Banyak guru bertanya: modul ajar dan RPP itu dua dokumen berbeda? Jawabannya tidak. Keduanya dokumen perencanaan pembelajaran yang sama, hanya berbeda sebutan. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resminya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) — sementara "modul ajar" tetap lazim terdengar di sekolah.
Tiga komponen inti RPP
Standar Proses meringkas perencanaan menjadi tiga pertanyaan yang harus terjawab:
- Apa tujuannya? — tujuan pembelajaran yang hendak dicapai murid.
- Bagaimana mencapainya? — langkah dan pengalaman belajar yang dirancang guru.
- Bagaimana tahu sudah tercapai? — asesmen, baik selama proses maupun di akhir.
Selebihnya — identitas, ATP, LKPD, bahan ajar, glosarium — bersifat melengkapi, dan banyak sekolah tetap memintanya sebagai lampiran.
Tiga prinsip pembelajarannya
Standar Proses menetapkan tiga prinsip yang menjiwai langkah pembelajaran:
- Berkesadaran (mindful) — murid memahami untuk apa ia belajar, sehingga termotivasi.
- Bermakna (meaningful) — pengetahuan diterapkan pada kehidupan nyata secara kontekstual.
- Menggembirakan (joyful) — suasana belajar yang positif, menantang, dan memotivasi.
Modul yang disusun di situs ini sudah menandai ketiga prinsip itu pada setiap tahapan kegiatan, jadi Anda tidak perlu memetakannya sendiri.
Modul ajar dan RPP — dibandingkan
| Sebutan lama | Sebutan resmi 2026 | |
|---|---|---|
| Nama dokumen | Modul Ajar | RPP — Rencana Pelaksanaan Pembelajaran |
| Isi intinya | Tujuan, langkah pembelajaran, asesmen | Sama: tujuan, langkah pembelajaran, asesmen |
| Dipakai untuk | Perencanaan satu materi | Perencanaan satu materi |
| Yang berubah | — | Istilah dan penekanan pada perencanaan yang ringkas |
Perlu berkasnya sekarang? Isi nama dan sekolah, dokumennya tersusun atas nama Anda dalam Word + PDF ber-kop — lengkap dengan tujuan, langkah pembelajaran, dan asesmen.
Susun RPP / Modul Ajar — GRATISSiap ±1 menit · Word + PDF · atas nama AndaPertanyaan yang sering diajukan
Apakah modul ajar saya yang lama masih boleh dipakai?
Isinya sebagian besar tetap relevan: tujuan, langkah pembelajaran, dan asesmen adalah komponen yang sama. Yang umumnya perlu disesuaikan hanya penyebutan dan kerapian formatnya, mengikuti permintaan sekolah masing-masing.
Berapa halaman RPP yang wajar?
Tidak ada angka baku. Standar Proses justru menekankan perencanaan yang ringkas dan berguna, bukan tebal. Yang penting ketiga komponen intinya terjawab dengan jelas.
Apakah RPP harus ditandatangani kepala sekolah?
Umumnya ya, sebagai bagian administrasi sekolah. Berkas yang disusun di situs ini sudah menyertakan lembar pengesahan berikut kolom tanda tangan dan kop sekolah Anda.
Apakah situs ini menyediakan RPP untuk semua mata pelajaran?
Perpustakaannya tumbuh dari modul yang benar-benar disusun guru, jadi cakupannya bertambah terus. Bila materi Anda belum ada, Anda dapat menyusunnya sendiri dalam hitungan menit — gratis, dan hasilnya langsung atas nama Anda.