SMKKelas XIFase F

Modul Ajar & RPP Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan Kelas XI
Panen dan Pasca Panen Karet

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Panen dan pasca panen karet adalah serangkaian proses krusial yang menentukan kualitas lateks dan produk karet akhir. Dimulai dari identifikasi pohon siap sadap, teknik penyadapan yang benar, penanganan lateks pasca sadap yang higienis, hingga pengolahan awal menjadi bokar. Memahami dan menerapkan prosedur yang tepat serta mempertimbangkan aspek keberlanjutan akan memaksimalkan hasil, menjaga kualitas, dan meningkatkan nilai ekonomi komoditas karet.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Panen dan Pasca Panen Karet
Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Panen dan Pasca Panen Karet
Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPanen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan
Fase / KelasF / XI
Materi PokokPanen dan Pasca Panen Karet
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis tanaman perkebunan dan pentingnya panen dalam pertanian.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah
Elemen / DomainPanen dan Pasca Panen Tanaman Perkebunan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis dan menerapkan prinsip-prinsip panen dan pasca panen tanaman perkebunan secara efektif dan efisien, serta mengelola hasil panen dengan mempertimbangkan kualitas dan keberlanjutan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPetani karet di Indonesia melakukan penyadapan getah karet dan mengolahnya menjadi bahan baku industri.
KonseptualPanen dan pasca panen karet melibatkan serangkaian tahapan mulai dari penyadapan, pengumpulan, pengolahan awal, hingga penyimpanan untuk menjaga kualitas lateks.
ProseduralLangkah-langkah penyadapan yang benar, penanganan lateks pasca sadap, dan proses pengolahan awal lateks menjadi bahan olahan karet (bokar) membutuhkan prosedur yang tepat.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya ketepatan prosedur dan kualitas dalam setiap tahapan panen dan pasca panen karet untuk meningkatkan nilai ekonomi dan mengurangi kerugian.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi ciri-ciri tanaman karet siap sadap dan menentukan waktu panen yang tepat sesuai standar operasional.
  2. Menerapkan teknik penyadapan karet yang benar sesuai prosedur untuk mendapatkan lateks berkualitas optimal.
  3. Melakukan penanganan pasca panen lateks mulai dari pengumpulan, pengangkutan, hingga pengolahan awal menjadi bahan olahan karet (bokar).
  4. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas lateks dan bahan olahan karet serta mengidentifikasi upaya peningkatannya.
  5. Mengevaluasi praktik panen dan pasca panen karet yang berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi dan nilai ekonomi.
  6. Merancang prosedur panen dan pasca panen karet yang inovatif dan efektif berdasarkan prinsip keberlanjutan.
Halaman 2 · Panen dan Pasca Panen Karet — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami dan menerapkan teknik panen dan pasca panen karet yang tepat akan meningkatkan kualitas lateks dan bahan olahan karet, sehingga berdampak pada nilai jual dan keberlanjutan usaha perkebunan.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa petani karet harus sangat berhati-hati dalam proses penyadapan dan penanganan getah karet setelah dipanen?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject-Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuKimia: Mempelajari komposisi lateks, reaksi penggumpalan, dan penggunaan bahan kimia dalam pengolahan awal karet.
Kewirausahaan: Menganalisis nilai ekonomi lateks dan bokar, strategi pemasaran, serta potensi pengembangan produk turunan karet.
Biologi: Memahami anatomi dan fisiologi pohon karet terkait produksi lateks dan respons terhadap penyadapan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau anggota komunitas yang berprofesi sebagai petani atau pekerja perkebunan karet dapat diundang sebagai narasumber atau tempat studi lapangan singkat.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas yang dilengkapi proyektor dan papan tulis, serta area praktik simulasi di luar ruangan atau laboratorium pertanian yang aman dan nyaman untuk kegiatan praktik penyadapan dan pengolahan.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video tutorial penyadapan karet dari YouTube, aplikasi simulasi proses pengolahan, serta platform belajar daring untuk diskusi dan pengumpulan tugas rancangan prosedur.
Halaman 3 · Panen dan Pasca Panen Karet — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi ciri-ciri tanaman karet siap sadap dan menentukan waktu panen yang tepat sesuai standar operasional.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitPeserta didik menyimak salam, berdoa, presensi, dan menyimak penyampaian tujuan pembelajaran hari ini tentang identifikasi ciri karet siap sadap. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita tahu pohon karet sudah siap untuk disadap?' untuk menggali pengetahuan awal dan memicu rasa ingin tahu.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik secara berkelompok mengamati berbagai gambar atau video tanaman karet dengan kondisi yang berbeda (siap sadap, belum siap sadap, sakit). Mereka berdiskusi untuk mengidentifikasi ciri-ciri fisik dan kondisi lingkungan yang menandakan kesiapan pohon karet untuk disadap, serta faktor-faktor yang mempengaruhi waktu panen.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok membuat daftar ciri-ciri tanaman karet siap sadap dan mempresentasikannya. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep, lalu peserta didik mengerjakan LKPD untuk menganalisis studi kasus penentuan waktu panen yang optimal.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik mempresentasikan hasil analisis studi kasus mereka, saling memberikan masukan, dan guru mengklarifikasi konsep-konsep kunci. Diskusi kelas dipimpin untuk menyimpulkan pentingnya penentuan waktu panen yang tepat.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan materi hari ini, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup dilaksanakan dengan suasana yang penuh semangat.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Panen dan Pasca Panen Karet — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem-Based Learning (PBL) + Praktik
Tujuan Pertemuan 2Menerapkan teknik penyadapan karet yang benar sesuai prosedur untuk mendapatkan lateks berkualitas optimal.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitPeserta didik menyimak salam, berdoa, presensi, dan menyimak tujuan pembelajaran yaitu menerapkan teknik penyadapan yang benar. Guru mengingatkan kembali pentingnya ciri-ciri karet siap sadap dan mengajukan pertanyaan: 'Apa saja kesalahan yang mungkin terjadi saat menyadap karet dan bagaimana dampaknya?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik mengamati demonstrasi teknik penyadapan karet yang benar oleh guru atau ahli perkebunan (jika memungkinkan, melalui video). Mereka menganalisis video tersebut untuk mengidentifikasi langkah-langkah, alat yang digunakan, dan potensi masalah yang bisa timbul jika prosedur tidak diikuti.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDalam kelompok, peserta didik merancang simulasi penyadapan karet menggunakan alat peraga sederhana atau batang pohon yang sudah disiapkan. Mereka mempraktikkan teknik penyadapan, saling mengamati, dan memberikan masukan berdasarkan prosedur yang telah dipelajari. Guru membimbing dan memberikan koreksi langsung.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitSetiap kelompok mendemonstrasikan hasil praktik penyadapan mereka di depan kelas, menjelaskan prosedur yang mereka ikuti, dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi. Diskusi kelas fokus pada perbandingan teknik dan kualitas hasil sadapan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan teknik penyadapan yang efektif, memberikan penguatan tentang pentingnya ketelitian, dan mengapresiasi semangat belajar. Guru memberikan pengantar untuk materi pasca panen di pertemuan selanjutnya dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Panen dan Pasca Panen Karet — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Menganalisis studi kasus penentuan waktu panen karet dan mengidentifikasi prosedur penyadapan yang tepat.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Karet merupakan salah satu komoditas perkebunan penting bagi Indonesia. Keberhasilan usaha perkebunan karet sangat ditentukan oleh praktik panen dan pasca panen yang tepat.

Alat & bahan: Lembar kerja, gambar/foto tanaman karet, alat tulis, video demonstrasi penyadapan

Langkah kerja:

  1. Amati gambar/video tanaman karet yang disajikan.
  2. Diskusikan dalam kelompok ciri-ciri tanaman yang siap sadap dan faktor penentu waktu panen.
  3. Tuliskan prosedur penyadapan yang benar berdasarkan pengamatan dan diskusi.
  4. Identifikasi potensi kesalahan dan dampaknya terhadap kualitas lateks.
  5. Sajikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Panen dan Pasca Panen Karet — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang tanaman karet?
  2. Menurut Anda, mengapa panen karet harus dilakukan dengan hati-hati?
  3. Sebutkan salah satu produk yang terbuat dari bahan karet!
  4. Apakah Anda pernah melihat proses penyadapan karet secara langsung?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, praktik simulasi, dan presentasi, serta penilaian LKPD.

Sumatif (akhir): Penilaian 'Rancangan Prosedur Panen dan Pasca Panen Karet Berkelanjutan' dan tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Panen dan Pasca Panen Karet — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri tanaman karet siap sadap dan menentukan waktu panen yang tepat sesuai standar operasional.Identifikasi ciri siap sadap, waktu panen.2 JPPenalaran Kritis
2Menerapkan teknik penyadapan karet yang benar sesuai prosedur untuk mendapatkan lateks berkualitas optimal.Teknik penyadapan, alat sadap.2 JPKemandirian, Kolaborasi
3Melakukan penanganan pasca panen lateks mulai dari pengumpulan, pengangkutan, hingga pengolahan awal menjadi bahan olahan karet (bokar).Pengumpulan, pengangkutan, pengolahan awal lateks.2 JPKolaborasi, Penalaran Kritis
4Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas lateks dan bahan olahan karet serta mengidentifikasi upaya peningkatannya; Mengevaluasi praktik panen dan pasca panen karet yang berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi dan nilai ekonomi; Merancang prosedur panen dan pasca panen karet yang inovatif dan efektif berdasarkan prinsip keberlanjutan.Faktor kualitas, evaluasi keberlanjutan, rancangan inovatif.2 JPPenalaran Kritis, Kemandirian
Halaman 8 · Panen dan Pasca Panen Karet — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Karet merupakan salah satu komoditas perkebunan penting bagi Indonesia. Keberhasilan usaha perkebunan karet sangat ditentukan oleh praktik panen dan pasca panen yang tepat. Modul ini akan membimbing Anda memahami seluruh proses, mulai dari identifikasi pohon siap sadap hingga pengolahan awal lateks menjadi bahan olahan karet (bokar) yang berkualitas, serta pentingnya keberlanjutan dalam setiap tahapan.

1. Mengenal Tanaman Karet dan Produknya
Tanaman karet (Hevea brasiliensis) adalah pohon penghasil lateks, cairan putih susu yang merupakan bahan baku karet alam. Lateks dipanen melalui proses penyadapan pada kulit batang pohon. Produk utama dari lateks adalah berbagai jenis karet olahan seperti SIR (Standard Indonesian Rubber), RSS (Ribbed Smoked Sheet), dan lateks pekat yang digunakan dalam industri ban, sarung tangan, hingga produk rumah tangga. Kualitas produk akhir sangat bergantung pada penanganan sejak di kebun.

2. Ciri-ciri Tanaman Karet Siap Sadap
Pohon karet umumnya siap sadap pada umur 5-7 tahun, ditandai dengan lingkar batang sekitar 45-50 cm pada ketinggian 100 cm dari permukaan tanah. Kulit batang harus mulus, tidak cacat, dan tebal. Selain itu, kesehatan pohon juga menjadi indikator penting; pohon yang sehat dan vigor akan menghasilkan lateks lebih banyak dan berkualitas. Pemilihan pohon yang tepat akan memaksimalkan hasil dan menjaga kesehatan jangka panjang pohon.

3. Penentuan Waktu dan Frekuensi Penyadapan
Waktu penyadapan terbaik adalah pagi hari antara pukul 05.00-08.00, saat turgor sel tinggi sehingga aliran lateks maksimal. Frekuensi penyadapan bervariasi, umumnya D2 (dua hari sekali) atau D3 (tiga hari sekali), tergantung pada kondisi pohon, iklim, dan sistem sadap yang diterapkan. Penentuan frekuensi yang tepat bertujuan untuk menjaga produktivitas dan umur ekonomis pohon. Penyadapan yang terlalu sering dapat merusak pohon.

4. Teknik Penyadapan Karet yang Benar
Penyadapan dilakukan dengan menggores kulit batang menggunakan pisau sadap khusus, membentuk sudut kemiringan 25-30 derajat dari horizontal. Kedalaman goresan harus mencapai lapisan kambium tanpa merusak kayu. Panjang goresan idealnya setengah atau sepertiga lingkar batang. Teknik yang benar akan menghasilkan lateks optimal, meminimalkan luka pada pohon, dan memperpanjang bidang sadap. Kebersihan alat sadap juga sangat krusial.

5. Pengumpulan dan Penanganan Lateks Pasca Sadap
Lateks yang keluar dari goresan akan menetes ke dalam mangkuk penampung. Setelah proses penyadapan selesai, lateks segera dikumpulkan dan dibawa ke tempat pengolahan. Penanganan harus cepat dan hati-hati untuk mencegah penggumpalan dini atau kontaminasi. Penggunaan wadah yang bersih dan tertutup sangat dianjurkan untuk menjaga kualitas lateks sebelum diolah lebih lanjut. Hindari paparan sinar matahari langsung.

6. Pengolahan Awal Lateks Menjadi Bahan Olahan Karet (Bokar)
Lateks segar umumnya diolah menjadi bahan olahan karet (bokar) melalui proses penggumpalan. Bahan penggumpal yang umum digunakan adalah asam format atau asam asetat dengan konsentrasi tertentu. Proses ini mengubah lateks cair menjadi gumpalan padat. Gumpalan ini kemudian dapat diolah lebih lanjut menjadi slab, sit, atau bentuk lain sesuai standar industri. Kontrol pH dan kebersihan sangat penting dalam tahapan ini.

7. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kualitas Lateks dan Bokar
Kualitas lateks dan bokar dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain: umur dan kesehatan pohon, teknik penyadapan, waktu dan frekuensi sadap, kebersihan alat dan wadah, penanganan pasca sadap (pencegahan kontaminasi), jenis dan dosis bahan penggumpal, serta kondisi penyimpanan. Kontaminasi kotoran, air hujan, atau bahan kimia asing dapat menurunkan kualitas secara signifikan dan berdampak pada harga jual.

8. Praktik Panen dan Pasca Panen Berkelanjutan
Praktik berkelanjutan dalam panen dan pasca panen karet mencakup penggunaan metode penyadapan yang tidak merusak pohon, pengelolaan limbah yang bertanggung jawab, efisiensi penggunaan air dan energi, serta penerapan prinsip-prinsip Good Agricultural Practices (GAP). Tujuannya adalah menjaga produktivitas kebun jangka panjang, melestarikan lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan petani. Inovasi teknologi juga berperan penting.

Rangkuman: Panen dan pasca panen karet adalah serangkaian proses krusial yang menentukan kualitas lateks dan produk karet akhir. Dimulai dari identifikasi pohon siap sadap, teknik penyadapan yang benar, penanganan lateks pasca sadap yang higienis, hingga pengolahan awal menjadi bokar. Memahami dan menerapkan prosedur yang tepat serta mempertimbangkan aspek keberlanjutan akan memaksimalkan hasil, menjaga kualitas, dan meningkatkan nilai ekonomi komoditas karet.

Halaman 9 · Panen dan Pasca Panen Karet — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
LateksCairan putih susu yang dihasilkan pohon karet sebagai bahan baku karet alam.
PenyadapanProses pengeluaran lateks dari kulit batang pohon karet dengan cara menggoresnya.
BokarBahan Olahan Karet, yaitu lateks yang sudah digumpalkan menjadi padatan awal.
TurgorTekanan air dalam sel tumbuhan yang membuat sel menjadi tegang.
KambiumLapisan sel di bawah kulit pohon yang bertanggung jawab untuk pertumbuhan batang dan pembentukan lateks.
Asam formatBahan kimia yang umum digunakan sebagai koagulan (penggumpal) lateks.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Panen dan Pasca Panen Karet — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Panen dan Pasca Panen Karet" mata pelajaran Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Panen dan Pasca Panen Karet — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Panen dan Pasca Panen Karet ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPanen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Kelas XIPeta Konsep
Panen dan Pasca Panen KaretMengenal Tanaman Karet dan ProduknyaCiri-ciri Tanaman Karet Siap SadapPenentuan Waktu dan Frekuensi PenyadapanTeknik Penyadapan Karet yang BenarPengumpulan dan Penanganan Lateks Pasca Sadap
Dari sub-bab Panen dan Pasca Panen KaretHalaman 12
Nama sekolah AndaPanen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPanen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPanen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPanen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPanen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran KritisKolaborasiKemandirian
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Panen dan Pasca Panen Karet pada Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan SMK, Fase F, elemen Panen dan Pasca Panen Tanaman Perkebunan.

Modul Panen dan Pasca Panen Karet ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Panen dan Pasca Panen Karet untuk Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas XI.

Apakah modul ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan materi Panen dan Pasca Panen Karet ini gratis?

Ya. Modul Panen dan Pasca Panen Karet untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Panen dan Pasca Panen Karet ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Panen dan Pasca Panen Karet ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Panen dan Pasca Panen Karet dapat Anda sesuaikan dengan murid Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Panen dan Pasca Panen Karet ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Panen dan Pasca Panen Karet tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Panen dan Pasca Panen Karet untuk Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Panen dan Pasca Panen Karet ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Panen dan Pasca Panen Karet beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Panen dan Pasca Panen Karet disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.