Modul ajar Bahasa Indonesia SDLB kelas III materi Teks Petunjuk — Tunagrahita lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik dapat memahami beberapa instruksi sederhana yang disampaikan secara lisan atau dengan gambar.
Pemahaman bermakna: Teks petunjuk membantu kita melakukan sesuatu dengan benar dan aman, seperti membuat minuman atau merakit mainan, sehingga kita bisa mandiri.
Pertanyaan pemantik: Bagaimana cara membuat teh manis yang enak dan benar?
Tujuan: Mengidentifikasi ciri-ciri teks petunjuk sederhana (gambar, langkah berurutan) dengan bantuan guru.
Kegiatan awal: Guru menyapa, mengajak berdoa, memeriksa kehadiran, dan menanyakan kabar. Guru menunjukkan beberapa benda (misalnya, kemasan mi instan, bungkus minuman saset) dan bertanya 'Bagaimana cara membuatnya?' Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar tentang teks petunjuk agar bisa melakukan sesuatu dengan benar. Guru menjelaskan bahwa kita akan melihat contoh teks petunjuk dan mencari tahu ciri-cirinya.
Memahami: Peserta didik diajak mengamati beberapa contoh teks petunjuk bergambar sederhana (misalnya, cara membuat teh manis, cara mencuci tangan yang benar) yang ditempel di papan tulis. Guru membimbing peserta didik menemukan ciri-ciri teks petunjuk, yaitu ada gambar, ada tulisan singkat, dan langkah-langkahnya berurutan.
Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik mengerjakan LKPD 1 'Mengenal Teks Petunjuk'. Mereka diminta mencocokkan gambar dengan urutan kegiatan, lalu menyebutkan ciri-ciri teks petunjuk yang mereka temukan kepada guru. Guru memberikan pendampingan intensif dan pengulangan jika diperlukan.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman tentang ciri-ciri teks petunjuk (ada gambar, kalimat pendek, langkah berurutan). Guru mengapresiasi kerja keras semua peserta didik.
Penutup: Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama apa itu teks petunjuk dan ciri-cirinya. Guru memberikan pujian atas semangat belajar hari ini dan mengingatkan pentingnya membaca petunjuk. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.
Tujuan: Membaca dan memahami teks petunjuk bergambar tentang kegiatan sehari-hari (misalnya, membuat minuman) dengan bimbingan.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengingatkan kembali materi sebelumnya tentang ciri-ciri teks petunjuk. Guru menampilkan gambar seseorang yang kebingungan karena tidak tahu cara membuat sesuatu dan bertanya 'Apa yang harus dia lakukan?' Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan berlatih memahami teks petunjuk agar tidak bingung. Guru menjelaskan bahwa mereka akan membaca dan mencoba memahami petunjuk bergambar.
Memahami: Peserta didik mengamati teks petunjuk bergambar cara membuat minuman (misalnya, susu bubuk atau teh saset). Guru membimbing peserta didik membaca setiap langkah petunjuk secara berurutan, menjelaskan kosakata sulit dengan peragaan. Peserta didik mencoba menceritakan kembali langkah-langkahnya dengan bahasa sendiri atau isyarat.
Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik mengerjakan LKPD 2 'Memahami Petunjuk'. Mereka diminta mengurutkan kartu gambar petunjuk membuat minuman yang acak menjadi urutan yang benar, lalu menjelaskan urutan tersebut kepada teman kelompok. Guru memberikan bimbingan individual dan memastikan setiap peserta didik terlibat aktif.
Merefleksi: Beberapa kelompok mempresentasikan urutan gambar yang mereka susun dan menjelaskan maknanya. Guru memberikan penguatan dan koreksi jika ada kesalahan, serta memuji usaha peserta didik. Guru menekankan bahwa memahami petunjuk membuat kita bisa melakukan banyak hal sendiri.
Penutup: Guru dan peserta didik merefleksikan pentingnya memahami petunjuk. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dan motivasi untuk terus berlatih. Guru menutup pelajaran dengan doa dan salam.
Tujuan: Menyusun teks petunjuk sederhana bergambar untuk kegiatan yang dikenal (misalnya, mencuci tangan) dengan bantuan guru dan mempraktikkan langkah-langkah dalam teks petunjuk yang dibuat atau disediakan (misalnya, membuat minuman) secara mandiri.
Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru bertanya 'Siapa yang sudah bisa mencuci tangan sendiri?' atau 'Siapa yang bisa membuat minumannya sendiri?' Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan menjadi 'pembuat petunjuk' dan akan mencoba membuat minuman sungguhan. Guru menjelaskan bahwa mereka akan membuat petunjuk sederhana dan mempraktikkannya.
Memahami: Peserta didik diajak mengingat kembali kegiatan sehari-hari yang sudah mereka kuasai (misalnya, mencuci tangan, merapikan meja, memakai sepatu). Guru membimbing diskusi untuk mengidentifikasi langkah-langkah dari kegiatan tersebut. Guru menampilkan contoh teks petunjuk 'Cara Mencuci Tangan' dan 'Cara Membuat Jus Buah Sederhana' sebagai inspirasi.
Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau berpasangan membuat teks petunjuk sederhana bergambar untuk kegiatan 'Cara Mencuci Tangan' atau 'Cara Membuat Jus Buah Sederhana' menggunakan kartu gambar dan tulisan singkat di LKPD 3 'Ayo Buat Petunjuk!'. Setelah selesai, mereka akan mempraktikkan 'Cara Membuat Jus Buah Sederhana' sesuai petunjuk yang telah disiapkan guru (bahan dan alat sudah tersedia). Guru memberikan pendampingan saat menyusun petunjuk dan mengawasi praktik pembuatan minuman.
Merefleksi: Peserta didik secara bergantian menunjukkan teks petunjuk yang mereka buat dan menjelaskan isinya. Beberapa peserta didik mendemonstrasikan hasil praktik membuat minuman. Guru memberikan umpan balik konstruktif, mengoreksi jika ada kesalahan, dan memuji kemandirian peserta didik dalam membuat dan mengikuti petunjuk. Guru menguatkan bahwa mereka adalah anak-anak hebat yang mandiri.
Penutup: Guru dan peserta didik menyimpulkan pelajaran hari ini tentang membuat dan mengikuti petunjuk. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada semua peserta didik atas kreativitas dan kemandirian mereka. Guru mengingatkan untuk selalu membaca petunjuk. Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam yang ceria.
Proses (formatif): Observasi guru saat peserta didik berdiskusi kelompok, mengurutkan gambar, dan mempraktikkan petunjuk, serta penilaian terhadap partisipasi aktif dan pemahaman lisan.
Akhir (sumatif): Penilaian hasil karya teks petunjuk bergambar yang dibuat peserta didik dan praktik membuat minuman sesuai petunjuk.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi ciri-ciri teks petunjuk sederhana (gambar, langkah berurutan) dengan bantuan guru. | Ciri-ciri teks petunjuk (gambar, tulisan singkat, langkah berurutan) | 3 JP | kreativitas, komunikasi |
| Membaca dan memahami teks petunjuk bergambar tentang kegiatan sehari-hari (misalnya, membuat minuman) dengan bimbingan. | Memahami teks petunjuk bergambar (urutan langkah, makna kalimat) | 3 JP | kemandirian, penalaran kritis |
| Menyusun teks petunjuk sederhana bergambar untuk kegiatan yang dikenal (misalnya, mencuci tangan) dengan bantuan guru. | Menyusun teks petunjuk bergambar (membuat urutan, memilih gambar, menulis kalimat pendek) | 3 JP | kreativitas, kemandirian |
Halo teman-teman! Pernahkah kamu melihat gambar atau tulisan yang memberitahu cara melakukan sesuatu? Misalnya, cara membuat susu atau cara mencuci tangan? Itu namanya teks petunjuk! Teks petunjuk sangat penting agar kita tidak bingung dan bisa melakukan kegiatan dengan benar. Mari kita belajar bersama agar kita semakin pintar dan mandiri!
Teks petunjuk adalah tulisan yang berisi arahan atau langkah-langkah untuk melakukan sesuatu. Tujuannya agar kita bisa mengerjakan sesuatu dengan benar dan mendapatkan hasil yang baik. Bayangkan jika kamu ingin membuat kue tapi tidak tahu caranya, pasti kamu butuh petunjuk, kan? Teks petunjuk biasanya mudah dipahami karena menggunakan bahasa yang sederhana dan seringkali dilengkapi dengan gambar.
Teks petunjuk punya beberapa ciri khas. Pertama, biasanya ada gambar yang jelas untuk membantu kita memahami setiap langkah. Kedua, kalimatnya pendek dan mudah dimengerti. Ketiga, langkah-langkahnya berurutan dari awal sampai akhir, tidak boleh terbalik. Keempat, biasanya menggunakan kata kerja perintah, seperti 'ambil', 'masukkan', atau 'aduk'.
Kita bisa menemukan teks petunjuk di mana-mana! Misalnya, di kemasan mi instan ada cara memasaknya. Di bungkus minuman saset ada cara membuatnya. Di dinding toilet ada gambar cara mencuci tangan yang benar. Bahkan, di buku resep masakan juga ada petunjuk cara membuat makanan. Semua itu membantu kita melakukan kegiatan dengan baik dan aman.
Agar tidak salah, ada langkah-langkah untuk memahami teks petunjuk. Pertama, lihat gambarnya dengan teliti. Kedua, baca setiap kalimat petunjuk dari nomor satu sampai selesai. Jika ada kata yang tidak dimengerti, tanyakan pada guru. Ketiga, bayangkan atau praktikkan langkah-langkah tersebut satu per satu. Pastikan kamu mengerti semua langkahnya sebelum mulai melakukan kegiatan.
Kita juga bisa membuat teks petunjuk sendiri, lho! Misalnya, cara mencuci tangan atau cara merapikan meja. Caranya, pikirkan dulu kegiatan apa yang ingin kamu buat petunjuknya. Lalu, urutkan langkah-langkahnya dari awal sampai akhir. Gambarlah setiap langkahnya agar mudah dipahami. Terakhir, tuliskan kalimat petunjuk yang singkat dan jelas di bawah setiap gambar.
Mengikuti teks petunjuk itu sangat penting. Jika kita tidak mengikuti petunjuk, hasilnya bisa salah atau bahkan berbahaya. Misalnya, jika membuat minuman tidak sesuai petunjuk, rasanya bisa tidak enak. Jika merakit mainan tidak sesuai petunjuk, mainannya bisa rusak. Jadi, selalu biasakan membaca dan mengikuti petunjuk ya!
Rangkuman: Teks petunjuk adalah arahan langkah-langkah untuk melakukan sesuatu dengan benar. Ciri-cirinya ada gambar, kalimat singkat, dan langkah berurutan. Kita bisa menemukan petunjuk di kemasan produk atau cara mencuci tangan. Memahami dan mengikuti petunjuk membuat kita mandiri dan melakukan kegiatan dengan aman. Kita juga bisa membuat petunjuk sederhana sendiri.
Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi, mengurutkan, dan membuat teks petunjuk sederhana bergambar.
Alat & bahan: Kertas bergambar kegiatan, lem, gunting, alat tulis, kartu kalimat petunjuk, bahan-bahan membuat jus/minuman.
| Petunjuk | Arahan atau cara melakukan sesuatu. |
| Berurutan | Satu per satu, dari awal sampai akhir, tidak boleh acak. |
| Mandiri | Bisa melakukan sesuatu sendiri tanpa bantuan. |
| Memahami | Mengerti maksud dari sesuatu. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas III langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.