Modul Ajar & RPP Fisika Kelas X
Gerak Dua Dimensi
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Fisika |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Gerak Dua Dimensi |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + Praktikum |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memahami konsep dasar gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan serta vektor. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Pemahaman Fisika |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis gerak lurus, gerak melingkar, dan gerak parabola, serta mengaplikasikan konsep-konsep tersebut untuk memecahkan masalah dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Gerak bola basket yang dilempar, lintasan air mancur, atau lintasan proyektil meriam adalah contoh nyata gerak dua dimensi. |
| Konseptual | Gerak dua dimensi adalah perpaduan gerak pada sumbu horizontal dan vertikal yang saling bebas namun terjadi secara simultan. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar menganalisis komponen-komponen gerak pada sumbu X dan Y secara terpisah dan kemudian menggabungkannya untuk mendapatkan resultan gerak. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bahwa pemecahan masalah fisika yang kompleks dapat disederhanakan dengan memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan menerapkan prinsip-prinsip yang relevan. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menganalisis konsep posisi, kecepatan, dan percepatan pada gerak dua dimensi menggunakan vektor.
- Membedakan karakteristik gerak parabola dan gerak melingkar dalam kehidupan sehari-hari.
- Mengidentifikasi variabel-variabel yang mempengaruhi gerak parabola dan gerak melingkar.
- Menerapkan persamaan gerak parabola dan gerak melingkar untuk menyelesaikan masalah fisika.
- Melakukan percobaan sederhana untuk menganalisis gerak parabola dan menyajikan hasilnya.
- Menghitung besaran-besaran fisis pada gerak dua dimensi menggunakan prinsip vektor dan kinematika.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa gerak benda di dunia nyata seringkali melibatkan lebih dari satu dimensi, dan dengan memodelkannya, kita dapat memprediksi dan menjelaskan fenomena tersebut secara akurat.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa bola yang ditendang ke atas dan ke depan memiliki lintasan melengkung, dan bagaimana kita bisa memprediksi di mana ia akan jatuh?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + Praktikum |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Penggunaan vektor, trigonometri, dan kalkulus dasar untuk analisis gerak dua dimensi. Teknologi Informasi: Pemanfaatan perangkat lunak simulasi dan analisis data dari percobaan. Pendidikan Jasmani dan Olahraga: Analisis gerak benda dalam berbagai cabang olahraga seperti lompat jauh, tolak peluru, atau sepak bola. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/komunitas dapat diajak untuk mendiskusikan contoh gerak dua dimensi dalam pekerjaan atau hobi mereka (misalnya, atlet panahan, pemain golf). |
| Lingkungan Pembelajaran | Pemanfaatan lapangan sekolah atau koridor yang luas untuk praktikum gerak parabola dengan aman dan nyaman, serta kelas yang mendukung diskusi kelompok. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Penggunaan simulasi interaktif PhET Colorado untuk visualisasi gerak dua dimensi, aplikasi perekam video untuk analisis gerak, dan platform kolaborasi online untuk berbagi laporan praktikum. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menganalisis konsep posisi, kecepatan, dan percepatan pada gerak dua dimensi menggunakan vektor serta mengidentifikasi variabel-variabel yang mempengaruhinya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi tentang gerak lurus dan konsep vektor. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita menggambarkan posisi dan pergerakan objek yang tidak hanya bergerak lurus, melainkan juga berbelok atau melengkung?' Peserta didik sadar bahwa mereka akan belajar cara menggambarkan gerak yang lebih kompleks. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik mengamati video atau simulasi gerak benda yang bergerak melengkung (misalnya, bola yang dilempar). Mereka dibimbing untuk mengidentifikasi bahwa gerak tersebut dapat diuraikan menjadi komponen horizontal dan vertikal, dan bahwa vektor sangat berguna untuk menggambarkan besaran-besaran seperti posisi, kecepatan, dan percepatan dalam dua dimensi. Mereka berdiskusi bagaimana gerak pada sumbu X dan Y saling independen. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Peserta didik dalam kelompok kecil mengerjakan LKPD yang berisi data posisi benda pada waktu tertentu. Mereka diminta untuk menggambarkan vektor posisi, menghitung vektor perpindahan, dan menentukan vektor kecepatan rata-rata. Mereka menggunakan perangkat lunak simulasi (jika tersedia) untuk memvisualisasikan gerak dan komponen vektornya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka, menjelaskan bagaimana mereka menggunakan vektor untuk menggambarkan gerak. Guru memberikan umpan balik, menguatkan konsep-konsep kunci, dan meluruskan miskonsepsi. Diskusi kelas difokuskan pada hubungan antara komponen gerak di sumbu X dan Y. Peserta didik berbagi pengalaman belajar mereka. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan konsep vektor dalam gerak dua dimensi. Guru mengapresiasi kerja keras dan partisipasi aktif peserta didik, memberikan motivasi untuk pertemuan selanjutnya, dan menutup dengan doa bersama dalam suasana positif. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menerapkan persamaan gerak parabola dan gerak melingkar untuk menyelesaikan masalah fisika dan membedakan karakteristik keduanya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang vektor gerak dua dimensi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan memantik dengan pertanyaan: 'Apa perbedaan mendasar antara lintasan bola yang dilempar lurus ke atas dengan lintasan bola yang ditendang menyudut?' Peserta didik sadar bahwa mereka akan memecahkan masalah nyata yang melibatkan dua jenis gerak dua dimensi. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik disajikan studi kasus nyata tentang peluncuran roket air atau lemparan bola basket. Dalam kelompok, mereka menganalisis masalah, mengidentifikasi informasi yang diberikan, dan merumuskan pertanyaan yang perlu dijawab. Mereka kemudian secara mandiri atau berkelompok mencari informasi mengenai karakteristik dan persamaan gerak parabola dan gerak melingkar dari berbagai sumber (buku teks, internet). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Menggunakan pengetahuan yang telah diperoleh, peserta didik mencoba memecahkan studi kasus. Mereka diminta untuk menghitung waktu tempuh, jarak jangkauan, tinggi maksimum, dan kecepatan pada titik tertentu untuk gerak parabola, serta kecepatan tangensial, percepatan sentripetal, dan gaya sentripetal untuk gerak melingkar. Mereka berkolaborasi dalam kelompok untuk memilih rumus yang tepat dan melakukan perhitungan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan solusi mereka untuk studi kasus. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memfasilitasi diskusi untuk membandingkan solusi, mengidentifikasi strategi pemecahan masalah yang efektif, dan mengklarifikasi perbedaan antara gerak parabola dan gerak melingkar. Guru menguatkan pemahaman tentang kapan masing-masing model gerak digunakan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru bersama peserta didik merangkum persamaan-persamaan kunci untuk gerak parabola dan gerak melingkar. Guru memberikan apresiasi atas upaya pemecahan masalah yang dilakukan peserta didik, memberikan tugas mandiri singkat untuk menguji pemahaman, dan menutup pembelajaran dengan semangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis data percobaan gerak parabola untuk membandingkan hasil eksperimen dengan perhitungan teoritis.
Alat & bahan: Pelontar kelereng/bola, kelereng/bola kecil, meteran, busur derajat, stopwatch, kertas karbon/papan target.
Langkah kerja:
- Susun alat percobaan di meja atau lantai yang rata.
- Atur sudut elevasi pelontar pada beberapa nilai yang berbeda (misal: 30°, 45°, 60°).
- Lontarkan kelereng/bola, ukur jarak jangkauan horizontal (X) dan waktu tempuh (t).
- Ulangi percobaan minimal 3 kali untuk setiap sudut dan catat hasilnya pada tabel.
- Hitung jarak jangkauan teoritis menggunakan rumus gerak parabola dan bandingkan dengan hasil eksperimen.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang dimaksud dengan vektor?
- Bagaimana cara menguraikan sebuah vektor ke dalam komponen-komponennya?
- Berikan contoh gerak benda yang melibatkan perpindahan horizontal dan vertikal secara bersamaan!
- Apakah perbedaan antara kecepatan dan percepatan?
Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik selama diskusi kelompok, partisipasi aktif dalam praktikum, dan kualitas laporan LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menganalisis konsep posisi, kecepatan, dan percepatan pada gerak dua dimensi menggunakan vektor. | Konsep vektor dalam gerak dua dimensi | 3 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menerapkan persamaan gerak parabola dan gerak melingkar untuk menyelesaikan masalah fisika. | Gerak parabola dan gerak melingkar | 3 JP | penalaran kritis, kreativitas |
| 3 | Melakukan percobaan sederhana untuk menganalisis gerak parabola dan menyajikan hasilnya. | Praktikum gerak parabola | 3 JP | kolaborasi, penalaran kritis, kreativitas |
Gerak benda di sekitar kita jarang sekali hanya terjadi dalam satu garis lurus. Bayangkan bola yang ditendang, anak panah yang melesat, atau bahkan planet yang mengelilingi matahari. Semua ini adalah contoh gerak yang terjadi dalam dua dimensi atau lebih. Memahami gerak dua dimensi memungkinkan kita untuk memprediksi lintasan, jarak, dan waktu tempuh benda-benda tersebut, memberikan kita wawasan yang lebih dalam tentang dunia fisik.
1. Vektor dalam Gerak Dua Dimensi
Untuk menganalisis gerak dua dimensi, kita memerlukan konsep vektor. Vektor adalah besaran yang memiliki nilai dan arah. Posisi benda dalam dua dimensi dapat dinyatakan dengan vektor posisi (r) yang memiliki komponen pada sumbu X (x) dan sumbu Y (y). Demikian pula, kecepatan (v) dan percepatan (a) juga merupakan besaran vektor yang dapat diuraikan menjadi komponen horizontal dan vertikalnya. Gerak pada sumbu X dan Y bersifat independen, artinya perubahan pada satu sumbu tidak langsung mempengaruhi gerak pada sumbu lainnya, namun keduanya terjadi secara simultan membentuk lintasan dua dimensi.
2. Gerak Parabola
Gerak parabola adalah gerak benda yang dilemparkan ke atas dengan sudut elevasi tertentu terhadap horizontal, sehingga membentuk lintasan melengkung seperti parabola. Gerak ini merupakan perpaduan antara Gerak Lurus Beraturan (GLB) pada sumbu horizontal (tanpa percepatan) dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) pada sumbu vertikal (dengan percepatan gravitasi). Variabel kunci dalam gerak parabola meliputi sudut elevasi, kecepatan awal, waktu tempuh, jarak jangkauan horizontal (maksimum), dan tinggi maksimum yang dicapai benda. Analisis gerak parabola sangat penting dalam bidang olahraga dan rekayasa proyektil.
3. Persamaan Gerak Parabola
Dalam gerak parabola, kecepatan awal (v₀) diuraikan menjadi komponen horizontal (v₀ₓ = v₀ cosθ) dan vertikal (v₀ᵧ = v₀ sinθ). Untuk sumbu X, berlaku x = v₀ₓt. Untuk sumbu Y, berlaku vᵧ = v₀ᵧ - gt dan y = v₀ᵧt - ½gt². Tinggi maksimum (h_maks) dicapai saat vᵧ = 0, sedangkan jarak jangkauan horizontal (X_maks) adalah jarak yang ditempuh benda saat kembali ke ketinggian awal. Persamaan-persamaan ini memungkinkan kita memprediksi lintasan dan posisi benda pada setiap waktu. Pemahaman yang kuat tentang trigonometri dan kinematika GLB/GLBB sangat diperlukan.
4. Gerak Melingkar
Gerak melingkar adalah gerak benda dengan lintasan berupa lingkaran atau busur lingkaran. Contohnya adalah roda yang berputar atau satelit yang mengelilingi bumi. Meskipun kecepatan linear (tangensial) benda bisa konstan, arah kecepatan selalu berubah, sehingga selalu ada percepatan sentripetal yang arahnya menuju pusat lingkaran. Percepatan sentripetal ini menyebabkan perubahan arah kecepatan dan diperlukan untuk menjaga benda tetap bergerak melingkar. Gaya yang menyebabkan percepatan sentripetal disebut gaya sentripetal. Konsep ini penting dalam desain mesin, navigasi, dan astronomi.
5. Perbandingan Gerak Parabola dan Gerak Melingkar
Meskipun keduanya adalah gerak dua dimensi, gerak parabola dan gerak melingkar memiliki karakteristik yang berbeda. Gerak parabola memiliki lintasan terbuka (parabola) dan percepatan gravitasi konstan ke bawah, sedangkan gerak melingkar memiliki lintasan tertutup (lingkaran) dan percepatan sentripetal selalu menuju pusat lingkaran. Dalam gerak parabola, kecepatan horizontal konstan (tanpa hambatan udara), sementara kecepatan vertikal berubah. Dalam gerak melingkar, kecepatan linear dapat konstan, tetapi arahnya terus berubah, menghasilkan percepatan sentripetal. Memahami perbedaan ini krusial untuk aplikasi yang tepat.
Rangkuman: Gerak dua dimensi adalah gerak benda yang melibatkan perubahan posisi pada dua sumbu koordinat secara simultan, seperti gerak parabola dan gerak melingkar. Konsep vektor sangat penting untuk menggambarkan posisi, kecepatan, dan percepatan dalam gerak ini. Gerak parabola adalah perpaduan GLB horizontal dan GLBB vertikal, sedangkan gerak melingkar memiliki percepatan sentripetal yang menuju pusat lingkaran. Memahami prinsip-prinsip ini memungkinkan kita untuk menganalisis dan memprediksi fenomena gerak di sekitar kita.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Vektor | Besaran yang memiliki nilai dan arah. |
| Gerak Parabola | Gerak benda dengan lintasan melengkung akibat perpaduan gerak horizontal dan vertikal. |
| Gerak Melingkar | Gerak benda dengan lintasan berupa lingkaran. |
| Percepatan Sentripetal | Percepatan yang arahnya selalu menuju pusat lingkaran pada gerak melingkar. |
| Jangkauan Horizontal | Jarak maksimum yang dicapai benda pada sumbu horizontal dalam gerak parabola. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Gerak Dua Dimensi" mata pelajaran Fisika Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Gerak Dua Dimensi yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Fisika Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Materi setahun3 dari 3 siap unduh
Sistem Pengukuran dalam Kerja IlmiahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEnergi TerbarukanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPerubahan IklimModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Fisika lain yang sudah tersedia
Dinamika gerakFisika Kelas X SMAGerak LurusFisika Kelas X SMAGerak Lurus beraturanFisika Kelas X SMAGerak Lurus Berubah PeraturanFisika Kelas X SMALihat semua Modul Ajar Fisika Kelas X →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Fisika kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Gerak Dua Dimensi pada Fisika SMA, Fase E, elemen Pemahaman Fisika.
Modul Gerak Dua Dimensi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Gerak Dua Dimensi untuk Fisika kelas X.
Apakah modul ajar Fisika materi Gerak Dua Dimensi ini gratis?
Ya. Modul Gerak Dua Dimensi untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Gerak Dua Dimensi ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Fisika kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Fisika kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Gerak Dua Dimensi ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Gerak Dua Dimensi dapat Anda sesuaikan dengan murid Fisika kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Fisika kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Gerak Dua Dimensi ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Gerak Dua Dimensi tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Gerak Dua Dimensi untuk Fisika kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Gerak Dua Dimensi ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Fisika kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Gerak Dua Dimensi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Fisika kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Fisika ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?
Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Gerak Dua Dimensi yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Fisika MA ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.