Fase Kurikulum Merdeka — Kelas Berapa Masuk Fase Apa?

Tabel lengkap fase Kurikulum Merdeka: Fondasi, A, B, C, D, E, F untuk PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, madrasah, SLB, dan pendidikan kesetaraan. Pilih jenjang dan kelas, fasenya langsung tampil.

Kurikulum Merdeka menetapkan capaian pembelajaran per fase, bukan per kelas. Satu fase mencakup satu sampai tiga tahun, sehingga guru punya rentang waktu lebih longgar untuk mengantar murid sampai capaiannya. Yang paling sering ditanyakan: kelas yang saya ajar masuk fase apa?

Pilih jenjang dan kelas.Buat Modul Ajar untuk Kelas Ini — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Fase itu satu baris di modulnya

Lihat baris bertanda di lembar ini: Fase / Kelas terisi sendiri dari jenjang dan kelas yang Anda pilih — tidak perlu dicari atau diketik. Contoh di sini kebetulan modul Sasis Sepeda Motor; mapel dan kelas lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

✍️ Buat untuk Kelas Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak
Contoh wujud berkas · TEKNIK SEPEDA MOTOR Kelas XI SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Sasis Sepeda Motor
TEKNIK SEPEDA MOTOR · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar TEKNIK SEPEDA MOTOR · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Sasis Sepeda Motor
TEKNIK SEPEDA MOTOR · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranTEKNIK SEPEDA MOTOR
Fase / Kelasfase Anda →F / XI
Materi PokokSasis Sepeda Motor
Alokasi Waktu2 Pertemuan (8 JP: 4 JP × 45 menit = 180 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang komponen-komponen sepeda motor secara umum dan prinsip kerja sistem mekanik.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  3. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Elemen / DomainPerawatan dan Perbaikan Sepeda Motor
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menganalisis permasalahan pada sistem sasis sepeda motor, merencanakan perbaikan, dan melaksanakan prosedur perbaikan sasis sesuai standar operasional prosedur (SOP) bengkel.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSasis sepeda motor adalah kerangka utama yang menopang seluruh komponen sepeda motor, seperti mesin, transmisi, roda, dan sistem kemudi.
KonseptualKonsep utama sasis sepeda motor meliputi jenis konstruksi, material, geometri, dan fungsinya dalam menopang beban serta menjaga stabilitas dan kenyamanan berkendara.
ProseduralProsedur yang dipelajari mencakup identifikasi jenis sasis, pemeriksaan komponen sasis, serta langkah-langkah perbaikan atau penggantian komponen sasis yang rusak.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya pemahaman mendalam tentang sasis untuk keselamatan berkendara dan bagaimana menganalisis masalah sasis secara sistematis.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati berbagai jenis sasis sepeda motor, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis sasis sepeda motor dengan tepat.
  2. Melalui demonstrasi dan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis fungsi utama komponen sasis sepeda motor dan dampaknya terhadap stabilitas dengan benar.
  3. Dengan menggunakan panduan prosedur, peserta didik dapat melakukan pemeriksaan visual dan fungsional komponen sasis sepeda motor sesuai SOP bengkel secara runtut.
  4. Setelah berdiskusi kelompok, peserta didik dapat merencanakan langkah-langkah perbaikan sederhana pada komponen sasis yang mengalami kerusakan dengan logis.
  5. Melalui praktik bengkel, peserta didik dapat melakukan penggantian komponen sasis seperti bushing arm atau bearing roda belakang sesuai SOP dengan aman dan presisi.
Halaman 2 · Sasis Sepeda Motor — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar TEKNIK SEPEDA MOTOR · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami sasis sepeda motor tidak hanya tentang mengenali komponen, tetapi juga bagaimana setiap bagian bekerja sama untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan performa sepeda motor, serta dampaknya pada pengalaman berkendara sehari-hari.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa desain sasis pada sepeda motor balap berbeda dengan sepeda motor touring, dan apa pengaruhnya terhadap handling serta kenyamanan berkendara?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuFisika: Mempelajari prinsip gaya, momen, dan keseimbangan pada struktur sasis sepeda motor.
Matematika: Menghitung dimensi, sudut, dan toleransi pada komponen sasis.
Bahasa Indonesia: Menyusun laporan praktik dan prosedur kerja perbaikan sasis yang jelas dan runtut.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak berdiskusi mengenai pentingnya perawatan sasis sepeda motor untuk keselamatan berkendara anak mereka, serta komunitas bengkel lokal dapat diundang sebagai narasumber atau tempat kunjungan industri.
Lingkungan PembelajaranLingkungan bengkel praktik yang bersih, tertata, dan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) yang memadai serta akses internet untuk mencari referensi digital akan mendukung pembelajaran yang aman dan nyaman.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video tutorial perbaikan sasis dari platform YouTube, simulasi 3D komponen sasis, dan aplikasi katalog suku cadang digital untuk identifikasi komponen akan memperkaya pengalaman belajar peserta didik.
Halaman 3 · Sasis Sepeda Motor — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar TEKNIK SEPEDA MOTOR · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati berbagai jenis sasis sepeda motor, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis sasis sepeda motor dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menayangkan video kecelakaan sepeda motor akibat kerusakan sasis dan bertanya, 'Apa yang kalian amati dari video ini? Menurut kalian, apa penyebab utamanya?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu mengidentifikasi jenis sasis dan menganalisis fungsinya, serta memotivasi dengan pertanyaan pemantik 'Mengapa desain sasis sangat vital bagi keselamatan berkendara?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan gambar-gambar berbagai jenis sasis sepeda motor (misalnya, diamond, twin-spar, backbone, monocoque) dan meminta peserta didik mengamati perbedaan bentuk dan konstruksinya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan diberikan lembar kerja yang berisi pertanyaan-pertanyaan tentang jenis sasis dan fungsinya.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Masing-masing kelompok mencari informasi dari buku teks, modul ajar, atau sumber daring tentang karakteristik, kelebihan, dan kekurangan setiap jenis sasis.
  2. Setiap kelompok mendiskusikan temuan mereka dan mengisi tabel perbandingan jenis-jenis sasis berdasarkan material, konstruksi, dan aplikasi pada jenis sepeda motor tertentu.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas, menjelaskan jenis sasis yang mereka identifikasi dan analisis fungsinya.
  2. Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi kelompok, mengoreksi jika ada miskonsepsi dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif.
  3. Penguatan konsep: Guru menyimpulkan kembali poin-poin penting tentang jenis-jenis sasis dan fungsinya, serta mengaitkannya dengan masalah keselamatan berkendara.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama merangkum materi yang telah dipelajari tentang jenis-jenis sasis sepeda motor.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang mereka pelajari dan satu hal yang ingin mereka ketahui lebih lanjut, kemudian memberikan pujian atas semangat belajar mereka.
  3. Guru memberikan tugas untuk mempelajari komponen-komponen sasis secara lebih mendalam untuk pertemuan berikutnya dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Sasis Sepeda Motor — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar TEKNIK SEPEDA MOTOR · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Melalui praktik bengkel, peserta didik dapat melakukan penggantian komponen sasis seperti bushing arm atau bearing roda belakang sesuai SOP dengan aman dan presisi.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru bertanya, 'Apa saja komponen sasis yang paling sering mengalami kerusakan dan mengapa perbaikan komponen tersebut penting?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu melakukan pemeriksaan dan perbaikan komponen sasis, serta mengingatkan pentingnya keselamatan kerja dalam praktik.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video atau demonstrasi langsung tentang gejala kerusakan pada komponen sasis (misalnya, goyang pada roda belakang, bunyi aneh pada suspensi) dan meminta peserta didik mengidentifikasi potensi penyebabnya.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi kembali ke dalam kelompok praktik dan diberikan jobsheet praktik pemeriksaan serta penggantian komponen sasis.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Membimbing penyelidikan: Setiap kelompok mendapatkan sepeda motor praktikum dan melakukan pemeriksaan visual serta fungsional pada komponen sasis seperti lengan ayun, bearing roda, dan shockbreaker sesuai jobsheet.
  2. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menganalisis hasil pemeriksaan, mengidentifikasi kerusakan, dan merencanakan langkah-langkah perbaikan atau penggantian komponen yang rusak berdasarkan SOP.
  3. Setiap kelompok melaksanakan praktik penggantian komponen sasis yang telah direncanakan (misalnya, penggantian bushing arm atau bearing roda belakang) dengan bimbingan guru dan memperhatikan aspek K3.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Setelah praktik selesai, setiap kelompok mempresentasikan hasil kerja mereka, menjelaskan langkah-langkah yang dilakukan, tantangan yang dihadapi, dan hasil akhir perbaikan.
  2. Guru dan peserta didik lainnya memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil praktik setiap kelompok, serta melakukan evaluasi bersama terhadap kesesuaian dengan SOP dan aspek K3.
  3. Penguatan konsep: Guru menegaskan kembali pentingnya pemeriksaan rutin dan prosedur perbaikan yang benar untuk menjaga performa dan keselamatan sasis sepeda motor.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Guru dan peserta didik bersama-sama menyimpulkan pembelajaran tentang pemeriksaan dan perbaikan sasis sepeda motor.
  2. Refleksi & apresiasi: Guru meminta peserta didik melakukan refleksi diri tentang keterampilan yang telah mereka kuasai dan area yang perlu ditingkatkan, lalu memberikan apresiasi atas kerja keras dan kerjasama mereka.
  3. Guru memberikan penugasan untuk membuat laporan praktik individu dan memimpin doa penutup.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Sasis Sepeda Motor — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Sasis Motor
NamaKelasKelompok
TanggalNilaiParaf Guru

Waktu pengerjaan: 55 menit

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis sasis sepeda motor dan komponen utamanya.

Petunjuk: 1) Berdoalah sebelum mulai. 2) Gunakan APD dan patuhi aturan K3. 3) Kerjakan langkah secara berurutan, catat temuan di tabel, lalu simpulkan.

Info singkat: Sasis sepeda motor adalah tulang punggung kendaraan yang menopang semua komponen penting, mulai dari mesin hingga roda. Pemahaman yang kuat tentang sasis sangat krusial bagi teknisi sepeda motor untuk memastikan keamanan, stabilitas, dan kenyamanan berkendara.

Alat & bahan: Modul ajar, pensil, penghapus, penggaris

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 yang menampilkan berbagai jenis sasis sepeda motor.
    Jenis SasisDiamondTwin-SparBackboneMonocoque
    Gambar 1. Peta pikiran
  2. Identifikasi nama setiap jenis sasis dan tuliskan pada kolom yang sesuai di tabel.
  3. Diskusikan dalam kelompok, kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis sasis.
  4. Catat komponen-komponen utama yang membentuk sasis pada setiap jenis di kolom yang tersedia.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaankolom kesimpulan kelompok · refleksi emoji

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Sasis Sepeda Motor — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar TEKNIK SEPEDA MOTOR · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang kamu ketahui tentang sasis sepeda motor?
  2. Sebutkan beberapa komponen yang termasuk dalam sistem sasis!
  3. Menurutmu, mengapa sasis sangat penting bagi sepeda motor?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat berdiskusi dan melakukan praktik, serta penilaian lembar kerja peserta didik.

Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan keterampilan identifikasi serta analisis masalah sasis.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Sasis Sepeda Motor — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar TEKNIK SEPEDA MOTOR · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Setelah mengamati berbagai jenis sasis sepeda motor, peserta didik dapat mengidentifikasi jenis-jenis sasis sepeda motor dengan tepat.Jenis-jenis sasis sepeda motor2 JPpenalaran kritis
2Melalui demonstrasi dan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis fungsi utama komponen sasis sepeda motor dan dampaknya terhadap stabilitas dengan benar.Fungsi komponen sasis2 JPpenalaran kritis
3Dengan menggunakan panduan prosedur, peserta didik dapat melakukan pemeriksaan visual dan fungsional komponen sasis sepeda motor sesuai SOP bengkel secara runtut.Pemeriksaan sasis2 JPkolaborasi
4Melalui praktik bengkel, peserta didik dapat melakukan penggantian komponen sasis seperti bushing arm atau bearing roda belakang sesuai SOP dengan aman dan presisi.Penggantian komponen sasis2 JPkreativitas
Halaman 8 · Sasis Sepeda Motor — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar TEKNIK SEPEDA MOTOR · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Sasis sepeda motor adalah tulang punggung kendaraan yang menopang semua komponen penting, mulai dari mesin hingga roda. Pemahaman yang kuat tentang sasis sangat krusial bagi teknisi sepeda motor untuk memastikan keamanan, stabilitas, dan kenyamanan berkendara. Modul ini akan membimbing kamu mengenali berbagai jenis sasis, memahami fungsinya, serta melakukan pemeriksaan dan perbaikan dasar pada komponen sasis.

1. Jenis-jenis Sasis Sepeda Motor
Ada beberapa jenis sasis yang umum digunakan pada sepeda motor, masing-masing dengan karakteristik dan keunggulannya. Sasis diamond (atau berlian) banyak dipakai pada motor bebek dan sport ringan, menawarkan bobot ringan dan biaya produksi rendah. Sasis twin-spar (atau deltabox) sering ditemukan pada motor sport performa tinggi, dikenal karena kekakuan dan kemampuannya menahan torsi besar. Sasis backbone, seperti namanya, memiliki tulang punggung tunggal dan umum pada motor bebek atau skuter. Sementara itu, sasis monocoque, yang jarang ditemukan, mengintegrasikan bodi dan sasis menjadi satu kesatuan, memberikan kekakuan ekstrem namun sulit diperbaiki jika rusak.

2. Fungsi dan Komponen Utama Sasis
Fungsi utama sasis adalah menopang berat seluruh komponen dan pengendara, serta menjaga stabilitas dan handling sepeda motor. Komponen utama sasis meliputi rangka utama, lengan ayun (swingarm), sistem suspensi (depan dan belakang), roda, serta sistem kemudi. Rangka utama memberikan kekuatan struktural, lengan ayun memungkinkan pergerakan roda belakang dan menahan gaya tarik rantai, suspensi meredam guncangan, roda memungkinkan pergerakan, dan sistem kemudi mengarahkan sepeda motor. Setiap komponen bekerja sama untuk memberikan pengalaman berkendara yang aman dan nyaman.

3. Pemeriksaan Visual dan Fungsional Sasis
Pemeriksaan sasis penting dilakukan secara berkala. Pemeriksaan visual meliputi pengecekan retakan pada rangka, karat, kebocoran oli pada shockbreaker, dan kondisi fisik lengan ayun. Pemeriksaan fungsional melibatkan pengecekan kelonggaran pada bearing roda, bushing lengan ayun, dan komstir. Goyangkan roda belakang secara lateral untuk merasakan kelonggaran pada bearing roda atau bushing arm. Tekan bagian depan dan belakang motor untuk memeriksa kerja suspensi. Perhatikan juga keselarasan roda depan dan belakang. Gejala seperti handling yang tidak stabil, bunyi aneh, atau keausan ban tidak merata bisa menjadi indikasi masalah sasis.

4. Prosedur Perbaikan Komponen Sasis
Perbaikan sasis umumnya melibatkan penggantian komponen yang rusak atau aus. Contoh perbaikan umum adalah penggantian bushing arm dan bearing roda. Penggantian bushing arm memerlukan pelepasan lengan ayun, penggunaan tracker khusus untuk melepas bushing lama, dan pemasangan bushing baru dengan hati-hati. Sementara itu, penggantian bearing roda melibatkan pelepasan roda, pencongkelan bearing lama, dan pemasangan bearing baru dengan alat penekan yang tepat. Selalu ikuti standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, gunakan alat yang sesuai, dan perhatikan aspek keselamatan kerja (K3) untuk mencegah cedera atau kerusakan lebih lanjut.

Rangkuman: Sasis sepeda motor adalah struktur krusial yang menopang dan menjaga stabilitas. Berbagai jenis sasis seperti diamond, twin-spar, dan backbone memiliki karakteristik unik. Komponen utama sasis meliputi rangka, lengan ayun, suspensi, roda, dan sistem kemudi, yang semuanya bekerja sama untuk performa dan keamanan. Pemeriksaan visual dan fungsional sasis secara berkala sangat penting untuk mendeteksi kerusakan. Perbaikan sasis, seperti penggantian bushing arm atau bearing roda, harus dilakukan sesuai SOP dan memperhatikan keselamatan kerja.

Halaman 9 · Sasis Sepeda Motor — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar TEKNIK SEPEDA MOTOR · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
SasisKerangka utama sepeda motor yang menopang seluruh komponen
Lengan Ayun (Swingarm)Komponen penghubung roda belakang dengan rangka, memungkinkan pergerakan naik turun
Bushing ArmKomponen berbentuk silinder yang menjadi bantalan pada titik pivot lengan ayun
Bearing RodaBantalan yang memungkinkan roda berputar bebas pada porosnya
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Sasis Sepeda Motor — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar TEKNIK SEPEDA MOTOR · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Sasis Sepeda Motor" mata pelajaran TEKNIK SEPEDA MOTOR Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Sasis Sepeda Motor — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Tabel lengkap fase per jenjang dan kelas

Daftar di bawah dihitung dari pemetaan yang sama dengan yang menandai setiap modul di situs ini, jadi apa yang Anda baca di sini persis yang tercetak di modulnya.

Fase Fondasi9 kelas

JenjangKelas
PAUDKelompok Bermain
PAUDKelompok A
PAUDKelompok B
TKKelompok A
TKKelompok B
RAKelompok A
RAKelompok B
TKLBKelompok A
TKLBKelompok B

Fase A8 kelas

JenjangKelas
SDI
SDII
MII
MIII
Paket AI
Paket AII
SDLBI
SDLBII

Fase B8 kelas

JenjangKelas
SDIII
SDIV
MIIII
MIIV
Paket AIII
Paket AIV
SDLBIII
SDLBIV

Fase C8 kelas

JenjangKelas
SDV
SDVI
MIV
MIVI
Paket AV
Paket AVI
SDLBV
SDLBVI

Fase D12 kelas

JenjangKelas
SMPVII
SMPVIII
SMPIX
MTsVII
MTsVIII
MTsIX
Paket BVII
Paket BVIII
Paket BIX
SMPLBVII
SMPLBVIII
SMPLBIX

Fase E5 kelas

JenjangKelas
SMAX
MAX
SMKX
Paket CX
SMALBX

Fase F10 kelas

JenjangKelas
SMAXI
SMAXII
MAXI
MAXII
SMKXI
SMKXII
Paket CXI
Paket CXII
SMALBXI
SMALBXII

Pertanyaan yang sering diajukan

Kenapa capaian pembelajaran ditetapkan per fase, bukan per kelas?

Agar guru punya rentang waktu lebih panjang untuk mengantar murid mencapainya. Murid yang belum tuntas di kelas awal sebuah fase masih punya kesempatan di kelas berikutnya dalam fase yang sama.

Apakah PAUD dan TK punya fase sendiri?

Ya, keduanya berada di Fase Fondasi — termasuk RA dan TKLB.

Bagaimana dengan sekolah luar biasa dan pendidikan kesetaraan?

SDLB, SMPLB, dan SMALB mengikuti fase jenjang setaranya, begitu juga Paket A, B, dan C. Lihat tabel di atas untuk rinciannya per kelas.

Apakah fase perlu ditulis di modul ajar?

Ya. Fase termasuk identitas modul dan tercetak di lembar identitasnya. Modul yang disusun di situs ini mengisinya otomatis dari jenjang dan kelas yang Anda pilih.