tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDLBBina Diri › Kebersihan Diri: Mandi, Gosok Gigi, Cuci Tangan — Tunagrahita
SDLB · Kelas IV · Fase B

Modul Ajar Bina Diri Kelas IV
Kebersihan Diri: Mandi, Gosok Gigi, Cuci Tangan — Tunagrahita

Modul ajar Bina Diri SDLB kelas IV materi Kebersihan Diri: Mandi, Gosok Gigi, Cuci Tangan — Tunagrahita lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Bina Diri kelas IV materi Kebersihan Diri: Mandi, Gosok Gigi, Cuci Tangan — Tunagrahita
Ringkasan: Kebersihan diri sangat penting untuk menjaga tubuh tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Kita perlu mandi dua kali sehari menggunakan sabun dan sampo, menggosok gigi minimal dua kali sehari dengan sikat dan pasta gigi, serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum makan dan setelah dari toilet. Dengan kebiasaan baik ini, kita akan selalu bersih, segar, dan bersemangat.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + praktik langsungDimensi: kesehatan, kemandirian, komunikasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISBina Diri · Kebersihan Diri: Mandi, Gosok Gigi, Cuci Tangan — Tunagrahita · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik mengetahui beberapa alat kebersihan diri seperti sabun, sikat gigi, dan handuk.

Pemahaman bermakna: Menjaga kebersihan diri seperti mandi, gosok gigi, dan cuci tangan secara rutin adalah kebiasaan penting agar tubuh sehat, harum, dan terhindar dari kuman penyakit.

Pertanyaan pemantik: Mengapa kita harus mandi, gosok gigi, dan cuci tangan setiap hari?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Peserta didik mampu menyebutkan alat-alat untuk mandi, gosok gigi, dan cuci tangan dengan tepat dan menunjukkan langkah-langkah mandi dengan bantuan guru/pendamping.

Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik dengan hangat, mengajak berdoa bersama, dan mengecek kehadiran. Guru menunjukkan gambar anak yang bersih dan anak yang kotor, lalu bertanya, 'Anak mana yang sehat?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengenal alat kebersihan diri dan cara mandi, serta menjelaskan bahwa kita akan belajar sambil bermain peran. Peserta didik diajak untuk bersemangat belajar kebersihan diri.

Memahami: Guru menunjukkan berbagai alat kebersihan diri (sabun, sampo, sikat gigi, pasta gigi, handuk, gayung) satu per satu. Peserta didik menyebutkan nama alat dan fungsinya. Guru memutar video pendek atau menunjukkan poster bergambar urutan mandi, lalu mendiskusikan setiap langkahnya secara sederhana. Guru menanyakan, 'Apa yang pertama dilakukan saat mandi?'

Mengaplikasi: Peserta didik bermain peran 'Aku Mandi' dengan boneka atau teman, dipandu guru. Mereka secara bergantian mempraktikkan urutan mandi menggunakan alat peraga. Guru memberikan bimbingan personal untuk setiap langkah, misalnya 'Basahi dulu badannya, lalu pakai sabun.'

Merefleksi: Peserta didik secara berpasangan menceritakan kembali urutan mandi kepada teman. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman dengan mengulang urutan mandi bersama-sama. Guru mengapresiasi usaha dan partisipasi aktif peserta didik.

Penutup: Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu tentang mandi. Bersama-sama menyimpulkan pentingnya mandi setiap hari. Guru memberikan pujian atas semangat belajar hari ini dan mengingatkan untuk mandi di rumah. Peserta didik diajak berdoa penutup dengan gembira.

Pertemuan 2 — Direct Instruction + Praktik

Tujuan: Peserta didik mampu mempraktikkan cara menggosok gigi yang benar dengan bimbingan dan mampu mempraktikkan cara mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara mandiri.

Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru mengingatkan pelajaran sebelumnya tentang mandi dan manfaatnya. Guru bertanya, 'Siapa yang tadi pagi sudah gosok gigi?' Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar cara gosok gigi dan cuci tangan yang benar, dan akan langsung praktik. Peserta didik diajak untuk siap-siap menjadi 'anak yang giginya bersih dan tangannya bebas kuman'.

Memahami: Guru menunjukkan sikat gigi dan pasta gigi, menjelaskan fungsinya. Guru mendemonstrasikan cara menggosok gigi yang benar di depan kelas menggunakan model gigi atau gambar besar. Guru menjelaskan langkah-langkah mencuci tangan sesuai standar kesehatan (6 langkah cuci tangan) menggunakan poster atau video singkat yang mudah dipahami.

Mengaplikasi: Peserta didik secara bergantian mempraktikkan cara menggosok gigi menggunakan sikat gigi dan pasta gigi (dengan air bersih) di wastafel atau wadah yang disediakan, didampingi guru. Setelah itu, peserta didik menuju keran air dan mempraktikkan 6 langkah cuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara mandiri, dengan pengawasan guru. Guru memberikan instruksi dan bantuan individual.

Merefleksi: Peserta didik secara berpasangan saling mengamati dan memberikan umpan balik sederhana tentang praktik gosok gigi dan cuci tangan teman. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya gosok gigi dua kali sehari dan cuci tangan sebelum makan dan setelah dari toilet. Guru mengapresiasi setiap usaha peserta didik dalam praktik.

Penutup: Guru mengajak peserta didik bermain 'Tebak Gerakan' gosok gigi dan cuci tangan. Bersama-sama merangkum langkah-langkah gosok gigi dan cuci tangan. Guru memberikan stiker bintang kepada peserta didik yang telah berani praktik. Guru mengingatkan untuk terus praktik di rumah dan berdoa penutup dengan ceria.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning (PjBL)

Tujuan: Peserta didik mampu menjelaskan manfaat menjaga kebersihan diri bagi kesehatan tubuh dan membuat poster sederhana tentang kebersihan diri.

Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali apa saja yang sudah dipelajari tentang kebersihan diri (mandi, gosok gigi, cuci tangan) dan manfaatnya. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan membuat 'Proyek Poster Kebersihan Diri' untuk mengingatkan teman-teman lain. Peserta didik diajak bersemangat untuk menjadi 'agen kebersihan'.

Memahami: Guru memfasilitasi diskusi singkat tentang 'Mengapa kita harus bersih? Apa manfaatnya?' Peserta didik menyebutkan ide-ide manfaat kebersihan diri. Guru menunjukkan contoh poster kebersihan diri yang sederhana dengan gambar-gambar menarik dan tulisan yang sedikit. Guru menjelaskan tugas proyek: membuat poster sederhana tentang kebersihan diri.

Mengaplikasi: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (2-3 orang). Setiap kelompok diberikan kertas gambar, pensil warna/spidol, dan gambar-gambar alat kebersihan atau aktivitas bersih. Mereka bekerja sama menggambar atau menempel gambar, lalu menuliskan satu kata kunci (misal: 'Mandi', 'Bersih', 'Sehat') di poster mereka, dengan bantuan guru. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan dukungan.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan poster mereka di depan kelas. Mereka menunjukkan gambar dan menyebutkan pesan singkat tentang kebersihan diri. Guru memberikan umpan balik positif terhadap kreativitas dan kerjasama kelompok. Guru menguatkan pemahaman tentang manfaat menjaga kebersihan diri dan bagaimana poster dapat membantu mengingatkan orang lain.

Penutup: Guru mengajak peserta didik menempelkan poster-poster hasil karya mereka di dinding kelas. Guru memberikan tepuk tangan meriah atas keberhasilan proyek hari ini dan mengulang kembali pentingnya kebersihan diri. Guru mengapresiasi seluruh kerja keras peserta didik dan mengajak berdoa penutup dengan semangat.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi langsung saat peserta didik mempraktikkan gosok gigi dan cuci tangan, serta partisipasi dalam diskusi dan pembuatan poster.

Akhir (sumatif): Penilaian hasil poster dan kemampuan menjelaskan manfaat kebersihan diri secara lisan atau melalui gambar.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mampu menyebutkan alat-alat untuk mandi, gosok gigi, dan cuci tangan dengan tepat.Mengenal alat-alat kebersihan diri.2 JPkesehatan, komunikasi
Mampu menunjukkan langkah-langkah mandi dengan bantuan guru/pendamping.Langkah-langkah mandi.2 JPkesehatan, kemandirian
Mampu mempraktikkan cara menggosok gigi yang benar dengan bimbingan.Praktik gosok gigi.2 JPkesehatan, kemandirian
Mampu mempraktikkan cara mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara mandiri.Praktik cuci tangan.2 JPkesehatan, kemandirian

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Menjaga kebersihan diri adalah hal yang sangat penting untuk kesehatan dan kenyamanan kita. Tubuh yang bersih akan membuat kita merasa segar, percaya diri, dan tidak mudah sakit. Ada banyak cara sederhana yang bisa kita lakukan setiap hari untuk menjaga diri tetap bersih, seperti mandi, menggosok gigi, dan mencuci tangan. Mari kita pelajari bersama-sama agar tubuh kita selalu sehat dan kuat!

Mengapa Kebersihan Diri Itu Penting?

Kebersihan diri sangat penting karena ada banyak kuman kecil yang tidak terlihat oleh mata kita. Kuman ini bisa membuat kita sakit jika masuk ke dalam tubuh. Dengan menjaga kebersihan diri, kita bisa mengusir kuman-kuman jahat itu. Tubuh yang bersih juga membuat kita wangi, tidak gatal-gatal, dan lebih bersemangat untuk bermain dan belajar. Kita akan merasa nyaman dan teman-teman juga senang dekat dengan kita.

Mandi Setiap Hari

Mandi adalah cara membersihkan seluruh tubuh kita. Kita harus mandi minimal dua kali sehari, yaitu pagi dan sore hari. Saat mandi, gunakan sabun untuk membersihkan kulit dan sampo untuk membersihkan rambut. Gosok badan dengan lembut agar semua kotoran hilang, lalu bilas dengan air bersih sampai tidak ada sisa sabun. Setelah mandi, keringkan tubuh dengan handuk bersih. Mandi membuat tubuh kita segar dan wangi.

Alat-alat untuk Mandi

Untuk mandi, kita membutuhkan beberapa alat. Yang utama adalah air bersih dan sabun mandi. Sabun membantu membersihkan kotoran dan kuman di kulit. Kita juga butuh sampo untuk membersihkan rambut agar tidak lepek dan bebas ketombe. Gayung atau shower untuk menyiram air, dan handuk bersih untuk mengeringkan badan setelah mandi. Pastikan semua alat ini bersih sebelum digunakan.

Gosok Gigi Agar Bersih dan Sehat

Menggosok gigi juga sangat penting, minimal dua kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur malam. Sisa makanan yang menempel di gigi bisa menyebabkan gigi berlubang dan bau mulut. Gunakan sikat gigi yang lembut dan pasta gigi secukupnya. Sikat gigi dengan gerakan memutar dari atas ke bawah, depan, dan belakang. Jangan lupa sikat lidah juga. Setelah selesai, berkumur dengan air bersih. Gigi yang bersih membuat kita nyaman saat makan dan tersenyum.

Cuci Tangan Mengusir Kuman

Tangan kita sering menyentuh banyak benda, sehingga mudah sekali ditempeli kuman. Oleh karena itu, kita harus sering mencuci tangan, terutama sebelum makan, setelah bermain, setelah dari toilet, dan setelah batuk atau bersin. Gunakan sabun dan air mengalir. Ada 6 langkah cuci tangan yang benar: basahi tangan, beri sabun, gosok telapak tangan, punggung tangan, sela jari, kunci jari, putar ibu jari, putar ujung jari, bilas, lalu keringkan dengan tisu atau handuk bersih.

Manfaat Menjaga Kebersihan Diri

Ada banyak sekali manfaat jika kita rajin menjaga kebersihan diri. Pertama, kita tidak mudah sakit karena kuman tidak bisa masuk ke tubuh kita. Kedua, tubuh kita akan selalu wangi dan segar, jadi kita lebih percaya diri. Ketiga, kulit kita tidak gatal-gatal dan rambut tidak berketombe. Keempat, gigi kita kuat dan tidak mudah berlubang. Dengan tubuh yang bersih, kita bisa belajar dan bermain dengan lebih senang dan semangat.

Rangkuman: Kebersihan diri sangat penting untuk menjaga tubuh tetap sehat dan terhindar dari penyakit. Kita perlu mandi dua kali sehari menggunakan sabun dan sampo, menggosok gigi minimal dua kali sehari dengan sikat dan pasta gigi, serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum makan dan setelah dari toilet. Dengan kebiasaan baik ini, kita akan selalu bersih, segar, dan bersemangat.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Peserta didik mampu mengurutkan gambar kegiatan kebersihan diri dan menyebutkan alatnya.

Alat & bahan: Lembar LKPD bergambar, gunting, lem, pensil warna

  1. Amati gambar-gambar kegiatan kebersihan diri yang ada.
  2. Gunting gambar-gambar tersebut satu per satu.
  3. Tempelkan gambar sesuai urutan yang benar pada kolom yang tersedia.
  4. Warnai gambar agar lebih menarik.
  5. Sebutkan nama alat yang digunakan pada setiap gambar.

8 Glosarium

KumanMakhluk sangat kecil yang bisa menyebabkan penyakit.
SabunBahan pembersih untuk mandi atau mencuci tangan.
SampoCairan untuk membersihkan rambut dan kulit kepala.
Sikat gigiAlat kecil dengan bulu halus untuk membersihkan gigi.
Pasta gigiKrim yang digunakan bersama sikat gigi untuk membersihkan gigi.
HandukKain untuk mengeringkan tubuh setelah mandi atau mencuci tangan.

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Bina Diri Kebersihan Diri: Mandi, Gosok Gigi, Cuci Tangan — Tunagrahita ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bina Diri kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.