tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDKemuhammadiyahan › KH Ahmad Dahlan
SD · Kelas IV · Fase B

Modul Ajar Kemuhammadiyahan Kelas IV
KH Ahmad Dahlan

Modul ajar Kemuhammadiyahan SD kelas IV materi KH Ahmad Dahlan lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Kemuhammadiyahan kelas IV materi KH Ahmad Dahlan
Ringkasan: KH Ahmad Dahlan adalah pendiri Muhammadiyah yang berjuang memurnikan ajaran Islam dan memajukan umat melalui pendidikan dan amal sosial. Beliau teladan dalam kegigihan, kepedulian, dan keberanian berinovasi. Semangat beliau melahirkan banyak amal usaha Muhammadiyah seperti sekolah dan rumah sakit. Kita dapat meneladani beliau dengan rajin belajar, berani berbuat baik, dan peduli sesama.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + PraktikDimensi: keimanan dan ketakwaan, kewargaan, kreativitasWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISKemuhammadiyahan · KH Ahmad Dahlan · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik mengetahui beberapa tokoh pahlawan nasional dan dasar-dasar agama Islam.

Pemahaman bermakna: Memahami perjuangan KH Ahmad Dahlan sebagai tokoh pembaharu Islam di Indonesia akan menumbuhkan semangat beramal saleh dan peduli terhadap kemajuan umat, seperti mendirikan sekolah dan menyantuni anak yatim.

Pertanyaan pemantik: Menurut kalian, apa yang membuat KH Ahmad Dahlan menjadi tokoh penting bagi kemajuan umat Islam di Indonesia?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengenali biografi singkat KH Ahmad Dahlan sebagai pendiri Muhammadiyah dengan benar.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam dan mengajak peserta didik berdoa bersama. Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Siapa yang tahu nama pahlawan yang ada di uang seribu rupiah?' lalu memperkenalkan KH Ahmad Dahlan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik.

Memahami: Peserta didik mengamati gambar-gambar terkait KH Ahmad Dahlan dan lingkungan Yogyakarta tempo dulu, kemudian mendiskusikan apa yang mereka lihat dan kaitannya dengan tokoh tersebut. Guru memberikan stimulus berupa potongan video pendek tentang sejarah berdirinya Muhammadiyah.

Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok mencari informasi singkat tentang biografi KH Ahmad Dahlan dari berbagai sumber bacaan yang disediakan (buku cerita, infografis) dan mencatat poin-poin penting seperti nama lengkap, tempat/tanggal lahir, dan peran utamanya.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil temuan mereka tentang biografi KH Ahmad Dahlan. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang fakta-fakta penting biografi KH Ahmad Dahlan serta meluruskan miskonsepsi yang mungkin terjadi.

Penutup: Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting biografi KH Ahmad Dahlan. Guru mengapresiasi semangat belajar peserta didik dan memberikan motivasi untuk pertemuan selanjutnya. Guru menutup dengan doa dan salam.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning

Tujuan: Menyebutkan semangat perjuangan dan nilai-nilai keteladanan KH Ahmad Dahlan dalam berdakwah dan mengidentifikasi contoh-contoh amal usaha Muhammadiyah yang didirikan atas semangat KH Ahmad Dahlan.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru mengulang sedikit materi pertemuan sebelumnya tentang KH Ahmad Dahlan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami semangat perjuangan KH Ahmad Dahlan dan amal usaha Muhammadiyah. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara KH Ahmad Dahlan menyebarkan kebaikan kepada masyarakat?'

Memahami: Peserta didik disajikan studi kasus atau cerita pendek tentang situasi sosial di masa KH Ahmad Dahlan yang mendorong beliau melakukan perubahan (misalnya, kondisi pendidikan atau kemiskinan). Mereka menganalisis masalah tersebut dan mengidentifikasi bagaimana KH Ahmad Dahlan berjuang menyelesaikannya.

Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik mengidentifikasi nilai-nilai keteladanan KH Ahmad Dahlan (misalnya, peduli, berani, gigih) dan mencari contoh amal usaha Muhammadiyah yang lahir dari semangat tersebut (misalnya, sekolah, panti asuhan, rumah sakit) melalui kartu informasi atau poster yang disediakan.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi nilai-nilai keteladanan KH Ahmad Dahlan dan contoh amal usaha Muhammadiyah. Kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan penguatan dan mengaitkan nilai-nilai tersebut dengan semangat 'Islam Berkemajuan'.

Penutup: Peserta didik dan guru merangkum nilai-nilai keteladanan KH Ahmad Dahlan dan pentingnya amal usaha Muhammadiyah. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik. Guru memberikan tugas untuk mencari satu contoh sikap peduli di sekitar rumah sebagai persiapan pertemuan berikutnya. Guru menutup dengan doa dan salam.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning

Tujuan: Menceritakan kembali kisah keteladanan KH Ahmad Dahlan dengan bahasa sendiri dan mempraktikkan sikap peduli dan beramal saleh sebagai bentuk meneladani KH Ahmad Dahlan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru bertanya tentang tugas mencari contoh sikap peduli di sekitar rumah. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: membuat poster keteladanan KH Ahmad Dahlan dan mempraktikkan sikap peduli. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa meniru kebaikan KH Ahmad Dahlan dalam hidup kita?'

Memahami: Peserta didik secara individu atau berpasangan merancang poster mini yang berisi kisah singkat keteladanan KH Ahmad Dahlan dan nilai-nilai yang bisa ditiru, dengan menggambar atau menempel gambar yang relevan.

Mengaplikasi: Peserta didik secara berpasangan atau kelompok kecil membuat 'Kotak Amal Kebaikan' sederhana dari bahan bekas. Mereka kemudian mendiskusikan dan menuliskan 3-5 contoh sikap peduli atau amal saleh yang bisa mereka lakukan di sekolah atau rumah, yang terinspirasi dari KH Ahmad Dahlan (misalnya, menolong teman, berbagi pensil, menjaga kebersihan, menyantuni hewan peliharaan).

Merefleksi: Peserta didik mempresentasikan poster mini dan 'Kotak Amal Kebaikan' mereka, menjelaskan contoh sikap peduli yang akan mereka lakukan. Guru dan teman-teman memberikan umpan balik positif. Guru menguatkan bahwa setiap kebaikan kecil adalah bagian dari meneladani KH Ahmad Dahlan dan semangat Islam Berkemajuan.

Penutup: Peserta didik dan guru menyimpulkan bahwa meneladani KH Ahmad Dahlan berarti terus berbuat kebaikan dan peduli pada sesama. Guru memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan semangat peserta didik. Guru mengajak peserta didik untuk selalu mengingat dan menerapkan nilai-nilai KH Ahmad Dahlan. Guru menutup dengan doa dan salam.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian produk poster mini dan 'Kotak Amal Kebaikan'.

Akhir (sumatif): Tes tertulis singkat tentang biografi dan nilai keteladanan KH Ahmad Dahlan, serta penilaian unjuk kerja praktik sikap peduli.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengenali biografi singkat KH Ahmad DahlanBiografi dan peran KH Ahmad Dahlan2 JPkeimanan dan ketakwaan, kewargaan
Menyebutkan semangat perjuangan dan nilai-nilai keteladanan KH Ahmad DahlanSemangat tajdid dan nilai-nilai keteladanan2 JPkewargaan, kreativitas
Mengidentifikasi contoh-contoh amal usaha MuhammadiyahAmal usaha Muhammadiyah2 JPkewargaan
Mempraktikkan sikap peduli dan beramal salehPenerapan nilai-nilai keteladanan dalam kehidupan2 JPkeimanan dan ketakwaan, kewargaan, kreativitas

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Modul ini akan mengajakmu mengenal lebih dekat sosok pahlawan besar, KH Ahmad Dahlan. Beliau adalah seorang ulama dan pendidik yang sangat peduli pada kemajuan umat Islam di Indonesia. Dengan mempelajari kisah hidup dan perjuangan beliau, kita akan mendapatkan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana menjadi pribadi yang baik, rajin belajar, dan suka menolong sesama, sesuai dengan ajaran Islam yang berkemajuan.

Siapakah KH Ahmad Dahlan?

KH Ahmad Dahlan, nama aslinya Muhammad Darwisy, lahir di Kauman, Yogyakarta, pada hari Kamis tanggal 8 Dzulhijjah 1330 Hijriah atau bertepatan dengan 1 Agustus 1868 Masehi. Beliau adalah putra dari KH Abu Bakar bin KH Sulaiman dan Siti Aminah binti H. Ibrahim. Sejak kecil, Darwisy dikenal cerdas dan tekun belajar agama. Beliau belajar ilmu agama dari banyak ulama terkemuka di zamannya, termasuk saat menunaikan ibadah haji di Mekah. Di sana, beliau banyak berdiskusi dengan ulama-ulama pembaharu dari berbagai negara Islam.

Mendirikan Muhammadiyah

Setelah kembali ke tanah air, KH Ahmad Dahlan melihat banyak hal yang perlu diperbaiki dalam kehidupan umat Islam di Indonesia, terutama dalam bidang pendidikan dan praktik keagamaan. Beliau merasa prihatin dengan kondisi umat yang masih banyak terjerumus ke dalam takhayul, bid'ah, dan khurafat (TBC), serta pendidikan yang masih tradisional. Dengan semangat tajdid (pembaruan) dan ijtihad (usaha sungguh-sungguh), beliau mendirikan organisasi Muhammadiyah pada tanggal 18 November 1912 Masehi atau 8 Dzulhijjah 1330 Hijriah di Yogyakarta. Tujuannya adalah untuk memurnikan ajaran Islam dan memajukan umat melalui pendidikan dan amal sosial.

Semangat Perjuangan dan Keteladanan

KH Ahmad Dahlan adalah sosok yang sangat gigih dan berani. Meskipun banyak tantangan dan cibiran, beliau tidak pernah menyerah untuk berdakwah dan mendirikan sekolah-sekolah modern. Beliau mengajarkan bahwa Islam itu agama yang rasional dan sesuai dengan kemajuan zaman, bukan agama yang kuno. Beliau juga sangat peduli terhadap nasib anak yatim dan fakir miskin, sehingga mendirikan panti asuhan. Keteladanan beliau antara lain: gigih berjuang, peduli sesama, berani berinovasi, dan tidak mudah menyerah.

Amal Usaha Muhammadiyah

Dari semangat perjuangan KH Ahmad Dahlan, lahirlah banyak amal usaha Muhammadiyah yang bermanfaat bagi masyarakat. Contohnya adalah sekolah-sekolah dari tingkat TK hingga perguruan tinggi, rumah sakit, panti asuhan, dan masjid. Semua amal usaha ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup umat Islam, baik dari segi pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan sosial. Ini menunjukkan bahwa Islam tidak hanya mengatur ibadah, tetapi juga mengajarkan untuk berbuat baik dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Meneladani KH Ahmad Dahlan dalam Kehidupan Sehari-hari

Kita bisa meneladani KH Ahmad Dahlan dalam kehidupan sehari-hari dengan berbagai cara. Misalnya, rajin belajar dan tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan, seperti beliau yang terus berdakwah meski banyak rintangan. Kita juga bisa meniru sikap peduli beliau dengan membantu teman yang kesusahan, berbagi makanan, atau menjaga kebersihan lingkungan. Setiap kebaikan kecil yang kita lakukan adalah bagian dari meneladani semangat 'Islam Berkemajuan' yang diajarkan oleh KH Ahmad Dahlan.

Rangkuman: KH Ahmad Dahlan adalah pendiri Muhammadiyah yang berjuang memurnikan ajaran Islam dan memajukan umat melalui pendidikan dan amal sosial. Beliau teladan dalam kegigihan, kepedulian, dan keberanian berinovasi. Semangat beliau melahirkan banyak amal usaha Muhammadiyah seperti sekolah dan rumah sakit. Kita dapat meneladani beliau dengan rajin belajar, berani berbuat baik, dan peduli sesama.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Mengidentifikasi nilai-nilai keteladanan KH Ahmad Dahlan dan contoh amal usaha Muhammadiyah.

Alat & bahan: Lembar LKPD, alat tulis, kartu informasi tentang KH Ahmad Dahlan dan amal usaha Muhammadiyah

  1. Bacalah kartu informasi yang diberikan guru tentang KH Ahmad Dahlan.
  2. Diskusikan dalam kelompok, nilai-nilai baik apa saja yang bisa kita contoh dari KH Ahmad Dahlan.
  3. Tuliskan minimal 3 nilai keteladanan KH Ahmad Dahlan pada kolom yang tersedia.
  4. Diskusikan juga contoh-contoh amal usaha Muhammadiyah yang kalian ketahui atau baca dari kartu informasi.
  5. Tuliskan minimal 3 contoh amal usaha Muhammadiyah dan manfaatnya.

8 Glosarium

MuhammadiyahOrganisasi Islam yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan.
TajdidPembaruan atau modernisasi dalam pemahaman dan praktik keagamaan.
IjtihadUsaha sungguh-sungguh untuk mencari hukum Islam dari sumbernya.
Amal UsahaKegiatan atau lembaga yang didirikan untuk kemaslahatan umat, seperti sekolah atau rumah sakit.
TakhayulKepercayaan pada hal-hal gaib yang tidak berdasar ajaran Islam.
Bid'ahAmalan baru dalam agama yang tidak ada contohnya dari Nabi Muhammad ﷺ.
KhurafatCerita bohong atau kepercayaan yang tidak masuk akal.

9 Materi Kemuhammadiyahan Terkait

sejarah berdirinya MuhammadiyahKemuhammadiyahan Kelas V SD
Pelajari sejarah berdirinya Muhammadiyah →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Kemuhammadiyahan KH Ahmad Dahlan ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Kemuhammadiyahan kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.