tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDLBIPAS › Energi dan Perubahannya — Tunagrahita
SDLB · Kelas IV · Fase B

Modul Ajar IPAS Kelas IV
Energi dan Perubahannya — Tunagrahita

Modul ajar IPAS SDLB kelas IV materi Energi dan Perubahannya — Tunagrahita lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar IPAS kelas IV materi Energi dan Perubahannya — Tunagrahita
Ringkasan: Energi adalah kekuatan yang membuat benda bekerja dan kita beraktivitas. Ada banyak bentuk energi seperti panas, cahaya, gerak, dan listrik. Energi bisa berubah bentuk, contohnya listrik menjadi gerak pada kipas angin. Sumber energi ada yang dapat diperbarui (matahari, air, angin) dan tidak dapat diperbarui (minyak bumi, batu bara). Penting bagi kita untuk menghemat energi agar tidak cepat habis.
Model: Project Based Learning (PjBL) + praktikDimensi: Kemandirian, Kreativitas, KomunikasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISIPAS · Energi dan Perubahannya — Tunagrahita · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik memahami bahwa ada hal-hal yang membuat benda bergerak atau berfungsi.

Pemahaman bermakna: Energi ada di sekitar kita dalam berbagai bentuk dan dapat berubah dari satu bentuk ke bentuk lain, membuat benda berfungsi dan kita dapat beraktivitas.

Pertanyaan pemantik: Mengapa lampu bisa menyala dan kipas angin bisa berputar?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi berbagai bentuk energi (misalnya, panas, cahaya, gerak) yang ada di lingkungan sekitar dengan bantuan gambar atau benda nyata.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran. Guru menunjukkan gambar-gambar aktivitas sehari-hari (misalnya, anak makan, lampu menyala, mobil berjalan) dan bertanya 'Apa yang membuat ini terjadi?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan belajar tentang apa itu energi dan bentuk-bentuknya di sekitar kita.

Memahami: Peserta didik mengamati berbagai benda di kelas (lampu, kipas angin, senter, mainan mobil-mobilan) dan diminta menyentuh atau melihatnya. Guru memandu diskusi tentang apa yang membuat benda-benda itu bekerja (panas, cahaya, gerak). Guru mengenalkan konsep energi sebagai 'tenaga' yang membuat sesuatu bisa bergerak atau menyala.

Mengaplikasi: Peserta didik secara berpasangan atau kelompok kecil, dengan bantuan guru, mengelompokkan kartu gambar benda-benda (misalnya, matahari, api unggun, baterai, sepeda) ke dalam kategori bentuk energi yang paling dominan (panas, cahaya, gerak, suara, listrik).

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengelompokan kartu gambar mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang berbagai bentuk energi. Peserta didik secara lisan menyebutkan satu contoh energi yang mereka temukan hari ini.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali bentuk-bentuk energi yang sudah dipelajari. Guru memberikan pujian atas partisipasi aktif peserta didik. Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu sederhana tentang energi. Doa penutup.

Pertemuan 2 — Problem Based Learning (PBL)

Tujuan: Menjelaskan perubahan energi sederhana yang terjadi pada benda-benda di sekitar (misalnya, listrik menjadi gerak pada kipas angin) dengan contoh konkret dan mengelompokkan sumber energi menjadi dapat diperbarui dan tidak dapat diperbarui menggunakan kartu gambar.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran. Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang bentuk-bentuk energi. Guru menunjukkan video singkat atau gambar tentang kipas angin yang berputar dan bertanya, 'Dari mana energi untuk kipas angin ini? Dan menjadi energi apa?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan melihat bagaimana energi bisa berubah dan dari mana energi itu berasal.

Memahami: Guru menjelaskan konsep perubahan energi dengan demonstrasi sederhana (misalnya, menyalakan senter: energi baterai menjadi cahaya; menyalakan lilin: energi kimia menjadi panas dan cahaya). Peserta didik diajak mengamati dan menyebutkan perubahan energi yang terjadi. Guru juga mengenalkan konsep sumber energi yang dapat diperbarui (matahari, air, angin) dan tidak dapat diperbarui (minyak bumi, batu bara) dengan gambar dan contoh nyata.

Mengaplikasi: Peserta didik dalam kelompok kecil mengisi LKPD tentang perubahan energi pada benda-benda sehari-hari (misalnya, setrika: listrik menjadi panas; televisi: listrik menjadi cahaya dan suara). Kemudian, mereka mengelompokkan kartu gambar sumber energi ke dalam kategori 'Dapat Diperbarui' atau 'Tidak Dapat Diperbarui'.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka tentang perubahan energi dan pengelompokan sumber energi. Guru memberikan penguatan dan koreksi jika ada kesalahan, serta menekankan pentingnya sumber energi yang dapat diperbarui. Guru menanyakan 'Apakah kita bisa membuat energi baru?' untuk memicu pemikiran kritis.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan tentang perubahan energi dan jenis-jenis sumber energi. Guru memberikan apresiasi kepada semua kelompok. Guru memberikan tugas sederhana untuk mengamati perubahan energi di rumah. Doa penutup.

Pertemuan 3 — Project Based Learning (PjBL)

Tujuan: Membuat model sederhana yang menunjukkan perubahan energi (misalnya, kincir angin dari kertas) dengan bimbingan guru dan menunjukkan cara menghemat energi dalam kehidupan sehari-hari melalui simulasi atau drama pendek.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran. Guru mengingatkan kembali tentang perubahan energi. Guru menunjukkan contoh kincir angin sederhana dari kertas dan bertanya, 'Bagaimana kincir ini bisa berputar?'. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan membuat model yang menunjukkan perubahan energi dan belajar cara menghemat energi.

Memahami: Guru menjelaskan langkah-langkah membuat kincir angin dari kertas secara sederhana dan perlahan, sambil memperagakan setiap langkahnya. Guru juga menjelaskan mengapa penting menghemat energi dan memberikan contoh-contoh praktis (mematikan lampu jika tidak dipakai, tidak menyalakan AC terlalu dingin).

Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau berpasangan, dengan bimbingan guru dan asisten, membuat kincir angin dari kertas. Setelah selesai, mereka diminta untuk menggerakkan kincir angin tersebut dan menjelaskan perubahan energi yang terjadi (energi gerak angin menjadi gerak kincir). Kemudian, peserta didik membuat simulasi atau drama pendek tentang cara menghemat energi di rumah atau sekolah.

Merefleksi: Peserta didik memamerkan kincir angin buatan mereka dan menjelaskan proses perubahan energinya. Setiap kelompok atau individu menampilkan simulasi/drama pendek tentang penghematan energi. Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan tentang pentingnya menghemat energi.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan kembali tentang perubahan energi dan pentingnya menghemat energi. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan usaha peserta didik. Guru mengajak peserta didik untuk selalu menghemat energi di mana pun. Doa penutup.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok, saat membuat kincir angin, dan saat presentasi simulasi penghematan energi.

Akhir (sumatif): Penilaian hasil karya kincir angin dan kemampuan menjelaskan perubahan energi yang terjadi, serta pemahaman tentang cara menghemat energi melalui drama pendek.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi berbagai bentuk energi (panas, cahaya, gerak).Bentuk-bentuk energi di sekitar kita.2 JPKemandirian
Menjelaskan perubahan energi sederhana dan mengelompokkan sumber energi.Perubahan energi dan sumber energi (dapat/tidak dapat diperbarui).2 JPPenalaran kritis
Membuat model perubahan energi dan menunjukkan cara menghemat energi.Pembuatan model kincir angin dan praktik penghematan energi.2 JPKreativitas, Komunikasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Energi adalah kekuatan atau tenaga yang membuat segala sesuatu bisa bergerak, menyala, atau bekerja. Tanpa energi, kita tidak bisa melakukan apa-apa, dan benda-benda di sekitar kita juga tidak bisa berfungsi. Mari kita belajar lebih banyak tentang energi dan bagaimana energi itu ada di mana-mana dalam kehidupan kita sehari-hari.

Apa Itu Energi?

Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha atau kerja. Bayangkan kamu ingin mendorong meja, kamu butuh tenaga, kan? Nah, tenaga itu adalah energi. Ketika kamu makan, tubuhmu mendapat energi untuk bermain dan belajar. Ketika lampu menyala, ada energi listrik yang mengubahnya menjadi cahaya. Energi membuat benda bisa bergerak, panas, atau bersuara. Semua kegiatan kita membutuhkan energi.

Bentuk-Bentuk Energi

Energi punya banyak bentuk. Ada energi panas, seperti dari matahari atau api. Ada energi cahaya, seperti dari lampu atau senter. Ada energi gerak, seperti angin yang meniup daun atau mobil yang berjalan. Ada juga energi listrik yang membuat televisi menyala, dan energi bunyi yang membuat kita bisa mendengar musik. Setiap bentuk energi punya tugasnya sendiri.

Perubahan Energi

Energi tidak bisa dibuat atau dihilangkan, tapi bisa berubah bentuk. Contohnya, saat kamu menyalakan kipas angin, energi listrik berubah menjadi energi gerak yang membuat baling-baling berputar. Saat kamu menyalakan radio, energi listrik berubah menjadi energi bunyi. Saat kamu menyetrika baju, energi listrik berubah menjadi energi panas. Perubahan energi ini terjadi terus-menerus di sekitar kita dan membuat banyak hal bekerja.

Sumber Energi yang Dapat Diperbarui

Sumber energi yang dapat diperbarui adalah sumber energi yang tidak akan habis meskipun terus digunakan, atau bisa diperbaharui kembali dalam waktu singkat. Contohnya adalah matahari, air, dan angin. Matahari memberikan panas dan cahaya setiap hari. Air yang mengalir bisa menggerakkan turbin untuk listrik. Angin bisa memutar kincir angin. Sumber energi ini baik untuk lingkungan karena tidak menyebabkan banyak polusi.

Sumber Energi yang Tidak Dapat Diperbarui

Sumber energi yang tidak dapat diperbarui adalah sumber energi yang akan habis jika terus digunakan, dan butuh waktu sangat lama untuk terbentuk kembali. Contohnya adalah minyak bumi, gas alam, dan batu bara. Sumber energi ini banyak digunakan untuk kendaraan dan pembangkit listrik, tapi jumlahnya terbatas. Oleh karena itu, kita harus bijak menggunakannya agar tidak cepat habis.

Pentingnya Menghemat Energi

Karena beberapa sumber energi bisa habis dan proses pembuatannya merusak lingkungan, kita harus menghemat energi. Menghemat energi berarti menggunakan energi secukupnya. Contohnya, matikan lampu jika tidak dipakai, cabut charger HP jika sudah penuh, dan jangan menyalakan AC terlalu dingin. Dengan menghemat energi, kita ikut menjaga bumi dan sumber daya alam untuk masa depan.

Rangkuman: Energi adalah kekuatan yang membuat benda bekerja dan kita beraktivitas. Ada banyak bentuk energi seperti panas, cahaya, gerak, dan listrik. Energi bisa berubah bentuk, contohnya listrik menjadi gerak pada kipas angin. Sumber energi ada yang dapat diperbarui (matahari, air, angin) dan tidak dapat diperbarui (minyak bumi, batu bara). Penting bagi kita untuk menghemat energi agar tidak cepat habis.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi perubahan energi pada benda sehari-hari dan mengelompokkan sumber energi.

Alat & bahan: Lembar kerja bergambar, pensil warna, gunting, lem, kartu gambar benda dan sumber energi

  1. Amati gambar benda-benda yang ada di lembar kerja.
  2. Lingkari bentuk energi awal dan akhir yang terjadi pada setiap benda.
  3. Gunting kartu gambar sumber energi yang disediakan.
  4. Tempelkan kartu gambar ke dalam kotak 'Dapat Diperbarui' atau 'Tidak Dapat Diperbarui'.
  5. Warnai gambar sesuai keinginanmu.

8 Glosarium

EnergiKemampuan untuk melakukan usaha atau kerja.
PanasSalah satu bentuk energi yang bisa menghangatkan.
CahayaSalah satu bentuk energi yang membuat kita bisa melihat.
GerakSalah satu bentuk energi yang membuat benda berpindah tempat.
ListrikBentuk energi yang menggerakkan banyak alat elektronik.
Sumber EnergiAsal mula energi, tempat energi didapatkan.

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar IPAS Energi dan Perubahannya — Tunagrahita ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPAS kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.