tuntas.orgUnduh Modul Ini →
BerandaModul Ajar SDFikih › Puasa Ramadhan
SD · Kelas III · Fase B

Modul Ajar Fikih Kelas III
Puasa Ramadhan

Modul ajar Fikih SD kelas III materi Puasa Ramadhan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Fikih kelas III materi Puasa Ramadhan — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Puasa Ramadhan adalah ibadah wajib menahan diri dari makan, minum, dan pembatal puasa lainnya dari fajar hingga magrib, dengan niat karena Allah. Puasa memiliki syarat wajib (Islam, baligh, berakal, mampu) dan syarat sah (Islam, mumayyiz, suci, niat). Rukunnya adalah niat dan menahan diri. Puasa melatih kesabaran, empati, dan kejujuran, serta membawa banyak manfaat bagi tubuh dan jiwa.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Puasa Ramadhan
Fikih · Kelas III · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Puasa Ramadhan
Fikih · Fase B · Kelas III · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranFikih
Fase / KelasB / III
Materi PokokPuasa Ramadhan
Alokasi Waktu3 Pertemuan (3 JP: 1 JP × 35 menit = 35 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + Praktik

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal nama-nama bulan Hijriah dan beberapa ibadah dasar dalam Islam seperti salat.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Keimanan dan Ketakwaan, Kemandirian, Kreativitas.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Elemen / DomainFikih
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami tata cara ibadah puasa Ramadhan, hikmahnya, serta dapat menunjukkan perilaku mandiri dan bertanggung jawab dalam menjalankan ibadah tersebut.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPuasa Ramadhan adalah menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan.
KonseptualKonsep inti puasa Ramadhan mencakup syarat wajib, syarat sah, rukun, sunah, serta hal-hal yang membatalkan dan diperbolehkan saat puasa.
ProseduralPeserta didik akan belajar langkah-langkah niat puasa, tata cara menahan diri, hingga waktu berbuka puasa yang benar.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya disiplin dan kesabaran dalam menjalankan ibadah serta menghubungkannya dengan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Menjelaskan pengertian puasa Ramadhan dengan tepat setelah menyimak video.
  2. Mengidentifikasi syarat wajib dan syarat sah puasa Ramadhan dengan benar melalui diskusi kelompok.
  3. Menyebutkan rukun puasa Ramadhan dengan tepat setelah membaca materi.
  4. Mengklasifikasikan hal-hal yang membatalkan puasa dan hal-hal yang diperbolehkan saat puasa dengan benar melalui studi kasus sederhana.
  5. Mempraktikkan niat puasa Ramadhan dan doa berbuka puasa dengan fasih.
  6. Menyajikan poster sederhana tentang hikmah puasa Ramadhan secara kreatif.
Halaman 2 · Puasa Ramadhan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Puasa Ramadhan bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran, kejujuran, dan kepedulian sosial, sehingga membentuk pribadi yang lebih baik dan bertakwa.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa ya, saat bulan Ramadhan tiba, banyak orang berbondong-bondong berpuasa, padahal menahan lapar dan haus itu susah?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + Praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Menuliskan kalimat ajakan berpuasa atau hikmah puasa pada poster.
Seni Budaya: Membuat poster kreatif dengan gambar dan tulisan yang menarik tentang puasa Ramadhan.
Pendidikan Pancasila: Memahami nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial yang diajarkan melalui puasa dan berbagi saat berbuka.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota keluarga dapat diajak berdiskusi tentang pengalaman puasa mereka dan membantu anak memahami persiapan sahur dan berbuka.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dihias dengan tema Ramadhan (misalnya kaligrafi, gambar masjid) untuk menciptakan suasana yang mendukung dan nyaman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video edukasi singkat dari YouTube atau aplikasi islami tentang tata cara puasa dan doa untuk memperkaya pemahaman.
Halaman 3 · Puasa Ramadhan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 35 menit · awal 10 · inti 15 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Menjelaskan pengertian puasa Ramadhan dengan tepat setelah menyimak video dan mengidentifikasi syarat wajib dan syarat sah puasa Ramadhan dengan benar melalui diskusi kelompok.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa peserta didik dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, kemudian mengajak bernyanyi lagu islami tentang Ramadhan. Guru menanyakan pengalaman mereka tentang puasa (jika ada) dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami apa itu puasa Ramadhan dan siapa saja yang wajib berpuasa. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Siapa yang tahu, apa itu puasa Ramadhan?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)5 menitPeserta didik menyimak video pendek tentang suasana Ramadhan dan penjelasan singkat tentang puasa. Setelah itu, guru membimbing diskusi kelas untuk menemukan pengertian puasa Ramadhan dan ciri-ciri orang yang wajib berpuasa (syarat wajib puasa).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)5 menitPeserta didik dibagi menjadi kelompok kecil. Setiap kelompok mendapatkan kartu berisi pernyataan tentang syarat wajib dan syarat sah puasa. Mereka berdiskusi untuk mengelompokkan kartu-kartu tersebut ke dalam kategori yang benar dan menempelkannya di papan tulis.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan penguatan dan meluruskan konsep yang kurang tepat, serta memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitPeserta didik bersama guru menyimpulkan pengertian puasa dan syarat-syaratnya. Guru memberikan tugas singkat untuk bertanya kepada orang tua tentang pengalaman puasa pertama mereka dan mengingatkan untuk mempersiapkan diri pada pertemuan berikutnya. Pembelajaran diakhiri dengan doa penutup dan ucapan terima kasih.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Puasa Ramadhan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 35 menit · awal 10 · inti 15 · penutup 10
Model PembelajaranProblem-Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menyebutkan rukun puasa Ramadhan dengan tepat setelah membaca materi dan mengklasifikasikan hal-hal yang membatalkan puasa dan hal-hal yang diperbolehkan saat puasa dengan benar melalui studi kasus sederhana.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru memulai dengan salam dan doa, mengecek kehadiran, dan mengulang kembali materi pertemuan sebelumnya tentang pengertian dan syarat puasa. Guru menyampaikan bahwa hari ini mereka akan belajar tentang apa saja yang harus dilakukan saat puasa (rukun) dan apa saja yang tidak boleh dilakukan agar puasa tidak batal. Guru bertanya: 'Menurut kalian, apa saja sih yang bisa membatalkan puasa?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)5 menitPeserta didik membaca teks singkat atau infografis tentang rukun puasa dan hal-hal yang membatalkan serta diperbolehkan saat puasa. Guru menjelaskan lebih lanjut dengan contoh-contoh sederhana yang relevan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)5 menitPeserta didik secara individu mengerjakan LKPD yang berisi beberapa skenario kasus singkat (misalnya: 'Ahmad tidak sengaja menelan air saat berkumur', 'Siti makan permen karena lupa sedang puasa'). Mereka diminta untuk menentukan apakah puasa dalam skenario tersebut batal atau tidak, dan menjelaskan alasannya. Setelah itu, mereka mempraktikkan niat puasa Ramadhan: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى (Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta'ala - Saya niat puasa esok hari menunaikan fardhu bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala) dan doa berbuka puasa: اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ (Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa 'ala rizqika afthartu. Birahmatika yaa arhamar rahimin - Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dan atas rezeki-Mu aku berbuka. Dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang).
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menitBeberapa peserta didik membacakan jawaban LKPD mereka dan mempraktikkan niat serta doa berbuka. Guru memberikan koreksi dan penguatan. Diskusi kelas diadakan untuk memastikan pemahaman tentang rukun puasa dan hal-hal yang membatalkan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru bersama peserta didik merangkum poin-poin penting tentang rukun dan pembatal puasa. Guru memberikan apresiasi atas keberanian dan usaha peserta didik dalam belajar. Guru memberikan pengantar untuk proyek membuat poster hikmah puasa di pertemuan berikutnya dan berpesan untuk mulai memikirkan ide-ide kreatif. Pembelajaran ditutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Puasa Ramadhan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 35 menit · awal 10 · inti 15 · penutup 10
Model PembelajaranProject-Based Learning
Tujuan Pertemuan 3Mempraktikkan niat puasa Ramadhan dan doa berbuka puasa dengan fasih dan menyajikan poster sederhana tentang hikmah puasa Ramadhan secara kreatif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru memulai dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, dan mengajak peserta didik melakukan 'Tafakur Sejenak' dengan membayangkan perasaan saat menahan lapar dan haus, lalu menghubungkannya dengan hikmah puasa. Guru menyampaikan tujuan pertemuan terakhir: membuat karya kreatif tentang hikmah puasa dan mengulang praktik niat serta doa berbuka. Guru bertanya: 'Apa saja ya manfaat atau hikmah dari puasa Ramadhan?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)5 menitGuru mengulas kembali materi tentang rukun, syarat, dan pembatal puasa. Kemudian, guru mengajak peserta didik berdiskusi tentang hikmah puasa Ramadhan (melatih kesabaran, empati kepada orang miskin, hidup sehat, jujur).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)5 menitPeserta didik secara individu atau berpasangan (opsional) membuat poster sederhana tentang hikmah puasa Ramadhan menggunakan alat dan bahan yang sudah disiapkan. Mereka diberi kebebasan untuk menggambar, menulis, atau menempel. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan motivasi. Setelah selesai, beberapa peserta didik secara sukarela mempraktikkan kembali niat puasa dan doa berbuka di depan kelas.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)5 menitBeberapa peserta didik mempresentasikan poster mereka di depan kelas, menjelaskan pesan yang ingin disampaikan. Guru memberikan umpan balik positif dan apresiasi tinggi untuk setiap karya. Guru juga mengoreksi bacaan niat dan doa berbuka jika ada kesalahan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru memimpin refleksi bersama tentang seluruh materi puasa Ramadhan yang telah dipelajari, mulai dari pengertian hingga hikmahnya. Guru memberikan apresiasi atas semangat dan kreativitas peserta didik. Guru menekankan pentingnya mengamalkan ilmu yang telah didapat. Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan pesan untuk selalu bersemangat dalam beribadah dan berbuat baik.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Puasa Ramadhan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Mengidentifikasi dan mengklasifikasikan syarat wajib, syarat sah, rukun, dan pembatal puasa Ramadhan.

Alat & bahan: Kertas kerja LKPD, pensil warna, gunting, lem (opsional)

Langkah kerja:

  1. Bacalah setiap pernyataan yang ada dalam kotak dengan teliti.
  2. Guntinglah setiap pernyataan tersebut.
  3. Tempelkan pernyataan pada kolom yang sesuai: 'Syarat Wajib Puasa', 'Syarat Sah Puasa', 'Rukun Puasa', atau 'Pembatal Puasa'.
  4. Diskusikan dengan teman kelompokmu jika ada pernyataan yang membingungkan.
  5. Periksa kembali hasil tempelanmu sebelum dikumpulkan.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Puasa Ramadhan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang bulan Ramadhan?
  2. Pernahkah kamu melihat orang berpuasa? Apa yang mereka lakukan?
  3. Menurutmu, mengapa orang harus berpuasa?
  4. Apa saja makanan atau minuman yang biasa disiapkan saat berbuka puasa?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta kelengkapan dan ketepatan LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian poster hikmah puasa Ramadhan dan tes tertulis singkat berupa pilihan ganda dan esai.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Puasa Ramadhan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menjelaskan pengertian puasa RamadhanPengertian puasa1 JPKeimanan dan Ketakwaan
2Mengidentifikasi syarat wajib dan sah puasaSyarat wajib dan sah puasa1 JPKemandirian
3Menyebutkan rukun dan pembatal puasaRukun dan pembatal puasa1 JPKemandirian
4Mempraktikkan niat dan doa berbuka, menyajikan poster hikmah puasaNiat, doa berbuka, hikmah puasa1 JPKreativitas
Halaman 9 · Puasa Ramadhan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Puasa Ramadhan adalah salah satu ibadah penting dalam agama Islam yang dilakukan setiap tahun di bulan Ramadhan. Ibadah ini mengajarkan kita banyak hal baik, mulai dari kesabaran, kejujuran, hingga rasa empati kepada sesama. Mari kita belajar lebih dalam tentang puasa Ramadhan agar kita bisa menjalankannya dengan benar dan mendapatkan banyak pahala.

1. Pengertian Puasa Ramadhan
Puasa Ramadhan adalah ibadah menahan diri dari makan, minum, dan segala sesuatu yang membatalkan puasa, mulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari, disertai dengan niat karena Allah SWT. Puasa ini wajib dilakukan oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat. Tujuan utama puasa adalah untuk meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Selama berpuasa, kita juga diajarkan untuk menjaga lisan dan perbuatan dari hal-hal yang tidak baik.

2. Syarat Wajib dan Syarat Sah Puasa
Ada beberapa syarat agar seseorang wajib berpuasa, yaitu beragama Islam, sudah baligh (dewasa), berakal sehat, dan mampu melaksanakannya. Anak-anak yang belum baligh tidak wajib puasa, namun dianjurkan untuk belajar berpuasa. Sementara itu, syarat sah puasa adalah Islam, mumayyiz (bisa membedakan baik dan buruk), suci dari haid dan nifas bagi perempuan, serta niat pada malam hari sebelum fajar. Jika salah satu syarat ini tidak terpenuhi, puasa tidak dianggap sah.

3. Rukun Puasa
Rukun puasa adalah hal-hal pokok yang harus ada dan dilakukan agar puasa kita sah. Rukun puasa ada dua, yaitu: pertama, niat puasa. Niat ini dilakukan pada malam hari sebelum fajar terbit. Lafaz niatnya adalah نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى. Kedua, menahan diri dari segala sesuatu yang membatalkan puasa mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Ini adalah inti dari ibadah puasa itu sendiri, yaitu menahan hawa nafsu.

4. Hal-hal yang Membatalkan Puasa
Ada beberapa hal yang dapat membatalkan puasa jika dilakukan secara sengaja. Contohnya adalah makan dan minum dengan sengaja, muntah dengan sengaja, dan berhubungan suami istri. Jika puasa batal karena hal-hal ini, maka puasa tersebut harus diulang atau diganti (qadha) di hari lain setelah Ramadhan. Namun, ada juga hal-hal yang tidak membatalkan puasa, seperti makan atau minum karena lupa, atau sikat gigi tanpa menelan air.

5. Hikmah Puasa Ramadhan
Puasa Ramadhan memiliki banyak hikmah atau manfaat yang luar biasa. Puasa melatih kita untuk bersabar dan disiplin dalam menahan hawa nafsu. Kita juga belajar merasakan bagaimana rasanya lapar dan haus, sehingga menumbuhkan rasa empati terhadap orang-orang yang kurang beruntung. Selain itu, puasa juga baik untuk kesehatan tubuh dan melatih kita untuk lebih jujur kepada diri sendiri dan kepada Allah SWT. Puasa juga mempererat tali silaturahmi saat berbuka puasa bersama keluarga dan teman.

Rangkuman: Puasa Ramadhan adalah ibadah wajib menahan diri dari makan, minum, dan pembatal puasa lainnya dari fajar hingga magrib, dengan niat karena Allah. Puasa memiliki syarat wajib (Islam, baligh, berakal, mampu) dan syarat sah (Islam, mumayyiz, suci, niat). Rukunnya adalah niat dan menahan diri. Puasa melatih kesabaran, empati, dan kejujuran, serta membawa banyak manfaat bagi tubuh dan jiwa.

Halaman 10 · Puasa Ramadhan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
RamadhanBulan ke-9 dalam kalender Hijriah, di mana umat Islam wajib berpuasa.
FajarWaktu menjelang matahari terbit, penanda dimulainya puasa.
MagribWaktu matahari terbenam, penanda berakhirnya puasa.
NiatKeinginan atau tujuan dalam hati untuk melakukan suatu ibadah.
MumayyizAnak yang sudah bisa membedakan mana yang baik dan buruk.
HikmahPelajaran atau kebijaksanaan yang terkandung dalam suatu ajaran atau peristiwa.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Puasa Ramadhan — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Fikih · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Puasa Ramadhan" mata pelajaran Fikih Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Puasa Ramadhan — pratinjau tuntas.org

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Fikih Puasa Ramadhan ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Fikih kelas III langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Materi Fikih Lainnya — GRATISPilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.