Modul Ajar & RPP IPA Kelas VIII
Sistem Gerak Manusia
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | IPA |
| Fase / Kelas | D / VIII |
| Materi Pokok | Sistem Gerak Manusia |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning dan Project-Based Learning + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami fungsi dasar organ tubuh manusia secara umum. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kesehatan — menjaga kesehatan fisik dan mental serta kebugaran
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Sistem gerak manusia memungkinkan kita untuk berjalan, berlari, melompat, dan melakukan berbagai aktivitas fisik sehari-hari. |
| Konseptual | Sistem gerak manusia terdiri dari tulang sebagai alat gerak pasif dan otot sebagai alat gerak aktif yang bekerja sama untuk menghasilkan gerakan. |
| Prosedural | Menganalisis jenis-jenis tulang, sendi, otot, serta mekanisme gerak dan gangguan pada sistem gerak manusia melalui pengamatan dan percobaan. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari pentingnya menjaga kesehatan sistem gerak dan bagaimana gaya hidup memengaruhi fungsinya. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi struktur dan fungsi tulang sebagai alat gerak pasif manusia.
- Menganalisis jenis-jenis sendi dan perannya dalam gerakan tubuh.
- Menjelaskan struktur dan fungsi otot sebagai alat gerak aktif manusia.
- Menganalisis mekanisme kerja otot dan interaksinya dengan tulang.
- Menganalisis berbagai gangguan pada sistem gerak manusia dan upaya pencegahannya.
- Merancang dan melakukan kampanye sederhana tentang pentingnya menjaga kesehatan sistem gerak.
Pemahaman bermakna: Memahami bahwa sistem gerak manusia merupakan kesatuan fungsional antara tulang, sendi, dan otot yang bekerja sama secara harmonis, serta pentingnya menjaga kesehatan sistem gerak untuk kualitas hidup.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian berpikir bagaimana tubuh kita bisa bergerak lincah saat bermain atau berolahraga?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning dan Project-Based Learning + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: memahami teknik gerak yang benar untuk mencegah cedera pada sistem gerak saat berolahraga. Seni Budaya: membuat poster atau infografis kreatif untuk kampanye kesehatan sistem gerak. Matematika: menghitung indeks massa tubuh (IMT) dan menganalisis data statistik terkait prevalensi gangguan sistem gerak. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak berpartisipasi dengan mendorong anak-anak untuk aktif bergerak dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang mendukung kesehatan tulang dan otot di rumah. |
| Lingkungan Pembelajaran | Lingkungan kelas yang kondusif dengan poster anatomi sistem gerak, model kerangka, serta akses ke area luar kelas untuk aktivitas fisik ringan yang aman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video edukasi anatomi sistem gerak, simulasi interaktif tentang kerja otot, dan aplikasi kesehatan untuk memantau aktivitas fisik dan asupan nutrisi. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi struktur dan fungsi tulang sebagai alat gerak pasif manusia serta menganalisis jenis-jenis sendi dan perannya dalam gerakan tubuh. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran, dan menanyakan pengalaman peserta didik saat bergerak. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi tulang dan sendi, serta bagaimana keduanya memungkinkan gerakan. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Organ apa saja yang berperan penting saat kita bergerak?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati model kerangka manusia dan gambar-gambar sistem rangka. Mereka diajak untuk mengidentifikasi bagian-bagian tulang, membedakan jenis-jenis tulang berdasarkan bentuknya, dan menemukan letak serta jenis-jenis sendi pada model. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik melakukan eksplorasi gerak sederhana pada tubuh mereka sendiri (misalnya menekuk siku, memutar pergelangan tangan) untuk merasakan bagaimana sendi bekerja. Mereka mengisi LKPD tentang identifikasi tulang dan sendi, serta mencatat jenis gerakan yang dihasilkan oleh masing-masing sendi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka tentang tulang dan sendi. Guru memberikan umpan balik, mengklarifikasi konsep, dan menguatkan pemahaman tentang peran tulang dan sendi sebagai alat gerak pasif. Diskusi tentang pentingnya menjaga tulang dan sendi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik menyimpulkan bersama materi yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan semangat belajar. Guru menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya tentang otot dan memberikan tugas singkat untuk mengamati gerakan otot pada diri sendiri. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan struktur dan fungsi otot sebagai alat gerak aktif manusia serta menganalisis mekanisme kerja otot dan interaksinya dengan tulang. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran, dan mengulas singkat materi sebelumnya tentang tulang dan sendi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami otot dan cara kerjanya. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Jika tulang adalah tiang penyangga, lalu apa yang membuat tiang itu bisa bergerak?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati video atau simulasi tentang struktur otot dan mekanisme kontraksi otot. Guru menjelaskan jenis-jenis otot (polos, lurik, jantung) dan perbedaan fungsinya. Peserta didik berdiskusi tentang bagaimana otot bekerja secara sinergis dan antagonis untuk menghasilkan gerakan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik melakukan percobaan sederhana untuk mengamati kerja otot, misalnya mengangkat beban ringan atau melakukan push-up, sambil merasakan kontraksi dan relaksasi otot. Mereka menganalisis data hasil percobaan dan mengaitkannya dengan konsep mekanisme kerja otot yang telah dipelajari. Mereka juga mengidentifikasi hubungan antara otot dan tulang dalam menghasilkan gerak. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil percobaan dan analisis mereka tentang kerja otot. Guru memfasilitasi diskusi, mengklarifikasi miskonsepsi, dan memberikan penguatan tentang pentingnya otot sebagai alat gerak aktif. Guru juga membahas interaksi kompleks antara tulang, sendi, dan otot. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik dan guru membuat kesimpulan bersama tentang fungsi otot dan mekanisme kerjanya. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras peserta didik. Guru memberikan pengantar untuk materi pertemuan berikutnya tentang gangguan sistem gerak dan meminta peserta didik mencari informasi awal tentang cedera umum pada sistem gerak. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Memandu peserta didik mengidentifikasi bagian-bagian tulang dan sendi, serta menganalisis jenis gerakan yang dihasilkan.
Alat & bahan: Model kerangka manusia, gambar anatomi tulang dan sendi, alat tulis
Langkah kerja:
- Amati model kerangka manusia yang tersedia.
- Identifikasi minimal 10 nama tulang utama pada tubuh manusia dan catat fungsinya.
- Temukan minimal 5 jenis sendi pada model dan catat jenis gerakan yang dihasilkannya.
- Diskusikan dengan kelompokmu bagaimana tulang dan sendi bekerja sama untuk menghasilkan gerakan.
- Buatlah kesimpulan singkat mengenai peran tulang dan sendi dalam sistem gerak manusia.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kalian ketahui tentang tulang?
- Mengapa kita bisa menggerakkan tangan dan kaki?
- Menurut kalian, apa pentingnya menjaga kesehatan tubuh?
- Organ apa yang membuat tubuh kita tegak?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan dan keakuratan hasil LKPD, serta kualitas presentasi kampanye.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep serta penilaian proyek kampanye kesehatan sistem gerak.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi struktur dan fungsi tulang sebagai alat gerak pasif manusia. | Struktur dan fungsi tulang | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menganalisis jenis-jenis sendi dan perannya dalam gerakan tubuh. | Jenis dan fungsi sendi | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 3 | Menjelaskan struktur dan fungsi otot sebagai alat gerak aktif manusia. | Struktur dan fungsi otot | 2 JP | Penalaran Kritis, Kesehatan |
| 4 | Menganalisis mekanisme kerja otot dan interaksinya dengan tulang. | Mekanisme kerja otot | 2 JP | Penalaran Kritis, Kolaborasi |
Sistem gerak manusia adalah sebuah keajaiban yang memungkinkan kita untuk melakukan berbagai aktivitas, mulai dari berjalan, berlari, melompat, hingga menulis. Sistem ini bekerja secara harmonis dan terkoordinasi. Dengan memahami sistem gerak, kita akan lebih menghargai tubuh kita dan termotivasi untuk menjaga kesehatannya agar dapat bergerak aktif dan produktif sepanjang hidup.
1. Tulang sebagai Alat Gerak Pasif
Tulang adalah jaringan keras yang membentuk kerangka tubuh. Meskipun disebut alat gerak pasif, tulang sangat penting karena berfungsi sebagai penopang tubuh, pelindung organ vital, tempat melekatnya otot, serta tempat pembentukan sel darah. Ada sekitar 206 tulang pada tubuh manusia dewasa yang dikelompokkan menjadi tulang tengkorak, tulang badan, dan tulang anggota gerak. Bentuk tulang bervariasi, seperti tulang pipa (femur), tulang pipih (tulang rusuk), tulang pendek (tulang pergelangan tangan), dan tulang tak beraturan (tulang belakang).
2. Sendi sebagai Penghubung Tulang
Sendi adalah tempat bertemunya dua tulang atau lebih, yang memungkinkan adanya gerakan. Berdasarkan sifat gerakannya, sendi dibagi menjadi tiga jenis utama: sendi mati (sinartrosis) yang tidak dapat bergerak sama sekali, contohnya sendi pada tulang tengkorak; sendi kaku (amfiartrosis) yang gerakannya terbatas, contohnya sendi antarruas tulang belakang; dan sendi gerak (diartrosis) yang memungkinkan gerakan bebas. Sendi gerak sendiri memiliki beberapa tipe seperti sendi engsel (siku), sendi peluru (bahu), sendi putar (leher), sendi pelana (ibu jari), dan sendi luncur (pergelangan tangan).
3. Otot sebagai Alat Gerak Aktif
Otot adalah jaringan yang mampu berkontraksi (memendek) dan berelaksasi (memanjang), sehingga menghasilkan gerakan. Otot dikelompokkan menjadi tiga jenis: otot lurik (otot rangka) yang bekerja di bawah kesadaran dan melekat pada tulang, bertanggung jawab atas gerakan tubuh; otot polos yang bekerja secara tidak sadar dan ditemukan pada organ dalam seperti lambung dan usus; serta otot jantung yang hanya ditemukan di jantung, bekerja secara tidak sadar, dan memiliki struktur mirip otot lurik. Kontraksi otot menghasilkan tenaga yang menarik tulang melalui tendon.
4. Mekanisme Kerja Otot
Gerakan tubuh terjadi karena adanya kerja sama antara otot dan tulang. Otot bekerja dengan cara kontraksi dan relaksasi. Ketika otot berkontraksi, otot akan memendek dan menarik tulang sehingga terjadi gerakan. Sebaliknya, ketika otot berelaksasi, otot akan memanjang dan kembali ke ukuran semula. Otot sering bekerja secara berpasangan, yaitu otot agonis (otot yang berkontraksi untuk menghasilkan gerakan) dan otot antagonis (otot yang berelaksasi saat otot agonis berkontraksi). Contohnya, otot bisep dan trisep pada lengan.
5. Gangguan pada Sistem Gerak Manusia
Sistem gerak dapat mengalami berbagai gangguan, baik karena cedera, infeksi, maupun kelainan genetik atau gaya hidup. Contoh gangguan tulang meliputi fraktur (patah tulang), osteoporosis (pengeroposan tulang), dan skoliosis (kelainan bentuk tulang belakang). Gangguan sendi meliputi terkilir (sprain), dislokasi (pergeseran sendi), dan arthritis (radang sendi). Sementara itu, gangguan otot dapat berupa kram, kelelahan otot, atau atrofi otot (pengecilan otot). Pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga asupan nutrisi, olahraga teratur, dan posisi tubuh yang benar.
6. Pentingnya Menjaga Kesehatan Sistem Gerak
Menjaga kesehatan sistem gerak sangat vital untuk menunjang kualitas hidup. Tulang yang kuat, sendi yang lentur, dan otot yang prima memungkinkan kita untuk beraktivitas tanpa hambatan. Asupan kalsium dan vitamin D yang cukup, olahraga teratur, postur tubuh yang baik, serta menghindari cedera adalah kunci utama. Dengan sistem gerak yang sehat, kita dapat menjalani hidup dengan lebih mandiri dan produktif, serta menikmati setiap gerakan tubuh kita.
Rangkuman: Sistem gerak manusia terdiri dari tulang sebagai alat gerak pasif dan otot sebagai alat gerak aktif, yang dihubungkan oleh sendi. Tulang berfungsi menopang, melindungi, dan membentuk sel darah. Otot berkontraksi dan berelaksasi untuk menghasilkan gerakan. Berbagai gangguan dapat terjadi pada sistem gerak, oleh karena itu, penting untuk menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot melalui gizi seimbang, olahraga, dan gaya hidup sehat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Fraktur | Patah tulang |
| Osteoporosis | Kondisi pengeroposan tulang akibat hilangnya massa tulang |
| Skoliosis | Kelainan tulang belakang melengkung ke samping |
| Tendon | Jaringan ikat yang menghubungkan otot dengan tulang |
| Ligamen | Jaringan ikat yang menghubungkan tulang dengan tulang |
| Kontraksi | Keadaan otot memendek atau mengencang |
| Relaksasi | Keadaan otot memanjang atau mengendur |
| Diartrosis | Sendi yang memungkinkan gerakan bebas |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Sistem Gerak Manusia" mata pelajaran IPA Kelas VIII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Sistem Gerak Manusia yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi IPA Kelas VIII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil2 dari 4 siap unduh
Struktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup (Bagian I): Sistem Pencernaan dan Peredaran DarahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopStruktur dan Fungsi Tubuh Makhluk Hidup (Bagian II): Sistem Pernapasan dan EkskresiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMemanfaatkan Usaha, Energi, dan Pesawat SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTeknologi Penerapan Tekanan pada ZatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap1 dari 3 siap unduh
Manfaat Gelombang dan Cahaya bagi ManusiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopPemisahan Campuran di Sekitar KitaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisTanah bagi Kehidupan BerkelanjutanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul IPA lain yang sudah tersedia
Sistem Pencernaan ManusiaIPA Kelas VIII SMPGambar Sistem Peredaran Darah yang LengkapIPA Kelas VIII SMPSistem EkskresiIPA Kelas VIII SMPsistem ekskresi ginjal,kulit, paru², & hatiIPA Kelas VIII SMPLihat semua Modul Ajar IPA Kelas VIII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar IPA kelas 8 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VIII dan kelas 8 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Sistem Gerak Manusia pada IPA SMP, Fase D.
Modul Sistem Gerak Manusia ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi IPA kelas VIII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar IPA materi Sistem Gerak Manusia ini gratis?
Ya. Modul Sistem Gerak Manusia untuk kelas VIII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Sistem Gerak Manusia ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas IPA kelas VIII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Sistem Gerak Manusia ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Sistem Gerak Manusia dapat Anda sesuaikan dengan murid IPA kelas VIII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar IPA kelas VIII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Sistem Gerak Manusia ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase D untuk kelas VIII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Sistem Gerak Manusia tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Sistem Gerak Manusia untuk IPA kelas VIII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Sistem Gerak Manusia ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh IPA kelas VIII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Sistem Gerak Manusia beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap IPA kelas VIII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul IPA ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Sistem Gerak Manusia yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman IPA MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.