Modul Ajar SMA

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMA

2 modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMA untuk kelas X — mulai Algoritma dan Pemrograman Lanjut, dan Berpikir Komputasional untuk Pemecahan Masalah.

2 modul siap pakaiFase E, FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 20 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SMA & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Algoritma dan Pemrograman Lanjut, salah satu materi di daftar bawah yang sudah jadi — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Algoritma dan Pemrograman Lanjut selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SMA ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Koding dan Kecerdasan Artifisial SMA
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Algoritma dan Pemrograman Lanjut
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Algoritma dan Pemrograman Lanjut
Koding dan Kecerdasan Artifisial · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranKoding dan Kecerdasan Artifisial
Fase / KelasE / X
Materi PokokAlgoritma dan Pemrograman Lanjut
Alokasi Waktu2 Pertemuan (4 JP: 2 JP × 45 menit = 90 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep algoritma dan struktur data sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainBerpikir Komputasional dan Algoritma
Rumusan CP FasePada akhir Fase E, peserta didik mampu merancang, mengembangkan, dan mengevaluasi algoritma untuk menyelesaikan masalah komputasi yang kompleks, serta mengimplementasikannya dalam bahasa pemrograman.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualAlgoritma sorting digunakan di banyak aplikasi, seperti mengurutkan daftar nama atau hasil pencarian.
KonseptualAlgoritma dan pemrograman lanjut melibatkan studi tentang efisiensi, kompleksitas, dan struktur data yang lebih kompleks.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah merancang, menulis, dan menguji kode program menggunakan struktur kontrol dan fungsi.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memilih algoritma yang tepat untuk efisiensi dan bagaimana kesalahan dalam logika dapat mempengaruhi hasil program.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang memerlukan algoritma dan pemrograman lanjut dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat merancang flowchart untuk algoritma sorting dan searching dengan runtut.
  3. Melalui praktik pemrograman, peserta didik dapat menulis kode program menggunakan struktur kontrol perulangan dan percabangan dengan benar.
  4. Setelah menyelesaikan proyek sederhana, peserta didik dapat mengimplementasikan fungsi dalam program untuk modularitas secara mandiri.
  5. Dengan pengujian program, peserta didik dapat menemukan dan memperbaiki kesalahan (debugging) dalam kode program secara sistematis.
  6. Melalui presentasi hasil, peserta didik dapat mempresentasikan solusi algoritma dan program yang telah dibuat dengan percaya diri.
Halaman 2 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami algoritma dan pemrograman lanjut memungkinkan peserta didik memecahkan masalah yang lebih kompleks secara efisien dan logis, serta membangun aplikasi yang lebih canggih.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa program yang sama bisa berjalan lebih cepat atau lebih lambat di komputer yang berbeda?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning + praktik
Lintas Disiplin IlmuMatematika: Konsep efisiensi algoritma terkait dengan kompleksitas waktu dan ruang (notasi Big O) dalam matematika diskrit.
Bahasa Indonesia: Kemampuan menyusun argumen logis dan mendokumentasikan kode program dengan jelas dan sistematis.
Ekonomi: Penggunaan algoritma dalam analisis data untuk membuat keputusan bisnis yang lebih baik, seperti optimasi rantai pasokan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas dapat berbagi pengalaman mereka dalam menggunakan atau mengembangkan aplikasi yang membutuhkan algoritma kompleks dalam pekerjaan mereka.
Lingkungan PembelajaranKelas dilengkapi dengan komputer yang terhubung internet dan lingkungan pengembangan terintegrasi (IDE) yang terinstal, serta akses ke platform pembelajaran daring untuk referensi materi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform coding online seperti Replit atau Google Colab untuk praktik pemrograman kolaboratif dan penyimpanan kode proyek secara daring.
Halaman 3 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui studi kasus, peserta didik dapat mengidentifikasi masalah yang memerlukan algoritma dan pemrograman lanjut dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru menanyakan pengalaman peserta didik dalam menggunakan aplikasi yang membutuhkan pengurutan atau pencarian data, seperti daftar kontak di ponsel atau hasil pencarian di mesin pencari, untuk mengaitkan dengan materi.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan memantik diskusi dengan pertanyaan: 'Bagaimana cara aplikasi mengurutkan ribuan data dengan cepat?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan studi kasus berupa video singkat tentang sebuah perusahaan e-commerce yang mengalami kesulitan dalam menampilkan produk terlaris secara real-time karena data yang sangat besar, lalu bertanya: 'Apa masalah utama yang dihadapi perusahaan ini dari sisi pengelolaan data?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (3-4 orang) dan menerima lembar kerja yang berisi skenario masalah dan pertanyaan panduan untuk menganalisis masalah tersebut.
  3. Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mengidentifikasi kebutuhan algoritma dan pemrograman lanjut dalam studi kasus tersebut, mencatat poin-poin penting seperti jenis data, volume data, dan operasi yang dibutuhkan (pengurutan, pencarian).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Guru memberikan beberapa contoh algoritma dasar (misalnya bubble sort, linear search) dan meminta kelompok untuk menganalisis kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam konteks studi kasus yang diberikan.
  2. Setiap kelompok mulai merancang kerangka solusi algoritmik awal untuk masalah di studi kasus, termasuk identifikasi struktur data yang mungkin digunakan dan langkah-langkah umum yang diperlukan.
  3. Peserta didik membuat draf awal flowchart sederhana untuk salah satu bagian solusi yang mereka usulkan, misalnya proses pengurutan data produk, menggunakan simbol-simbol flowchart yang telah dipelajari sebelumnya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis masalah dan draf kerangka solusi algoritmik mereka di depan kelas, menjelaskan mengapa mereka memilih pendekatan tersebut.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik dan pertanyaan konstruktif mengenai presentasi, menyoroti aspek-aspek yang perlu diperbaiki atau dipertimbangkan lebih lanjut.
  3. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan penguatan terhadap konsep-konsep kunci yang muncul selama diskusi dan presentasi, serta mengarahkan peserta didik untuk memikirkan efisiensi algoritma.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pentingnya analisis masalah yang mendalam sebelum merancang algoritma kompleks.
  2. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan memotivasi mereka untuk terus belajar, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas membaca materi tentang struktur kontrol perulangan dan percabangan untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProject Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui praktik pemrograman, peserta didik dapat menulis kode program menggunakan struktur kontrol perulangan dan percabangan dengan benar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran.
  2. Guru mengingatkan kembali tentang pentingnya algoritma yang efisien dan bagaimana struktur kontrol membantu dalam implementasi program, mengaitkan dengan materi sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan mulai membangun solusi nyata dan menekankan pentingnya kolaborasi dan pemecahan masalah, agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru menayangkan contoh program sederhana yang menggunakan perulangan (loop) dan percabangan (conditional statement) lalu bertanya: 'Bagaimana kita bisa membuat program yang lebih interaktif dan cerdas menggunakan konsep ini?'
  2. Guru menjelaskan proyek mini yang akan dikerjakan kelompok: membuat program sederhana yang dapat mengelola daftar data (misalnya daftar nilai siswa atau daftar buku) dengan fitur menambah, mencari, dan menampilkan data, menggunakan Python.
  3. Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk memahami persyaratan proyek dan memecah proyek menjadi tugas-tugas yang lebih kecil, menentukan pembagian peran dalam kelompok.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Setiap kelompok merancang pseudocode dan flowchart detail untuk program mereka, termasuk penggunaan struktur perulangan (misalnya `for` atau `while`) dan percabangan (misalnya `if-else`) yang sesuai.
  2. Menyusun jadwal: Kelompok membuat jadwal kerja singkat untuk penyelesaian proyek, mengidentifikasi milestone penting seperti penulisan fungsi utama dan pengujian awal.
  3. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik mulai menulis kode program Python di lingkungan IDE (misalnya IDLE atau VS Code) sesuai dengan desain yang telah dibuat, berfokus pada implementasi perulangan dan percabangan.
  4. Guru berkeliling kelas, memberikan bimbingan, dan membantu peserta didik yang mengalami kesulitan dalam penulisan sintaks atau logika program, mendorong mereka untuk mencari solusi bersama dalam kelompok.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok melakukan pengujian dasar terhadap program yang telah mereka buat, memasukkan berbagai input untuk memastikan semua fitur (menambah, mencari, menampilkan) berfungsi dengan benar dan menangani kasus tepi.
  2. Peserta didik mendokumentasikan bug atau kesalahan yang ditemukan selama pengujian dan berdiskusi dalam kelompok untuk mencari solusi perbaikannya (debugging), dengan bimbingan guru jika diperlukan.
  3. Mengevaluasi pengalaman: Setiap kelompok mempresentasikan program mini mereka kepada kelompok lain, menjelaskan bagaimana perulangan dan percabangan digunakan, serta tantangan yang dihadapi dan cara mengatasinya.
  4. Guru memimpin diskusi kelas untuk mengevaluasi solusi yang berbeda, menyoroti praktik terbaik dalam penulisan kode dan efisiensi algoritma, serta memberikan penguatan tentang pentingnya pengujian dan debugging.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan pembelajaran tentang implementasi algoritma menggunakan struktur kontrol perulangan dan percabangan dalam bahasa pemrograman.
  2. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan kreativitas peserta didik dalam menyelesaikan proyek, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas refleksi individu mengenai pengalaman belajar hari ini dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKMari Merancang Algoritma!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat merancang flowchart untuk algoritma sorting sederhana dan mengidentifikasi struktur kontrol yang digunakan.

Alat & bahan: Kertas, pensil, penggaris, kartu bergambar (untuk simulasi pengurutan), komputer dengan aplikasi flowchart (opsional).

Langkah kerja:

  1. Telusuri diagram alir berikut untuk tiga pasang nilai p dan l pilihanmu, lalu tuliskan keluarannya pada tabel.
    MulaiMasukkan p dan lK = 2 × (p + l)Tampilkan KSelesai
    Gambar 1. Diagram alir
  2. Amati 5 kartu bergambar berikut dengan nilai acak.
  3. Diskusikan dalam kelompok cara mengurutkan kartu-kartu ini dari nilai terkecil ke terbesar secara manual, catat setiap langkah yang kalian lakukan.
  4. Buatlah flowchart sederhana yang menggambarkan langkah-langkah pengurutan tersebut, pastikan menggunakan simbol yang tepat untuk proses, keputusan, dan input/output.
  5. Identifikasi mana bagian dari flowchart kalian yang menunjukkan struktur kontrol 'perulangan' dan 'percabangan', lalu tuliskan penjelasannya.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang algoritma?
  2. Bisakah Anda memberikan contoh sederhana penggunaan algoritma dalam kehidupan sehari-hari?
  3. Apa perbedaan antara algoritma dan program komputer?
  4. Sebutkan setidaknya dua simbol dalam flowchart dan fungsinya!

Formatif (proses): Asesmen formatif dilakukan melalui observasi partisipasi kelompok dalam diskusi, kelengkapan draf flowchart, dan keaktifan dalam debugging program.

Sumatif (akhir): Asesmen sumatif dilakukan melalui penilaian proyek program mini dan presentasi hasil, serta tes tertulis tentang konsep algoritma dan pemrograman lanjut.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi masalah yang memerlukan algoritma dan pemrograman lanjutAnalisis studi kasus, diskusi kelompok2 JPPenalaran Kritis
2Merancang flowchart untuk algoritma sorting dan searchingDiskusi dan praktik pembuatan flowchart2 JPKreativitas
3Menulis kode program menggunakan struktur kontrol perulangan dan percabanganPraktik pemrograman, proyek mini2 JPKreativitas, Kolaborasi
4Mengimplementasikan fungsi dalam program untuk modularitasPraktik pemrograman, proyek mini2 JPKemandirian, Penalaran Kritis
Halaman 8 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Algoritma dan Pemrograman Lanjut adalah gerbang untuk menciptakan solusi komputasi yang lebih canggih dan efisien. Materi ini akan membawa Anda melampaui dasar-dasar, memperkenalkan Anda pada teknik-teknik yang memungkinkan program Anda menangani data lebih besar, melakukan tugas-tugas kompleks, dan berjalan lebih cepat. Anda akan menjelajahi bagaimana struktur kontrol, fungsi, dan konsep efisiensi menjadi kunci dalam dunia pengembangan perangkat lunak modern.

1. Mengenal Struktur Kontrol Lanjut
Struktur kontrol adalah fondasi logika dalam setiap program. Selain percabangan dasar (if-else), kita akan mendalami perulangan (loop) seperti 'for' dan 'while' yang memungkinkan eksekusi blok kode berulang kali. Perulangan sangat penting untuk memproses daftar data, melakukan iterasi, atau mengulang tindakan sampai suatu kondisi terpenuhi. Memahami cara kerja dan kapan menggunakan masing-masing struktur kontrol ini adalah kunci untuk menulis program yang efektif dan efisien.

2. Fungsi dan Modularitas Program
Fungsi adalah blok kode yang dirancang untuk melakukan tugas tertentu dan dapat digunakan kembali. Dengan memecah program besar menjadi fungsi-fungsi kecil, kita meningkatkan modularitas, membuat kode lebih mudah dibaca, diuji, dan dipelihara. Konsep ini juga mendukung prinsip 'Don't Repeat Yourself' (DRY), mengurangi duplikasi kode. Kita akan belajar cara mendefinisikan fungsi, meneruskan argumen, dan mengembalikan nilai, serta pentingnya dokumentasi fungsi.

3. Algoritma Sorting (Pengurutan)
Algoritma sorting adalah metode untuk mengurutkan elemen-elemen dalam daftar (array atau list) berdasarkan kriteria tertentu, seperti dari nilai terkecil ke terbesar atau abjad. Ada berbagai jenis algoritma sorting, seperti Bubble Sort, Selection Sort, Insertion Sort, dan Merge Sort. Masing-masing memiliki efisiensi yang berbeda dalam hal waktu dan ruang. Memilih algoritma sorting yang tepat sangat penting untuk performa aplikasi, terutama pada data berukuran besar.

4. Algoritma Searching (Pencarian)
Algoritma searching adalah metode untuk menemukan lokasi atau keberadaan suatu elemen dalam struktur data. Dua algoritma pencarian dasar adalah Linear Search dan Binary Search. Linear Search memeriksa setiap elemen secara berurutan, sementara Binary Search bekerja pada data yang sudah terurut dan membagi ruang pencarian menjadi dua pada setiap langkah, sehingga jauh lebih cepat untuk data besar. Pemahaman tentang kedua algoritma ini krusial untuk aplikasi yang membutuhkan fitur pencarian.

5. Debugging dan Pengujian Program
Debugging adalah proses menemukan dan memperbaiki kesalahan (bug) dalam kode program. Ini adalah keterampilan esensial bagi setiap programmer. Kita akan belajar teknik-teknik debugging, seperti menggunakan breakpoint, melacak nilai variabel, dan membaca pesan error. Pengujian program juga sangat penting untuk memastikan bahwa program berfungsi sesuai harapan dalam berbagai skenario. Pengujian dapat dilakukan secara manual atau otomatis, dan membantu menjamin kualitas dan keandalan perangkat lunak.

Rangkuman: Algoritma dan pemrograman lanjut melibatkan penggunaan struktur kontrol seperti perulangan dan percabangan untuk logika program yang kompleks. Fungsi memungkinkan modularitas dan penggunaan kembali kode, meningkatkan efisiensi pengembangan. Algoritma sorting dan searching adalah teknik dasar untuk mengelola dan memproses data secara efisien. Debugging dan pengujian adalah tahapan krusial untuk memastikan kebenaran dan keandalan program yang dibuat. Penguasaan konsep ini membuka jalan untuk pengembangan aplikasi yang lebih canggih.

Halaman 9 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
AlgoritmaUrutan langkah logis untuk menyelesaikan masalah.
FlowchartDiagram yang menggambarkan alur proses atau algoritma.
SintaksAturan penulisan kode dalam bahasa pemrograman.
Perulangan (Loop)Struktur kontrol untuk mengulang blok kode.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Algoritma dan Pemrograman Lanjut" mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Algoritma dan Pemrograman Lanjut — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Kelas X Fase E1 dari 6 siap unduh

6 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X SMA, urut mengajar dari Berpikir Komputasional hingga Pengelolaan Informasi Digital · semester 1: 3, semester 2: 3.

Lihat semuanya →Berpikir KomputasionalSem 1Algoritma dan Pemrograman LanjutModul siap unduh · Word + PDF ber-kopLiterasi dan Etika Kecerdasan ArtifisialSem 1Integrasi Prompt Engineering dan Design Thinking pada Kecerdasan ArtifisialSem 2Kreativitas dan Etika Produksi Konten Media SosialSem 2Pengelolaan Informasi DigitalSem 2

Kelas XI Fase F6 materi · siap dibuatkan

6 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas XI SMA, urut mengajar dari Kreasi Konten Digital dengan Kolaborasi Manusia dan KA hingga Penyelesaian Masalah dengan Rekayasa Model · semester 1: 3, semester 2: 3.

Kreasi Konten Digital dengan Kolaborasi Manusia dan KASem 1Dampak Kecerdasan Artifisial (KA) terhadap KetenagakerjaanSem 1Pemrograman Berorientasi ObjekSem 1Data Encoding dan Integrasi Basis Data dalam AplikasiSem 2Dasar-Dasar Machine Learning dan Natural Language ProcessingSem 2Penyelesaian Masalah dengan Rekayasa ModelSem 2

Kelas XII Fase F8 materi · siap dibuatkan

8 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas XII SMA, urut mengajar dari Desain Sistem Kecerdasan Artifisial hingga Portofolio Proyek Digital · semester 1: 4, semester 2: 4.

Desain Sistem Kecerdasan ArtifisialSem 1Evaluasi dan Pengujian Model KASem 1Integrasi KA dalam Karya DigitalSem 1Tata Kelola dan Regulasi Kecerdasan ArtifisialSem 1Kewirausahaan Berbasis Teknologi DigitalSem 2Proyek Akhir Koding dan Kecerdasan ArtifisialSem 2AI Generatif dan Rekayasa PromptSem 2Portofolio Proyek DigitalSem 2
Peta materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SMA — 20 materi, kelas X sampai XII, modul ajar siap unduh
Contoh sampul modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMA — Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial di SMA

Peta di halaman ini memuat 20 materi Koding dan Kecerdasan Artifisial kelas X sampai XII di SMA, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase E, dan F, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk sekolah di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, mengikuti Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan Standar Proses (Permendikdasmen 1/2026), dengan 8 Dimensi Profil Lulusan.

Di sekolah, Koding dan Kecerdasan Artifisial juga dipanggil KKA, koding, coding, dan coding dan ai — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMA — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial SMA mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMA yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XPeta Konsep
Algoritma dan Pemrograman LanjutMengenal Struktur Kontrol LanjutFungsi dan Modularitas ProgramAlgoritma Sorting (Pengurutan)Algoritma Searching (Pencarian)Debugging dan Pengujian Program
Dari sub-bab Algoritma dan Pemrograman LanjutLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaKoding dan Kecerdasan Artifisial · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Berpikir Komputasional1Algoritma dan Pemrograman Lanjut1Literasi dan Etika Kecerdasan Artifisial2Integrasi Prompt Engineering dan Design Thinking pada Kecerdasan Artifisial2Kreativitas dan Etika Produksi Konten Media Sosial…+1 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDBerpikir KomputasionalAlgoritma dan Pemrograman LanjutLiterasi dan Etika Kecerdasan Artifisial
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial SMA

Apakah modul ajar Koding dan Kecerdasan Artifisial ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Fase apa saja yang tercakup di Koding dan Kecerdasan Artifisial SMA?

Fase E, dan F — kelas X sampai XII. Fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta materi halaman ini.

Apa saja materi Koding dan Kecerdasan Artifisial SMA?

20 materi, urut mengajar dari Berpikir Komputasional hingga Portofolio Proyek Digital. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Koding dan Kecerdasan Artifisial?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Koding dan Kecerdasan Artifisial sering disebut apa lagi?

Nama resminya Koding dan Kecerdasan Artifisial, tetapi di sekolah ia juga dipanggil KKA, koding, coding, coding dan ai. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.