Modul Ajar SMA

Modul Ajar Fisika Kelas X SMA

17 modul ajar Fisika kelas X SMA (Fase E) siap unduh — Angka Penting dan Notasi Ilmiah, Aturan Angka Penting dan Notasi Ilmiah, dan Besaran dan Pengukuran.

17 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 3 materi kelas X & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Sistem Pengukuran Dalam Kerja Ilmiah, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Sistem Pengukuran Dalam Kerja Ilmiah selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Fisika Kelas X SMA
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Sistem Pengukuran Dalam Kerja Ilmiah
Fisika · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Sistem Pengukuran Dalam Kerja Ilmiah
Fisika · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranFisika
Fase / KelasE / X
Materi PokokSistem Pengukuran Dalam Kerja Ilmiah
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranDiscovery Learning + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang besaran fisika dan satuan.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPemahaman Konsep Fisika dan Penerapannya
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami konsep fisika dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam kerja ilmiah, serta mampu mengkomunikasikan hasil pemahaman tersebut.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPengukuran adalah kegiatan mendasar dalam sains untuk mengumpulkan data kuantitatif.
KonseptualSistem satuan internasional (SI) menyediakan standar universal untuk pengukuran.
ProseduralProsedur pengukuran yang benar melibatkan pemilihan alat yang tepat, pembacaan skala, dan penentuan ketidakpastian.
MetakognitifPeserta didik menyadari pentingnya ketelitian dan kehati-hatian dalam setiap pengukuran untuk mendapatkan hasil yang valid.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Peserta didik dapat menjelaskan konsep besaran pokok dan besaran turunan dalam sistem pengukuran.
  2. Peserta didik dapat mengidentifikasi alat ukur yang tepat untuk besaran fisika tertentu.
  3. Peserta didik dapat melakukan pengukuran besaran fisika (panjang, massa, waktu) dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dan mencatat hasilnya dengan benar.
  4. Peserta didik dapat menentukan nilai ketidakpastian dalam pengukuran.
  5. Peserta didik dapat menyajikan data hasil pengukuran dalam bentuk tabel dan grafik.
  6. Peserta didik dapat mengkomunikasikan hasil pengukuran dan analisisnya secara lisan maupun tulisan.
Halaman 2 · Sistem Pengukuran Dalam Kerja Ilmiah — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Pengukuran yang akurat dan presisi adalah kunci keberhasilan dalam setiap penyelidikan ilmiah, memungkinkan kita memahami fenomena alam secara objektif dan membuat prediksi yang andal.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana seorang ilmuwan dapat yakin bahwa hasil percobaannya akurat jika setiap orang menggunakan alat ukur yang berbeda-beda?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisDiscovery Learning + Praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Penggunaan angka penting, statistik dasar, dan grafik untuk menyajikan data hasil pengukuran.
Bahasa Indonesia: Kemampuan mengkomunikasikan hasil pengukuran secara lisan dan tulisan yang jelas dan runtut.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat mendukung dengan mengingatkan pentingnya ketelitian dalam aktivitas sehari-hari yang melibatkan pengukuran, seperti memasak atau membangun sesuatu.
Lingkungan PembelajaranLingkungan belajar yang kondusif dengan tersedianya alat ukur yang memadai dan area yang cukup untuk praktik pengukuran sangat mendukung pemahaman materi ini.
Pemanfaatan Teknologi DigitalMemanfaatkan aplikasi simulasi pengukuran atau video tutorial penggunaan alat ukur digital dapat memperkaya pengalaman belajar peserta didik.
Halaman 3 · Sistem Pengukuran Dalam Kerja Ilmiah — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Peserta didik dapat menjelaskan konsep besaran pokok dan besaran turunan dalam sistem pengukuran.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, mengecek kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan bertanya tentang pengalaman mereka menggunakan alat ukur dalam kehidupan sehari-hari, serta menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik mengamati berbagai alat ukur dan besaran yang dapat diukur, serta mencari informasi tentang besaran pokok dan turunan serta satuan SI melalui studi literatur atau video.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik secara berkelompok mendiskusikan dan mengklasifikasikan besaran-besaran fisika yang diberikan ke dalam besaran pokok dan turunan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep besaran pokok dan turunan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang besaran pokok dan turunan, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan mengingatkan materi untuk pertemuan selanjutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Sistem Pengukuran Dalam Kerja Ilmiah — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Peserta didik dapat mengidentifikasi alat ukur yang tepat untuk besaran fisika tertentu dan melakukan pengukuran besaran fisika (panjang, massa, waktu) dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru mengingatkan kembali materi besaran pokok dan turunan, kemudian menyajikan sebuah masalah nyata terkait pengukuran yang kurang akurat, dan mengajak peserta didik merumuskan pertanyaan terkait alat ukur yang tepat.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik secara berkelompok mencari informasi tentang berbagai jenis alat ukur (misal: penggaris, meteran, timbangan, stopwatch) dan fungsinya untuk mengukur besaran tertentu.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik melakukan praktik pengukuran panjang, massa, dan waktu menggunakan alat ukur yang sesuai di laboratorium sederhana, serta mencatat hasil pengukuran.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik mendiskusikan hasil pengukuran mereka, membandingkan dengan kelompok lain, dan mengidentifikasi kemungkinan sumber kesalahan pengukuran.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru memfasilitasi diskusi tentang pentingnya ketelitian dalam pengukuran, memberikan apresiasi, dan mengingatkan untuk membawa alat tulis lengkap untuk pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Sistem Pengukuran Dalam Kerja Ilmiah — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik mampu melakukan pengukuran panjang, massa, dan waktu dengan alat yang tepat serta mencatat hasilnya dengan benar.

Alat & bahan: Penggaris, meteran, neraca/timbangan digital, stopwatch, benda-benda berdimensi tertentu (misal: buku, meja, pensil), balok.

Langkah kerja:

  1. Panjang pita pada gambar adalah 4 cm. Ukurlah dua benda di sekitarmu dengan penggaris, lalu bandingkan panjangnya dengan pita itu.
    012345cm
    Gambar 1. Penggaris
  2. Identifikasi besaran yang akan diukur (panjang, massa, waktu) dan pilih alat ukur yang sesuai.
  3. Lakukan pengukuran berulang sebanyak 3 kali untuk setiap besaran.
  4. Catat hasil pengukuran pada tabel yang telah disediakan.
  5. Hitung nilai rata-rata dari hasil pengukuran.
  6. Tentukan ketidakpastian dari hasil pengukuran tersebut.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Sistem Pengukuran Dalam Kerja Ilmiah — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang dimaksud dengan besaran pokok?
  2. Sebutkan 3 contoh besaran turunan!
  3. Alat ukur apa yang biasanya kamu gunakan untuk mengukur panjang?
  4. Mengapa dalam pengukuran perlu diperhatikan ketelitian?

Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi saat diskusi kelompok, tanya jawab selama pembelajaran, dan penilaian kinerja saat praktik pengukuran.

Sumatif (akhir): Asesmen sumatif berupa tes tertulis pilihan ganda dan esai yang mengukur pemahaman konsep, kemampuan analisis, dan penerapan sistem pengukuran dalam kerja ilmiah.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Sistem Pengukuran Dalam Kerja Ilmiah — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan besaran pokok dan turunanKonsep Besaran Pokok dan Turunan2 JPPenalaran Kritis
2Mengidentifikasi alat ukur dan melakukan pengukuranAlat Ukur dan Prosedur Pengukuran4 JPKemandirian
3Menentukan ketidakpastian dan menyajikan dataKetidakpastian dan Penyajian Data4 JPKolaborasi
Halaman 8 · Sistem Pengukuran Dalam Kerja Ilmiah — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kerja ilmiah menuntut ketelitian dan keabsahan data. Sistem pengukuran yang baku dan pemahaman mendalam tentang alat ukur serta cara penggunaannya menjadi fondasi utama. Modul ini akan membimbing Anda memahami konsep dasar sistem pengukuran, mulai dari besaran pokok hingga penentuan ketidakpastian, yang esensial dalam setiap eksperimen fisika.

1. Besaran Pokok dan Besaran Turunan
Dalam fisika, besaran adalah segala sesuatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka. Terdapat tujuh besaran pokok yang menjadi dasar, yaitu panjang, massa, waktu, suhu, kuat arus listrik, intensitas cahaya, dan jumlah zat, masing-masing dengan satuan SI-nya. Besaran turunan adalah besaran yang diturunkan dari besaran pokok, contohnya luas (panjang x lebar), volume (panjang x lebar x tinggi), dan kecepatan (panjang/waktu). Pemahaman perbedaan ini krusial untuk analisis fisika.

2. Alat Ukur dan Penggunaannya
Setiap besaran memerlukan alat ukur yang spesifik. Panjang diukur dengan penggaris, meteran, atau jangka sorong; massa dengan neraca atau timbangan; waktu dengan stopwatch. Pemilihan alat yang tepat sangat menentukan akurasi pengukuran. Penggunaan alat juga harus sesuai prosedur, seperti membaca skala dengan benar dan menghindari paralaks saat mengukur panjang.

3. Ketelitian dan Ketidakpastian Pengukuran
Tidak ada pengukuran yang sempurna. Selalu ada tingkat ketidakpastian yang melekat. Ketidakpastian dapat berasal dari alat ukur itu sendiri (ketidakpastian skala terkecil) atau dari pengamat (kesalahan acak). Dalam kerja ilmiah, penting untuk menyatakan hasil pengukuran beserta ketidakpastiannya, misalnya (5.2 ± 0.1) cm, untuk memberikan gambaran seberapa besar rentang nilai yang mungkin benar.

4. Penyajian Data Hasil Pengukuran
Data hasil pengukuran harus disajikan secara sistematis agar mudah dipahami. Tabel adalah cara umum untuk menyajikan data mentah, sementara grafik (misalnya grafik garis atau batang) sangat efektif untuk memvisualisasikan tren atau hubungan antar variabel. Pemilihan jenis tabel dan grafik yang tepat akan membantu analisis dan interpretasi hasil eksperimen.

Rangkuman: Sistem pengukuran dalam kerja ilmiah mencakup pemahaman besaran pokok dan turunan, pemilihan serta penggunaan alat ukur yang tepat, penentuan ketidakpastian, dan penyajian data yang akurat. Penguasaan konsep ini adalah langkah fundamental untuk melakukan penyelidikan ilmiah yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Halaman 9 · Sistem Pengukuran Dalam Kerja Ilmiah — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Besaran PokokBesaran yang satuannya didefinisikan terlebih dahulu dan tidak diturunkan dari besaran lain.
Besaran TurunanBesaran yang satuannya diturunkan dari satuan besaran pokok.
Satuan SISistem Internasional, sistem satuan standar yang digunakan secara universal.
Ketidakpastian PengukuranRentang nilai di mana nilai sebenarnya dari suatu besaran diperkirakan berada.
AkurasiTingkat kedekatan hasil pengukuran dengan nilai sebenarnya.
PresisiTingkat kedekatan hasil pengukuran yang berulang satu sama lain.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Sistem Pengukuran Dalam Kerja Ilmiah — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fisika · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Sistem Pengukuran Dalam Kerja Ilmiah" mata pelajaran Fisika Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Sistem Pengukuran Dalam Kerja Ilmiah — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Semester 1 / Ganjil2 dari 2 siap unduh

2 materi Fisika SMA, urut mengajar dari Sistem Pengukuran dalam Kerja Ilmiah hingga Energi Terbarukan.

Sistem Pengukuran dalam Kerja IlmiahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopEnergi TerbarukanModul siap unduh · Word + PDF ber-kop

Semester 2 / Genap1 dari 1 siap unduh

Perubahan IklimModul siap unduh · Word + PDF ber-kop

Fisika Kelas X SMA — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di SMA berada di Fase E, dan 3 materi Fisika setahun terdaftar di peta halaman ini, urut mengajar, terbagi semester 1 (ganjil) dan semester 2 (genap).

Yang disusun di sini perangkat ajar Fisika kelas X (kelas 10) SMA — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Fisika kelas X (kelas 10) SMA mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Fisika kelas X (kelas 10) SMA yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Fisika bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaFisika · Kelas XPeta Konsep
Sistem Pengukuran Dalam Kerja IlmiahBesaran Pokok dan Besaran TurunanAlat Ukur dan PenggunaannyaKetelitian dan Ketidakpastian PengukuranPenyajian Data Hasil Pengukuran
Dari sub-bab Sistem Pengukuran Dalam Kerja IlmiahLembar tambahan
Nama sekolah AndaFisika · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaFisika · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaFisika · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaFisika · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaFisika · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran KritisKemandirianKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Sistem Pengukuran dalam Kerja Ilmiah1Energi Terbarukan2Perubahan Iklim
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDSistem Pengukuran dalam Kerja IlmiahEnergi Terbarukan
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Fisika Kelas X SMA

Apakah modul ajar Fisika ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas X (kelas 10) SMA masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apa saja materi Fisika kelas X SMA?

3 materi, urut mengajar dari Sistem Pengukuran dalam Kerja Ilmiah hingga Perubahan Iklim. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Fisika?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.