Banyak guru bertanya: modul ajar dan RPP itu dua dokumen berbeda? Bukan dua yang terpisah — melainkan yang satu memuat yang lain. RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) adalah dokumen rencananya: tujuan, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, bahan ajar, hingga lembar pengesahan.
Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resminya RPP. Sebutan "modul ajar" tidak dihapus dan masih sangat lazim di sekolah. Artinya: guru yang diminta menyetorkan RPP dapat menyetorkan modul ajarnya — isinya sudah melebihi yang diminta.
RPM dan RPP deep learning: sebutan untuk apa?
RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam) dan RPP deep learning adalah sebutan yang ramai dipakai guru sejak Pembelajaran Mendalam diterapkan lewat Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025. Keduanya bukan dokumen ketiga. Yang dimaksud adalah RPP yang disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami, mengaplikasi, dan merefleksi, dan sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan.
Standar Proses sendiri memakai istilah RPP. Jadi bila sekolah meminta RPM, RPP deep learning, atau modul ajar deep learning, yang diminta adalah dokumen dengan tiga komponen inti yang sama seperti diuraikan di bawah. Kata deep learning di sini menunjuk pendekatan belajar yang mendalam, bukan teknologi kecerdasan buatan.
Di madrasah, dokumen yang sama disusun menurut Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dari Kementerian Agama, sehingga ada tambahan integrasi nilai Panca Cinta.
Tiga komponen inti RPP
Standar Proses meringkas perencanaan menjadi tiga pertanyaan yang harus terjawab:
- Apa tujuannya? — tujuan pembelajaran yang hendak dicapai murid.
- Bagaimana mencapainya? — langkah dan pengalaman belajar yang dirancang guru.
- Bagaimana tahu sudah tercapai? — asesmen, baik selama proses maupun di akhir.
Selebihnya — identitas, ATP, LKPD, bahan ajar, glosarium — bersifat melengkapi, dan banyak sekolah tetap memintanya sebagai lampiran.
Tiga prinsip pembelajarannya
Standar Proses menetapkan tiga prinsip yang menjiwai langkah pembelajaran:
- Berkesadaran (mindful) — murid memahami untuk apa ia belajar, sehingga termotivasi.
- Bermakna (meaningful) — pengetahuan diterapkan pada kehidupan nyata secara kontekstual.
- Menggembirakan (joyful) — suasana belajar yang positif, menantang, dan memotivasi.
Modul yang disusun di situs ini sudah menandai ketiga prinsip itu pada setiap tahapan kegiatan, jadi Anda tidak perlu memetakannya sendiri.
Modul ajar, RPP, dan RPM — dibandingkan
| Modul Ajar | RPP | RPM / RPP deep learning | |
|---|---|---|---|
| Istilah resminya | Tidak lagi dipakai peraturan, tetapi masih sangat lazim di sekolah | Ya — Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 | Bukan — sebutan populer di kalangan guru |
| Isi intinya | Tujuan, langkah pembelajaran, asesmen — sama | Tujuan, langkah pembelajaran, asesmen | Sama, disusun dengan kerangka Pembelajaran Mendalam |
| Lampirannya | LKPD, ATP, bahan ajar, glosarium, pengesahan | Tidak wajib | Mengikuti permintaan sekolah |
| Hubungannya | Memuat RPP di dalamnya | Inti dari modul ajar | RPP yang disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam |
Perlu berkasnya sekarang? Isi nama dan sekolah, dokumennya tersusun atas nama Anda dalam Word + PDF ber-kop — lengkap dengan tujuan, langkah pembelajaran, dan asesmen.
Susun RPP / Modul Ajar — GRATISSiap ±1 menit · Word + PDF · atas nama AndaPertanyaan yang sering diajukan
Sekolah saya meminta RPP, boleh saya setorkan modul ajar?
Boleh, karena modul ajar sudah memuat ketiga komponen inti RPP: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Yang Anda setorkan justru lebih lengkap, bukan kurang.
Sekolah meminta RPM, apakah berkas dari situs ini bisa dipakai?
Bisa. Berkasnya bersampul Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, dan memuat tujuan, langkah pembelajaran, serta asesmen. Itulah isi yang dimaksud ketika guru menyebut RPM atau RPP deep learning.
RPP deep learning itu memakai kecerdasan buatan?
Tidak. Deep learning di sini terjemahan dari pembelajaran mendalam, yaitu pendekatan yang mengajak murid memahami konsep sampai bisa menerapkan dan merefleksikannya, bukan sekadar menghafal. Namanya kebetulan sama dengan istilah di bidang kecerdasan buatan.
Apakah modul ajar saya yang lama masih boleh dipakai?
Isinya sebagian besar tetap relevan. Dua hal yang umumnya perlu disesuaikan dengan aturan 2026: kerangka kegiatan intinya menjadi memahami – mengaplikasi – merefleksi, dan sasaran karakternya menjadi 8 Dimensi Profil Lulusan. Modul yang disusun di situs ini sudah memakai keduanya.
Berapa halaman RPP yang wajar?
Tidak ada angka baku. Standar Proses justru menekankan perencanaan yang ringkas dan berguna, bukan tebal. Yang penting ketiga komponen intinya terjawab dengan jelas.
Apakah RPP harus ditandatangani kepala sekolah?
Umumnya ya, sebagai bagian administrasi sekolah. Berkas yang disusun di situs ini sudah menyertakan lembar pengesahan berikut kolom tanda tangan dan kop sekolah Anda.
Apakah situs ini menyediakan RPP untuk semua mata pelajaran?
Perpustakaannya tumbuh dari modul yang benar-benar disusun guru, jadi cakupannya bertambah terus. Bila materi Anda belum ada, Anda dapat menyusunnya sendiri dalam hitungan menit — gratis, dan hasilnya langsung atas nama Anda.