Modul Ajar & RPP Kemuhammadiyahan Kelas VIII
Majelis dan Lembaga Muhammadiyah
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Kemuhammadiyahan |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Majelis dan Lembaga Muhammadiyah |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik studi kasus |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memahami struktur dasar organisasi dan pentingnya berorganisasi dalam Islam. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Muhammadiyah memiliki berbagai Majelis (badan pembantu pimpinan yang menjalankan program) dan Lembaga (badan pembantu pimpinan yang menjalankan fungsi khusus) yang berperan dalam berbagai bidang kehidupan seperti pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi. |
| Konseptual | Majelis dan Lembaga adalah struktur operasional dalam Muhammadiyah yang berfungsi sebagai pelaksana amanat Musyawarah dan Pimpinan dalam bidang masing-masing untuk mewujudkan tujuan Muhammadiyah. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari cara kerja, peran, dan kontribusi Majelis dan Lembaga Muhammadiyah melalui studi kasus dan identifikasi program nyata. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bagaimana pemahaman tentang Majelis dan Lembaga Muhammadiyah dapat meningkatkan partisipasi aktif mereka dalam dakwah Islam dan pembangunan masyarakat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menganalisis definisi dan perbedaan antara Majelis dan Lembaga Muhammadiyah dengan tepat.
- Mengidentifikasi contoh-contoh Majelis dan Lembaga Muhammadiyah beserta bidang kerjanya secara akurat.
- Menjelaskan peran strategis Majelis dan Lembaga dalam mencapai tujuan Muhammadiyah.
- Merumuskan ide program sederhana yang relevan dengan salah satu Majelis atau Lembaga Muhammadiyah di lingkungan sekitar.
- Mempresentasikan hasil identifikasi dan rumusan ide program Majelis atau Lembaga Muhammadiyah dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami peran dan fungsi Majelis serta Lembaga Muhammadiyah akan membantu peserta didik mengidentifikasi kontribusi Muhammadiyah dalam masyarakat dan menumbuhkan kesadaran untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan dakwah amar ma'ruf nahi munkar.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana Muhammadiyah dapat memiliki begitu banyak sekolah, rumah sakit, dan panti asuhan di seluruh Indonesia?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik studi kasus |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan: Memahami peran organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan nasional dan partisipasi warga negara. Bahasa Indonesia: Keterampilan menulis laporan, presentasi lisan, dan analisis teks studi kasus. Seni Budaya: Mendesain poster atau infografis ide program secara kreatif dan menarik. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau tokoh Muhammadiyah setempat dapat diundang untuk berbagi pengalaman tentang keterlibatan mereka dalam Majelis atau Lembaga Muhammadiyah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang dilengkapi akses internet, papan tulis interaktif, dan penataan meja kelompok yang fleksibel mendukung kolaborasi dan presentasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform presentasi online (misalnya Canva, Google Slides) untuk membuat poster ide program dan video pendek tentang kegiatan Majelis/Lembaga Muhammadiyah sebagai bahan studi kasus. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menganalisis definisi dan perbedaan antara Majelis dan Lembaga Muhammadiyah dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa sesuai HPT Muhammadiyah, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan organisasi di sekolah, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa bedanya organisasi formal seperti sekolah kita dengan organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dibagi kelompok, menerima kartu informasi berisi definisi, contoh, dan karakteristik Majelis atau Lembaga. Mereka berdiskusi untuk menemukan perbedaan dan persamaan dari informasi yang diberikan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat peta konsep atau diagram Venn yang membandingkan Majelis dan Lembaga Muhammadiyah berdasarkan informasi yang mereka temukan dan mengidentifikasi contoh nyata. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan penguatan dan meluruskan konsep yang kurang tepat. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik dan guru menyimpulkan definisi dan perbedaan Majelis-Lembaga. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, memberikan pengantar materi pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Studi Kasus Kolaboratif |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mengidentifikasi contoh-contoh Majelis dan Lembaga Muhammadiyah beserta bidang kerjanya secara akurat dan menjelaskan peran strategis Majelis dan Lembaga dalam mencapai tujuan Muhammadiyah. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru memulai dengan salam dan doa, presensi, mengulas singkat materi sebelumnya tentang perbedaan Majelis dan Lembaga, dan menyampaikan tujuan pembelajaran bahwa hari ini akan mendalami peran spesifik Majelis dan Lembaga. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dalam kelompok menganalisis studi kasus singkat (teks atau video) tentang program nyata yang dijalankan oleh Majelis atau Lembaga Muhammadiyah (misal: Rumah Sakit Muhammadiyah oleh Majelis Pelayanan Sosial, program sekolah oleh Majelis Dikdasmen PNF). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengidentifikasi Majelis/Lembaga yang terlibat dalam studi kasus, menjelaskan peran mereka, dan menganalisis bagaimana program tersebut berkontribusi pada pencapaian tujuan Muhammadiyah, lalu menuangkannya dalam lembar kerja. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Kelompok mempresentasikan hasil analisis studi kasus mereka. Guru dan peserta didik lain memberikan pertanyaan dan umpan balik konstruktif. Guru menguatkan pemahaman tentang peran strategis Majelis dan Lembaga. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik melakukan refleksi singkat tentang pentingnya Majelis dan Lembaga. Guru memberikan apresiasi, memberikan tugas awal untuk pertemuan berikutnya (mencari isu di lingkungan), dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi, menganalisis, dan merumuskan ide program terkait Majelis dan Lembaga Muhammadiyah.
Alat & bahan: Kertas HVS/karton, spidol/pensil warna, gunting, lem, kartu informasi Majelis/Lembaga, studi kasus (teks/video), gawai (opsional)
Langkah kerja:
- Bentuklah kelompok yang terdiri dari 4-5 orang.
- Diskusikan kartu informasi dan studi kasus yang diberikan guru, identifikasi Majelis/Lembaga yang relevan.
- Buatlah peta konsep atau daftar peran dan fungsi Majelis/Lembaga tersebut.
- Rumuskan ide program sederhana yang relevan dengan Majelis/Lembaga pilihan kelompok Anda, sertakan tujuan dan langkah singkat.
- Buatlah poster atau infografis ide program kelompok Anda untuk dipresentasikan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang organisasi Muhammadiyah?
- Menurutmu, mengapa sebuah organisasi besar seperti Muhammadiyah perlu memiliki banyak bagian atau divisi?
- Pernahkah kamu mendengar tentang Majelis atau Lembaga di Muhammadiyah? Sebutkan jika pernah!
- Apa perbedaan antara 'majelis' dan 'lembaga' secara umum?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, kelengkapan dan ketepatan peta konsep/diagram Venn, analisis studi kasus, serta kreativitas dan relevansi ide program.
Sumatif (akhir): Penilaian poster/infografis ide program dan presentasi kelompok berdasarkan rubrik yang telah ditetapkan.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menganalisis definisi dan perbedaan antara Majelis dan Lembaga Muhammadiyah dengan tepat. | Definisi, karakteristik, dan perbedaan Majelis-Lembaga. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Mengidentifikasi contoh-contoh Majelis dan Lembaga Muhammadiyah beserta bidang kerjanya secara akurat dan menjelaskan peran strategis Majelis dan Lembaga dalam mencapai tujuan Muhammadiyah. | Contoh Majelis dan Lembaga, studi kasus program Muhammadiyah, peran strategis. | 2 JP | kewargaan, kolaborasi |
| 3 | Merumuskan ide program sederhana yang relevan dengan salah satu Majelis atau Lembaga Muhammadiyah di lingkungan sekitar dan mempresentasikan hasil identifikasi dan rumusan ide program Majelis atau Lembaga Muhammadiyah dengan percaya diri. | Identifikasi isu lingkungan, perumusan ide program, presentasi. | 2 JP | kreativitas, komunikasi |
Muhammadiyah sebagai gerakan Islam dakwah amar ma'ruf nahi munkar dan tajdid, memiliki struktur organisasi yang kokoh untuk menjalankan berbagai programnya. Salah satu pilar penting dalam struktur ini adalah Majelis dan Lembaga. Keduanya adalah badan pembantu pimpinan yang memiliki peran spesifik dan strategis dalam mewujudkan cita-cita Muhammadiyah untuk masyarakat berkemajuan.
1. 1. Pengertian Majelis Muhammadiyah
Majelis adalah badan pembantu Pimpinan Persyarikatan yang berfungsi sebagai pelaksana program dan kebijakan Persyarikatan dalam bidang tertentu. Majelis bersifat permanen dan memiliki tugas yang sangat strategis dalam operasional Muhammadiyah. Contoh Majelis: Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Majelis Dikdasmen PNF) yang mengelola sekolah dan madrasah; Majelis Tarjih dan Tajdid yang mengkaji dan merumuskan fatwa keagamaan; serta Majelis Pelayanan Sosial yang menangani panti asuhan dan rumah sakit.
2. 2. Pengertian Lembaga Muhammadiyah
Lembaga adalah badan pembantu Pimpinan Persyarikatan yang berfungsi sebagai pelaksana fungsi tertentu Persyarikatan. Berbeda dengan Majelis yang fokus pada program, Lembaga lebih fokus pada fungsi khusus. Lembaga juga bersifat permanen. Contoh Lembaga: Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) yang mengelola dana zakat; Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik yang mengkaji isu-isu strategis; serta Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) yang bertugas memperkuat struktur di tingkat bawah.
3. 3. Perbedaan Mendasar Majelis dan Lembaga
Perbedaan utama terletak pada fokus kerjanya. Majelis lebih berorientasi pada pelaksanaan 'program' dalam satu bidang garapan (misal: program pendidikan oleh Majelis Dikdasmen PNF). Sedangkan Lembaga lebih berorientasi pada pelaksanaan 'fungsi' tertentu yang bisa lintas bidang (misal: fungsi pengumpulan dan penyaluran zakat oleh LAZISMU). Keduanya sama-sama penting dan saling melengkapi dalam menjalankan roda organisasi Muhammadiyah.
4. 4. Contoh-contoh Majelis Muhammadiyah dan Bidang Kerjanya
Beberapa contoh Majelis penting meliputi: Majelis Tabligh (dakwah dan pengajian), Majelis Kesehatan (pelayanan kesehatan dan rumah sakit), Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (pengembangan UMKM dan ekonomi umat), Majelis Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (isu lingkungan dan mitigasi bencana), dan Majelis Pustaka dan Informasi (pengelolaan media dan literasi).
5. 5. Contoh-contoh Lembaga Muhammadiyah dan Bidang Kerjanya
Beberapa contoh Lembaga penting meliputi: Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional (LHIK), Lembaga Pembinaan Haji dan Umrah (LPHU), Lembaga Pengembangan Pesantren (LPP), Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO), dan Lembaga Penanggulangan Bencana (LPB) atau Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) yang merupakan lembaga otonom di bawah koordinasi Majelis Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana.
6. 6. Peran Strategis dalam Mencapai Tujuan Muhammadiyah
Majelis dan Lembaga adalah ujung tombak Muhammadiyah dalam mewujudkan tujuan 'menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya'. Mereka menerjemahkan cita-cita besar ini menjadi program dan kegiatan nyata yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, hingga dakwah keagamaan. Tanpa Majelis dan Lembaga, Muhammadiyah tidak akan mampu berkiprah seluas dan sedalam sekarang.
Rangkuman: Majelis dan Lembaga adalah dua pilar penting dalam struktur organisasi Muhammadiyah yang berfungsi sebagai badan pembantu pimpinan. Majelis fokus pada pelaksanaan program di bidang tertentu, sedangkan Lembaga fokus pada pelaksanaan fungsi khusus. Keduanya bekerja secara sinergis untuk mewujudkan tujuan Muhammadiyah dalam menegakkan dan menjunjung tinggi Agama Islam demi terwujudnya masyarakat Islam yang sebenar-benarnya melalui berbagai amal usaha.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Majelis | Badan pembantu pimpinan yang menjalankan program dan kebijakan Persyarikatan dalam bidang tertentu. |
| Lembaga | Badan pembantu pimpinan yang menjalankan fungsi tertentu Persyarikatan. |
| Persyarikatan | Istilah resmi untuk organisasi Muhammadiyah. |
| Amar Ma'ruf Nahi Munkar | Menyeru kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. |
| Tajdid | Pembaharuan dalam berpikir dan bertindak sesuai dengan ajaran Islam. |
| HPT Muhammadiyah | Himpunan Putusan Tarjih Muhammadiyah, pedoman hukum Islam bagi warga Muhammadiyah. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Majelis dan Lembaga Muhammadiyah" mata pelajaran Kemuhammadiyahan Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Majelis dan Lembaga Muhammadiyah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Kemuhammadiyahan Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh
Struktur Organisasi MuhammadiyahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopOrtom Muhammadiyah (IPM, HW, Tapak Suci, NA)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap4 materi · siap dibuatkan
Aisyiyah dan PerannyaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKepribadian MuhammadiyahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisOrganisasi Otonom MuhammadiyahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMuhammadiyah dan KebangsaanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Kemuhammadiyahan kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Majelis dan Lembaga Muhammadiyah pada Kemuhammadiyahan SMP, Fase D.
Modul Majelis dan Lembaga Muhammadiyah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Kemuhammadiyahan kelas VIII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Kemuhammadiyahan materi Majelis dan Lembaga Muhammadiyah ini gratis?
Ya. Modul Majelis dan Lembaga Muhammadiyah untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Majelis dan Lembaga Muhammadiyah ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Kemuhammadiyahan kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Kemuhammadiyahan kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Majelis dan Lembaga Muhammadiyah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Majelis dan Lembaga Muhammadiyah dapat Anda sesuaikan dengan murid Kemuhammadiyahan kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Kemuhammadiyahan kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Majelis dan Lembaga Muhammadiyah ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Majelis dan Lembaga Muhammadiyah tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Majelis dan Lembaga Muhammadiyah untuk Kemuhammadiyahan kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Majelis dan Lembaga Muhammadiyah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Kemuhammadiyahan kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Majelis dan Lembaga Muhammadiyah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Kemuhammadiyahan kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Kemuhammadiyahan ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Majelis dan Lembaga Muhammadiyah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.