewi Sinta dan Laksamana
Dewi Sinta adalah lambang kesetiaan dan ketabahan. Meskipun diculik Rahwana, ia tetap setia kepada Rama dan tidak mau menyerah. Laksamana juga menunjukkan kesetiaan yang tinggi kepada kakaknya, Rama. Ia selalu mendampingi Rama dalam suka dan duka, serta siap berkorban demi kakaknya. Dari Sinta dan Laksamana, kita belajar pentingnya kesetiaan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan.
5. Nilai Keberanian dan Pengabdian Hanoman
Hanoman adalah tokoh kera putih yang memiliki kekuatan luar biasa. Ia sangat berani dan patuh kepada Rama. Hanoman selalu siap menjalankan tugas berbahaya demi membantu Rama menyelamatkan Sinta. Ia adalah contoh pengabdian tanpa pamrih. Dari Hanoman, kita belajar tentang keberanian, semangat pantang menyerah, dan pentingnya membantu orang lain dengan tulus.
6. Menghindari Sifat Buruk Rahwana
Rahwana adalah raja raksasa yang memiliki sifat-sifat buruk seperti keserakahan, keangkuhan, dan kejahatan. Ia menculik Dewi Sinta karena nafsu dan keserakahannya. Sifat-sifat Rahwana ini membawa kehancuran baginya. Dari Rahwana, kita belajar untuk menghindari sifat-sifat buruk tersebut, karena hanya akan merugikan diri sendiri dan orang lain. Kita harus selalu berusaha menjadi pribadi yang baik dan rendah hati.
7. Menerapkan Nilai Ramayana dalam Hidup
Nilai-nilai seperti kejujuran, kesetiaan, keberanian, tolong-menolong, dan pengorbanan yang ada dalam cerita Ramayana sangat penting untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, jujur saat berbicara, setia kepada teman, berani mengakui kesalahan, dan suka menolong teman atau keluarga. Dengan meneladani nilai-nilai ini, kita bisa menjadi anak yang berbudi pekerti luhur dan disayangi semua orang.
Rangkuman: Cerita Ramayana mengajarkan kita banyak nilai luhur seperti kejujuran, kesetiaan, keberanian, dan tolong-menolong melalui tokoh-tokohnya seperti Rama, Sinta, Laksamana, dan Hanoman. Kita belajar untuk meneladani sifat-sifat baik mereka dan menghindari sifat buruk Rahwana. Dengan menerapkan nilai-nilai ini, kita bisa menjadi anak yang lebih baik dan berguna bagi sesama.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Ramayana | Kisah kepahlawanan kuno dari India yang sangat terkenal. |
| Dharma | Kebaikan, kebenaran, atau kewajiban moral. |
| Sri Rama | Tokoh utama Ramayana, pangeran yang baik dan pemberani. |
| Dewi Sinta | Istri Rama, lambang kesetiaan dan ketabahan. |
| Hanoman | Kera putih sakti, setia membantu Rama. |
| Rahwana | Raja raksasa yang jahat, musuh Rama. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Nilai nilai dalam cerita ramayana" mata pelajaran Pendidikan agama hindu Kelas I ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Nilai nilai dalam cerita ramayana yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan agama hindu Kelas I Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 materi · siap dibuatkan
Tri MurtiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTri Kaya ParisudhaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPanca Yadnya (Pengenalan)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisCerita Ramayana untuk AnakBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Doa Sehari-hari (Dainika Upasana)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTempat Suci dan Hari SuciBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTri Hita KaranaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSubha dan Asubha KarmaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan agama hindu kelas 1 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas I dan kelas 1 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Nilai nilai dalam cerita ramayana pada Pendidikan agama hindu SD, Fase A.
Modul Nilai nilai dalam cerita ramayana ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Nilai nilai dalam cerita ramayana untuk Pendidikan agama hindu kelas I.
Apakah modul ajar Pendidikan agama hindu materi Nilai nilai dalam cerita ramayana ini gratis?
Ya. Modul Nilai nilai dalam cerita ramayana untuk kelas I SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Nilai nilai dalam cerita ramayana ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan agama hindu kelas I ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan agama hindu kelas I langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Nilai nilai dalam cerita ramayana ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Nilai nilai dalam cerita ramayana dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan agama hindu kelas I di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan agama hindu kelas I ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Nilai nilai dalam cerita ramayana ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase A untuk kelas I SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Nilai nilai dalam cerita ramayana tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Nilai nilai dalam cerita ramayana untuk Pendidikan agama hindu kelas I di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Nilai nilai dalam cerita ramayana ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan agama hindu kelas I SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Nilai nilai dalam cerita ramayana beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan agama hindu kelas I berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan agama hindu ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Nilai nilai dalam cerita ramayana yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.