tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar MTsKemuhammadiyahan › MADM
MTs · Kelas VIII · Fase D

Modul Ajar Kemuhammadiyahan Kelas VIII
MADM

Modul ajar Kemuhammadiyahan MTs kelas VIII materi MADM lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum ISMUBA 2024 Holistik-Integratif. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Kemuhammadiyahan kelas VIII materi MADM
Ringkasan: Memahami MADM berarti memahami sejarah perjuangan KH Ahmad Dahlan dalam mendirikan Muhammadiyah, menginternalisasi ideologi dan prinsip dasarnya, serta meneladani semangat Islam Berkemajuan dalam setiap tindakan.
Model: Discovery Learning + PraktikDimensi: Keimanan dan Ketakwaan, Penalaran Kritis, KolaborasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISKemuhammadiyahan · MADM · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik mampu memahami dan menginternalisasi nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan dalam kehidupan sehari-hari, serta mampu berkontribusi positif dalam masyarakat sesuai dengan prinsip Islam Berkemajuan.

Acuan: Kurikulum ISMUBA 2024 Holistik-Integratif

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal beberapa tokoh Muhammadiyah dan prinsip dasar organisasi.

Pemahaman bermakna: Memahami MADM berarti memahami akar dan arah perjuangan Muhammadiyah sebagai gerakan Islam Berkemajuan yang berlandaskan Al-Islam, sehingga dapat menumbuhkan rasa bangga dan tanggung jawab.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana kiprah KH Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah hingga kini masih relevan dan menginspirasi di tengah tantangan zaman?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Menjelaskan sejarah berdirinya Muhammadiyah beserta tokoh pendirinya dengan benar.

Kegiatan awal: Salam, doa, presensi, apersepsi tentang organisasi Islam di Indonesia, penyampaian tujuan pembelajaran hari ini: mengenal sejarah Muhammadiyah, dan pertanyaan pemantik: Siapa KH Ahmad Dahlan dan mengapa beliau mendirikan Muhammadiyah?

Memahami: Peserta didik mengamati video/gambar tentang KH Ahmad Dahlan dan kondisi masyarakat saat itu, lalu mendiskusikan fakta-fakta sejarah berdirinya Muhammadiyah.

Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok mencari informasi tambahan tentang KH Ahmad Dahlan dan peristiwa penting pendirian Muhammadiyah dari berbagai sumber.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan temuan mereka tentang sejarah berdirinya Muhammadiyah, dilanjutkan tanya jawab dan penguatan dari guru.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan poin-poin penting sejarah Muhammadiyah, merefleksikan pentingnya meneladani semangat KH Ahmad Dahlan, memberikan apresiasi, dan menyampaikan materi pertemuan selanjutnya.

Pertemuan 2 — Problem Based Learning

Tujuan: Mengidentifikasi ideologi dan prinsip dasar Muhammadiyah (Muqaddimah AD, Kepribadian Muhammadiyah, MKCH) dengan tepat.

Kegiatan awal: Salam, doa, presensi, apersepsi materi pertemuan sebelumnya, penyampaian tujuan pembelajaran: memahami ideologi dan prinsip Muhammadiyah, dan pertanyaan pemantik: Apa saja pedoman hidup warga Muhammadiyah?

Memahami: Peserta didik diberikan studi kasus tentang penerapan nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan sehari-hari, lalu menganalisis keterkaitannya dengan Muqaddimah AD, Kepribadian Muhammadiyah, dan MKCH.

Mengaplikasi: Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan dan menguraikan makna dari setiap poin dalam Muqaddimah AD, Kepribadian Muhammadiyah, dan MKCH.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya tentang prinsip-prinsip dasar Muhammadiyah, dilanjutkan dengan diskusi kelas dan klarifikasi dari guru.

Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum pemahaman tentang ideologi dan prinsip Muhammadiyah, merefleksikan bagaimana prinsip tersebut dapat membimbing perilaku, memberikan apresiasi, dan menginformasikan tugas proyek pertemuan berikutnya.

Pertemuan 3 — Project Based Learning + Praktik

Tujuan: Mempraktikkan nilai-nilai Kemuhammadiyahan dalam interaksi sosial di lingkungan sekolah.

Kegiatan awal: Salam, doa, presensi, apersepsi materi pertemuan sebelumnya, penyampaian tujuan pembelajaran: mengaplikasikan nilai Kemuhammadiyahan, dan pertanyaan pemantik: Bagaimana kita bisa menjadi agen perubahan di sekolah seperti Muhammadiyah?

Memahami: Peserta didik mereview kembali nilai-nilai Kemuhammadiyahan yang telah dipelajari, dikaitkan dengan pentingnya Islam Berkemajuan.

Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau kelompok merancang dan mempraktikkan aksi nyata yang mencerminkan nilai Kemuhammadiyahan di lingkungan sekolah (misal: membantu teman yang kesulitan, menjaga kebersihan, berdiskusi dengan santun).

Merefleksi: Peserta didik mempresentasikan hasil aksi mereka dan menceritakan pengalaman serta pembelajaran yang didapat, dilanjutkan dengan umpan balik dari guru dan teman.

Penutup: Guru bersama peserta didik melakukan refleksi akhir pembelajaran tentang pentingnya mengamalkan nilai Kemuhammadiyahan, memberikan apresiasi atas partisipasi dan karya peserta didik, serta doa penutup.

4 Asesmen

Proses (formatif): Guru melakukan observasi keaktifan peserta didik dalam diskusi kelompok, tanya jawab, dan presentasi.

Akhir (sumatif): Peserta didik mengerjakan soal pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman materi MADM.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Menjelaskan sejarah berdirinya MuhammadiyahSejarah Pendirian Muhammadiyah2 JPKeimanan dan Ketakwaan
Mengidentifikasi ideologi dan prinsip dasar MuhammadiyahMuqaddimah AD, Kepribadian Muhammadiyah, MKCH2 JPPenalaran Kritis
Menganalisis peran dan kontribusi MuhammadiyahAmal Usaha Muhammadiyah2 JPKolaborasi
Mempraktikkan nilai-nilai KemuhammadiyahanPenerapan Nilai Kemuhammadiyahan2 JPKemandirian

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Selamat datang di modul pembelajaran MADM! Modul ini akan mengajakmu menyelami sejarah, ideologi, dan nilai-nilai luhur Muhammadiyah. Mari kita bersama-sama memahami bagaimana gerakan Islam ini lahir, berkembang, dan terus berkontribusi bagi bangsa Indonesia.

Sejarah Pendirian Muhammadiyah

Muhammadiyah didirikan oleh KH Ahmad Dahlan pada tanggal 18 November 1912 M (8 Dzulhijjah 1330 H) di Kampung Kauman, Yogyakarta. Pendirian ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan KH Ahmad Dahlan terhadap kondisi umat Islam saat itu yang banyak terpengaruh oleh takhayul, bid'ah, dan khurafat, serta jauh dari ajaran Islam yang murni. Beliau terinspirasi dari gagasan pembaruan di dunia Islam dan ingin mengembalikan pemahaman Islam pada Al-Qur'an dan Sunnah.

Ideologi dan Prinsip Dasar

Muhammadiyah memiliki landasan ideologi yang tertuang dalam Muqaddimah Anggaran Dasar (AD) Muhammadiyah, yang berisi 10 Asas. Selain itu, ada juga Kepribadian Muhammadiyah yang menjelaskan karakter warga Muhammadiyah, serta Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup (MKCH) Muhammadiyah yang merumuskan pandangan hidup Islam. Prinsip-prinsip ini menjadi pedoman gerak langkah dan amal usaha Muhammadiyah.

Amal Usaha Muhammadiyah

Sejak awal berdirinya, Muhammadiyah telah membangun berbagai amal usaha untuk mewujudkan cita-cita Islam Berkemajuan. Bidang pendidikan menjadi prioritas utama, terbukti dengan banyaknya sekolah dan perguruan tinggi Muhammadiyah. Selain itu, Muhammadiyah juga aktif dalam bidang kesehatan (rumah sakit, puskesmas), sosial (panti asuhan, bantuan bencana), dan keagamaan.

Semangat Islam Berkemajuan

Islam Berkemajuan adalah corak gerakan Muhammadiyah yang berorientasi pada kemajuan, pencerahan, dan pemberdayaan umat. Gerakan ini tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga pada kemajuan peradaban duniawi. Semangat ini mendorong warga Muhammadiyah untuk terus belajar, berinovasi, dan berkontribusi positif bagi masyarakat luas.

Rangkuman: Memahami MADM berarti memahami sejarah perjuangan KH Ahmad Dahlan dalam mendirikan Muhammadiyah, menginternalisasi ideologi dan prinsip dasarnya, serta meneladani semangat Islam Berkemajuan dalam setiap tindakan.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Peserta didik mampu mengidentifikasi ideologi dan prinsip dasar Muhammadiyah melalui analisis teks.

Alat & bahan: Buku paket Kemuhammadiyahan, internet, alat tulis, kertas HVS.

  1. Bacalah teks tentang Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah.
  2. Diskusikan makna setiap poin dalam kelompok.
  3. Catat hasil diskusi pada lembar kerja.
  4. Identifikasi prinsip-prinsip utama yang terkandung dalam teks.
  5. Sajikan hasil identifikasi dalam bentuk peta konsep sederhana.

8 Glosarium

MADMMuhammadiyah, Al-Islam, Kemuhammadiyahan
KH Ahmad DahlanPendiri Muhammadiyah
Muqaddimah ADPendahuluan Anggaran Dasar Muhammadiyah yang berisi 10 Asas
Kepribadian MuhammadiyahKarakteristik dan sifat warga Muhammadiyah
MKCHMatan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah
Islam BerkemajuanCorak gerakan Islam yang berorientasi pada pencerahan dan kemajuan peradaban

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Kemuhammadiyahan MADM ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Kemuhammadiyahan kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum ISMUBA 2024 Holistik-Integratif.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.