Modul Ajar & RPP SKI Kelas X
Dakwah Nabi Periode Makkah dan Madinah
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
- 💚Panca Cinta: cinta Allah & Rasul-Nya, ilmu, lingkungan, diri & sesama, tanah air
📜 Dasar: KMA 1503/2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kepdirjen Pendis 6077/2025
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | SKI |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Dakwah Nabi Periode Makkah dan Madinah |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik simulasi |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami sekilas tentang sejarah Nabi Muhammad SAW dan beberapa peristiwa penting di masa awal Islam. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Dakwah Nabi Muhammad SAW dimulai secara sembunyi-sembunyi di Makkah, menghadapi penolakan keras, hingga kemudian hijrah ke Madinah dan membangun masyarakat Islam yang kuat. |
| Konseptual | Prinsip dakwah Nabi Muhammad SAW meliputi kesabaran, strategi bertahap, keteladanan, dan adaptasi terhadap kondisi sosial dan politik. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah dakwah Nabi Muhammad SAW di Makkah dan Madinah, menganalisis tantangan dan strategi yang digunakan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari bagaimana strategi dakwah yang efektif dan kesabaran dapat membawa perubahan besar, serta relevansinya dalam konteks dakwah masa kini. |
Materi Insersi KBC — Integrasi Panca Cinta:
| 1. Cinta Allah dan Rasul-Nya | Mempelajari perjuangan Nabi Muhammad SAW dalam menyebarkan ajaran tauhid dan berserah diri kepada Allah SWT, menumbuhkan rasa cinta yang mendalam kepada-Nya dan Rasul-Nya. |
| 2. Cinta Ilmu | Menganalisis strategi dakwah Nabi Muhammad SAW secara mendalam mendorong semangat mencari dan memahami ilmu sejarah serta hikmah di baliknya. |
| 3. Cinta Lingkungan | Memahami bagaimana Nabi membangun masyarakat madani yang harmonis dengan lingkungan dan sesama, menumbuhkan kesadaran untuk menjaga kebersihan dan kerukunan. |
| 4. Cinta Diri dan Sesama | Meneladani kesabaran, toleransi, dan kepemimpinan Nabi dalam berinteraksi dengan berbagai golongan, menumbuhkan cinta diri untuk berakhlak mulia dan cinta sesama manusia. |
| 5. Cinta Tanah Air | Mempelajari bagaimana Nabi membangun negara Madinah yang kuat dan berkeadilan, menumbuhkan semangat untuk berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi karakteristik dakwah Nabi Muhammad SAW di Makkah dan Madinah.
- Menganalisis tantangan dan respon dakwah Nabi Muhammad SAW di Makkah.
- Menganalisis strategi dakwah Nabi Muhammad SAW di Madinah dalam membangun masyarakat Islam.
- Menyajikan simulasi atau proyek sederhana tentang nilai-nilai dakwah Nabi Muhammad SAW.
Pemahaman bermakna: Memahami strategi dakwah Nabi Muhammad SAW di Makkah dan Madinah akan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesabaran, keteladanan, dan perencanaan strategis dalam menyebarkan kebaikan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana strategi dan keteladanan Nabi Muhammad SAW di masa dakwahnya relevan dengan tantangan menyebarkan nilai-nilai kebaikan di era digital saat ini?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik simulasi |
| Lintas Disiplin Ilmu | Sejarah: Memahami konteks sosial, politik, dan budaya masyarakat Arab pra-Islam serta perkembangan negara Madinah. Sosiologi: Menganalisis pembentukan masyarakat Islam awal, interaksi antar kelompok, dan resolusi konflik melalui Piagam Madinah. Pendidikan Pancasila: Menghubungkan nilai-nilai toleransi, persatuan, dan musyawarah dalam dakwah Nabi dengan nilai-nilai Pancasila. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak untuk berdiskusi dengan anak tentang keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari dan bagaimana nilai-nilai dakwah dapat diterapkan di lingkungan keluarga. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar kondusif untuk diskusi kelompok, dengan akses ke sumber belajar cetak dan digital, serta ruang presentasi yang nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform belajar daring (misal: Google Classroom) untuk mengunggah materi, forum diskusi asinkron, dan pengumpulan proyek digital (podcast, infografis). |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi karakteristik dakwah Nabi Muhammad SAW di Makkah dan Madinah. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Peserta didik mengucapkan salam dan berdoa, kemudian guru mengecek kehadiran. Guru menampilkan gambar atau peta Makkah dan Madinah zaman dahulu, lalu mengajukan pertanyaan 'Apa yang kalian ketahui tentang periode awal Islam di Makkah dan Madinah?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: mengidentifikasi perbedaan karakteristik dakwah Nabi di kedua kota tersebut, sehingga peserta didik menyadari pentingnya memahami konteks sejarah. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi sumber-sumber (buku teks, artikel singkat) tentang kondisi sosial-politik Makkah dan Madinah sebelum dan saat kedatangan Nabi Muhammad SAW, serta karakteristik dakwah di masing-masing periode. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok membuat mind map atau diagram Venn yang membandingkan karakteristik dakwah Nabi di Makkah (misal: sembunyi-sembunyi, personal, fokus akidah) dan Madinah (misal: terang-terangan, bernegara, fokus syariat dan muamalah). |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil mind map/diagram Venn, kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan penguatan dan klarifikasi tentang perbedaan karakteristik dakwah, mengaitkannya dengan pentingnya adaptasi dalam berdakwah. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting karakteristik dakwah. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan untuk membaca materi berikutnya, dan menutup dengan doa serta salam penutup yang hangat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menganalisis tantangan dan respon dakwah Nabi Muhammad SAW di Makkah. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Peserta didik memulai dengan salam dan doa, dilanjutkan dengan presensi. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya. Guru menampilkan video singkat atau gambar ilustrasi tentang penolakan dakwah di Makkah, lalu bertanya 'Apa saja tantangan terbesar yang dihadapi Nabi di Makkah dan bagaimana beliau menghadapinya?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran: menganalisis tantangan dan respon dakwah Nabi di Makkah, agar peserta didik memahami keteguhan hati dalam berjuang. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok diberikan studi kasus singkat atau narasi tentang salah satu tantangan dakwah di Makkah (misal: boikot, siksaan, hijrah ke Habasyah) dan diminta mengidentifikasi masalahnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Kelompok menganalisis studi kasus tersebut, mencari informasi tentang bagaimana Nabi Muhammad SAW dan para sahabat merespons tantangan tersebut, serta nilai-nilai kesabaran dan keteguhan yang terkandung di dalamnya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka tentang tantangan dan respon Nabi. Kelompok lain memberikan pertanyaan atau masukan. Guru memfasilitasi diskusi, memberikan umpan balik, dan menguatkan pemahaman tentang keteladanan Nabi dalam menghadapi rintangan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru merangkum pelajaran penting dari periode dakwah Makkah. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras, memberikan motivasi untuk meneladani kesabaran Nabi, dan menutup pembelajaran dengan gembira. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis secara komparatif strategi dakwah Nabi Muhammad SAW di Makkah dan Madinah.
Alat & bahan: Buku teks SKI, artikel sejarah Islam, alat tulis, kertas flipchart/papan tulis mini.
Langkah kerja:
- Bentuk kelompok yang terdiri dari 3-4 orang.
- Baca dan diskusikan materi dakwah Nabi di Makkah dan Madinah dari berbagai sumber.
- Identifikasi minimal 3 strategi dakwah utama di Makkah dan 3 strategi dakwah utama di Madinah.
- Isi tabel perbandingan di bawah ini dengan hasil diskusi kelompok Anda.
- Siapkan presentasi singkat (3-5 menit) untuk memaparkan temuan kelompok.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kalian ketahui tentang kota Makkah dan Madinah pada masa Nabi Muhammad SAW?
- Sebutkan satu tantangan dakwah yang mungkin dihadapi Nabi di Makkah.
- Menurut kalian, mengapa Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah?
- Apa peran sebuah masjid dalam masyarakat Islam awal?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi, dan kemampuan menganalisis studi kasus selama kegiatan pembelajaran.
Sumatif (akhir): Penilaian proyek simulasi/presentasi kelompok yang mencakup pemahaman konten, kreativitas, dan kemampuan kolaborasi.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi karakteristik dakwah Nabi Muhammad SAW di Makkah dan Madinah. | Karakteristik dakwah Makkah dan Madinah. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis tantangan dan respon dakwah Nabi Muhammad SAW di Makkah. | Tantangan dakwah Makkah dan respon Nabi. | 2 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 3 | Menganalisis strategi dakwah Nabi Muhammad SAW di Madinah dalam membangun masyarakat Islam. | Strategi dakwah Madinah dan pembangunan masyarakat. | 2 JP | kolaborasi |
| 4 | Menyajikan simulasi atau proyek sederhana tentang nilai-nilai dakwah Nabi Muhammad SAW. | Proyek simulasi nilai-nilai dakwah. | 2 JP | kreativitas |
Modul ini akan membawa kita menyelami perjalanan dakwah Nabi Muhammad SAW, dari awal yang penuh tantangan di Makkah hingga pembangunan masyarakat madani di Madinah. Memahami strategi dan keteladanan beliau akan memberikan inspirasi berharga bagi kita dalam menyebarkan kebaikan dan menghadapi berbagai problematika kehidupan.
1. Kondisi Makkah Sebelum Islam
Makkah adalah pusat perdagangan dan keagamaan Arab, dihuni oleh suku Quraisy yang menyembah berhala. Masyarakatnya memiliki tradisi kuat dalam kesukuan, keberanian, namun juga praktik-praktik jahiliyah seperti perbudakan dan diskriminasi perempuan. Kondisi ini menjadi latar belakang berat bagi dakwah tauhid Nabi Muhammad SAW.
2. Dakwah Periode Makkah (610-622 M)
Dakwah di Makkah berlangsung selama 13 tahun, dimulai secara sembunyi-sembunyi selama 3 tahun, kemudian terang-terangan. Fokus utamanya adalah penanaman akidah tauhid dan akhlak mulia. Tantangan yang dihadapi sangat berat, mulai dari ejekan, boikot, siksaan fisik, hingga pembunuhan. Namun, Nabi dan para sahabat tetap teguh, menunjukkan kesabaran dan keteguhan iman yang luar biasa, seperti kisah Bilal bin Rabah. Peristiwa hijrah ke Habasyah menjadi salah satu strategi penyelamatan para sahabat dari siksaan kafir Quraisy.
3. Hijrah ke Madinah (622 M)
Hijrah adalah peristiwa monumental yang menandai berakhirnya periode Makkah dan dimulainya periode Madinah. Nabi Muhammad SAW hijrah bersama para sahabat ke Yatsrib (kemudian dinamakan Madinah) atas undangan penduduknya yang telah menerima Islam. Hijrah bukan sekadar perpindahan fisik, melainkan strategi besar untuk membangun basis kekuatan Islam yang baru dan lebih aman.
4. Kondisi Madinah Awal dan Piagam Madinah
Madinah adalah kota agraris yang dihuni oleh suku Aus dan Khazraj, serta komunitas Yahudi. Masyarakatnya cenderung majemuk namun sering terlibat konflik. Setelah hijrah, Nabi Muhammad SAW segera menyusun Piagam Madinah (Mitsaqul Madinah), sebuah konstitusi tertulis yang mengatur hak dan kewajiban seluruh penduduk Madinah, termasuk non-Muslim, serta membentuk negara Islam pertama yang berlandaskan keadilan dan toleransi. Piagam ini merupakan cerminan dari firman Allah SWT dalam QS. Al-Hujurat: 13 (يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ) 'Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.'
5. Dakwah Periode Madinah (622-632 M)
Periode Madinah berlangsung selama 10 tahun. Fokus dakwah bergeser pada pembangunan masyarakat Islam yang utuh, mencakup aspek sosial, ekonomi, politik, dan pertahanan. Strategi utama meliputi mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar, pembangunan Masjid Nabawi sebagai pusat kegiatan, penetapan syariat Islam, dan pembentukan angkatan perang untuk mempertahankan diri dari ancaman luar. Nabi Muhammad SAW juga menjalin hubungan diplomatik dengan berbagai suku dan kerajaan.
6. Perbandingan Strategi Dakwah Makkah dan Madinah
Secara umum, dakwah Makkah bersifat personal, sembunyi-sembunyi, fokus akidah, dan menghadapi penolakan internal. Sementara dakwah Madinah bersifat komunal, terang-terangan, fokus syariat dan pembentukan negara, serta menghadapi tantangan eksternal dan pembangunan masyarakat. Perbedaan ini menunjukkan fleksibilitas dan hikmah Nabi dalam berdakwah sesuai dengan kondisi dan potensi yang ada.
7. Nilai-nilai Keteladanan dalam Dakwah Nabi
Dari perjalanan dakwah Nabi, kita belajar nilai-nilai penting seperti kesabaran, keteguhan iman, keberanian, hikmah dalam berstrategi, toleransi, persatuan, keadilan, dan kepemimpinan yang berintegritas. Nilai-nilai ini relevan untuk diterapkan dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, dan bernegara hingga kini. Nabi Muhammad SAW bersabda, 'إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ' (innamā bu'itstu li'utammima makārimal akhlāq) 'Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.' (HR. Ahmad).
8. Relevansi Dakwah Nabi di Era Modern
Strategi dakwah Nabi Muhammad SAW, terutama dalam membangun persatuan, toleransi, dan kemandirian umat, sangat relevan di era modern. Dengan tantangan globalisasi dan informasi, metode dakwah harus adaptif, menggunakan teknologi, namun tetap berpegang pada esensi ajaran Islam yang rahmatan lil 'alamin. Keteladanan Nabi dalam menghadapi perbedaan dan membangun harmoni menjadi inspirasi penting bagi dakwah Islam kontemporer.
Rangkuman: Dakwah Nabi Muhammad SAW terbagi dalam dua periode utama: Makkah yang fokus pada penanaman akidah dengan penuh tantangan dan kesabaran, serta Madinah yang fokus pada pembangunan masyarakat Islam yang berlandaskan syariat, toleransi, dan persatuan. Peristiwa hijrah menjadi titik balik penting. Keteladanan Nabi dalam berstrategi dan menghadapi rintangan memberikan pelajaran berharga tentang pentingnya kesabaran, hikmah, dan persatuan dalam menyebarkan kebaikan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Akidah | Keyakinan dasar dalam Islam, terkait keimanan kepada Allah SWT, malaikat, kitab, rasul, hari akhir, dan qada-qadar. |
| Jahiliyah | Masa kebodohan masyarakat Arab sebelum datangnya Islam, ditandai penyembahan berhala dan perilaku amoral. |
| Hijrah | Perpindahan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat dari Makkah ke Madinah pada tahun 622 M. |
| Muhajirin | Kaum Muslimin yang berhijrah dari Makkah ke Madinah. |
| Anshar | Kaum Muslimin penduduk asli Madinah yang menyambut dan menolong kaum Muhajirin. |
| Piagam Madinah | Konstitusi tertulis pertama di dunia yang mengatur kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Madinah, menjamin hak dan kewajiban seluruh penduduk. |
| Rahmatan lil 'alamin | Kasih sayang bagi seluruh alam, salah satu sifat ajaran Islam yang universal. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Dakwah Nabi Periode Makkah dan Madinah" mata pelajaran SKI Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Berbasis Cinta · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: KMA No. 1503 Tahun 2025 (Kurikulum Berbasis Cinta) · Kep. Dirjen Pendis No. 6077 Tahun 2025 · CP: SK Dirjen Pendis No. 9941 Tahun 2025
Bukan Dakwah Nabi Periode Makkah dan Madinah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi SKI Kelas X Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil4 dari 4 siap unduh
Peradaban Arab Pra-IslamModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 3 siap unduh
Substansi Dakwah RasulullahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPeradaban Islam Masa Khulafaur RasyidinModul siap unduh · Word + PDF ber-kopStrategi Dakwah Periode MadinahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar SKI kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Dakwah Nabi Periode Makkah dan Madinah pada SKI MA, Fase E.
Modul Dakwah Nabi Periode Makkah dan Madinah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi SKI kelas X MA di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar SKI materi Dakwah Nabi Periode Makkah dan Madinah ini gratis?
Ya. Modul Dakwah Nabi Periode Makkah dan Madinah untuk kelas X MA dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Dakwah Nabi Periode Makkah dan Madinah ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas SKI kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul SKI kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Dakwah Nabi Periode Makkah dan Madinah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Dakwah Nabi Periode Makkah dan Madinah dapat Anda sesuaikan dengan murid SKI kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar SKI kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Dakwah Nabi Periode Makkah dan Madinah ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase E untuk kelas X MA. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Dakwah Nabi Periode Makkah dan Madinah tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Dakwah Nabi Periode Makkah dan Madinah untuk SKI kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Dakwah Nabi Periode Makkah dan Madinah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh SKI kelas X MA berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Dakwah Nabi Periode Makkah dan Madinah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap SKI kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul SKI ini cocok untuk MA negeri, swasta, maupun SMA?
Ya. Kop, logo, dan nama MA Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk SMA, pilih jenjang SMA saat mengisi borang: materi Dakwah Nabi Periode Makkah dan Madinah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.