SMKKelas XIFase F

Modul Ajar & RPP perpajakan Kelas XI
pph21

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: PPh 21 adalah pajak atas penghasilan orang pribadi di Indonesia, meliputi gaji, upah, dan lainnya. Perhitungannya melibatkan identifikasi subjek, objek, penghasilan bruto, biaya pengurang, PTKP, dan penerapan tarif progresif. Pemahaman yang benar tentang PPh 21 esensial bagi individu dan perusahaan untuk memenuhi kewajiban pajak dan berkontribusi pada pembangunan negara secara sah dan bertanggung jawab.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
pph21
perpajakan · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
pph21
perpajakan · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata Pelajaranperpajakan
Fase / KelasF / XI
Materi Pokokpph21
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + Praktik Simulasi
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memahami konsep dasar perpajakan dan jenis-jenis pajak di Indonesia.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21) adalah pajak yang dikenakan atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain dengan nama dan dalam bentuk apa pun sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan, jasa, dan kegiatan yang dilakukan oleh orang pribadi subjek pajak dalam negeri.
KonseptualKonsep inti PPh 21 melibatkan pemahaman tentang subjek pajak, objek pajak, bukan objek pajak, tarif pajak progresif, dan metode perhitungan PPh 21 untuk berbagai jenis penghasilan.
ProseduralProsedur yang dipelajari meliputi langkah-langkah perhitungan PPh 21, penggunaan PTKP, pengisian SPT PPh 21, dan penyetoran pajak sesuai peraturan perpajakan yang berlaku.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dan pemahaman mendalam terhadap regulasi perpajakan agar dapat menghitung PPh 21 dengan benar dan menghindari sanksi pajak.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi subjek dan objek PPh 21 sesuai peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku.
  2. Menganalisis komponen penghasilan bruto dan biaya pengurang dalam perhitungan PPh 21.
  3. Menghitung PPh 21 atas penghasilan pegawai tetap dengan berbagai status PTKP.
  4. Menghitung PPh 21 atas penghasilan bukan pegawai dan penghasilan lainnya.
  5. Menyusun Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPh 21 dengan benar dan tepat waktu.
  6. Mengaplikasikan perhitungan PPh 21 dalam simulasi kasus nyata secara kolaboratif.
Halaman 2 · pph21 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami PPh 21 bukan hanya tentang menghitung angka, tetapi juga tentang mengelola keuangan pribadi dan perusahaan secara bertanggung jawab, serta berkontribusi pada pembangunan negara melalui kepatuhan pajak.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita memastikan gaji yang kita terima sudah dipotong pajak dengan benar dan apakah kita sudah memenuhi kewajiban pajak sebagai warga negara?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + Praktik Simulasi
Lintas Disiplin IlmuEkonomi Bisnis: Memahami dampak PPh 21 terhadap pendapatan bersih karyawan dan beban biaya perusahaan.
Akuntansi Keuangan: Mengaitkan PPh 21 dengan pencatatan jurnal akuntansi untuk beban gaji dan utang pajak.
Informatika: Menggunakan spreadsheet (Excel) untuk perhitungan PPh 21 yang kompleks dan pengolahan data pegawai.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota keluarga yang bekerja dapat berbagi slip gaji atau pengalaman mereka dengan PPh 21 untuk memperkaya pemahaman praktis peserta didik.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dilengkapi dengan akses internet, proyektor, papan tulis, serta meja dan kursi yang dapat diatur untuk diskusi kelompok; suasana kelas yang terbuka untuk bertanya dan berpendapat.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi e-SPT PPh 21 atau situs web DJP Online untuk simulasi pengisian SPT dan akses ke peraturan perpajakan terbaru secara daring.
Halaman 3 · pph21 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi subjek dan objek PPh 21 sesuai peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku serta menganalisis komponen penghasilan bruto dan biaya pengurang.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Apa yang kalian ketahui tentang gaji dan tunjangan?', kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik 'Siapa saja yang wajib membayar PPh 21 dan atas penghasilan apa saja?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik secara berkelompok mengeksplorasi modul ajar dan sumber daring untuk mengidentifikasi definisi PPh 21, subjek, objek, dan bukan objek PPh 21, serta komponen penghasilan bruto dan biaya pengurang, kemudian mencatat temuan mereka.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok mengerjakan LKPD yang berisi studi kasus sederhana untuk mengklasifikasikan jenis-jenis penghasilan dan pihak-pihak yang termasuk subjek atau objek PPh 21.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok lain memberikan tanggapan, dan guru memberikan penguatan konsep PPh 21, subjek, objek, dan komponen perhitungan awal.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru dan peserta didik menyimpulkan materi hari ini, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan untuk membaca materi selanjutnya, dan menutup dengan doa serta salam penutup yang ceria.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · pph21 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Menghitung PPh 21 atas penghasilan pegawai tetap dengan berbagai status PTKP dan atas penghasilan bukan pegawai serta penghasilan lainnya.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mereviu materi sebelumnya tentang subjek dan objek PPh 21, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik 'Bagaimana status pernikahan dan jumlah tanggungan mempengaruhi besaran PPh 21 yang harus dibayar?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik secara berkelompok menganalisis studi kasus yang lebih kompleks mengenai perhitungan PPh 21 untuk pegawai tetap dengan status PTKP berbeda dan untuk bukan pegawai (misalnya, tenaga ahli atau freelancer) menggunakan referensi peraturan perpajakan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok melakukan simulasi perhitungan PPh 21 berdasarkan studi kasus yang diberikan, mencatat langkah-langkah perhitungan, dan mengidentifikasi potensi kesalahan dalam perhitungan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitKelompok mempresentasikan hasil perhitungan dan analisis mereka, kelompok lain memberikan masukan, dan guru memberikan umpan balik konstruktif serta mengklarifikasi konsep perhitungan PPh 21 yang tepat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru dan peserta didik menyimpulkan metode perhitungan PPh 21, guru memberikan apresiasi dan motivasi, serta memberikan tugas untuk mempersiapkan data diri dan keluarga guna simulasi pengisian SPT di pertemuan berikutnya, kemudian menutup dengan doa dan salam.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · pph21 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi komponen penghasilan dan menghitung PPh 21 untuk berbagai kasus.

Alat & bahan: Modul ajar PPh 21, Undang-Undang PPh, kalkulator, alat tulis, komputer/laptop dengan akses internet

Langkah kerja:

  1. Baca dan pahami studi kasus yang diberikan.
  2. Identifikasi data penghasilan bruto dan komponen pengurang.
  3. Hitung PPh 21 terutang sesuai status PTKP dan tarif berlaku.
  4. Sajikan hasil perhitungan dengan rapi dan jelas.
  5. Diskusikan hasil perhitungan dengan kelompokmu.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · pph21 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang pajak penghasilan?
  2. Siapa saja yang wajib membayar PPh 21?
  3. Apa itu PTKP?
  4. Mengapa PPh 21 penting bagi negara?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, ketepatan identifikasi kasus, dan kelengkapan perhitungan PPh 21 pada LKPD.

Sumatif (akhir): Ujian tulis berupa soal pilihan ganda dan esai terkait perhitungan dan pelaporan PPh 21 serta penilaian proyek simulasi pengisian SPT Masa PPh 21.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · pph21 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi subjek dan objek PPh 21Definisi, Subjek, Objek, dan Bukan Objek PPh 212 JPpenalaran kritis
2Menganalisis komponen penghasilan bruto dan biaya pengurangPenghasilan Bruto, Biaya Jabatan, Iuran Pensiun, PTKP2 JPpenalaran kritis
3Menghitung PPh 21 atas penghasilan pegawai tetap dan bukan pegawaiTarif PPh 21, Perhitungan PPh 21 Pegawai Tetap dan Bukan Pegawai2 JPkolaborasi
4Menyusun SPT Masa PPh 21Formulir SPT Masa PPh 21, Simulasi Pengisian2 JPkreativitas
Halaman 8 · pph21 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Pajak Penghasilan Pasal 21 (PPh 21) adalah salah satu jenis pajak yang paling sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi mereka yang memiliki penghasilan dari pekerjaan. Memahami PPh 21 sangat penting tidak hanya untuk kepatuhan pajak individu, tetapi juga bagi perusahaan dalam memenuhi kewajiban pemotongan dan penyetoran pajaknya. Modul ini akan membimbing Anda memahami seluk-beluk PPh 21 secara komprehensif.

1. Definisi dan Ruang Lingkup PPh 21
PPh 21 adalah pajak atas penghasilan berupa gaji, upah, honorarium, tunjangan, dan pembayaran lain dengan nama dan dalam bentuk apa pun sehubungan dengan pekerjaan atau jabatan, jasa, dan kegiatan yang dilakukan oleh orang pribadi subjek pajak dalam negeri. Ruang lingkupnya mencakup pegawai tetap, pegawai tidak tetap, penerima pensiun, dan bukan pegawai seperti tenaga ahli atau peserta kegiatan. Pemahaman ini krusial untuk menentukan siapa yang dikenai pajak dan atas penghasilan apa saja.

2. Subjek dan Objek PPh 21
Subjek PPh 21 adalah orang pribadi yang menerima atau memperoleh penghasilan yang dipotong PPh 21, sedangkan pemotong PPh 21 adalah pihak pemberi kerja atau penyelenggara kegiatan. Objek PPh 21 meliputi penghasilan yang diterima atau diperoleh sehubungan dengan pekerjaan, jasa, atau kegiatan. Penting untuk membedakan antara objek pajak (misalnya gaji, tunjangan) dan bukan objek pajak (misalnya bantuan natura dari pemerintah, beasiswa tertentu) agar perhitungan tidak keliru.

3. Penghasilan Bruto dan Biaya Pengurang
Penghasilan bruto adalah seluruh penghasilan yang diterima atau diperoleh dalam satu periode pajak. Untuk menghitung PPh 21, penghasilan bruto ini dikurangi dengan biaya-biaya yang diperkenankan oleh undang-undang, seperti biaya jabatan (maksimal Rp 500.000 per bulan atau Rp 6.000.000 per tahun), iuran pensiun, dan iuran Jaminan Hari Tua (JHT) yang dibayar pegawai. Pengurangan ini akan menghasilkan penghasilan neto yang menjadi dasar perhitungan PPh 21.

4. Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)
PTKP adalah batas penghasilan yang tidak dikenakan pajak. Besaran PTKP ditentukan berdasarkan status perkawinan dan jumlah tanggungan. Misalnya, PTKP untuk wajib pajak lajang adalah Rp 54.000.000 per tahun, ditambah Rp 4.500.000 untuk wajib pajak kawin, dan Rp 4.500.000 per tanggungan maksimal 3 orang. PTKP sangat mempengaruhi besaran PPh 21 yang harus dibayar oleh wajib pajak orang pribadi.

5. Tarif PPh 21 dan Perhitungan
Tarif PPh 21 bersifat progresif, artinya semakin besar penghasilan neto, semakin tinggi tarif pajaknya. Lapisan tarif ini diatur dalam UU PPh, dimulai dari 5% untuk penghasilan sampai Rp 60.000.000, 15% untuk penghasilan Rp 60.000.000 hingga Rp 250.000.000, dan seterusnya. Perhitungan PPh 21 melibatkan langkah-langkah mulai dari menentukan penghasilan bruto, mengurangi biaya pengurang, mengurangi PTKP, hingga menerapkan tarif pajak pada Penghasilan Kena Pajak (PKP).

6. PPh 21 untuk Pegawai Tetap dan Bukan Pegawai
Perhitungan PPh 21 untuk pegawai tetap dan bukan pegawai memiliki perbedaan. Pegawai tetap dikenakan PPh 21 atas penghasilan teratur dan tidak teratur, dengan mempertimbangkan PTKP. Sementara itu, bukan pegawai seperti tenaga ahli atau peserta kegiatan, perhitungannya seringkali menggunakan tarif efektif atau tarif proporsional dari penghasilan bruto, tanpa mempertimbangkan PTKP secara langsung, tergantung pada jenis penghasilannya.

7. Pengisian dan Pelaporan SPT Masa PPh 21
Setiap pemotong PPh 21 wajib melaporkan pemotongan dan penyetoran PPh 21 melalui Surat Pemberitahuan (SPT) Masa PPh 21. Pelaporan ini dapat dilakukan secara manual atau elektronik (e-SPT). Pengisian SPT harus akurat dan sesuai dengan bukti potong yang telah diterbitkan. Kepatuhan dalam pelaporan sangat penting untuk menghindari sanksi administrasi dari Direktorat Jenderal Pajak.

Rangkuman: PPh 21 adalah pajak atas penghasilan orang pribadi di Indonesia, meliputi gaji, upah, dan lainnya. Perhitungannya melibatkan identifikasi subjek, objek, penghasilan bruto, biaya pengurang, PTKP, dan penerapan tarif progresif. Pemahaman yang benar tentang PPh 21 esensial bagi individu dan perusahaan untuk memenuhi kewajiban pajak dan berkontribusi pada pembangunan negara secara sah dan bertanggung jawab.

Halaman 9 · pph21 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PPh 21Pajak Penghasilan Pasal 21, pajak atas penghasilan sehubungan dengan pekerjaan atau jasa.
PTKPPenghasilan Tidak Kena Pajak, batas penghasilan yang tidak dikenakan pajak.
Penghasilan BrutoSeluruh penghasilan yang diterima sebelum dikurangi biaya-biaya.
Penghasilan NetoPenghasilan bruto setelah dikurangi biaya-biaya yang diperkenankan.
PKPPenghasilan Kena Pajak, penghasilan neto setelah dikurangi PTKP.
SPT Masa PPh 21Surat Pemberitahuan Masa PPh 21, laporan pemotongan dan penyetoran PPh 21.
Bukti PotongDokumen bukti pemotongan PPh 21 yang diberikan oleh pemotong pajak.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · pph21 — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar perpajakan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "pph21" mata pelajaran perpajakan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · pph21 — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul pph21 ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah Andaperpajakan · Kelas XIPeta Konsep
pph21Definisi dan Ruang Lingkup PPh 21Subjek dan Objek PPh 21Penghasilan Bruto dan Biaya PengurangPenghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP)Tarif PPh 21 dan Perhitungan
Dari sub-bab pph21Halaman 12
Nama sekolah Andaperpajakan · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah Andaperpajakan · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah Andaperpajakan · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah Andaperpajakan · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah Andaperpajakan · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran kritisKolaborasiKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar perpajakan kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi pph21 pada perpajakan SMK, Fase F.

Modul pph21 ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul pph21 untuk perpajakan kelas XI.

Apakah modul ajar perpajakan materi pph21 ini gratis?

Ya. Modul pph21 untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar pph21 ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas perpajakan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul perpajakan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul pph21 ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan pph21 dapat Anda sesuaikan dengan murid perpajakan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar perpajakan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul pph21 ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi pph21 tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas pph21 untuk perpajakan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul pph21 ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh perpajakan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar pph21 beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap perpajakan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul perpajakan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi pph21 disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar perpajakan SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.