SMAKelas XFase ESemester 1

Modul Ajar & RPP Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X
Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Berpikir komputasional adalah pendekatan sistematis untuk memecahkan masalah menggunakan empat pilar utama: dekomposisi (memecah masalah), pengenalan pola (mencari kesamaan), abstraksi (fokus pada hal penting), dan algoritma (merancang langkah-langkah). Keterampilan ini esensial untuk memecahkan masalah kompleks secara efisien, tidak hanya dalam koding tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, membekali kita dengan pola pikir logis dan terstruktur.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasE / X
Materi PokokBerpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem-Based Learning (PBL) + Praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik diharapkan memiliki pemahaman dasar tentang cara kerja komputer dan logika sederhana dalam menyelesaikan tugas.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualBerpikir komputasional diterapkan dalam berbagai konteks nyata, seperti saat merencanakan rute perjalanan atau mengelola jadwal harian secara efisien.
KonseptualKonsep inti berpikir komputasional meliputi dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma sebagai pendekatan sistematis untuk memecahkan masalah.
ProseduralPeserta didik akan belajar tahapan menerapkan dekomposisi masalah, mengidentifikasi pola, membuat abstraksi, dan merancang algoritma untuk menyelesaikan masalah kompleks.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana berpikir sistematis dan logis dapat membantu mereka tidak hanya dalam koding tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Peserta didik mampu menjelaskan empat pilar berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, algoritma) dengan contoh konkret.
  2. Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen-komponen masalah kompleks menggunakan teknik dekomposisi.
  3. Peserta didik mampu menemukan pola-pola yang berulang dalam serangkaian data atau masalah.
  4. Peserta didik mampu merancang algoritma sederhana untuk menyelesaikan masalah yang diberikan.
  5. Peserta didik mampu menerapkan berpikir komputasional untuk memecahkan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari.
  6. Peserta didik mampu mempresentasikan solusi masalah menggunakan pendekatan berpikir komputasional.
Halaman 2 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Berpikir komputasional adalah keterampilan esensial untuk memecahkan masalah secara efektif dan efisien, baik dalam konteks teknologi maupun kehidupan sehari-hari, dengan pendekatan yang terstruktur dan logis.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memecahkan masalah yang besar dan rumit menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dikelola?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem-Based Learning (PBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Penerapan logika, barisan dan deret, serta pemodelan masalah dalam perancangan algoritma.
Bahasa Indonesia: Kemampuan menyusun argumen logis dan menjelaskan langkah-langkah penyelesaian masalah secara terstruktur.
Sosiologi: Analisis masalah sosial dan merancang solusi berbasis komputasional untuk isu-isu komunitas.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi tentang bagaimana berpikir komputasional dapat membantu anak dalam mengatur jadwal belajar atau memecahkan masalah sehari-hari di rumah.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur dengan meja kelompok yang fleksibel untuk diskusi, dilengkapi dengan papan tulis interaktif atau proyektor, serta akses ke area diskusi terbuka untuk brainstorming.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi daring seperti Miro atau Jamboard untuk kolaborasi dalam dekomposisi masalah dan perancangan algoritma, serta situs web penyedia contoh kasus berpikir komputasional.
Halaman 3 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Peserta didik mampu menjelaskan empat pilar berpikir komputasional (dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, algoritma) dengan contoh konkret.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan meminta peserta didik menceritakan pengalaman memecahkan masalah sederhana, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk menumbuhkan rasa ingin tahu.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik secara berkelompok mengeksplorasi studi kasus sederhana (misalnya, membuat resep masakan atau merencanakan perjalanan) dan mengidentifikasi bagaimana mereka secara intuitif menerapkan dekomposisi, pengenalan pola, abstraksi, dan algoritma dalam proses tersebut.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok menganalisis studi kasus yang berbeda, mengidentifikasi pilar-pilar berpikir komputasional yang relevan, dan mencatat temuan mereka dalam lembar kerja kelompok yang telah disediakan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka, kelompok lain memberikan umpan balik, dan guru menguatkan pemahaman konsep pilar-pilar berpikir komputasional dengan mengaitkannya pada contoh nyata dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik dan guru bersama menyimpulkan empat pilar berpikir komputasional, peserta didik diajak merefleksikan manfaatnya, guru memberikan apresiasi atas kerja keras hari ini, dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya dengan semangat.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen-komponen masalah kompleks menggunakan teknik dekomposisi dan mampu menemukan pola-pola yang berulang dalam serangkaian data atau masalah.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengulas kembali pilar berpikir komputasional, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yang berfokus pada dekomposisi dan pengenalan pola, serta memberikan tantangan masalah awal.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik menerima skenario masalah yang lebih kompleks (misalnya, mengelola antrean di kantin sekolah atau mengatur jadwal ekstrakurikuler) dan secara individu mulai mencoba menguraikan masalah tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDalam kelompok, peserta didik berkolaborasi untuk menerapkan teknik dekomposisi pada skenario masalah, mengidentifikasi sub-masalah, dan mencari pola-pola yang mungkin muncul dalam data atau proses yang ada, kemudian mencatatnya di LKPD.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil dekomposisi dan pola yang ditemukan, kelompok lain memberikan tanggapan dan masukan, guru memberikan penguatan tentang pentingnya dekomposisi dan pengenalan pola dalam pemecahan masalah, serta mengapresiasi kerja sama kelompok.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya dekomposisi dan pengenalan pola, peserta didik diajak merefleksikan kesulitan dan keberhasilan mereka, guru memberikan apresiasi, dan memberikan tugas singkat untuk mengamati pola di lingkungan sekitar sebagai persiapan pertemuan berikutnya.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi masalah, mendekomposisi, mencari pola, dan merancang solusi algoritmik.

Alat & bahan: Kertas HVS, spidol warna, sticky notes, studi kasus tercetak

Langkah kerja:

  1. Baca dan pahami studi kasus masalah yang diberikan secara seksama.
  2. Dekomposisikan masalah menjadi sub-masalah yang lebih kecil dan identifikasi input serta output yang diharapkan.
  3. Cari dan catat pola-pola yang mungkin muncul dalam data atau proses terkait masalah.
  4. Rancang algoritma sederhana (dalam bentuk pseudocode atau diagram alir) untuk menyelesaikan sub-masalah.
  5. Diskusikan hasil dengan kelompok dan siapkan presentasi.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda pahami tentang kata 'masalah'?
  2. Bagaimana cara Anda biasanya menyelesaikan masalah yang rumit?
  3. Pernahkah Anda memecah tugas besar menjadi bagian-bagian kecil? Berikan contohnya!
  4. Menurut Anda, apa hubungan antara berpikir dan komputer?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan dekomposisi masalah, identifikasi pola, dan perancangan algoritma.

Sumatif (akhir): Penilaian presentasi solusi masalah dan hasil LKPD yang mencakup semua pilar berpikir komputasional.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan empat pilar berpikir komputasionalPilar-pilar Berpikir Komputasional2 JPPenalaran Kritis
2Mengidentifikasi dekomposisi dan pola dalam masalahDekomposisi Masalah dan Pengenalan Pola2 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
3Merancang algoritma dan menerapkan abstraksiAbstraksi dan Perancangan Algoritma2 JPKreativitas, Penalaran Kritis
Halaman 8 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Berpikir komputasional adalah kerangka kerja berpikir yang memungkinkan kita memecahkan masalah secara sistematis, seperti yang dilakukan oleh ilmuwan komputer. Keterampilan ini tidak hanya relevan untuk pemrograman, tetapi juga sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari untuk menghadapi tantangan kompleks dengan lebih terstruktur dan efisien. Mari kita pelajari bagaimana menerapkan pola pikir ini.

1. Pengantar Berpikir Komputasional
Berpikir Komputasional (BK) bukan hanya tentang berpikir seperti komputer, melainkan tentang menggunakan cara berpikir yang digunakan oleh ilmuwan komputer untuk memecahkan masalah. Ini adalah keterampilan pemecahan masalah yang kuat, yang melibatkan serangkaian alat dan teknik. BK membantu kita merumuskan masalah, memahami data, dan merancang solusi yang dapat diimplementasikan, baik oleh manusia maupun komputer. Keterampilan ini penting di era digital karena memungkinkan individu untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta dan pemecah masalah yang inovatif.

2. Dekomposisi: Memecah Masalah
Dekomposisi adalah proses memecah masalah yang besar dan kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan lebih mudah dikelola. Setiap bagian yang lebih kecil dapat diselesaikan secara terpisah, dan kemudian digabungkan kembali untuk menyelesaikan masalah aslinya. Misalnya, merencanakan pesta ulang tahun bisa didekomposisi menjadi sub-masalah seperti membuat daftar tamu, memilih lokasi, menyiapkan makanan, dan mengatur hiburan. Setiap sub-masalah ini kemudian dapat ditangani secara individual, membuat tugas keseluruhan menjadi tidak terlalu menakutkan dan lebih terorganisir.

3. Pengenalan Pola: Mencari Kesamaan
Pengenalan pola melibatkan kemampuan untuk mengidentifikasi kesamaan, tren, atau keteraturan dalam data atau masalah. Setelah masalah didekomposisi, kita dapat mencari pola dalam sub-masalah yang berbeda atau dalam data yang terkait. Mengidentifikasi pola membantu kita membuat prediksi dan mengembangkan solusi yang lebih umum dan efisien. Contohnya, saat menyusun jadwal pelajaran, kita mungkin menemukan pola bahwa beberapa mata pelajaran selalu membutuhkan ruang khusus atau guru tertentu, yang kemudian dapat diterapkan untuk optimasi jadwal.

4. Abstraksi: Fokus pada Hal Penting
Abstraksi adalah proses menyembunyikan detail yang tidak perlu dan hanya berfokus pada informasi yang relevan untuk menyelesaikan masalah. Ini membantu kita menyederhanakan masalah dengan mengabaikan aspek-aspek yang tidak penting, sehingga kita dapat melihat gambaran besar. Dalam merancang aplikasi navigasi, abstraksi berarti kita tidak perlu tahu detail teknis mesin mobil, tetapi cukup tahu tujuan, rute, dan kondisi lalu lintas. Dengan abstraksi, kita dapat menciptakan model yang lebih sederhana dan fokus pada inti solusi.

5. Algoritma: Merancang Langkah-langkah
Algoritma adalah serangkaian instruksi langkah-demi-langkah yang jelas dan terstruktur untuk menyelesaikan suatu masalah atau mencapai tujuan tertentu. Setelah masalah didekomposisi, pola diidentifikasi, dan detail tidak penting diabstraksikan, kita dapat merancang algoritma. Algoritma harus spesifik, berurutan, dan menghasilkan output yang diinginkan dari input yang diberikan. Contoh algoritma sederhana adalah resep masakan, di mana setiap langkah harus diikuti secara berurutan untuk menghasilkan hidangan yang diinginkan. Dalam koding, algoritma adalah inti dari setiap program komputer.

6. Penerapan Berpikir Komputasional dalam Kehidupan Sehari-hari
Berpikir komputasional tidak hanya relevan dalam dunia pemrograman, tetapi juga sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Ketika kita merencanakan anggaran bulanan, kita mendekomposisi pengeluaran, mencari pola dalam kebiasaan belanja, mengabstraksi detail kecil yang tidak penting, dan merancang algoritma untuk mengelola keuangan. Begitu pula saat mencari barang hilang, kita secara tidak sadar menggunakan dekomposisi (mencari di area tertentu), pengenalan pola (mengingat di mana terakhir kali melihat), dan algoritma (langkah-langkah sistematis pencarian). Keterampilan ini memberdayakan kita untuk menjadi pemecah masalah yang lebih efektif di berbagai konteks.

Rangkuman: Berpikir komputasional adalah pendekatan sistematis untuk memecahkan masalah menggunakan empat pilar utama: dekomposisi (memecah masalah), pengenalan pola (mencari kesamaan), abstraksi (fokus pada hal penting), dan algoritma (merancang langkah-langkah). Keterampilan ini esensial untuk memecahkan masalah kompleks secara efisien, tidak hanya dalam koding tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, membekali kita dengan pola pikir logis dan terstruktur.

Halaman 9 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
DekomposisiProses memecah masalah besar menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
Pengenalan PolaKemampuan mengidentifikasi kesamaan atau tren dalam data atau masalah.
AbstraksiProses menyembunyikan detail yang tidak perlu dan fokus pada informasi penting.
AlgoritmaSerangkaian instruksi langkah-demi-langkah untuk menyelesaikan suatu masalah.
PseudocodeDeskripsi algoritma yang menggunakan kombinasi bahasa alami dan struktur pemrograman.
Diagram AlirRepresentasi visual dari algoritma atau proses menggunakan simbol-simbol grafis.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, semester, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal identitas Anda: nama dan sekolah.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XPeta Konsep
Berpikir Komputasional untuk Pemecahan MasalahPengantar Berpikir KomputasionalDekomposisi: Memecah MasalahPengenalan Pola: Mencari KesamaanAbstraksi: Fokus pada Hal PentingAlgoritma: Merancang Langkah-langkah
Dari sub-bab Berpikir Komputasional untuk Pemecahan MasalahHalaman 12
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas 10 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah pada Koding dan Kecerdasan Artifisial SMA, Fase E.

Modul Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X SMA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial materi Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah ini gratis?

Ya. Modul Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah untuk kelas X SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah dapat Anda sesuaikan dengan murid Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase E untuk kelas X SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah untuk Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Koding dan Kecerdasan Artifisial ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Koding dan Kecerdasan Artifisial MA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.