Modul Ajar SDLB

Modul Ajar Bahasa Indonesia SDLB

3 modul ajar Bahasa Indonesia SDLB untuk kelas III — mulai Paragraf Sederhana — Tunagrahita, Teks Petunjuk, dan Teks Petunjuk — Tunagrahita. Word + PDF ber-kop.

3 modul siap pakaiFase A, B, CWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 42 materi Bahasa Indonesia SDLB & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Paragraf Sederhana — Tunagrahita, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Paragraf Sederhana — Tunagrahita selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Bahasa Indonesia SDLB ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Indonesia SDLB
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Paragraf Sederhana — Tunagrahita
Bahasa Indonesia · Kelas III · Fase B
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Paragraf Sederhana — Tunagrahita
Bahasa Indonesia · Fase B · Kelas III · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasB / III
Materi PokokParagraf Sederhana — Tunagrahita
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik mampu mengenal dan memahami kata serta kalimat sederhana.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Komunikasi — menyampaikan dan menerima gagasan secara jelas dan santun
  3. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran II (Pendidikan Khusus)
Elemen / DomainMenyimak; Membaca dan Memirsa; Menulis
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami informasi sederhana dari teks lisan dan tulis, serta dapat mengungkapkan gagasan dalam bentuk tulisan sederhana dengan bantuan visual atau bimbingan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualParagraf sederhana dapat ditemukan dalam cerita pendek, pengumuman, atau pesan singkat sehari-hari.
KonseptualParagraf adalah kumpulan kalimat yang membahas satu ide pokok atau topik.
ProseduralPeserta didik akan belajar cara mengidentifikasi kalimat utama dan kalimat pendukung dalam sebuah paragraf, serta menyusun paragraf sederhana.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya menyusun kalimat secara teratur agar mudah dipahami orang lain.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui pengamatan gambar dan bimbingan guru, peserta didik dapat mengidentifikasi kalimat utama dalam paragraf sederhana dengan tepat.
  2. Setelah membaca teks pendek, peserta didik dapat menyebutkan minimal dua kalimat pendukung yang relevan dengan kalimat utama.
  3. Dengan bantuan kartu kata, peserta didik dapat menyusun kalimat-kalimat menjadi paragraf sederhana yang padu secara runtut.
  4. Melalui kegiatan menulis terbimbing, peserta didik dapat menuliskan paragraf sederhana tentang pengalaman pribadi dengan bantuan gambar.
Halaman 2 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami paragraf sederhana membantu kita menyampaikan dan menerima informasi dengan jelas dalam kehidupan sehari-hari, seperti saat bercerita atau membaca pengumuman.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita bercerita atau menulis agar teman-teman mudah mengerti?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Menggambar ilustrasi untuk mendukung paragraf sederhana yang dibuat peserta didik.
Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Menulis paragraf sederhana tentang aktivitas fisik atau kebiasaan hidup sehat.
Kemitraan PembelajaranOrang tua diajak untuk membacakan cerita pendek dan meminta anak mengidentifikasi kalimat utama atau menceritakan kembali dengan paragraf sederhana.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas dihias dengan poster contoh paragraf sederhana bergambar, meja belajar diatur agar mudah untuk kerja kelompok dan presentasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPenggunaan tablet atau komputer untuk menampilkan gambar atau video pendek sebagai stimulus, serta aplikasi sederhana untuk menyusun kalimat menjadi paragraf jika tersedia.
Halaman 3 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 60 menit · awal 10 · inti 40 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui pengamatan gambar dan bimbingan guru, peserta didik dapat mengidentifikasi kalimat utama dalam paragraf sederhana dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, dan melakukan presensi dengan menyebut nama serta menanyakan kabar.
  2. Guru menampilkan sebuah gambar aktivitas sehari-hari (misalnya anak sedang bermain bola) dan bertanya: 'Apa yang sedang dilakukan anak ini? Bagaimana perasaannya?' untuk mengaitkan dengan pengalaman peserta didik.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Hari ini kita akan belajar bagaimana menyusun kata-kata menjadi cerita pendek yang mudah dipahami. Nanti kita akan menemukan kalimat utama dari cerita itu.'
  4. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara kita bercerita atau menulis agar teman-teman mudah mengerti?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan gambar sebuah kejadian sederhana (misalnya 'Liburan ke Pantai') dan membacakan sebuah paragraf sederhana yang sesuai dengan gambar tersebut secara perlahan dan jelas.
  2. Identifikasi masalah: Guru bertanya: 'Dari cerita yang Ibu/Bapak bacakan, cerita tentang apa ya ini? Kalimat mana yang paling penting?' Peserta didik mencoba menjawab dengan bimbingan.
  3. Pengumpulan data: Guru memberikan lembar kerja bergambar yang berisi 3-4 kalimat acak. Peserta didik diminta untuk menunjuk kalimat yang menurut mereka paling penting dari setiap kelompok kalimat.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Pengolahan data: Guru membimbing peserta didik untuk mencari 'kalimat utama' dari setiap kelompok kalimat dengan cara melingkari atau memberi tanda pada kalimat yang paling penting.
  2. Pembuktian: Peserta didik secara individu atau berpasangan menunjukkan kalimat utama yang sudah mereka tandai. Guru memberikan contoh lain dan meminta peserta didik mengidentifikasi kalimat utama dari contoh tersebut.
  3. Guru memberikan kartu kalimat acak yang berhubungan dengan satu topik. Peserta didik mencoba menyusunnya menjadi cerita pendek dan menemukan kalimat utamanya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Peserta didik secara bergantian menyampaikan kalimat utama yang mereka temukan. Guru menguatkan pemahaman tentang 'kalimat utama' sebagai inti cerita.
  2. Guru memberikan umpan balik positif dan mengoreksi jika ada kesalahan dalam mengidentifikasi kalimat utama, dengan menunjukkan letak kalimat utama yang tepat.
  3. Guru menguatkan pemahaman dengan menjelaskan bahwa kalimat utama adalah kalimat yang menjadi inti atau pokok pembicaraan dalam sebuah paragraf.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali apa itu kalimat utama dan bagaimana menemukannya.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas partisipasi dan semangat belajarnya, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas sederhana di rumah berupa mencari satu kalimat utama dari cerita pendek yang dibacakan orang tua, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 60 menit · awal 10 · inti 40 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 2Setelah membaca teks pendek, peserta didik dapat menyebutkan minimal dua kalimat pendukung yang relevan dengan kalimat utama.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menit
  1. Guru menyapa peserta didik, mengajak berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengulang kembali materi tentang kalimat utama dengan meminta beberapa peserta didik menyebutkan ciri-ciri kalimat utama yang mereka ingat dari pertemuan sebelumnya.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: 'Hari ini kita akan belajar tentang kalimat-kalimat lain yang membantu menjelaskan kalimat utama. Kita akan belajar menyusun cerita yang lengkap.'
  4. Guru bertanya: 'Jika kita punya kalimat utama, kalimat apa lagi yang bisa membuat cerita kita lebih jelas?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan sebuah paragraf sederhana yang sudah lengkap dengan kalimat utama dan kalimat pendukung (misalnya tentang 'Kucingku yang Lucu'). Guru membacakan paragraf tersebut dengan intonasi yang jelas.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (2-3 orang) dan memberikan setiap kelompok sebuah LKPD yang berisi paragraf serupa, namun beberapa kalimat pendukungnya diacak atau dihilangkan.
  3. Guru menjelaskan tugas kelompok: 'Tugas kalian adalah mencari kalimat-kalimat yang cocok untuk menjelaskan kalimat utama ini. Kalimat mana yang membuat cerita jadi lebih lengkap?'
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk mencari dan menempelkan kartu kalimat pendukung yang sesuai dengan kalimat utama pada LKPD.
  2. Membimbing penyelidikan: Guru berkeliling mengamati dan memberikan bimbingan kepada kelompok yang mengalami kesulitan, memberikan pertanyaan pancingan untuk membantu mereka berpikir.
  3. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, dengan membacakan paragraf yang sudah mereka susun lengkap dengan kalimat utama dan kalimat pendukungnya.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik positif terhadap hasil kerja kelompok. Guru mengoreksi jika ada kalimat pendukung yang kurang relevan.
  2. Guru memberikan penguatan tentang fungsi kalimat pendukung yang menjelaskan dan memperjelas kalimat utama dalam sebuah paragraf.
  3. Guru mengajak peserta didik untuk memahami bahwa kalimat pendukung adalah teman bagi kalimat utama, mereka saling membantu agar cerita jadi lebih utuh.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan bahwa paragraf terdiri dari kalimat utama dan kalimat pendukung yang saling berkaitan.
  2. Guru memberikan pujian dan tepuk tangan untuk semua kelompok yang telah bekerja sama dengan baik, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan tugas mandiri berupa mencari contoh paragraf sederhana dari buku cerita dan mengidentifikasi kalimat pendukungnya, kemudian menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat menyusun kalimat acak menjadi paragraf sederhana yang padu.

Alat & bahan: Kertas LKPD, gunting, lem, kartu kalimat, gambar

Langkah kerja:

  1. Perhatikan gambar yang diberikan oleh guru tentang sebuah kegiatan.
  2. Baca kartu-kartu kalimat yang sudah dipotong. Pilihlah satu kalimat yang paling penting (kalimat utama) dan tempelkan di kotak paling atas.
  3. Pilihlah kalimat-kalimat lain yang menjelaskan kalimat utama tersebut (kalimat pendukung) dan tempelkan di bawahnya secara berurutan.
  4. Baca kembali paragraf yang sudah kamu susun. Apakah ceritanya sudah bagus dan mudah dimengerti?
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Bisakah kamu menyebutkan nama benda ini? (menunjuk gambar benda)
  2. Apa yang kamu lakukan saat bermain di taman?
  3. Coba ceritakan apa yang kamu lihat di gambar ini dalam satu atau dua kalimat.
  4. Mana yang lebih panjang, kalimat 'Saya suka makan' atau 'Saya suka makan apel merah yang manis dan segar'?

Formatif (proses): Observasi saat diskusi kelompok, partisipasi dalam menyusun paragraf, dan presentasi hasil karya.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil penyusunan paragraf sederhana dalam 'Buku Cerita Pengalamanku' berdasarkan kelengkapan dan keterpaduan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi kalimat utamaKalimat utama dalam paragraf2 JPPenalaran Kritis
2Menyebutkan kalimat pendukungKalimat pendukung dan fungsinya2 JPKomunikasi
3Menyusun dan menulis paragraf sederhanaMenyusun paragraf dari kalimat acak, menulis paragraf pribadi2 JPKemandirian, Kreativitas
Halaman 8 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Selamat datang di modul 'Paragraf Sederhana'! Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering bercerita atau membaca informasi. Agar cerita atau informasi itu mudah dipahami, kita perlu menyusunnya dengan baik. Modul ini akan membantu kamu belajar bagaimana membuat cerita pendek yang bagus, yaitu paragraf sederhana. Kamu akan belajar mengenal bagian-bagian paragraf dan cara menyusunnya.

1. Apa itu Paragraf Sederhana?
Paragraf sederhana adalah kumpulan beberapa kalimat yang membahas satu topik atau ide utama. Seperti puzzle yang disusun dari beberapa kepingan, paragraf terbentuk dari beberapa kalimat yang saling berkaitan. Paragraf membuat tulisan kita rapi dan mudah dibaca. Contohnya, saat kamu bercerita tentang liburanmu, kamu bisa membuat satu paragraf untuk cerita tentang pantai, lalu paragraf lain untuk cerita tentang makanan di sana. Setiap paragraf punya satu cerita utama yang ingin disampaikan.

2. Mengenal Kalimat Utama
Setiap paragraf punya satu kalimat yang paling penting, namanya kalimat utama. Kalimat utama ini seperti inti dari sebuah cerita pendek. Dia berisi ide pokok atau gagasan utama yang ingin disampaikan. Kalimat utama bisa ada di awal, tengah, atau akhir paragraf. Untuk menemukannya, kamu bisa bertanya: 'Cerita ini sebenarnya tentang apa ya?' Atau 'Apa pesan utama dari kalimat-kalimat ini?' Kalimat utama akan memberikan gambaran besar dari seluruh paragraf.

3. Mengenal Kalimat Pendukung
Selain kalimat utama, ada juga kalimat pendukung. Kalimat pendukung adalah kalimat-kalimat yang menjelaskan atau merinci kalimat utama. Mereka seperti teman-teman yang membantu kalimat utama agar ceritanya jadi lebih jelas dan lengkap. Misalnya, jika kalimat utama adalah 'Kucingku sangat lucu', kalimat pendukungnya bisa 'Dia punya bulu putih yang lembut' atau 'Dia suka bermain bola kecil'. Kalimat pendukung membuat paragraf menjadi lebih kaya informasi dan menarik untuk dibaca.

4. Cara Menyusun Paragraf Sederhana
Untuk menyusun paragraf sederhana, pertama, tentukan dulu apa ide pokok yang ingin kamu ceritakan. Ini akan menjadi kalimat utama. Kedua, pikirkan beberapa kalimat yang bisa menjelaskan ide pokok itu lebih lanjut. Ini akan menjadi kalimat pendukung. Ketiga, susun kalimat utama dan kalimat pendukung secara berurutan agar ceritanya mengalir dengan baik. Pastikan semua kalimat berhubungan dengan satu topik yang sama. Dengan begitu, paragrafmu akan mudah dipahami oleh pembaca.

Rangkuman: Paragraf sederhana adalah kumpulan kalimat yang membahas satu ide pokok. Setiap paragraf memiliki kalimat utama yang berisi ide pokok, dan kalimat pendukung yang menjelaskan kalimat utama. Menyusun paragraf dengan baik akan membuat tulisan kita lebih jelas dan mudah dipahami. Dengan latihan, kita bisa membuat cerita pendek kita sendiri yang menarik dan informatif untuk dibaca teman-teman.

Halaman 9 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
ParagrafKumpulan kalimat yang membahas satu ide pokok.
Kalimat UtamaKalimat yang berisi ide pokok atau inti cerita dalam paragraf.
Kalimat PendukungKalimat yang menjelaskan dan merinci kalimat utama.
Ide PokokGagasan utama atau inti dari sebuah tulisan.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Paragraf Sederhana — Tunagrahita" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas III ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Paragraf Sederhana — Tunagrahita — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Kelas I Fase A8 materi · siap dibuatkan

8 materi Bahasa Indonesia kelas I SDLB, urut mengajar dari Bunyi Apa? hingga Di Sekitar Rumah · semester 1: 4, semester 2: 4.

Bunyi Apa?Sem 1Ayo, Bermain!Sem 1Awas Kuman!Sem 1Aku Bisa!Sem 1Teman BaruSem 2Temanku BerbedaSem 2Aku InginSem 2Di Sekitar RumahSem 2

Kelas II Fase A8 materi · siap dibuatkan

8 materi Bahasa Indonesia kelas II SDLB, urut mengajar dari Mengenal Perasaan hingga Hobi yang Jadi Prestasi · semester 1: 4, semester 2: 4.

Mengenal PerasaanSem 1Menjaga KesehatanSem 1Berhati-hati di Mana SajaSem 1Keluargaku UnikSem 1Berteman dalam KeragamanSem 2Bijak Memakai UangSem 2Sayang LingkunganSem 2Hobi yang Jadi PrestasiSem 2

Kelas III Fase B8 materi · siap dibuatkan

8 materi Bahasa Indonesia kelas III SDLB, urut mengajar dari Ayo, Main! hingga Sahabat dari Seberang · semester 1: 4, semester 2: 4.

Lihat semuanya →Ayo, Main!Sem 1Kawan SeiringSem 1Pengobar SemangatSem 1Senyum di SekitarkuSem 1Bola-Bola CokelatSem 2TersesatSem 2Aku dan si MerahSem 2Sahabat dari SeberangSem 2

Kelas IV Fase B8 materi · siap dibuatkan

8 materi Bahasa Indonesia kelas IV SDLB, urut mengajar dari Sudah Besar hingga Sehatlah Ragaku · semester 1: 4, semester 2: 4.

Sudah BesarSem 1Di Bawah AtapSem 1Lihat SekitarSem 1Meliuk dan MenerjangSem 1Bertukar dan MembayarSem 2Satu TitikSem 2Asal-UsulSem 2Sehatlah RagakuSem 2

Kelas V Fase C6 materi · siap dibuatkan

6 materi Bahasa Indonesia kelas V SDLB, urut mengajar dari Aku yang Unik hingga Sayangi Bumi · semester 1: 3, semester 2: 3.

Aku yang UnikSem 1Buku Jendela DuniaSem 1Ekspresi Diri Lewat HobiSem 1Belajar BerwirausahaSem 2Cinta IndonesiaSem 2Sayangi BumiSem 2

Kelas VI Fase C4 materi · siap dibuatkan

4 materi Bahasa Indonesia kelas VI SDLB, urut mengajar dari Anak-Anak yang Mengubah Dunia hingga Dari Hobi Menjadi Profesi · semester 1: 2, semester 2: 2.

Anak-Anak yang Mengubah DuniaSem 1Nusantara Berjuta CeritaSem 1Temukan Minat, Tunjukkan BakatSem 2Dari Hobi Menjadi ProfesiSem 2
Peta materi Bahasa Indonesia SDLB — 42 materi, kelas I sampai VI, modul ajar siap unduh
Contoh sampul modul ajar Bahasa Indonesia SDLB — Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

Modul Ajar Bahasa Indonesia di SDLB

Peta di halaman ini memuat 42 materi Bahasa Indonesia kelas I sampai VI di SDLB, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase A, B, dan C, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk pendidikan khusus (SLB). Tujuan, kegiatan, LKPD, dan asesmennya diadaptasi menurut hambatan peserta didik — media, cara berkomunikasi, dan cara menjawab diakomodasi (lisan, isyarat, perbuatan, atau karya), sehingga cakupan materi dapat setara kelas reguler bagi yang tanpa hambatan intelektual.

Di sekolah, Bahasa Indonesia juga dipanggil bindo dan b indonesia — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Indonesia SDLB — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Indonesia SDLB mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Indonesia SDLB yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa Indonesia bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIPeta Konsep
Paragraf Sederhana — TunagrahitaApa itu Paragraf Sederhana?Mengenal Kalimat UtamaMengenal Kalimat PendukungCara Menyusun Paragraf Sederhana
Dari sub-bab Paragraf Sederhana — TunagrahitaLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas IIIProfil Lulusan
Penalaran kritisKomunikasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Ayo, Main!1Kawan Seiring1Pengobar Semangat1Senyum di Sekitarku2Bola-Bola Cokelat…+3 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDAyo, Main!Kawan SeiringPengobar SemangatSenyum di Sekitarku
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Indonesia SDLB

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Fase apa saja yang tercakup di Bahasa Indonesia SDLB?

Fase A, B, dan C — kelas I sampai VI. Fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta materi halaman ini.

Apa saja materi Bahasa Indonesia SDLB?

42 materi, urut mengajar dari Bunyi Apa? hingga Dari Hobi Menjadi Profesi. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Indonesia?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Bahasa Indonesia sering disebut apa lagi?

Nama resminya Bahasa Indonesia, tetapi di sekolah ia juga dipanggil bindo, b indonesia. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.