Modul ajar IPA SMP kelas VII materi Mekanika: Gerak Lurus dan Gaya lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.
| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPA |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Mekanika: Gerak Lurus dan Gaya |
| Alokasi Waktu | 3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 40 menit = 80 menit per pertemuan) |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + Praktik Eksperimen |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Kompetensi awal: Peserta didik telah memahami konsep dasar tentang posisi, jarak, dan waktu dalam kehidupan sehari-hari.
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Penalaran Kritis, Kolaborasi, Kemandirian.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Pemahaman Sains |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menganalisis gerak lurus dan gaya serta keterkaitannya dalam kehidupan sehari-hari, mengidentifikasi besaran-besaran fisika yang terkait, dan menerapkan konsep tersebut untuk menjelaskan fenomena alam. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Gerak mobil di jalan tol dan tarikan tali pada gerobak adalah contoh nyata dari gerak lurus dan gaya. |
| Konseptual | Gerak lurus adalah gerak benda pada lintasan lurus, sedangkan gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat mengubah keadaan gerak benda. |
| Prosedural | Peserta didik akan melakukan eksperimen untuk mengukur kecepatan dan percepatan, serta mengamati pengaruh gaya terhadap gerak benda. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya mengamati dan menganalisis fenomena gerak dan gaya di sekitar mereka untuk memahami prinsip fisika. |
Tujuan Pembelajaran:
Pemahaman bermakna: Memahami konsep gerak lurus dan gaya membantu kita menjelaskan mengapa benda bergerak dengan cara tertentu dan bagaimana interaksi gaya memengaruhi perubahan gerak.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa bola yang ditendang bisa bergerak dan akhirnya berhenti?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + Praktik Eksperimen |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Penerapan konsep perbandingan, grafik, dan perhitungan dalam menentukan kecepatan, percepatan, dan resultan gaya. Teknologi Informasi dan Komunikasi: Penggunaan perangkat lunak untuk simulasi gerak dan gaya, serta penyajian data hasil percobaan. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Analisis gerak tubuh saat berolahraga (misalnya, lari, melompat, menendang bola) dan penerapan gaya untuk mencapai tujuan tertentu. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua/wali dapat diajak berdiskusi tentang penerapan gerak dan gaya di rumah, seperti saat menggeser perabot atau bermain sepeda, untuk memperkuat pemahaman kontekstual. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur agar nyaman untuk diskusi kelompok dan praktikum sederhana, dengan akses mudah ke area terbuka atau koridor untuk percobaan gerak lurus, serta proyektor untuk presentasi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan simulasi interaktif PhET Colorado untuk memvisualisasikan konsep gerak dan gaya, serta penggunaan aplikasi pengolah data sederhana untuk analisis hasil percobaan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi pengertian gerak lurus dan jenis-jenisnya dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan contoh-contoh gerak di sekitar siswa. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami konsep gerak lurus dan jenisnya, serta bertanya 'Bagaimana kita bisa tahu suatu benda sedang bergerak atau tidak?' untuk memancing diskusi. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati video atau simulasi tentang berbagai jenis gerak benda, seperti mobil yang melaju di jalan lurus dan kereta api. Mereka berdiskusi dalam kelompok kecil untuk mengidentifikasi karakteristik gerak lurus dan membedakan antara gerak lurus beraturan dan gerak lurus berubah beraturan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi data pengamatan gerak sederhana (misalnya, kelereng menggelinding di lantai). Peserta didik diminta menganalisis data untuk menentukan jenis gerak yang terjadi dan mulai mengidentifikasi besaran-besaran seperti jarak dan waktu. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka di depan kelas. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang gerak lurus, jarak, perpindahan, kecepatan, dan kelajuan. Diskusi dipandu untuk mengklarifikasi perbedaan antara konsep-konsep tersebut. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan materi tentang gerak lurus. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif siswa dan memberikan teka-teki singkat terkait gerak untuk memotivasi belajar lebih lanjut. Pertemuan ditutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menghitung kecepatan dan percepatan benda yang bergerak lurus dengan benar dan menganalisis pengaruh gaya terhadap gerak benda berdasarkan Hukum Newton. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengulas kembali materi gerak lurus. Guru menyajikan masalah kontekstual: 'Seorang pengendara motor tiba-tiba mengerem mendadak untuk menghindari kucing. Apa yang terjadi pada motor dan pengendara? Mengapa demikian?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menghitung kecepatan dan percepatan serta memahami konsep gaya. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok menganalisis masalah yang diberikan. Mereka diajak untuk mengidentifikasi informasi yang relevan dan konsep fisika yang terkait (kecepatan, percepatan, gaya). Guru memfasilitasi diskusi tentang Hukum Newton I, II, dan III dengan contoh-contoh nyata. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok merancang percobaan sederhana untuk mengamati pengaruh gaya terhadap gerak (misalnya, mendorong balok dengan gaya berbeda atau mengamati gerak mobil mainan pada bidang miring). Mereka mengumpulkan data dan menghitung kecepatan dan percepatan yang terjadi. LKPD digunakan untuk membimbing proses ini. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Kelompok mempresentasikan desain percobaan, data yang diperoleh, dan kesimpulan mereka tentang hubungan antara gaya dan gerak. Guru memfasilitasi diskusi antar kelompok, memberikan klarifikasi, dan mengaitkan hasil percobaan dengan Hukum Newton. Penguatan konsep dilakukan melalui contoh-contoh aplikasi Hukum Newton dalam kehidupan sehari-hari. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik dan guru menyimpulkan hubungan antara gaya dan gerak. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras dan kekompakan kelompok. Guru memberikan tantangan berpikir 'Bagaimana kita bisa mengurangi dampak gaya saat terjadi kecelakaan?' untuk pertemuan berikutnya. Pertemuan ditutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (Mini Proyek) |
| Tujuan Pertemuan 3 | Merancang dan melakukan percobaan sederhana tentang gerak lurus dan gaya, serta menyajikan hasil percobaan dan menyimpulkan hubungan antara gaya dan gerak. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengulas kembali konsep gaya dan gerak. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu merancang dan melakukan eksperimen serta menyajikan hasilnya. Guru memotivasi siswa dengan bertanya 'Bagaimana kita bisa membuat mobil mainan bergerak lebih cepat atau lebih lambat dengan kontrol yang baik?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok merancang sebuah 'mini-proyek' untuk mendemonstrasikan aplikasi gerak lurus dan gaya, misalnya membuat alat sederhana untuk mengukur percepatan atau merancang lintasan gerak kelereng dengan variasi gaya. Mereka menyusun hipotesis dan prosedur kerja. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok melaksanakan proyek yang telah dirancang. Mereka mengumpulkan data, menganalisis hasilnya, dan membuat kesimpulan. Guru berkeliling membimbing dan memberikan bantuan jika diperlukan, memastikan keselamatan dan akurasi percobaan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil mini-proyek mereka, termasuk alat yang dibuat, data yang didapatkan, analisis, dan kesimpulan. Guru dan peserta didik lain memberikan umpan balik konstruktif. Diskusi kelas difokuskan pada pemahaman mendalam tentang aplikasi konsep gerak dan gaya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik dan guru membuat rangkuman akhir tentang seluruh materi Mekanika: Gerak Lurus dan Gaya. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan kerja sama siswa. Guru memberikan motivasi untuk terus belajar fisika dengan mengaitkannya ke profesi insinyur atau ilmuwan. Pertemuan ditutup dengan doa dan harapan agar ilmu yang didapat bermanfaat. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengamati dan menganalisis hubungan antara gaya dan gerak benda serta menghitung besaran-besaran terkait.
Alat & bahan: mobil mainan, penggaris/meteran, stopwatch, beban (koin/batu kecil), bidang miring, tali, neraca pegas (jika ada)
Langkah kerja:
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat melakukan percobaan, partisipasi dalam diskusi, dan kelengkapan serta keakuratan LKPD.
Sumatif (akhir): Tes tertulis yang mencakup soal pilihan ganda dan esai tentang konsep gerak lurus, gaya, dan Hukum Newton.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi pengertian gerak lurus dan jenis-jenisnya | Gerak lurus, jarak, perpindahan, kecepatan, kelajuan | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menghitung kecepatan dan percepatan benda, menganalisis pengaruh gaya | Percepatan, Gaya, Hukum Newton I, II, III | 2 JP | Kolaborasi |
| 3 | Merancang dan melakukan percobaan, menyajikan hasil dan kesimpulan | Aplikasi gerak lurus dan gaya dalam percobaan | 2 JP | Kemandirian, Kolaborasi |
Mekanika adalah cabang fisika yang mempelajari gerak benda dan gaya yang memengaruhinya. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengamati berbagai jenis gerak, mulai dari mobil yang melaju di jalan hingga benda yang jatuh bebas. Memahami konsep gerak lurus dan gaya akan membantu kita menjelaskan fenomena-fenomena ini secara ilmiah dan bahkan memprediksi bagaimana benda akan bergerak.
1. Gerak Lurus dan Besaran-Besaran Fisika
Gerak lurus adalah gerak benda pada lintasan yang lurus. Dalam gerak lurus, ada beberapa besaran fisika penting. Jarak adalah panjang lintasan total yang ditempuh benda, sedangkan perpindahan adalah perubahan posisi benda dari titik awal ke titik akhir. Kelajuan adalah jarak yang ditempuh per satuan waktu, sedangkan kecepatan adalah perpindahan per satuan waktu. Percepatan adalah perubahan kecepatan per satuan waktu. Gerak lurus dapat dibagi menjadi Gerak Lurus Beraturan (GLB) di mana kecepatan konstan, dan Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) di mana kecepatan berubah secara teratur karena adanya percepatan.
2. Konsep Gaya dan Jenis-Jenisnya
Gaya adalah tarikan atau dorongan yang dapat menyebabkan benda bergerak, berhenti, berubah arah, atau berubah bentuk. Gaya termasuk besaran vektor karena memiliki besar dan arah. Ada berbagai jenis gaya, seperti gaya gravitasi yang menarik benda ke pusat bumi, gaya gesek yang melawan gerak benda, gaya normal yang tegak lurus permukaan, dan gaya otot. Gaya dapat diukur menggunakan neraca pegas dan satuannya adalah Newton (N). Resultan gaya adalah jumlah total dari semua gaya yang bekerja pada suatu benda, dengan mempertimbangkan arahnya.
3. Hukum Newton tentang Gerak
Sir Isaac Newton merumuskan tiga hukum dasar yang menjelaskan hubungan antara gaya dan gerak. Hukum I Newton (Hukum Kelembaman) menyatakan bahwa benda akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan jika tidak ada gaya luar yang bekerja padanya. Hukum II Newton menyatakan bahwa percepatan suatu benda berbanding lurus dengan gaya yang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massanya (F=ma). Hukum III Newton (Hukum Aksi-Reaksi) menyatakan bahwa untuk setiap aksi, selalu ada reaksi yang sama besar dan berlawanan arah.
4. Aplikasi Gerak Lurus dan Gaya dalam Kehidupan
Konsep gerak lurus dan gaya sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya, saat kita bersepeda, gaya otot mendorong pedal, gaya gesek ban dengan jalan memungkinkan sepeda bergerak, dan gaya gravitasi menarik sepeda ke bawah. Ketika mobil mengerem, gaya gesek antara ban dan jalan menyebabkan perlambatan (percepatan negatif). Peluncuran roket memanfaatkan Hukum III Newton, di mana gaya dorong gas ke bawah menghasilkan gaya reaksi yang mendorong roket ke atas. Memahami prinsip-prinsip ini memungkinkan kita untuk merancang teknologi dan menjelaskan fenomena alam.
Rangkuman: Mekanika mempelajari gerak lurus dan gaya. Gerak lurus dibagi menjadi GLB dan GLBB, dengan besaran seperti jarak, perpindahan, kecepatan, dan percepatan. Gaya adalah tarikan atau dorongan yang mengubah keadaan gerak benda, diatur oleh tiga Hukum Newton. Hukum I menjelaskan kelembaman, Hukum II menyatakan F=ma, dan Hukum III tentang aksi-reaksi. Pemahaman ini esensial untuk menjelaskan banyak fenomena di sekitar kita.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Gerak Lurus | Gerak benda pada lintasan lurus. |
| Gaya | Tarikan atau dorongan yang dapat mengubah keadaan gerak benda. |
| Kecepatan | Perpindahan per satuan waktu, memiliki arah. |
| Percepatan | Perubahan kecepatan per satuan waktu. |
| Hukum Newton | Tiga hukum yang menjelaskan hubungan antara gaya dan gerak. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Mekanika: Gerak Lurus dan Gaya" mata pelajaran IPA Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.