SMKKelas XIFase F

Modul Ajar & RPP Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan Kelas XI
Panen dan Pasca Panen Kopi

Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️

🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar

Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.

TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
  • 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
  • 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
  • 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
  • 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital

📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026

Nama & kop sekolah Anda tercetak otomatis
✨ Coba sendiri — sampulnya langsung berubah GRATIS
2Pilih tema sampul
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Drs. Joko Indarto · guru SMP

Tanpa iklanTanpa grup WhatsAppTanpa tautan Drive

Isi modul ini

💡 Tentang materinya: Panen dan pasca panen kopi adalah serangkaian proses yang sangat menentukan kualitas akhir biji kopi. Dimulai dari pemetikan buah matang secara selektif, diikuti sortasi, pengupasan, fermentasi, pencucian, hingga pengeringan dengan kadar air optimal. Berbagai metode pasca panen seperti full washed, natural, dan semi washed menghasilkan karakteristik rasa yang berbeda. Pemahaman dan penerapan teknik yang tepat sesuai standar akan menghasilkan kopi berkualitas tinggi dan bernilai jual, mendukung keberlanjutan industri kopi nasional.

Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Panen dan Pasca Panen Kopi
Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Panen dan Pasca Panen Kopi
Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPanen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan
Fase / KelasF / XI
Materi PokokPanen dan Pasca Panen Kopi
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang jenis-jenis tanaman perkebunan dan pentingnya penanganan pasca panen.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III.A.3.1.2.1
Elemen / DomainPanen dan Pasca Panen Tanaman Perkebunan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis, menerapkan, dan mengevaluasi teknik panen dan pasca panen berbagai komoditas perkebunan, termasuk kopi, dengan memperhatikan aspek kualitas, efisiensi, dan keberlanjutan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualKopi merupakan salah satu komoditas perkebunan penting di Indonesia yang memerlukan penanganan khusus setelah dipanen.
KonseptualPanen dan pasca panen kopi mencakup serangkaian proses mulai dari pemetikan buah hingga siap jual atau olah lanjut, yang bertujuan menjaga kualitas biji kopi.
ProseduralProses ini melibatkan langkah-langkah seperti pemetikan selektif, sortasi, pengupasan, pencucian, pengeringan, dan penyimpanan biji kopi.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bahwa pemahaman mendalam tentang setiap tahapan panen dan pasca panen kopi sangat krusial untuk menghasilkan produk kopi berkualitas tinggi dan bernilai jual.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Menganalisis prinsip dan teknik panen kopi yang tepat sesuai standar kualitas.
  2. Mengidentifikasi berbagai metode pasca panen kopi (basah dan kering) beserta keunggulannya.
  3. Menerapkan langkah-langkah sortasi, pengupasan, pencucian, dan pengeringan biji kopi secara mandiri.
  4. Mengevaluasi kualitas biji kopi hasil panen dan pasca panen berdasarkan standar SNI.
  5. Merancang dan melaksanakan proyek mini pengolahan kopi dari buah hingga biji siap sangrai.
  6. Mempresentasikan hasil proyek pengolahan kopi dengan argumentasi ilmiah dan data yang akurat.
Halaman 2 · Panen dan Pasca Panen Kopi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami tahapan panen dan pasca panen kopi secara tepat akan meningkatkan kualitas biji kopi, meminimalkan kehilangan hasil, dan meningkatkan nilai ekonomi produk kopi Indonesia.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa biji kopi dari petani yang berbeda bisa memiliki kualitas dan harga jual yang sangat bervariasi?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuProduksi Tanaman Perkebunan: Pengetahuan tentang budidaya dan pemeliharaan tanaman kopi yang mempengaruhi kualitas buah untuk panen.
Pengolahan Hasil Pertanian: Teknik pengolahan lanjutan biji kopi menjadi produk siap konsumsi (roasting, brewing).
Kewirausahaan: Analisis peluang pasar dan nilai tambah produk kopi olahan.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas petani kopi lokal dapat diundang sebagai narasumber atau mentor untuk berbagi pengalaman praktis tentang panen dan pasca panen kopi.
Lingkungan PembelajaranPemanfaatan kebun sekolah atau area terbuka untuk praktik pengeringan kopi, serta laboratorium atau ruang praktik untuk proses sortasi dan pengupasan yang bersih dan higienis.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPenggunaan aplikasi atau software sederhana untuk pencatatan data kadar air biji kopi selama pengeringan, serta eksplorasi video tutorial pengolahan kopi dari berbagai sumber terpercaya.
Halaman 3 · Panen dan Pasca Panen Kopi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Menganalisis prinsip dan teknik panen kopi yang tepat sesuai standar kualitas.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, berdoa, presensi, kemudian mengajak peserta didik mengingat kembali jenis-jenis kopi dan daerah penghasilnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik 'Bagaimana cara kita memastikan kopi yang dipanen itu berkualitas baik?' untuk memicu rasa ingin tahu.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik dibagi kelompok untuk mengamati video atau gambar proses panen kopi di berbagai perkebunan, kemudian berdiskusi mengenai kriteria buah kopi matang dan teknik pemetikan yang ideal. Peserta didik mengidentifikasi masalah atau tantangan yang mungkin terjadi saat panen.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok menganalisis data dan informasi yang ditemukan, kemudian menyusun daftar prinsip-prinsip panen kopi yang efektif dan efisien. Mereka juga diminta untuk mengidentifikasi alat panen yang sesuai.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisisnya, kemudian kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan penguatan tentang pentingnya pemetikan selektif dan dampak kesalahan panen terhadap kualitas akhir kopi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru dan peserta didik menyimpulkan materi panen kopi. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan memberikan tugas awal untuk mengamati metode pasca panen di sekitar mereka. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Panen dan Pasca Panen Kopi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Mengidentifikasi berbagai metode pasca panen kopi (basah dan kering) beserta keunggulannya.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, berdoa, presensi, dan mengaitkan materi pertemuan sebelumnya dengan tantangan pasca panen. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memantik diskusi dengan pertanyaan 'Jika kita sudah memanen kopi dengan baik, apa yang harus kita lakukan agar kualitasnya tidak menurun?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik diberikan studi kasus tentang permasalahan kualitas kopi akibat penanganan pasca panen yang salah. Mereka secara berkelompok mencari informasi dari berbagai sumber (buku, internet, narasumber) tentang metode pasca panen kopi (full washed, semi washed, natural) dan karakteristiknya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok menganalisis studi kasus dan membandingkan keunggulan serta kelemahan masing-masing metode pasca panen. Mereka menyusun rekomendasi metode yang paling sesuai untuk kondisi tertentu.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitKelompok mempresentasikan hasil analisis dan rekomendasi mereka. Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan umpan balik, menekankan pentingnya pemilihan metode yang tepat untuk mencapai profil rasa kopi yang diinginkan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik bersama guru merangkum poin-poin penting tentang metode pasca panen. Guru memberikan apresiasi dan memberikan pengantar untuk persiapan praktik pengolahan kopi di pertemuan berikutnya. Doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Panen dan Pasca Panen Kopi — pratinjau tuntas.org
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 25 menit

Tujuan: Membimbing peserta didik dalam praktik pengolahan biji kopi dari buah hingga biji kering.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Kopi, sebagai salah satu komoditas perkebunan unggulan Indonesia, memiliki perjalanan panjang dari kebun hingga ke cangkir. Kualitas akhir secangkir kopi sangat ditentukan oleh serangkaian proses setelah buah kopi dipanen.

Alat & bahan: Buah kopi matang, ember, air bersih, alat pengupas kopi (pulper manual/modifikasi), timbangan digital, alat pengukur kadar air, nampan/para-para penjemur, sarung tangan.

Langkah kerja:

  1. Siapkan buah kopi matang, pisahkan dari yang cacat atau belum matang.
  2. Lakukan pengupasan kulit buah kopi menggunakan pulper atau secara manual.
  3. Cuci biji kopi yang sudah dikupas hingga bersih dari sisa lendir (metode basah) atau langsung jemur (metode kering).
  4. Keringkan biji kopi di bawah sinar matahari atau dengan alat pengering hingga kadar air mencapai 12-13%.
  5. Catat setiap tahapan proses dan amati perubahan pada biji kopi.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Panen dan Pasca Panen Kopi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang kopi?
  2. Menurut Anda, kapan waktu yang tepat untuk memanen kopi?
  3. Mengapa biji kopi perlu dikeringkan setelah dipanen?
  4. Apa perbedaan mendasar antara kopi arabika dan robusta?

Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik selama praktik pengolahan kopi dan penilaian partisipasi dalam diskusi kelompok.

Sumatif (akhir): Penilaian presentasi proyek pengolahan kopi dan hasil evaluasi kualitas biji kopi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Panen dan Pasca Panen Kopi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Menganalisis prinsip dan teknik panen kopi yang tepatPrinsip dan teknik panen kopi2 JPPenalaran Kritis
2Mengidentifikasi berbagai metode pasca panen kopiMetode pasca panen kopi (basah, kering)2 JPPenalaran Kritis, Kolaborasi
3Menerapkan langkah-langkah sortasi, pengupasan, pencucian, dan pengeringan biji kopiPraktik pengolahan biji kopi2 JPKreativitas, Kolaborasi
4Mengevaluasi kualitas biji kopi dan mempresentasikan hasil proyekEvaluasi kualitas biji kopi dan presentasi2 JPPenalaran Kritis, Komunikasi
Halaman 8 · Panen dan Pasca Panen Kopi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Kopi, sebagai salah satu komoditas perkebunan unggulan Indonesia, memiliki perjalanan panjang dari kebun hingga ke cangkir. Kualitas akhir secangkir kopi sangat ditentukan oleh serangkaian proses setelah buah kopi dipanen. Modul ini akan membimbing Anda memahami secara mendalam tahapan kritis panen dan pasca panen kopi, mulai dari pemetikan yang tepat hingga pengeringan yang sempurna, guna menghasilkan biji kopi berkualitas tinggi.

1. Pentingnya Panen Tepat Waktu
Panen kopi yang tepat waktu adalah kunci utama untuk mendapatkan biji kopi berkualitas. Buah kopi harus dipetik saat mencapai tingkat kematangan optimal, biasanya ditandai dengan warna merah cerah pada kopi arabika atau merah kehitaman pada robusta. Pemetikan buah yang terlalu muda atau terlalu tua akan menghasilkan biji kopi dengan kualitas rasa yang rendah. Buah yang terlalu muda cenderung asam, sedangkan yang terlalu tua dapat menghasilkan rasa over-fermented atau busuk. Teknik pemetikan selektif (petik merah) sangat dianjurkan untuk menjamin kualitas terbaik.

2. Teknik Pemetikan Kopi
Ada dua teknik pemetikan utama: petik selektif (selective picking) dan petik raya (strip picking). Petik selektif hanya memetik buah kopi yang benar-benar matang, menjamin kualitas seragam tetapi membutuhkan tenaga kerja lebih banyak dan waktu lebih lama. Petik raya memetik semua buah kopi pada satu ranting sekaligus, lebih cepat dan efisien, namun menghasilkan campuran buah matang, muda, dan busuk, sehingga kualitasnya kurang seragam. Untuk menghasilkan specialty coffee, petik selektif adalah pilihan wajib.

3. Sortasi Buah Kopi
Setelah dipanen, buah kopi perlu disortasi. Sortasi awal dilakukan untuk memisahkan buah kopi yang matang sempurna dari yang cacat, busuk, atau masih hijau. Proses ini sangat penting untuk mencegah kontaminasi dan menjaga kualitas biji kopi. Buah yang cacat atau busuk dapat mempengaruhi rasa dan aroma biji kopi secara keseluruhan. Sortasi dapat dilakukan secara manual atau menggunakan mesin sortasi sederhana.

4. Metode Pasca Panen Kopi: Pengolahan Basah (Full Washed)
Metode pengolahan basah dimulai dengan pengupasan kulit buah (pulping) menggunakan mesin pulper, diikuti fermentasi untuk menghilangkan lendir (mucilage) yang menempel pada biji. Fermentasi dapat dilakukan dalam tangki air selama 12-36 jam. Setelah fermentasi, biji dicuci bersih untuk menghilangkan sisa lendir, kemudian dikeringkan. Metode ini menghasilkan biji kopi dengan keasaman (acidity) yang cerah dan rasa yang bersih.

5. Metode Pasca Panen Kopi: Pengolahan Kering (Natural)
Dalam metode pengolahan kering, buah kopi langsung dikeringkan di bawah sinar matahari atau menggunakan alat pengering tanpa pengupasan kulit. Proses pengeringan bisa memakan waktu 2-4 minggu, tergantung kondisi cuaca. Selama pengeringan, buah kopi harus sering dibolak-balik untuk mencegah jamur dan memastikan pengeringan merata. Setelah kering, kulit buah dan kulit tanduk (parchment) dihilangkan. Metode ini menghasilkan biji kopi dengan body yang lebih tebal dan aroma buah yang kuat.

6. Metode Pasca Panen Kopi: Semi Washed (Honey Process)
Metode semi washed atau honey process adalah gabungan dari metode basah dan kering. Buah kopi dikupas, namun lendir tidak sepenuhnya dihilangkan. Biji kopi yang masih berlapis lendir kemudian langsung dikeringkan. Jumlah lendir yang tersisa saat pengeringan bervariasi (black honey, red honey, yellow honey), mempengaruhi profil rasa. Metode ini menghasilkan kopi dengan body yang medium, sweetness yang tinggi, dan keasaman yang seimbang.

7. Pengeringan Biji Kopi
Pengeringan adalah tahapan krusial untuk menurunkan kadar air biji kopi hingga 10-12%, mencegah pertumbuhan jamur dan kerusakan biji. Pengeringan dapat dilakukan secara alami (penjemuran di bawah sinar matahari) atau menggunakan mesin pengering (mechanical dryer). Kunci keberhasilan pengeringan adalah suhu yang stabil dan sirkulasi udara yang baik untuk menghindari pengeringan yang terlalu cepat atau tidak merata.

8. Penyimpanan dan Standar Kualitas
Biji kopi yang sudah kering dan bersih harus disimpan dalam kondisi yang tepat, yaitu di tempat kering, sejuk, dan berventilasi baik, jauh dari bau-bauan menyengat. Penyimpanan yang salah dapat menurunkan kualitas biji kopi. Standar Nasional Indonesia (SNI) 01-2907-2008 mengatur klasifikasi mutu biji kopi berdasarkan kadar air, persentase cacat, dan ukuran biji. Pemahaman standar ini penting untuk menjamin produk kopi yang berdaya saing.

Rangkuman: Panen dan pasca panen kopi adalah serangkaian proses yang sangat menentukan kualitas akhir biji kopi. Dimulai dari pemetikan buah matang secara selektif, diikuti sortasi, pengupasan, fermentasi, pencucian, hingga pengeringan dengan kadar air optimal. Berbagai metode pasca panen seperti full washed, natural, dan semi washed menghasilkan karakteristik rasa yang berbeda. Pemahaman dan penerapan teknik yang tepat sesuai standar akan menghasilkan kopi berkualitas tinggi dan bernilai jual, mendukung keberlanjutan industri kopi nasional.

Halaman 9 · Panen dan Pasca Panen Kopi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
PulpingProses pengupasan kulit buah kopi.
MucilageLapisan lendir yang menyelimuti biji kopi setelah kulit buah dikupas.
FermentasiProses perombakan lendir pada biji kopi oleh mikroorganisme.
ParchmentKulit tanduk yang melapisi biji kopi setelah proses pengupasan dan pencucian.
Green BeanBiji kopi yang sudah dikeringkan dan siap untuk disangrai.
AcidityKarakteristik rasa asam yang cerah pada kopi, sering diibaratkan seperti buah-buahan.
BodySensasi kekentalan atau berat kopi saat dirasakan di mulut.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Panen dan Pasca Panen Kopi — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Panen dan Pasca Panen Kopi" mata pelajaran Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Panen dan Pasca Panen Kopi — pratinjau tuntas.org

11 lembar di atas sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Di berkas unduhannya ada juga rubrik KKTP siap tanda tangan, tabel kerja LKPD, dan lembar refleksi murid — lengkap dengan kop sekolah, nama Anda sebagai penyusun, dan kolom tanda tangan kepala sekolah.

📥 Unduh Modul Saya — GRATIS2 langkah singkat · atas nama Anda · Word + PDF
1Nama & sekolahuntuk kop & sampul
2Unduhmasuk email/Google, lalu berkas turun

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

✓ Bisa disetor sebagai Rencana Pelaksanaan PembelajaranStandar Proses 1/2026 · ketuk untuk penjelasan

Berkas ini modul ajar, dan di dalamnya sudah termuat RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran): tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen — tiga komponen inti menurut Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses. Modul ajar melengkapinya dengan LKPD, ATP, dan bahan ajar. Jadi bila sekolah Anda meminta RPP, berkas ini sudah memenuhinya.

Opsional · tidak wajib
✨ Mau lebih lengkap?+6 lembarLembar 12–17

Modul Panen dan Pasca Panen Kopi ini bisa jadi 17 lembar lebih

Ini 6 lembar lanjutannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPanen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Kelas XIPeta Konsep
Panen dan Pasca Panen KopiPentingnya Panen Tepat WaktuTeknik Pemetikan KopiSortasi Buah KopiMetode Pasca Panen Kopi: Pengolahan Basah (Full Washed)Metode Pasca Panen Kopi: Pengolahan Kering (Natural)
Dari sub-bab Panen dan Pasca Panen KopiHalaman 12
Nama sekolah AndaPanen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupHalaman 13
Nama sekolah AndaPanen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanHalaman 14
Nama sekolah AndaPanen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarHalaman 15
Nama sekolah AndaPanen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasHalaman 16
Nama sekolah AndaPanen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan · Kelas XIProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniHalaman 17

🎁 Plus perangkat setahun, ikut di paket

Semua paketKaldik & Alokasi Waktu
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Paket 30 & 60Piagam Siswa
Paket 60e-Kinerja
Paket 60Deskripsi Rapor
Paket 60Program Kerja Ekskul

🤝 Tidak wajib kok. Modul ini tetap gratis. Kalau nanti butuh lebih banyak, tinggal ambil paketnya — mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ini modul ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas 11 yang saya cari?

Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Panen dan Pasca Panen Kopi pada Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan SMK, Fase F, elemen Panen dan Pasca Panen Tanaman Perkebunan.

Modul Panen dan Pasca Panen Kopi ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?

Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Panen dan Pasca Panen Kopi untuk Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas XI.

Apakah modul ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan materi Panen dan Pasca Panen Kopi ini gratis?

Ya. Modul Panen dan Pasca Panen Kopi untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Bagaimana cara download modul ajar Panen dan Pasca Panen Kopi ini dalam Word (.docx) dan PDF?

Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.

Bisakah modul Panen dan Pasca Panen Kopi ini diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Panen dan Pasca Panen Kopi dapat Anda sesuaikan dengan murid Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Apakah modul ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul Panen dan Pasca Panen Kopi ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III.A.3.1.2.1, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Panen dan Pasca Panen Kopi tercantum di lembar identitasnya.

Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?

Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Panen dan Pasca Panen Kopi untuk Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.

Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?

Ada. Modul Panen dan Pasca Panen Kopi ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.

Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?

Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Panen dan Pasca Panen Kopi beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem), serta CP · ATP · KKTP setahun ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.

Modul Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?

Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Panen dan Pasca Panen Kopi disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.

Semua Modul Ajar Panen dan Pasca Panen Tanaman Perekbunan SMKSemua kelas — pilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.