tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar MTsBahasa Arab › Perkenalan Diri (Ta'aruf)
MTs · Kelas VII · Fase D

Modul Ajar Bahasa Arab Kelas VII
Perkenalan Diri (Ta'aruf)

Modul ajar Bahasa Arab MTs kelas VII materi Perkenalan Diri (Ta'aruf) lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Bahasa Arab kelas VII materi Perkenalan Diri (Ta'aruf)
Ringkasan: Materi perkenalan diri (Ta'aruf) dalam bahasa Arab mencakup kosakata dan ungkapan dasar untuk menyebutkan nama, asal, dan profesi. Kita belajar cara bertanya dan menjawab dengan struktur kalimat sederhana. Selain itu, penting untuk menerapkan etika perkenalan Islami seperti ramah dan santun, karena perkenalan adalah pintu pembuka silaturahmi yang membawa keberkahan. Penguasaan materi ini akan meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri kita.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + Praktik KomunikasiDimensi: keimanan dan ketakwaan, komunikasi, kolaborasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISBahasa Arab · Perkenalan Diri (Ta'aruf) · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik mampu memahami dan menggunakan kosakata serta ungkapan dasar terkait identitas diri dan keluarga dalam konteks perkenalan, baik secara lisan maupun tulisan, serta merespons dengan santun dan percaya diri.

Acuan: SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab

Kompetensi awal: Peserta didik telah mengenal beberapa kata sapaan dasar dalam bahasa Arab seperti 'Assalamualaikum' dan 'Syukran'.

Pemahaman bermakna: Memahami cara memperkenalkan diri dan orang lain dalam bahasa Arab akan membantu peserta didik membangun relasi sosial yang positif dan meningkatkan kepercayaan diri dalam berkomunikasi.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana cara kita memperkenalkan diri kepada teman baru yang berasal dari negara Arab?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi kosakata dan ungkapan terkait perkenalan diri (nama, asal, profesi) dalam bahasa Arab setelah menyimak audio.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Kaifa haluk?' (Bagaimana kabarmu?) kepada beberapa siswa. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, yaitu mengidentifikasi kosakata perkenalan, dan memotivasi siswa dengan pertanyaan pemantik.

Memahami: Peserta didik menyimak audio percakapan perkenalan diri yang sederhana. Mereka diminta untuk mengidentifikasi kata-kata kunci dan ungkapan baru yang mereka dengar, kemudian mencari artinya secara mandiri atau berdiskusi dengan teman sebangku. Guru memberikan bantuan seperlunya dan mengklarifikasi makna.

Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik mengisi tabel kosakata baru yang mereka temukan dari audio, termasuk tulisan Arab, transliterasi, dan artinya. Mereka juga mencoba menirukan pelafalan beberapa ungkapan dasar perkenalan.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi kosakata mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang pelafalan serta makna kosakata. Kemudian, siswa diajak untuk menanyakan 'Ma ismuka?' (Siapa namamu?) kepada teman secara berpasangan.

Penutup: Guru bersama peserta didik membuat rangkuman kosakata yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif siswa, menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa serta salam penutup yang menggembirakan.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning

Tujuan: Menyusun kalimat sederhana untuk memperkenalkan diri dan menanyakan identitas orang lain secara tertulis.

Kegiatan awal: Guru menyapa siswa, mengulang sedikit materi pertemuan sebelumnya, dan mengaitkannya dengan topik hari ini: menyusun kalimat perkenalan. Guru memutarkan video pendek tentang seseorang yang kesulitan memperkenalkan diri dalam bahasa Arab, lalu menanyakan 'Apa masalah yang dihadapi tokoh dalam video?' untuk memantik diskusi.

Memahami: Peserta didik menganalisis struktur kalimat perkenalan diri dan menanyakan identitas orang lain dari contoh teks yang diberikan. Mereka mengidentifikasi pola-pola kalimat seperti 'Ana...' (Saya...), 'Ismi...' (Nama saya...), 'Min aina anta?' (Dari mana kamu?), dan 'Ana min...' (Saya dari...).

Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik diberikan sebuah 'skenario' (misalnya, bertemu teman baru di acara pramuka). Mereka diminta untuk menyusun teks percakapan perkenalan diri yang lengkap, mencakup nama, asal, dan hobi, dengan menggunakan kosakata dan struktur kalimat yang telah dipelajari.

Merefleksi: Setiap kelompok membacakan teks percakapan yang telah mereka susun. Kelompok lain memberikan masukan atau pertanyaan. Guru memberikan koreksi tata bahasa atau pilihan kata yang lebih tepat, serta mengapresiasi kreativitas kelompok.

Penutup: Guru mengajak siswa merefleksikan pentingnya menyusun kalimat yang benar agar perkenalan menjadi jelas. Guru memberikan tugas rumah untuk mencari contoh perkenalan diri lain, memberikan apresiasi, dan menutup dengan motivasi serta salam.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning

Tujuan: Mempraktikkan percakapan perkenalan diri dengan intonasi dan pelafalan yang benar; Menyajikan proyek 'Kartu Identitas Diri' berbahasa Arab dengan informasi pribadi yang akurat.

Kegiatan awal: Guru memulai dengan salam dan doa, memeriksa kesiapan siswa untuk presentasi proyek. Guru mengingatkan tujuan pembelajaran hari ini yaitu praktik percakapan dan presentasi kartu identitas, serta menjelaskan rubrik penilaian agar siswa sadar kriteria keberhasilan proyek.

Memahami: Peserta didik secara berpasangan atau berkelompok kecil berlatih percakapan perkenalan diri yang telah mereka susun pada pertemuan sebelumnya, dengan fokus pada intonasi dan pelafalan yang benar. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan koreksi langsung.

Mengaplikasi: Setiap pasangan/kelompok maju ke depan kelas untuk mempraktikkan percakapan perkenalan diri. Setelah itu, masing-masing siswa mempresentasikan 'Kartu Identitas Diri' (بطاقة تعريف - bitaqat ta'rif) yang telah mereka buat sebagai proyek, berisi nama, asal, hobi, dan cita-cita dalam bahasa Arab.

Merefleksi: Setelah presentasi, teman-teman lain memberikan umpan balik positif dan saran perbaikan. Guru memberikan penilaian berdasarkan rubrik yang telah disepakati, menguatkan pemahaman siswa tentang pentingnya komunikasi yang efektif dalam perkenalan. Guru juga mengajak siswa merenungkan pengalaman belajar mereka.

Penutup: Guru bersama siswa menyimpulkan seluruh materi perkenalan diri. Guru memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas seluruh usaha dan hasil karya siswa, memberikan motivasi untuk terus belajar bahasa Arab, dan menutup pelajaran dengan doa serta salam penuh kegembiraan dan kebersamaan.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, keaktifan bertanya, dan kelancaran dalam praktik percakapan perkenalan.

Akhir (sumatif): Penilaian performa praktik percakapan perkenalan diri dan hasil proyek 'Kartu Identitas Diri' berbahasa Arab.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi kosakata dan ungkapan terkait perkenalan diri.Kosakata perkenalan: nama, asal, profesi.3 JPKomunikasi, Penalaran Kritis
Menyusun kalimat sederhana untuk perkenalan diri.Struktur kalimat tanya-jawab perkenalan.3 JPKreativitas, Kolaborasi
Mempraktikkan percakapan dan menyajikan proyek 'Kartu Identitas'.Praktik percakapan dan pembuatan kartu identitas.3 JPKomunikasi, Kreativitas, Kolaborasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Perkenalan diri atau Ta'aruf (تعارف) adalah langkah awal yang penting dalam membangun hubungan baik dengan orang lain. Dengan menguasai materi ini, kita akan dapat memperkenalkan diri kita dan menanyakan informasi dasar tentang teman baru dalam bahasa Arab. Ini akan membuka pintu komunikasi dan persahabatan, serta memperkaya pengalaman kita dalam berinteraksi dengan sesama Muslim di seluruh dunia.

Kosakata Dasar Perkenalan

Dalam perkenalan, ada beberapa kosakata dasar yang sering digunakan. Contohnya, 'اسمي...' (Ismi...) artinya 'Nama saya...', 'أنا من...' (Ana min...) artinya 'Saya dari...', dan 'أهلاً وسهلاً' (Ahlan wa sahlan) yang berarti 'Selamat datang'. Penting juga untuk mengetahui sapaan seperti 'صباح الخير' (Sabahul khair - Selamat pagi) dan 'مساء الخير' (Masaul khair - Selamat sore). Memahami kosakata ini adalah fondasi untuk bisa berbicara dan memahami percakapan perkenalan dengan baik dan benar.

Ungkapan Tanya-Jawab Nama

Untuk menanyakan nama, kita bisa menggunakan 'ما اسمك؟' (Ma ismuka?) untuk laki-laki atau 'ما اسمكِ؟' (Ma ismuki?) untuk perempuan, yang berarti 'Siapa namamu?'. Jawabannya adalah 'اسمي...' (Ismi...) diikuti dengan nama. Contoh: 'ما اسمك؟' 'اسمي أحمد.' (Siapa namamu? Namaku Ahmad.). Pertanyaan ini sangat fundamental dalam setiap proses perkenalan, memastikan kita mengenal lawan bicara kita dengan benar dan sopan. Latihan berulang akan membuat kita lancar menggunakannya.

Menanyakan Asal dan Profesi

Setelah nama, biasanya kita menanyakan asal. 'من أين أنت؟' (Min aina anta?) untuk laki-laki atau 'من أين أنتِ؟' (Min aina anti?) untuk perempuan, artinya 'Dari mana kamu?'. Jawabannya: 'أنا من...' (Ana min...) diikuti nama kota atau negara. Contoh: 'أنا من إندونيسيا' (Ana min Indonesia - Saya dari Indonesia). Untuk profesi, 'ما مهنتك؟' (Ma mihnatuka/i?) berarti 'Apa profesimu?'. Jawabannya: 'أنا طالب/طالبة' (Ana thalib/thalibah - Saya siswa/siswi).

Etika Berkenalan dalam Islam

Dalam Islam, perkenalan bukan hanya sekadar bertukar informasi, tetapi juga sarana menjalin silaturahmi. Rasulullah ﷺ bersabda, 'من أحب أن يبسط له في رزقه وينسأ له في أثره فليصل رحمه' (Man ahaba an yubsatha lahu fi rizqihi wa yunsā lahu fi atsarihi fal yasil rahmah - Barangsiapa ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi). Oleh karena itu, saat berkenalan, penting untuk bersikap ramah, senyum, dan berbicara dengan sopan santun. Ini mencerminkan akhlak mulia seorang Muslim.

Rangkuman: Materi perkenalan diri (Ta'aruf) dalam bahasa Arab mencakup kosakata dan ungkapan dasar untuk menyebutkan nama, asal, dan profesi. Kita belajar cara bertanya dan menjawab dengan struktur kalimat sederhana. Selain itu, penting untuk menerapkan etika perkenalan Islami seperti ramah dan santun, karena perkenalan adalah pintu pembuka silaturahmi yang membawa keberkahan. Penguasaan materi ini akan meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri kita.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Mengidentifikasi kosakata dan ungkapan perkenalan diri serta menyusun kalimat sederhana.

Alat & bahan: Lembar kerja, alat tulis, kamus bahasa Arab (opsional), gadget untuk mendengarkan audio.

  1. Dengarkan audio percakapan perkenalan diri yang diputar guru.
  2. Identifikasi 10 kosakata atau ungkapan baru yang kamu dengar dan tuliskan di kolom 'Kosakata Baru'.
  3. Cari arti dari kosakata tersebut menggunakan kamus atau bertanya kepada guru/teman.
  4. Susun 3 kalimat perkenalan diri yang sederhana menggunakan kosakata yang telah kamu identifikasi.
  5. Diskusikan hasilnya dengan kelompokmu dan bersiap untuk presentasi.

8 Glosarium

تعارفPerkenalan diri
اسميNama saya
أنا منSaya dari
أهلاً وسهلاًSelamat datang
ما اسمك؟Siapa namamu? (untuk laki-laki)
ما مهنتك؟Apa profesimu? (untuk laki-laki/perempuan)

9 Materi Bahasa Arab Terkait

التعارف (Perkenalan)Bahasa Arab Kelas VII MTs
Pelajari التعارف (Perkenalan) →
الأسرة (Anggota Keluarga)Bahasa Arab Kelas VII MTs
Pelajari الأسرة (Anggota Keluarga) →
الرياضة (Olahraga)Bahasa Arab Kelas IX MTs
Pelajari الرياضة (Olahraga) →
الساعة (Jam dan Waktu)Bahasa Arab Kelas VIII MTs
Pelajari الساعة (Jam dan Waktu) →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Bahasa Arab Perkenalan Diri (Ta'aruf) ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Arab kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti SK Dirjen Pendis No. 9941/2025 tentang Capaian Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.