tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDSeni Musik › Jenis-jenis alat musik
SD · Kelas IV · Fase B

Modul Ajar Seni Musik Kelas IV
Jenis-jenis alat musik

Modul ajar Seni Musik SD kelas IV materi Jenis-jenis alat musik lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Seni Musik kelas IV materi Jenis-jenis alat musik
Ringkasan: Alat musik adalah benda yang menghasilkan suara untuk musik. Kita dapat mengelompokkannya berdasarkan cara menghasilkan bunyi: dipukul (drum, tamborin), ditiup (seruling, terompet), digesek (biola, cello), dipetik (gitar, ukulele), dan digoyangkan (angklung, marakas). Memahami jenis-jenis ini membantu kita lebih mengapresiasi keragaman musik di dunia.
Model: Discovery Learning, Project-Based Learning, dan Praktik BermusikDimensi: kreativitas, kolaborasi, komunikasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISSeni Musik · Jenis-jenis alat musik · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik mampu mengenal dan mengidentifikasi berbagai jenis alat musik berdasarkan sumber bunyinya, serta mencoba memainkan alat musik sederhana secara individu maupun kelompok dengan bimbingan.

Acuan: Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Kompetensi awal: Peserta didik sudah mengenal beberapa suara atau bunyi dari lingkungan sekitar dan mungkin beberapa alat musik yang sering didengar.

Pemahaman bermakna: Memahami jenis-jenis alat musik membantu kita mengapresiasi keragaman bunyi dan budaya, serta membuka peluang untuk mencoba memainkan alat musik favorit kita.

Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian berpikir, mengapa suara gitar dan seruling bisa sangat berbeda meskipun sama-sama alat musik?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi berbagai jenis alat musik berdasarkan sumber bunyinya dengan tepat dan mengelompokkan alat musik ke dalam kategori pukul, tiup, gesek, petik, dan goyang dengan benar.

Kegiatan awal: Guru menyapa dengan hangat, mengajak berdoa, mengecek kehadiran, dan menanyakan 'Musik apa yang paling kamu suka dengar?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan menjadi detektif bunyi untuk mengenal alat musik. Pertanyaan pemantik: 'Coba bayangkan, kalau tidak ada alat musik, apakah dunia akan sepi?'.

Memahami: Peserta didik diajak mengamati gambar atau video berbagai alat musik dari seluruh dunia, kemudian mereka diajak menebak bagaimana bunyi alat musik tersebut dihasilkan. Guru memfasilitasi diskusi tentang perbedaan cara menghasilkan bunyi.

Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik diberikan kartu bergambar alat musik dan diminta untuk mengelompokkannya berdasarkan cara menghasilkan bunyi (dipukul, ditiup, digesek, dipetik, digoyangkan) di lembar kerja yang disediakan. Mereka juga mencoba menirukan cara memainkan alat musik tersebut tanpa suara.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengelompokannya, kemudian kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan penguatan konsep dan meluruskan jika ada kesalahan. Peserta didik diajak merefleksikan 'Apa hal baru yang kalian temukan hari ini tentang alat musik?'.

Penutup: Guru bersama peserta didik membuat rangkuman singkat tentang kategori alat musik. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua peserta didik dan memberikan tantangan untuk mencari tahu nama alat musik di sekitar rumah. Pembelajaran ditutup dengan lagu ceria dan doa.

Pertemuan 2 — Project-Based Learning (Tahap Perencanaan & Pelaksanaan)

Tujuan: Mendemonstrasikan cara memainkan alat musik sederhana yang berbeda jenisnya secara individu dan menganalisis perbedaan bunyi yang dihasilkan oleh berbagai jenis alat musik.

Kegiatan awal: Guru menyapa dengan senyum, memastikan semua siap belajar, dan mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya. Guru memperkenalkan proyek hari ini: 'Kita akan membuat 'Galeri Bunyi' di kelas!'. Guru menyampaikan tujuan: kita akan mencoba memainkan alat musik sederhana dan merasakan perbedaan bunyinya. Pertanyaan pemantik: 'Menurutmu, alat musik apa yang paling mudah dimainkan?'.

Memahami: Peserta didik diajak menyaksikan demonstrasi singkat guru atau video tentang cara memainkan alat musik sederhana seperti marakas, tamborin, pianika, atau recorder. Mereka fokus pada teknik dasar dan suara yang dihasilkan.

Mengaplikasi: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok mendapatkan beberapa alat musik sederhana (misalnya, marakas, tamborin, recorder, keyboard mainan). Mereka secara bergantian mencoba memainkan alat musik tersebut, mendengarkan bunyinya, dan mencatat pengamatan mereka tentang perbedaan bunyi yang dihasilkan di lembar proyek.

Merefleksi: Setiap kelompok berbagi pengalaman dan hasil pengamatan mereka tentang alat musik yang dimainkan. Guru memberikan umpan balik dan mengarahkan diskusi tentang mengapa bunyi alat musik berbeda. Peserta didik diajak berpikir 'Apa tantangan saat mencoba memainkan alat musik ini?'.

Penutup: Guru mengapresiasi semangat peserta didik dalam mencoba hal baru. Guru memberikan tugas untuk pertemuan selanjutnya: membawa gambar atau informasi tentang satu alat musik tradisional Indonesia. Pembelajaran ditutup dengan tepuk semangat dan doa.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning (Tahap Penyelesaian & Evaluasi) dan Praktik Bermusik

Tujuan: Menyajikan hasil eksplorasi jenis-jenis alat musik dalam bentuk poster kelompok dengan kreatif.

Kegiatan awal: Guru menyambut dengan ceria, mengajak senam jari ringan, dan mengecek kesiapan untuk melanjutkan proyek 'Galeri Bunyi'. Guru mengingatkan tujuan hari ini: menyelesaikan dan memamerkan 'Galeri Bunyi' kita. Pertanyaan pemantik: 'Jika kalian bisa menciptakan alat musik sendiri, akan seperti apa bentuk dan bunyinya?'.

Memahami: Peserta didik membawa hasil tugas dari rumah (gambar/informasi alat musik tradisional). Dalam kelompok, mereka berdiskusi dan menggabungkan semua informasi yang telah didapat dari pertemuan sebelumnya dan tugas rumah untuk merancang poster 'Galeri Bunyi' mereka.

Mengaplikasi: Setiap kelompok membuat poster kreatif yang berisi identifikasi jenis-jenis alat musik, cara memainkannya, dan contoh-contoh alat musik (termasuk yang tradisional). Mereka juga berlatih menyajikan informasi di poster secara singkat dan menarik.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan 'Galeri Bunyi' mereka di depan kelas. Kelompok lain memberikan apresiasi dan pertanyaan. Guru memberikan penguatan dan umpan balik konstruktif. Peserta didik diajak merefleksikan 'Apa yang paling berkesan dari proyek Galeri Bunyi ini?'.

Penutup: Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada setiap kelompok atas kerja keras dan kreativitas mereka. Guru bersama peserta didik menyanyikan lagu tentang musik. Pembelajaran ditutup dengan doa dan harapan agar semangat bermusik terus tumbuh. 'Kalian semua adalah musisi hebat!'.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kemampuan mengelompokkan alat musik, dan demonstrasi memainkan alat musik sederhana.

Akhir (sumatif): Penilaian poster 'Galeri Bunyi' dan presentasi kelompok, serta tes tertulis singkat untuk mengidentifikasi jenis-jenis alat musik.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi berbagai jenis alat musik berdasarkan sumber bunyinya.Pengenalan dasar alat musik dan sumber bunyinya.2 JPKreativitas
Mengelompokkan alat musik ke dalam kategori pukul, tiup, gesek, petik, dan goyang.Klasifikasi alat musik berdasarkan cara memainkannya.2 JPKolaborasi
Mendemonstrasikan cara memainkan alat musik sederhana dan menyajikan hasil eksplorasi.Praktik memainkan alat musik dan presentasi poster.2 JPKomunikasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Musik adalah bagian indah dari kehidupan kita, dan alat musik adalah 'jantung' dari musik itu sendiri. Setiap alat musik memiliki cerita dan cara unik untuk menghasilkan suara. Mari kita bersama-sama menjelajahi dunia alat musik, mengenal berbagai jenisnya, dan bahkan mencoba merasakan bagaimana rasanya memainkan beberapa di antaranya. Siapkah kalian menjadi penjelajah bunyi?

Apa Itu Alat Musik?

Alat musik adalah sebuah benda yang dibuat atau dimodifikasi untuk menghasilkan suara yang indah dan teratur, yang kemudian disusun menjadi melodi atau ritme. Setiap alat musik memiliki karakteristik unik, mulai dari bentuk, bahan, hingga cara memainkannya. Contohnya, gitar memiliki senar yang dipetik, sedangkan drum dipukul. Perbedaan ini menciptakan keragaman suara yang membuat musik menjadi sangat menarik dan kaya. Tanpa alat musik, mungkin kita tidak akan bisa menikmati lagu-lagu favorit kita, bukan?

Alat Musik yang Dipukul

Alat musik pukul adalah yang paling mudah kita temui. Bunyi dihasilkan dengan cara memukul bagian alat musik tersebut, baik dengan tangan, stik, atau alat pemukul lainnya. Contohnya adalah drum yang sering kita lihat di band, tamborin yang digoyangkan lalu dipukul, atau gong yang besar dan menghasilkan suara yang menggelegar. Marakas juga termasuk alat musik pukul karena kita menggoyangkannya agar isinya saling berbenturan dan menghasilkan suara. Alat musik pukul biasanya menjadi penentu irama atau ketukan dalam sebuah lagu.

Alat Musik yang Ditiup dan Digesek

Alat musik tiup menghasilkan suara dari getaran udara di dalamnya. Kita meniupkan udara ke dalam alat musik tersebut, dan udara bergetar di dalamnya untuk menciptakan bunyi. Contohnya adalah seruling, terompet, dan saksofon. Sementara itu, alat musik gesek menghasilkan suara dengan menggesekkan busur pada senar-senarnya. Gesekan ini membuat senar bergetar dan menghasilkan nada. Contoh alat musik gesek yang terkenal adalah biola dan cello. Keduanya memiliki suara yang merdu dan sering digunakan dalam orkestra.

Alat Musik yang Dipetik dan Digoyangkan

Alat musik petik menghasilkan suara dari senar yang dipetik dengan jari atau plektrum. Getaran senar inilah yang menghasilkan bunyi. Gitar adalah contoh paling populer dari alat musik petik, begitu juga dengan harpa dan ukulele. Sedangkan alat musik goyang adalah alat musik yang bunyinya dihasilkan dengan cara digoyangkan atau digetarkan. Contohnya adalah angklung yang digoyangkan, atau marakas yang isinya bergetar saat digoyangkan. Keduanya memberikan warna suara yang khas dan sering digunakan dalam berbagai jenis musik.

Rangkuman: Alat musik adalah benda yang menghasilkan suara untuk musik. Kita dapat mengelompokkannya berdasarkan cara menghasilkan bunyi: dipukul (drum, tamborin), ditiup (seruling, terompet), digesek (biola, cello), dipetik (gitar, ukulele), dan digoyangkan (angklung, marakas). Memahami jenis-jenis ini membantu kita lebih mengapresiasi keragaman musik di dunia.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Mengidentifikasi dan mengelompokkan alat musik berdasarkan cara menghasilkan bunyinya.

Alat & bahan: Gambar alat musik, gunting, lem, kertas HVS atau karton kecil

  1. Perhatikan gambar-gambar alat musik yang diberikan.
  2. Gunting setiap gambar alat musik dengan rapi.
  3. Kelompokkan gambar-gambar tersebut ke dalam kategori: Dipukul, Ditiup, Digesek, Dipetik, Digoyangkan.
  4. Tempelkan gambar-gambar alat musik pada kolom yang sesuai di lembar kerja.
  5. Tuliskan nama alat musik di bawah setiap gambar.

8 Glosarium

MelodiSusunan nada yang berurutan dan terdengar indah.
RitmePola ketukan atau irama dalam musik.
SenarTali yang direntangkan pada alat musik untuk menghasilkan bunyi saat dipetik atau digesek.
OrkestraSekumpulan musisi yang memainkan berbagai alat musik secara bersamaan.

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Seni Musik Jenis-jenis alat musik ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Musik kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.