Modul Ajar & RPP Fikih Kelas III
Puasa Ramadhan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Fikih |
| Fase / Kelas | B / III |
| Materi Pokok | Puasa Ramadhan |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah mengenal nama-nama bulan Hijriah dan beberapa ibadah dasar dalam Islam seperti salat. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan Ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti |
| Elemen / Domain | Fikih |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami tata cara ibadah puasa Ramadhan, hikmahnya, serta dapat menunjukkan perilaku mandiri dan bertanggung jawab dalam menjalankan ibadah tersebut. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Puasa Ramadhan adalah menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan. |
| Konseptual | Konsep inti puasa Ramadhan mencakup syarat wajib, syarat sah, rukun, sunah, serta hal-hal yang membatalkan dan diperbolehkan saat puasa. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar langkah-langkah niat puasa, tata cara menahan diri, hingga waktu berbuka puasa yang benar. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya disiplin dan kesabaran dalam menjalankan ibadah serta menghubungkannya dengan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. |
Tujuan Pembelajaran:
- Menjelaskan pengertian puasa Ramadhan dengan tepat setelah menyimak video.
- Mengidentifikasi syarat wajib dan syarat sah puasa Ramadhan dengan benar melalui diskusi kelompok.
- Menyebutkan rukun puasa Ramadhan dengan tepat setelah membaca materi.
- Mengklasifikasikan hal-hal yang membatalkan puasa dan hal-hal yang diperbolehkan saat puasa dengan benar melalui studi kasus sederhana.
- Mempraktikkan niat puasa Ramadhan dan doa berbuka puasa dengan fasih.
- Menyajikan poster sederhana tentang hikmah puasa Ramadhan secara kreatif.
Pemahaman bermakna: Puasa Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran, kejujuran, dan kepedulian sosial, sehingga membentuk pribadi yang lebih baik dan bertakwa.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa ya, saat bulan Ramadhan tiba, banyak orang berbondong-bondong berpuasa, padahal menahan lapar dan haus itu susah?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Bahasa Indonesia: Menuliskan kalimat ajakan berpuasa atau hikmah puasa pada poster. Seni Budaya: Membuat poster kreatif dengan gambar dan tulisan yang menarik tentang puasa Ramadhan. Pendidikan Pancasila: Memahami nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang diajarkan melalui puasa dan berbagi saat berbuka. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau anggota keluarga dapat diajak berdiskusi tentang pengalaman puasa mereka dan membantu anak memahami persiapan sahur dan berbuka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dihias dengan tema Ramadhan (misalnya kaligrafi, gambar masjid) untuk menciptakan suasana yang mendukung dan nyaman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi singkat dari YouTube atau aplikasi islami tentang tata cara puasa dan doa untuk memperkaya pemahaman. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Menjelaskan pengertian puasa Ramadhan dengan tepat setelah menyimak video dan mengidentifikasi syarat wajib dan syarat sah puasa Ramadhan dengan benar melalui diskusi kelompok. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru menyapa peserta didik dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, kemudian mengajak bernyanyi lagu islami tentang Ramadhan. Guru menanyakan pengalaman mereka tentang puasa (jika ada) dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami apa itu puasa Ramadhan dan siapa saja yang wajib berpuasa. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Siapa yang tahu, apa itu puasa Ramadhan?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Peserta didik menyimak video pendek tentang suasana Ramadhan dan penjelasan singkat tentang puasa. Setelah itu, guru membimbing diskusi kelas untuk menemukan pengertian puasa Ramadhan dan ciri-ciri orang yang wajib berpuasa (syarat wajib puasa). |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap kelompok mendapatkan kartu berisi pernyataan tentang syarat wajib dan syarat sah puasa. Mereka berdiskusi untuk mengelompokkan kartu-kartu tersebut ke dalam kategori yang benar dan menempelkannya di papan tulis. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan penguatan dan meluruskan konsep yang kurang tepat, serta memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan pengertian puasa dan syarat-syaratnya. Guru memberikan tugas singkat untuk bertanya kepada orang tua tentang pengalaman puasa pertama mereka dan mengingatkan untuk mempersiapkan diri pada pertemuan berikutnya. Pembelajaran diakhiri dengan doa penutup dan ucapan terima kasih. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menyebutkan rukun puasa Ramadhan dengan tepat setelah membaca materi dan mengklasifikasikan hal-hal yang membatalkan puasa dan hal-hal yang diperbolehkan saat puasa dengan benar melalui studi kasus sederhana. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru memulai dengan salam dan doa, mengecek kehadiran, dan mengulang kembali materi pertemuan sebelumnya tentang pengertian dan syarat puasa. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan belajar tentang apa saja yang harus dilakukan saat puasa (rukun) dan apa saja yang tidak boleh dilakukan agar puasa tidak batal. Guru bertanya: 'Menurut kalian, apa saja sih yang bisa membatalkan puasa?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Peserta didik membaca teks singkat atau infografis tentang rukun puasa dan hal-hal yang membatalkan serta diperbolehkan saat puasa. Guru menjelaskan lebih lanjut dengan contoh-contoh sederhana yang relevan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Peserta didik secara individu mengerjakan LKPD yang berisi beberapa skenario kasus singkat (misalnya: 'Ahmad tidak sengaja menelan air saat berkumur', 'Siti makan permen karena lupa sedang puasa'). Mereka diminta untuk menentukan apakah puasa dalam skenario tersebut batal atau tidak, dan menjelaskan alasannya. Setelah itu, mereka mempraktikkan niat puasa Ramadhan: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى (Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta'ala - Saya niat puasa esok hari menunaikan fardhu bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala) dan doa berbuka puasa: اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ (Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa 'ala rizqika afthartu. Birahmatika yaa arhamar rahimin - Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dan atas rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang). |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Beberapa peserta didik membacakan jawaban LKPD mereka dan mempraktikkan niat serta doa berbuka. Guru memberikan koreksi dan penguatan. Diskusi kelas diadakan untuk memastikan pemahaman tentang rukun puasa dan hal-hal yang membatalkan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang rukun dan pembatal puasa. Guru memberikan apresiasi atas keberanian dan usaha peserta didik dalam belajar. Guru memberikan pengantar untuk proyek membuat poster hikmah puasa di pertemuan berikutnya dan berpesan untuk mulai memikirkan ide-ide kreatif. Pembelajaran ditutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Nama | Kelas | Kelompok | |||
|---|---|---|---|---|---|
| Tanggal | Nilai | Paraf Guru |
Waktu pengerjaan: 5 menit
Tujuan: Mengidentifikasi dan mengklasifikasikan syarat wajib, syarat sah, rukun, dan pembatal puasa Ramadhan.
Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Isi identitasmu. 3) Kerjakan langkah kegiatan bersama kelompokmu.
Info singkat: Puasa Ramadhan adalah salah satu ibadah penting dalam agama Islam yang dilakukan setiap tahun di bulan Ramadhan. Ibadah ini mengajarkan kita banyak hal baik, mulai dari kesabaran, kejujuran, hingga rasa empati kepada sesama.
Alat & bahan: Kertas kerja LKPD, pensil warna, gunting, lem (opsional)
Langkah kerja:
- Bacalah setiap pernyataan yang ada dalam kotak dengan teliti.
- Guntinglah setiap pernyataan tersebut.
- Tempelkan pernyataan pada kolom yang sesuai: 'Syarat Wajib Puasa', 'Syarat Sah Puasa', 'Rukun Puasa', atau 'Pembatal Puasa'.
- Diskusikan dengan teman kelompokmu jika ada pernyataan yang membingungkan.
- Periksa kembali hasil tempelanmu sebelum dikumpulkan.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang bulan Ramadhan?
- Pernahkah kamu melihat orang berpuasa? Apa yang mereka lakukan?
- Menurutmu, mengapa orang harus berpuasa?
- Apa saja makanan atau minuman yang biasa disiapkan saat berbuka puasa?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan ketepatan LKPD.
Sumatif (akhir): Penilaian poster hikmah puasa Ramadhan dan tes tertulis singkat berupa pilihan ganda dan esai.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan pengertian puasa Ramadhan | Pengertian puasa | 1 JP | Keimanan dan Ketakwaan |
| 2 | Mengidentifikasi syarat wajib dan sah puasa | Syarat wajib dan sah puasa | 1 JP | Kemandirian |
| 3 | Menyebutkan rukun dan pembatal puasa | Rukun dan pembatal puasa | 1 JP | Kemandirian |
| 4 | Mempraktikkan niat dan doa berbuka, menyajikan poster hikmah puasa | Niat, doa berbuka, hikmah puasa | 1 JP | Kreativitas |
Puasa Ramadhan adalah salah satu ibadah penting dalam agama Islam yang dilakukan setiap tahun di bulan Ramadhan. Ibadah ini mengajarkan kita banyak hal baik, mulai dari kesabaran, kejujuran, hingga rasa empati kepada sesama. Mari kita belajar lebih dalam tentang puasa Ramadhan agar kita bisa menjalankannya dengan benar dan mendapatkan banyak pahala.
1. Pengertian Puasa Ramadhan
Puasa Ramadhan adalah ibadah menahan diri dari makan, minum, dan segala sesuatu yang membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai dengan niat karena Allah SWT. Puasa ini wajib dilakukan oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat. Tujuan utama puasa adalah untuk meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Selama berpuasa, kita juga diajarkan untuk menjaga lisan dan perbuatan dari hal-hal yang tidak baik.
2. Syarat Wajib dan Syarat Sah Puasa
Ada beberapa syarat agar seseorang wajib berpuasa, yaitu beragama Islam, sudah baligh (dewasa), berakal sehat, dan mampu melaksanakannya. Anak-anak yang belum baligh tidak wajib puasa, namun dianjurkan untuk belajar berpuasa. Sementara itu, syarat sah puasa adalah Islam, mumayyiz (bisa membedakan baik dan buruk), suci dari haid dan nifas bagi perempuan, serta niat pada malam hari sebelum fajar. Jika salah satu syarat ini tidak terpenuhi, puasa tidak dianggap sah.
3. Rukun Puasa
Rukun puasa adalah hal-hal pokok yang harus ada dan dilakukan agar puasa kita sah. Rukun puasa ada dua, yaitu: pertama, niat puasa. Niat ini dilakukan pada malam hari sebelum fajar terbit. Lafaz niatnya adalah نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى. Kedua, menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Ini adalah inti dari ibadah puasa itu sendiri, yaitu menahan hawa nafsu.
4. Hal-hal yang Membatalkan Puasa
Ada beberapa hal yang dapat membatalkan puasa jika dilakukan secara sengaja. Contohnya adalah makan dan minum dengan sengaja, muntah dengan sengaja, dan berhubungan suami istri. Jika puasa batal karena hal-hal ini, maka puasa tersebut harus diulang atau diganti (qadha) di hari lain setelah Ramadhan. Namun, ada juga hal-hal yang tidak membatalkan puasa, seperti makan atau minum karena lupa, atau sikat gigi tanpa menelan air.
5. Hikmah Puasa Ramadhan
Puasa Ramadhan memiliki banyak hikmah atau manfaat yang luar biasa. Puasa melatih kita untuk bersabar dan disiplin dalam menahan hawa nafsu. Kita juga belajar merasakan bagaimana rasanya lapar dan haus, sehingga menumbuhkan rasa empati terhadap orang-orang yang kurang beruntung. Selain itu, puasa juga baik untuk kesehatan tubuh dan melatih kita untuk lebih jujur kepada diri sendiri dan kepada Allah SWT. Puasa juga mempererat tali silaturahmi saat berbuka puasa bersama keluarga dan teman.
Rangkuman: Puasa Ramadhan adalah ibadah wajib menahan diri dari makan, minum, dan pembatal puasa lainnya dari fajar hingga magrib, dengan niat karena Allah. Puasa memiliki syarat wajib (Islam, baligh, berakal, mampu) dan syarat sah (Islam, mumayyiz, suci, niat). Rukunnya adalah niat dan menahan diri. Puasa melatih kesabaran, empati, dan kejujuran, serta membawa banyak manfaat bagi tubuh dan jiwa.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Ramadhan | Bulan ke-9 dalam kalender Hijriah, di mana umat Islam wajib berpuasa. |
| Fajar | Waktu menjelang matahari terbit, penanda dimulainya puasa. |
| Magrib | Waktu matahari terbenam, penanda berakhirnya puasa. |
| Niat | Keinginan atau tujuan dalam hati untuk melakukan suatu ibadah. |
| Mumayyiz | Anak yang sudah bisa membedakan mana yang baik dan buruk. |
| Hikmah | Pelajaran atau kebijaksanaan yang terkandung dalam suatu ajaran atau peristiwa. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Puasa Ramadhan" mata pelajaran Fikih Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Puasa Ramadhan yang Anda cari?
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Fikih kelas 3 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas III dan kelas 3 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Puasa Ramadhan pada Fikih SD, Fase B, elemen Fikih.
Modul Puasa Ramadhan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Puasa Ramadhan untuk Fikih kelas III.
Apakah modul ajar Fikih materi Puasa Ramadhan ini gratis?
Ya. Modul Puasa Ramadhan untuk kelas III SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Puasa Ramadhan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Fikih kelas III ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Fikih kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Puasa Ramadhan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Puasa Ramadhan dapat Anda sesuaikan dengan murid Fikih kelas III di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Fikih kelas III ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Puasa Ramadhan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, pada Fase B untuk kelas III SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Puasa Ramadhan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Puasa Ramadhan untuk Fikih kelas III di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Puasa Ramadhan ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Fikih kelas III SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Puasa Ramadhan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Fikih kelas III berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Fikih ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi Puasa Ramadhan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Fikih MI ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.