Modul ajar Housekeeping SMK kelas XI materi Layanan Housekeeping dan Pembersihan lokasi area dan peralatan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Rumusan: Pada akhir Fase F, peserta didik mampu mengidentifikasi, menganalisis, dan menerapkan prosedur operasional standar (SOP) layanan housekeeping, termasuk pembersihan dan perawatan area serta peralatan, sesuai dengan standar industri perhotelan dan prinsip keberlanjutan.
Acuan: Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Kompetensi awal: Peserta didik memahami konsep dasar industri perhotelan dan pentingnya kebersihan.
Pemahaman bermakna: Memahami layanan housekeeping dan prosedur pembersihan area serta peralatan secara mendalam akan membekali peserta didik dengan keterampilan praktis yang relevan untuk berkarir di industri perhotelan, serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kebersihan dan standar profesional.
Pertanyaan pemantik: Mengapa kebersihan adalah kunci utama kepuasan tamu di hotel bintang lima?
Tujuan: Mengidentifikasi jenis-jenis layanan housekeeping dan area kerja dengan tepat serta menjelaskan fungsi dan jenis peralatan kebersihan serta bahan pembersih secara akurat.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan mengajak peserta didik melakukan 'mini-quiz' tentang kebersihan di rumah. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi layanan housekeeping dan peralatan kebersihan, serta manfaatnya dalam karir mereka.
Memahami: Peserta didik menyaksikan video singkat tentang aktivitas housekeeping di hotel dan berdiskusi kelompok untuk mengidentifikasi berbagai jenis layanan dan area yang dibersihkan, serta peralatan yang terlihat.
Mengaplikasi: Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi gambar-gambar area hotel dan peralatan kebersihan, kemudian diminta untuk mengelompokkan dan memberi nama serta fungsi masing-masing item. Mereka juga mengidentifikasi potensi bahaya dari penggunaan bahan kimia tertentu.
Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi dan identifikasi mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang klasifikasi layanan, area, dan jenis-jenis peralatan serta bahan pembersih, termasuk pentingnya keselamatan kerja. Peserta didik mencatat poin-poin penting.
Penutup: Guru dan peserta didik menyimpulkan materi hari ini. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan untuk membaca materi berikutnya, dan menutup dengan motivasi serta doa bersama.
Tujuan: Menganalisis prosedur operasional standar (SOP) pembersihan kamar tamu dan area publik serta mendemonstrasikan teknik penggunaan peralatan dan bahan pembersih dengan benar dan aman.
Kegiatan awal: Guru menyapa dan mengulas singkat materi sebelumnya. Guru menampilkan studi kasus berupa skenario 'kamar tamu yang sangat kotor setelah pesta' dan menanyakan bagaimana mereka akan menanganinya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menganalisis SOP dan melatih penggunaan peralatan.
Memahami: Peserta didik dalam kelompok menganalisis SOP pembersihan kamar tamu dan area publik yang diberikan oleh guru. Mereka juga mengidentifikasi urutan langkah, peralatan, dan bahan yang dibutuhkan untuk skenario studi kasus.
Mengaplikasi: Setiap kelompok melakukan simulasi penggunaan peralatan kebersihan dasar (misalnya, vacuum cleaner, lap, semprotan pembersih) dengan mengikuti instruksi yang benar. Mereka juga mempraktikkan langkah-langkah awal pembersihan kamar tamu (misalnya, stripping linen, membuang sampah) di area simulasi kelas.
Merefleksi: Setiap kelompok mendemonstrasikan sebagian prosedur pembersihan kamar dan penggunaan peralatan. Kelompok lain memberikan masukan dan guru memberikan koreksi serta penguatan teknik yang benar dan aman. Guru menekankan pentingnya efisiensi dan ergonomi dalam bekerja.
Penutup: Guru memandu refleksi tentang kesulitan dan keberhasilan dalam praktik. Guru memberikan pujian atas semangat belajar dan mempersiapkan mereka untuk praktik yang lebih komprehensif di pertemuan berikutnya, kemudian menutup pelajaran dengan doa.
Tujuan: Melaksanakan pembersihan kamar tamu dan area publik sesuai SOP dengan efisien serta mengevaluasi hasil pembersihan dan perawatan peralatan sesuai standar kualitas.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, dan mengulas kembali teknik-teknik yang sudah dipelajari. Guru menjelaskan 'proyek' hari ini yaitu praktik pembersihan kamar tamu/area publik secara menyeluruh dan menyampaikan tujuan akhir pembelajaran untuk mencapai standar kualitas.
Memahami: Peserta didik kembali ke kelompok masing-masing untuk merencanakan alur kerja pembersihan kamar tamu atau area publik yang telah ditentukan. Mereka memastikan semua peralatan dan bahan siap sesuai SOP.
Mengaplikasi: Setiap kelompok melaksanakan praktik pembersihan kamar tamu simulasi atau area publik (misalnya, koridor, lobby mini) secara komprehensif dari awal hingga akhir sesuai SOP yang telah dipelajari. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan observasi.
Merefleksi: Setelah praktik selesai, setiap kelompok mempresentasikan hasil kerjanya, menyoroti tantangan dan solusi yang ditemukan. Guru dan kelompok lain memberikan umpan balik menggunakan rubrik penilaian. Guru juga mengulas pentingnya perawatan peralatan setelah digunakan.
Penutup: Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kerja keras dan hasil praktik peserta didik, menyoroti peningkatan keterampilan mereka. Guru menyimpulkan pembelajaran secara keseluruhan, memberikan motivasi untuk terus belajar, dan menutup dengan doa penuh semangat.
Proses (formatif): Observasi kinerja saat praktik simulasi pembersihan dan penilaian hasil diskusi kelompok.
Akhir (sumatif): Penilaian proyek praktik pembersihan kamar tamu/area publik dan tes tertulis tentang SOP.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Mengidentifikasi jenis-jenis layanan housekeeping dan area kerja. | Konsep layanan housekeeping, area kerja (kamar tamu, area publik). | 2 JP | penalaran kritis |
| Menjelaskan fungsi dan jenis peralatan kebersihan serta bahan pembersih. | Jenis-jenis peralatan, bahan pembersih, fungsi, dan cara penggunaan aman. | 2 JP | kolaborasi |
| Menganalisis SOP pembersihan dan mendemonstrasikan teknik penggunaan peralatan. | SOP pembersihan kamar/area, teknik penggunaan alat, ergonomi. | 2 JP | kemandirian |
Modul ini akan membimbing Anda memahami secara mendalam tentang layanan housekeeping dan prosedur pembersihan lokasi serta peralatan. Housekeeping adalah tulang punggung kebersihan dan kenyamanan di industri perhotelan. Dengan menguasai materi ini, Anda akan memiliki keterampilan esensial yang sangat dibutuhkan untuk berkarir di bidang perhotelan, memastikan setiap tamu merasa dihargai dan nyaman di lingkungan yang bersih dan terawat.
Housekeeping adalah departemen penting di hotel yang bertanggung jawab menjaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanan seluruh area hotel, baik kamar tamu maupun area publik. Layanan ini mencakup pembersihan harian, perawatan linen, penataan kamar, hingga penanganan barang hilang. Tujuannya adalah menciptakan pengalaman menginap yang menyenangkan dan aman bagi tamu. Pekerja housekeeping harus memiliki perhatian terhadap detail, kecepatan, dan standar kebersihan yang tinggi, serta memahami pentingnya sanitasi untuk kesehatan.
Area kerja housekeeping terbagi menjadi dua kategori utama: kamar tamu dan area publik. Kamar tamu meliputi kamar standar, deluxe, suite, dan kamar khusus lainnya, yang memerlukan pembersihan menyeluruh setelah tamu check-out atau pembersihan harian saat tamu menginap. Area publik mencakup lobby, koridor, restoran, kolam renang, pusat kebugaran, toilet umum, dan area perkantoran hotel. Setiap area memiliki karakteristik dan kebutuhan pembersihan yang berbeda, memerlukan pendekatan dan peralatan khusus untuk menjaga standar kebersihan yang optimal.
Peralatan kebersihan sangat beragam, mulai dari alat manual seperti sapu, pel, sikat, lap, hingga alat mekanis seperti vacuum cleaner, mesin polisher, dan mesin cuci. Pemilihan peralatan harus disesuaikan dengan jenis permukaan dan tingkat kotoran. Bahan pembersih juga bervariasi, seperti deterjen, disinfektan, pembersih kaca, pembersih lantai, dan pengharum ruangan. Penting untuk memahami fungsi masing-masing bahan, cara penggunaannya yang aman, dan potensi bahaya yang mungkin timbul, serta selalu membaca label produk sebelum penggunaan.
SOP pembersihan kamar tamu adalah panduan langkah demi langkah yang harus diikuti untuk memastikan konsistensi dan kualitas. Prosedur umumnya meliputi persiapan (mengumpulkan alat dan bahan), masuk ke kamar (mengetuk, menyapa), stripping linen kotor, membuang sampah, membersihkan kamar mandi, membersihkan area tidur dan ruang tamu, dusting, vacuuming/mopping, hingga finishing (pengecekan akhir dan penyemprotan pengharum). Setiap langkah memiliki detail spesifik untuk mencapai standar kebersihan hotel bintang lima.
Pembersihan area publik juga mengikuti SOP yang disesuaikan dengan karakteristik area tersebut, misalnya pembersihan lobby yang berfokus pada kerapian dan kebersihan lantai, atau toilet umum yang mengutamakan sanitasi. Setelah setiap sesi pembersihan, perawatan peralatan sangat krusial. Ini meliputi membersihkan alat dari kotoran, mengeringkan, menyimpan di tempat yang tepat, dan melaporkan jika ada kerusakan. Perawatan yang baik memperpanjang usia peralatan dan menjamin efektivitas kerja di kemudian hari.
Rangkuman: Layanan housekeeping adalah inti dari kebersihan dan kenyamanan di industri perhotelan, mencakup pembersihan kamar tamu dan area publik. Pemahaman tentang jenis area, fungsi peralatan, dan bahan pembersih sangat penting. Seluruh proses harus mengikuti Prosedur Operasional Standar (SOP) yang ketat, mulai dari persiapan hingga perawatan peralatan. Kemampuan ini membekali peserta didik dengan keterampilan praktis yang relevan dan meningkatkan profesionalisme di sektor perhotelan.
Tujuan: Membantu peserta didik mengidentifikasi dan mengelompokkan peralatan serta bahan kebersihan sesuai fungsinya.
Alat & bahan: Lembar kerja, gambar peralatan kebersihan, gambar area hotel, alat tulis
| Housekeeping | Departemen di hotel yang bertanggung jawab atas kebersihan dan kerapian. |
| SOP | Prosedur Operasional Standar, panduan langkah kerja yang baku. |
| Dusting | Proses membersihkan debu dari permukaan furnitur atau benda lainnya. |
| Sanitasi | Upaya menjaga kebersihan untuk mencegah penyakit, biasanya dengan disinfeksi. |
| Linen | Barang-barang tekstil seperti seprai, sarung bantal, handuk yang digunakan di kamar hotel. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Housekeeping kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.