Modul Ajar & RPP Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis Kelas VII
Tajwid: Hukum Nun Mati dan Tanwin
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Tajwid: Hukum Nun Mati dan Tanwin |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik mampu membaca Al-Qur'an dengan lancar, meskipun belum memahami kaidah tajwid secara mendalam. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Banyak ayat Al-Qur'an mengandung huruf nun mati atau tanwin yang bertemu dengan huruf hijaiyah lainnya. |
| Konseptual | Hukum nun mati dan tanwin adalah kaidah tajwid yang mengatur cara membaca nun mati atau tanwin ketika bertemu dengan huruf hijaiyah tertentu, dibagi menjadi izhar, idgham, iqlab, dan ikhfa. |
| Prosedural | Mempelajari cara mengidentifikasi nun mati atau tanwin, menentukan hukumnya berdasarkan huruf setelahnya, dan melafalkan bacaan sesuai kaidah yang benar. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya memahami tajwid untuk membaca Al-Qur'an dengan benar dan merenungkan upaya terbaik dalam menguasai kaidah ini. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi pengertian nun mati dan tanwin dengan tepat.
- Menjelaskan macam-macam hukum nun mati dan tanwin (izhar, idgham, iqlab, ikhfa) beserta huruf-hurufnya.
- Menganalisis contoh-contoh hukum nun mati dan tanwin dalam ayat Al-Qur'an dengan benar.
- Menerapkan hukum nun mati dan tanwin dalam bacaan Al-Qur'an secara tartil.
- Menunjukkan sikap teliti dan cermat dalam membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid.
Pemahaman bermakna: Memahami hukum nun mati dan tanwin esensial untuk membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, sehingga makna ayat dapat tersampaikan dan pahala berinteraksi dengan Al-Qur'an semakin sempurna.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian merasa bingung mengapa terkadang nun mati atau tanwin dibaca jelas, terkadang melebur, atau bahkan berubah bunyi?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menganalisis struktur kalimat dan makna kata dalam ayat yang dibaca untuk memahami konteks tajwid. Pendidikan Pancasila: Menumbuhkan sikap toleransi dan saling menghargai dalam berinteraksi dengan Al-Qur'an sebagai kitab suci agama lain. Seni Budaya: Menghargai keindahan seni kaligrafi Arab pada mushaf yang menampilkan huruf-huruf hijaiyah. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk mendukung anak berlatih membaca Al-Qur'an di rumah dan sesekali mendengarkan bacaan anak untuk memberikan semangat. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan praktik membaca, dengan ketersediaan mushaf Al-Qur'an atau aplikasi Al-Qur'an di gawai. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi Al-Qur'an digital yang dilengkapi fitur tajwid berwarna atau audio bacaan qari' untuk membantu visualisasi dan pendengaran bacaan yang benar. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi pengertian nun mati dan tanwin dengan tepat dan menjelaskan macam-macam hukum nun mati dan tanwin (izhar, idgham, iqlab, ikhfa) beserta huruf-hurufnya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan membacakan beberapa ayat pendek yang mengandung nun mati/tanwin, kemudian menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk menumbuhkan rasa ingin tahu peserta didik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil, masing-masing diberikan potongan ayat Al-Qur'an dan diminta mengamati serta mengidentifikasi perbedaan bunyi nun mati atau tanwin yang bertemu huruf berbeda, lalu mencari tahu konsep dasar nun mati dan tanwin serta macam-macam hukumnya melalui bahan ajar dan diskusi kelompok. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat peta konsep atau mind map tentang hukum nun mati dan tanwin, mencakup pengertian, macam-macam, dan huruf-hurufnya, serta menandai contoh-contoh sederhana yang mereka temukan dalam potongan ayat yang diberikan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya, kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan umpan balik, meluruskan pemahaman, dan menguatkan konsep dasar hukum nun mati dan tanwin. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi pertemuan ini, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, serta memberikan motivasi untuk terus semangat belajar Al-Qur'an dan menginformasikan materi untuk pertemuan berikutnya, ditutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis contoh-contoh hukum nun mati dan tanwin dalam ayat Al-Qur'an dengan benar dan menunjukkan sikap teliti dan cermat dalam membaca Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, mengecek kehadiran, mengulas singkat materi pertemuan sebelumnya, dan mengaitkannya dengan pentingnya ketelitian dalam membaca Al-Qur'an. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan skenario aktivitas problem-based learning. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik disajikan beberapa 'kasus' atau potongan ayat Al-Qur'an yang sengaja ditulis tanpa harakat atau dengan harakat yang samar pada bagian nun mati/tanwin. Mereka diminta secara berkelompok untuk menganalisis setiap kasus, mengidentifikasi hukum nun mati/tanwin yang terkandung, dan menjelaskan alasannya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok bekerja sama mencari dan menandai minimal 5 contoh hukum nun mati dan tanwin dari surah pendek pilihan (misal: Al-Fatihah, An-Nas, Al-Falaq, Al-Ikhlas) di mushaf Al-Qur'an, kemudian menuliskan contoh tersebut, hukumnya, dan alasan hukumnya dalam LKPD yang disediakan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Beberapa kelompok mempresentasikan hasil analisis dan temuan contoh ayatnya. Kelompok lain memberikan masukan dan guru memberikan penguatan, menjelaskan secara detail contoh-contoh yang masih kurang tepat, serta menekankan pentingnya ketelitian dalam mengidentifikasi hukum tajwid. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan tentang pentingnya analisis tajwid, memberikan apresiasi atas kerja keras mereka, dan mengingatkan untuk selalu teliti. Guru memberikan motivasi untuk membiasakan membaca Al-Qur'an dengan tartil dan menyampaikan agenda praktik pada pertemuan selanjutnya, ditutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi dan menganalisis hukum nun mati dan tanwin dalam ayat Al-Qur'an.
Alat & bahan: Mushaf Al-Qur'an, alat tulis, lembar kerja
Langkah kerja:
- Bacalah potongan ayat Al-Qur'an yang tersedia dengan cermat.
- Cari dan lingkari setiap nun mati atau tanwin yang kalian temukan.
- Identifikasi huruf hijaiyah yang bertemu setelah nun mati atau tanwin tersebut.
- Tentukan hukum tajwidnya (izhar, idgham, iqlab, atau ikhfa) dan tuliskan alasannya.
- Diskusikan hasil temuan kalian dengan kelompok.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Bisakah kalian menyebutkan contoh nun mati?
- Apa yang kalian ketahui tentang tanwin?
- Pernahkah kalian mendengar istilah tajwid?
- Coba baca satu ayat pendek Al-Qur'an yang kalian hafal!
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan serta ketepatan pengerjaan LKPD.
Sumatif (akhir): Tes praktik membaca Al-Qur'an yang mengandung hukum nun mati dan tanwin serta tes tulis pilihan ganda dan esai.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi pengertian nun mati dan tanwin dengan tepat. | Pengertian nun mati dan tanwin. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menjelaskan macam-macam hukum nun mati dan tanwin (izhar, idgham, iqlab, ikhfa) beserta huruf-hurufnya. | Macam-macam hukum nun mati dan tanwin beserta hurufnya. | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
| 3 | Menganalisis contoh-contoh hukum nun mati dan tanwin dalam ayat Al-Qur'an dengan benar. | Contoh-contoh hukum nun mati dan tanwin dalam Al-Qur'an. | 2 JP | Penalaran Kritis, Keimanan dan Ketakwaan |
Membaca Al-Qur'an adalah ibadah yang mulia, dan untuk meraih kesempurnaan pahalanya, kita dituntut untuk membacanya sesuai dengan kaidah tajwid. Salah satu kaidah dasar yang sangat penting adalah hukum nun mati dan tanwin. Dengan memahami dan menerapkan hukum ini, bacaan Al-Qur'an kita akan menjadi lebih benar, indah, dan sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad ﷺ.
1. Pengertian Nun Mati dan Tanwin
Nun mati (نْ) adalah huruf nun yang tidak berharakat, artinya tidak berfathah, kasrah, atau dhammah. Sedangkan tanwin adalah nun mati yang tersembunyi (tersimpan) dalam bunyi harakat rangkap (fathatain ً , kasratain ٍ , atau dhammatain ٌ ). Baik nun mati maupun tanwin memiliki hukum bacaan khusus ketika bertemu dengan huruf-huruf hijaiyah tertentu dalam Al-Qur'an. Contoh nun mati: مِنْ (min), Contoh tanwin: قَوْمٍ (qaumin).
2. Hukum Izhar Halqi
Izhar Halqi (إظهار حلقي) artinya jelas atau terang. Hukum ini berlaku jika nun mati (نْ) atau tanwin (ً ٍ ٌ) bertemu dengan salah satu dari enam huruf hijaiyah yang keluar dari tenggorokan (huruf halqi), yaitu: ء (hamzah), ه (ha), ع (ain), ح (ha'), غ (ghain), خ (kha'). Cara membacanya adalah nun mati atau tanwin dilafalkan dengan jelas tanpa dengung (ghunnah).
3. Hukum Idgham
Idgham (إدغام) artinya memasukkan atau meleburkan. Idgham dibagi menjadi dua: Idgham Bi Ghunnah dan Idgham Bila Ghunnah. Idgham Bi Ghunnah terjadi jika nun mati atau tanwin bertemu huruf ي (ya), ن (nun), م (mim), و (wawu). Cara membacanya dileburkan dengan dengung. Idgham Bila Ghunnah terjadi jika nun mati atau tanwin bertemu huruf ل (lam) atau ر (ra). Cara membacanya dileburkan tanpa dengung.
4. Hukum Iqlab
Iqlab (إقلاب) artinya mengubah atau menukar. Hukum ini berlaku jika nun mati (نْ) atau tanwin (ً ٍ ٌ) bertemu dengan huruf ب (ba). Cara membacanya adalah bunyi nun mati atau tanwin diubah menjadi bunyi mim mati (مْ) yang disertai dengung samar selama dua harakat, kemudian disambung dengan huruf ba. Contoh: مِۢنْ بَعْدِ (mim ba'di).
5. Hukum Ikhfa' Haqiqi
Ikhfa' Haqiqi (إخفاء حقيقي) artinya menyamarkan. Hukum ini berlaku jika nun mati (نْ) atau tanwin (ً ٍ ٌ) bertemu dengan 15 huruf hijaiyah selain huruf izhar, idgham, dan iqlab. Huruf-huruf tersebut adalah ت ث ج د ذ ز س ش ص ض ط ظ ف ق ك. Cara membacanya adalah nun mati atau tanwin disamarkan atau disembunyikan antara bunyi izhar dan idgham, disertai dengung (ghunnah) yang keluar dari hidung.
6. Pentingnya Mempelajari Tajwid
Mempelajari tajwid, termasuk hukum nun mati dan tanwin, adalah fardhu kifayah. Namun, membaca Al-Qur'an dengan tajwid yang benar adalah fardhu 'ain bagi setiap Muslim yang ingin membaca Al-Qur'an. Dengan tajwid yang benar, kita dapat menghindari kesalahan fatal dalam membaca Al-Qur'an (lahn jali) yang dapat mengubah makna ayat, serta menjaga keindahan dan keautentikan bacaan Al-Qur'an.
Rangkuman: Hukum nun mati dan tanwin adalah kaidah dasar tajwid yang mengatur cara membaca nun mati atau tanwin ketika bertemu huruf hijaiyah. Ada empat hukum utama: Izhar Halqi (jelas), Idgham (melebur dengan/tanpa dengung), Iqlab (berubah menjadi mim), dan Ikhfa' Haqiqi (samar). Memahami dan menerapkan hukum ini sangat penting untuk membaca Al-Qur'an secara tartil dan benar, sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Tajwid | Ilmu tentang cara membaca Al-Qur'an dengan benar. |
| Nun Mati | Huruf nun yang tidak memiliki harakat (نْ). |
| Tanwin | Nun mati yang tersembunyi dalam harakat rangkap (ً ٍ ٌ). |
| Izhar Halqi | Membaca nun mati/tanwin dengan jelas tanpa dengung. |
| Idgham | Meleburkan nun mati/tanwin ke huruf berikutnya. |
| Iqlab | Mengubah bunyi nun mati/tanwin menjadi mim mati. |
| Ikhfa' Haqiqi | Menyamarkan bunyi nun mati/tanwin dengan dengung. |
| Ghunnah | Dengung yang keluar dari rongga hidung saat membaca huruf tertentu. |
| Tartil | Membaca Al-Qur'an secara perlahan, tenang, dan sesuai tajwid. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Tajwid: Hukum Nun Mati dan Tanwin" mata pelajaran Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Tajwid: Hukum Nun Mati dan Tanwin yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh
Semester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Hadis Akhlak RemajaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTadarus dan TartilBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKandungan Surah Pilihan Juz 30Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis di kelas lain
Tajwid: Mad dan WaqafPendidikan Al-Qur'an dan Hadis Kelas VIII SMPLihat semua Modul Ajar Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Tajwid: Hukum Nun Mati dan Tanwin pada Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis SMP, Fase D.
Modul Tajwid: Hukum Nun Mati dan Tanwin ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis materi Tajwid: Hukum Nun Mati dan Tanwin ini gratis?
Ya. Modul Tajwid: Hukum Nun Mati dan Tanwin untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Tajwid: Hukum Nun Mati dan Tanwin ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Tajwid: Hukum Nun Mati dan Tanwin ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Tajwid: Hukum Nun Mati dan Tanwin dapat Anda sesuaikan dengan murid Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Tajwid: Hukum Nun Mati dan Tanwin ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Tajwid: Hukum Nun Mati dan Tanwin tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Tajwid: Hukum Nun Mati dan Tanwin untuk Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Tajwid: Hukum Nun Mati dan Tanwin ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Tajwid: Hukum Nun Mati dan Tanwin beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Pendidikan Al-Qur'an dan Hadis ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Tajwid: Hukum Nun Mati dan Tanwin yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.