SMAKelas XIFase F

Modul Ajar & RPP Prakarya dan Kewirausahaan Kelas XI
Perancangan produk kerajinan nusantara

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Oslan Gino Abdul, S.Pd · guru SD

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Perancangan produk kerajinan nusantara merupakan proses kreatif yang mengintegrasikan kekayaan budaya, inovasi, dan nilai ekonomi. Dimulai dari identifikasi potensi bahan dan teknik lokal, perumusan ide dan konsep, visualisasi melalui sketsa, hingga pembuatan prototype untuk uji coba. Pentingnya inovasi dan keberlanjutan ditekankan untuk menciptakan produk yang relevan, fungsional, estetis, dan memiliki daya saing di pasar global, sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Perancangan produk kerajinan nusantara
Prakarya dan Kewirausahaan · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Perancangan produk kerajinan nusantara
Prakarya dan Kewirausahaan · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPrakarya dan Kewirausahaan
Fase / KelasF / XI
Materi PokokPerancangan produk kerajinan nusantara
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memahami jenis-jenis kerajinan nusantara dan memiliki dasar kemampuan menggambar atau membuat sketsa sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainKerajinan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi potensi lokal dan global, merancang, memproduksi, serta memasarkan produk kerajinan berbasis kearifan lokal dengan inovasi dan nilai tambah, serta melakukan evaluasi dan pengembangan berkelanjutan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualDesain produk kerajinan nusantara seperti batik, ukiran kayu, anyaman, dan gerabah memiliki kekhasan motif serta teknik yang beragam di setiap daerah.
KonseptualPerancangan produk kerajinan nusantara adalah proses kreatif dan sistematis dalam mengembangkan ide menjadi desain produk yang fungsional, estetis, dan bernilai jual, dengan mempertimbangkan aspek budaya, bahan, teknik, dan target pasar.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah mulai dari identifikasi potensi, eksplorasi ide, pembuatan sketsa, pemilihan bahan dan teknik, hingga prototyping produk kerajinan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bagaimana proses berpikir kreatif dan kritis dapat membantu mereka menciptakan solusi inovatif dalam merancang produk kerajinan yang relevan dengan kebutuhan pasar dan melestarikan budaya.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi potensi bahan dan teknik kerajinan nusantara di lingkungan sekitar dengan tepat.
  2. Merumuskan ide dan konsep perancangan produk kerajinan nusantara yang inovatif dan relevan dengan pasar.
  3. Membuat sketsa dan prototype desain produk kerajinan nusantara sesuai dengan konsep yang telah dirumuskan.
  4. Menyajikan hasil perancangan produk kerajinan nusantara dengan percaya diri dan komunikatif.
  5. Mengevaluasi desain produk kerajinan nusantara berdasarkan kriteria fungsionalitas, estetika, dan keberlanjutan.
Halaman 2 · Perancangan produk kerajinan nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami bahwa perancangan produk kerajinan nusantara bukan hanya tentang menciptakan objek fisik, tetapi juga tentang melestarikan budaya, mengembangkan kreativitas, dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa membuat kerajinan tradisional yang relevan dan menarik bagi generasi muda saat ini, tanpa menghilangkan identitas budayanya?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Memahami nilai estetika, motif, dan makna filosofis dalam kerajinan nusantara, serta teknik-teknik tradisional.
Ekonomi: Menganalisis potensi pasar, biaya produksi, harga jual, dan strategi pemasaran produk kerajinan untuk menciptakan nilai ekonomi.
Sejarah: Melacak asal-usul dan perkembangan kerajinan tertentu serta pengaruh budaya dalam perkembangannya.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berbagi cerita tentang kerajinan tradisional di daerah mereka atau membantu menyediakan bahan bekas yang dapat digunakan untuk prototype.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan praktik membuat sketsa/prototype, dilengkapi akses internet dan fasilitas penunjang seperti papan tulis interaktif atau proyektor.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan platform desain grafis sederhana (misal: Canva, Figma) untuk visualisasi ide, pencarian referensi kerajinan nusantara di Pinterest atau Instagram, serta penggunaan Google Docs untuk kolaborasi penyusunan konsep.
Halaman 3 · Perancangan produk kerajinan nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi potensi bahan dan teknik kerajinan nusantara di lingkungan sekitar dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru mengucapkan salam, memimpin doa, dan mengecek kehadiran. Dilanjutkan dengan apersepsi melalui pertanyaan 'Apa saja kerajinan khas daerah kalian atau daerah lain yang kalian ketahui?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi potensi kerajinan lokal dan pertanyaan pemantik 'Bagaimana kerajinan tradisional bisa menjadi produk modern yang diminati?', memastikan peserta didik sadar akan tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik secara berkelompok mengeksplorasi berbagai jenis kerajinan nusantara melalui tayangan video, gambar, atau studi kasus. Mereka mengidentifikasi bahan, teknik, dan nilai filosofis di balik setiap kerajinan, mengaitkannya dengan potensi yang ada di daerah mereka atau daerah terdekat.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok membuat peta pikiran (mind map) atau daftar potensi bahan baku lokal (misal: bambu, rotan, tanah liat, limbah kain) dan teknik kerajinan tradisional (misal: anyam, ukir, batik, gerabah) yang bisa dikembangkan menjadi produk inovatif, dengan mempertimbangkan ketersediaan dan keberlanjutan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi potensi. Kelompok lain memberikan tanggapan dan umpan balik. Guru memberikan penguatan tentang kekayaan kerajinan nusantara dan pentingnya melestarikan serta mengembangkannya secara inovatif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan potensi kerajinan nusantara yang telah diidentifikasi. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tugas untuk mulai memikirkan ide produk kerajinan yang inovatif. Pertemuan ditutup dengan doa dan motivasi untuk pertemuan selanjutnya yang menggembirakan.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Perancangan produk kerajinan nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Merumuskan ide dan konsep perancangan produk kerajinan nusantara yang inovatif dan relevan dengan pasar.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru membuka pembelajaran dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan menanyakan kembali hasil identifikasi potensi dari pertemuan sebelumnya. Guru mengingatkan tujuan pembelajaran hari ini yaitu merumuskan ide dan konsep produk kerajinan. Guru mengajukan pertanyaan pemantik 'Bagaimana kita bisa mengubah potensi kerajinan menjadi produk yang punya nilai jual dan solusi bagi masalah tertentu?', agar peserta didik berkesadaran terhadap tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik menerima tantangan studi kasus tentang masalah 'Bagaimana menciptakan produk kerajinan yang ramah lingkungan dan diminati remaja?'. Mereka menganalisis masalah, mengidentifikasi kebutuhan pasar, dan mencari inspirasi desain dari berbagai sumber (internet, majalah desain, pameran virtual), mengaitkannya dengan potensi bahan dan teknik yang telah diidentifikasi.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSecara berkelompok, peserta didik berdiskusi untuk merumuskan ide dan konsep produk kerajinan nusantara yang inovatif, fungsional, dan memiliki nilai jual. Mereka membuat deskripsi konsep yang mencakup nama produk, target pasar, bahan utama, teknik yang digunakan, fungsi, keunikan, dan perkiraan biaya produksi sederhana.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitSetiap kelompok mempresentasikan ide dan konsep produk mereka. Guru dan kelompok lain memberikan masukan konstruktif untuk penyempurnaan konsep. Guru menekankan pentingnya riset pasar dan inovasi dalam perancangan produk.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan pentingnya konsep yang matang dalam perancangan produk. Guru memberikan apresiasi dan memberikan tugas untuk mulai membuat sketsa awal berdasarkan konsep yang sudah disempurnakan. Pertemuan diakhiri dengan suasana yang membangun semangat dan motivasi.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Perancangan produk kerajinan nusantara — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Mengembangkan ide dan membuat sketsa awal produk kerajinan nusantara yang inovatif.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Kerjakan langkah secara berurutan dan diskusikan dalam kelompok. 3) Catat temuan di tabel, lalu simpulkan berdasarkan bukti.

Info singkat: Modul ini akan membimbing Anda dalam memahami dan menguasai proses perancangan produk kerajinan nusantara.

Alat & bahan: Kertas gambar, pensil, penghapus, spidol warna, penggaris, referensi gambar kerajinan nusantara (cetak/digital)

Langkah kerja:

  1. Identifikasi 3 potensi bahan dan 2 teknik kerajinan nusantara yang menarik minat kelompok Anda.
  2. Diskusikan masalah atau kebutuhan di sekitar Anda yang dapat diselesaikan dengan produk kerajinan.
  3. Rumuskan minimal 2 ide produk kerajinan yang inovatif, fungsional, dan memiliki nilai jual, berdasarkan identifikasi potensi dan masalah.
  4. Pilih 1 ide terbaik dan buatlah sketsa awal produk dari berbagai sudut pandang (tampak depan, samping, atas).
  5. Berikan deskripsi singkat tentang nama produk, bahan, teknik, fungsi, dan keunikan produk Anda.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Perancangan produk kerajinan nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan 3 jenis kerajinan nusantara yang kalian ketahui!
  2. Menurutmu, apa bedanya kerajinan tradisional dan kerajinan modern?
  3. Pernahkah kamu membuat sketsa atau desain suatu benda? Jika ya, benda apa?
  4. Apa yang membuat suatu produk kerajinan menarik perhatianmu?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, perumusan ide, dan pembuatan sketsa/prototype.

Sumatif (akhir): Penilaian presentasi sketsa dan prototype produk kerajinan nusantara berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Perancangan produk kerajinan nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi potensi bahan dan teknik kerajinan nusantaraIdentifikasi potensi lokal dan global dalam kerajinan2 JPPenalaran Kritis
2Merumuskan ide dan konsep perancangan produk kerajinanEksplorasi ide dan perumusan konsep desain2 JPKreativitas
3Membuat sketsa dan prototype desain produk kerajinanVisualisasi desain dan pembuatan model awal2 JPKolaborasi, Kreativitas
Halaman 8 · Perancangan produk kerajinan nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Modul ini akan membimbing Anda dalam memahami dan menguasai proses perancangan produk kerajinan nusantara. Anda akan diajak untuk mengeksplorasi kekayaan budaya Indonesia, mengembangkan ide-ide inovatif, hingga mampu menciptakan desain produk kerajinan yang tidak hanya indah tetapi juga fungsional dan memiliki nilai jual. Mari bersama melestarikan dan mengembangkan warisan adiluhung bangsa!

1. Mengenal Kerajinan Nusantara: Kekayaan Bahan dan Teknik
Indonesia kaya akan kerajinan tangan yang beragam, mulai dari batik, ukiran kayu, anyaman, gerabah, hingga tenun. Setiap daerah memiliki ciri khas bahan baku seperti bambu, rotan, kayu jati, tanah liat, hingga serat alam. Teknik yang digunakan pun bervariasi, seperti membatik, mengukir, menganyam, menenun, atau membentuk. Memahami potensi bahan dan teknik ini adalah langkah awal dalam merancang produk kerajinan. Misalnya, bambu dapat diolah menjadi berbagai produk anyaman atau furnitur, sedangkan tanah liat menjadi gerabah atau keramik artistik. Kekayaan ini menjadi modal utama untuk inovasi.

2. Proses Perancangan Produk Kerajinan: Dari Ide hingga Konsep
Perancangan produk kerajinan adalah sebuah proses sistematis yang dimulai dari identifikasi masalah atau kebutuhan. Ini melibatkan eksplorasi ide-ide kreatif, riset pasar untuk memahami target konsumen, hingga perumusan konsep yang matang. Konsep desain mencakup aspek fungsionalitas (kegunaan produk), estetika (keindahan), ergonomi (kenyamanan), dan keberlanjutan (dampak lingkungan). Contoh, jika merancang tas dari anyaman, konsepnya harus jelas: untuk siapa, digunakan kapan, bentuknya bagaimana, dan apa yang membuatnya unik dari tas anyaman lainnya.

3. Sketsa dan Prototype: Visualisasi dan Uji Coba Desain
Setelah konsep terbentuk, langkah selanjutnya adalah visualisasi melalui sketsa. Sketsa adalah gambaran awal produk dari berbagai sudut pandang yang membantu mengkomunikasikan ide secara visual. Kemudian, prototype dibuat sebagai model awal produk. Prototype bisa berupa model 2D (gambar detail) atau 3D (maket/model fisik sederhana) yang dibuat dari bahan murah seperti kardus atau kertas. Tujuannya adalah untuk menguji bentuk, ukuran, proporsi, dan fungsionalitas produk sebelum masuk ke tahap produksi sebenarnya. Ini membantu mengidentifikasi kekurangan dan melakukan perbaikan desain.

4. Aspek Inovasi dan Keberlanjutan dalam Desain Kerajinan
Inovasi dalam kerajinan nusantara berarti memberikan sentuhan baru pada produk tradisional, baik dari segi fungsi, bentuk, maupun bahan, agar tetap relevan dan diminati pasar modern. Misalnya, tas batik dengan desain minimalis atau lampu hias dari limbah kayu. Aspek keberlanjutan sangat penting, yaitu memastikan proses produksi dan bahan yang digunakan tidak merusak lingkungan serta mendukung ekonomi lokal. Memilih bahan ramah lingkungan, teknik produksi yang efisien, dan memberdayakan pengrajin lokal adalah contoh praktik keberlanjutan dalam perancangan produk kerajinan.

Rangkuman: Perancangan produk kerajinan nusantara merupakan proses kreatif yang mengintegrasikan kekayaan budaya, inovasi, dan nilai ekonomi. Dimulai dari identifikasi potensi bahan dan teknik lokal, perumusan ide dan konsep, visualisasi melalui sketsa, hingga pembuatan prototype untuk uji coba. Pentingnya inovasi dan keberlanjutan ditekankan untuk menciptakan produk yang relevan, fungsional, estetis, dan memiliki daya saing di pasar global, sekaligus melestarikan warisan budaya bangsa.

Halaman 9 · Perancangan produk kerajinan nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PrototypeModel awal atau contoh produk yang dibuat untuk menguji konsep dan desain.
ErgonomiIlmu yang mempelajari interaksi manusia dengan elemen lain dari suatu sistem, dengan menerapkan teori, prinsip, data, dan metode untuk merancang agar optimal.
Kearifan LokalNilai-nilai luhur yang diwariskan secara turun-temurun dalam suatu masyarakat.
FungsionalitasKemampuan suatu produk untuk menjalankan fungsi atau kegunaannya dengan baik.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Perancangan produk kerajinan nusantara — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Perancangan produk kerajinan nusantara" mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Perancangan produk kerajinan nusantara — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Perancangan produk kerajinan nusantara ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPrakarya dan Kewirausahaan · Kelas XIPeta Konsep
Perancangan produk kerajinan nusantaraMengenal Kerajinan Nusantara: Kekayaan Bahan dan TeknikProses Perancangan Produk Kerajinan: Dari Ide hingga KonsepSketsa dan Prototype: Visualisasi dan Uji Coba DesainAspek Inovasi dan Keberlanjutan dalam Desain Kerajinan
Dari sub-bab Perancangan produk kerajinan nusantaraHalaman 12
Nama sekolah AndaPrakarya dan Kewirausahaan · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPrakarya dan Kewirausahaan · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPrakarya dan Kewirausahaan · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPrakarya dan Kewirausahaan · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPrakarya dan Kewirausahaan · Kelas XIProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiPenalaran kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Semua paketProta
Semua paketPromes Semester 1
Semua paketCP · ATP · KKTP Setahun
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Bukan Perancangan produk kerajinan nusantara yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇

Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Prakarya dan Kewirausahaan kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Perancangan produk kerajinan nusantara pada Prakarya dan Kewirausahaan SMA, Fase F, elemen Kerajinan.

Modul Perancangan produk kerajinan nusantara ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Perancangan produk kerajinan nusantara untuk Prakarya dan Kewirausahaan kelas XI.

Apakah modul ajar Prakarya dan Kewirausahaan materi Perancangan produk kerajinan nusantara ini gratis?

Ya. Modul Perancangan produk kerajinan nusantara untuk kelas XI SMA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Perancangan produk kerajinan nusantara ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Prakarya dan Kewirausahaan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Prakarya dan Kewirausahaan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Perancangan produk kerajinan nusantara ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Perancangan produk kerajinan nusantara dapat Anda sesuaikan dengan murid Prakarya dan Kewirausahaan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Prakarya dan Kewirausahaan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Perancangan produk kerajinan nusantara ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase F untuk kelas XI SMA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Perancangan produk kerajinan nusantara tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Perancangan produk kerajinan nusantara untuk Prakarya dan Kewirausahaan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Perancangan produk kerajinan nusantara ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Prakarya dan Kewirausahaan kelas XI SMA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Perancangan produk kerajinan nusantara beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Prakarya dan Kewirausahaan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Prakarya dan Kewirausahaan ini cocok untuk SMA negeri, swasta, maupun MA?

Ya. Kop, logo, dan nama SMA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MA, pilih jenjang MA saat mengisi borang: materi Perancangan produk kerajinan nusantara yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Prakarya dan Kewirausahaan MA ada di daftar jenjang lain di bawah.

Semua Modul Ajar Prakarya dan Kewirausahaan SMASemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.