Modul ajar (RPP) Kreatif, Inovasi dan Kewirausahaan SMK kelas XII materi Kewirausaahan Berkelanjutan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
Bukan Kewirausaahan Berkelanjutan yang Anda cari?
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menit| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Kreatif, Inovasi dan Kewirausahaan |
| Fase / Kelas | F / XII |
| Materi Pokok | Kewirausaahan Berkelanjutan |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (8 JP: Pertemuan 1 3 JP · Pertemuan 2 2 JP · Pertemuan 3 3 JP) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang konsep bisnis dan produk yang mereka minati.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pengembangan Diri dan Bisnis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi peluang usaha yang inovatif dan berkelanjutan, merencanakan strategi bisnis yang mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi, serta mengimplementasikannya dengan prinsip kewirausahaan yang bertanggung jawab. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Banyak perusahaan kini mengintegrasikan praktik ramah lingkungan dan sosial dalam model bisnis mereka untuk menarik konsumen dan investor. |
| Konseptual | Kewirausahaan berkelanjutan adalah pendekatan bisnis yang menyeimbangkan keuntungan ekonomi dengan tanggung jawab sosial dan lingkungan. |
| Prosedural | Mengembangkan model bisnis yang mencakup analisis dampak lingkungan, sosial, dan ekonomi serta strategi mitigasinya. |
| Metakognitif | Menyadari pentingnya berpikir jangka panjang dalam merancang dan menjalankan bisnis agar memberikan manfaat berkelanjutan bagi semua pihak. |
Tujuan Pembelajaran:
Pemahaman bermakna: Bisnis yang sukses di masa depan tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah bisnis bisa tetap untung besar sambil menjaga kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ekonomi Bisnis: Analisis kelayakan finansial dan model bisnis yang berkelanjutan. Produk Kreatif dan Kewirausahaan: Pengembangan ide produk yang inovatif dan ramah lingkungan. Pendidikan Lingkungan Hidup: Pemahaman mendalam tentang isu-isu lingkungan dan dampaknya terhadap bisnis. |
| Kemitraan Pembelajaran | Melibatkan orang tua atau praktisi bisnis lokal untuk memberikan masukan dan inspirasi mengenai praktik bisnis berkelanjutan yang relevan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Menciptakan suasana kelas yang kondusif, kolaboratif, dan penuh apresiasi, serta memanfaatkan sumber daya sekolah yang ada secara efisien. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Menggunakan platform kolaborasi online (misalnya Google Workspace) untuk kerja kelompok dan presentasi digital, serta mencari referensi melalui internet. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik mampu mengidentifikasi minimal 3 prinsip kewirausahaan berkelanjutan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Salam, doa, presensi, apersepsi tentang bisnis yang mereka kenal, penyampaian tujuan pembelajaran hari ini, dan pertanyaan pemantik tentang bisnis yang ramah lingkungan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Guru memfasilitasi peserta didik untuk mengeksplorasi studi kasus perusahaan yang menerapkan kewirausahaan berkelanjutan dan mendiskusikan prinsip-prinsipnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Peserta didik secara berkelompok mengidentifikasi dan mencatat 3-5 prinsip kewirausahaan berkelanjutan dari studi kasus yang diberikan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan satu prinsip yang mereka temukan, dilanjutkan diskusi kelas untuk menyamakan persepsi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru merangkum prinsip-prinsip kewirausahaan berkelanjutan, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan memberi tugas awal untuk mencari ide bisnis yang berkelanjutan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik mampu menganalisis potensi dampak positif dan negatif sebuah ide bisnis terhadap lingkungan dan sosial. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya dan menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, serta memberikan sebuah skenario masalah bisnis. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan skenario masalah dan mengidentifikasi potensi dampak positif serta negatif dari ide bisnis yang diajukan terhadap lingkungan dan sosial. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik membuat daftar analisis dampak (SWOT sederhana) untuk ide bisnis mereka, fokus pada aspek lingkungan dan sosial. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan analisis dampak mereka, guru memberikan umpan balik dan mengarahkan diskusi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru memberikan penguatan tentang pentingnya analisis dampak, mengapresiasi kerja kelompok, dan memberikan arahan untuk merancang model bisnis pada pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Peserta didik mampu merancang model bisnis sederhana yang mengintegrasikan aspek keberlanjutan dan mempresentasikannya. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 25 menit | Guru menyapa, mengingatkan tujuan pembelajaran, dan menjelaskan proyek mini yang akan dikerjakan: merancang dan mempresentasikan model bisnis berkelanjutan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok menyusun rancangan model bisnis berkelanjutan berdasarkan analisis dampak sebelumnya, menggunakan template yang disediakan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 40 menit | Peserta didik membuat slide presentasi singkat dan mempraktikkan cara mempresentasikannya di depan kelas. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Setiap kelompok mempresentasikan rancangan model bisnis berkelanjutan mereka, diikuti sesi tanya jawab dan umpan balik konstruktif dari guru dan teman. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 25 menit | Guru memberikan apresiasi tertinggi atas karya dan presentasi peserta didik, merangkum pembelajaran, dan memberikan motivasi untuk terus mengembangkan ide-ide kewirausahaan berkelanjutan di masa depan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis dampak lingkungan dan sosial dari sebuah ide bisnis serta merancang model bisnis berkelanjutan.
Alat & bahan: Kertas, alat tulis, laptop/tablet, proyektor, internet.
Langkah kerja:
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
Formatif (proses): Observasi keaktifan peserta didik dalam diskusi kelompok, presentasi, dan tanya jawab selama pembelajaran.
Sumatif (akhir): Penilaian terhadap rancangan model bisnis berkelanjutan dan presentasi kelompok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi prinsip kewirausahaan berkelanjutan | Prinsip-prinsip Kewirausahaan Berkelanjutan | 3 JP | Kreativitas, Kemandirian |
| 2 | Menganalisis dampak lingkungan dan sosial ide bisnis | Analisis Dampak Bisnis | 2 JP | Kolaborasi, Penalaran Kritis |
| 3 | Merancang dan mempresentasikan model bisnis berkelanjutan | Perancangan Model Bisnis Berkelanjutan | 3 JP | Kreativitas, Kolaborasi, Kemandirian |
Selamat datang di modul Kewirausahaan Berkelanjutan! Di era modern ini, bisnis tidak hanya tentang keuntungan semata, tetapi juga tentang bagaimana kita berkontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat. Modul ini akan membimbingmu merancang bisnis yang tidak hanya inovatif tetapi juga bertanggung jawab.
1. Konsep Dasar Kewirausahaan Berkelanjutan
Kewirausahaan berkelanjutan adalah pendekatan bisnis yang berfokus pada penciptaan nilai jangka panjang dengan menyeimbangkan tiga pilar utama: ekonomi (profit), sosial (people), dan lingkungan (planet). Ini berarti bisnis harus menguntungkan, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan tidak merusak lingkungan. Contohnya adalah bisnis yang menggunakan bahan baku daur ulang, memberdayakan komunitas lokal, atau mengurangi jejak karbon.
2. Prinsip-prinsip Utama
Beberapa prinsip kunci dalam kewirausahaan berkelanjutan meliputi inovasi hijau (produk/proses ramah lingkungan), tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), ekonomi sirkular (mengurangi limbah dengan mendaur ulang dan menggunakan kembali), serta transparansi dan akuntabilitas. Bisnis berkelanjutan juga menekankan efisiensi sumber daya dan pembangunan ekonomi yang inklusif.
3. Analisis Dampak Bisnis
Sebelum memulai bisnis, penting untuk menganalisis potensi dampaknya. Dampak positif bisa berupa penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas hidup masyarakat, atau pelestarian sumber daya alam. Sementara itu, dampak negatif bisa berupa polusi, eksploitasi sumber daya, atau ketidakadilan sosial. Analisis ini membantu dalam merancang strategi mitigasi.
4. Merancang Model Bisnis Berkelanjutan
Merancang model bisnis berkelanjutan melibatkan integrasi pilar ekonomi, sosial, dan lingkungan ke dalam setiap aspek operasional. Mulai dari pemilihan supplier, proses produksi, pemasaran, hingga pengelolaan limbah. Model bisnis ini harus jelas menunjukkan bagaimana perusahaan akan menciptakan nilai bagi semua pemangku kepentingan secara seimbang dan berkelanjutan.
Rangkuman: Kewirausahaan berkelanjutan adalah kunci bisnis masa depan. Dengan mengintegrasikan prinsip ekonomi, sosial, dan lingkungan, kamu dapat menciptakan bisnis yang menguntungkan sekaligus memberikan dampak positif. Analisis dampak dan perancangan model bisnis yang matang akan membantumu mewujudkan visi ini.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Kewirausahaan Berkelanjutan | Pendekatan bisnis yang menyeimbangkan keuntungan ekonomi, tanggung jawab sosial, dan kelestarian lingkungan. |
| Pilar Triple Bottom Line | Tiga aspek utama keberlanjutan: ekonomi (profit), sosial (people), dan lingkungan (planet). |
| Inovasi Hijau | Pengembangan produk atau proses yang ramah lingkungan. |
| Ekonomi Sirkular | Model ekonomi yang berfokus pada pengurangan limbah melalui daur ulang dan penggunaan kembali sumber daya. |
| CSR (Corporate Social Responsibility) | Tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Kewirausaahan Berkelanjutan" mata pelajaran Kreatif, Inovasi dan Kewirausahaan Kelas XII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Ya. Modul Kewirausaahan Berkelanjutan untuk kelas XII SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Kreatif, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul Kewirausaahan Berkelanjutan ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase F untuk kelas XII SMK.
Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Kewirausaahan Berkelanjutan untuk Kreatif, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Kewirausaahan Berkelanjutan dapat Anda sesuaikan dengan murid Kreatif, Inovasi dan Kewirausahaan kelas XII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.