Modul Ajar & RPP Kemuhammadiyahan Kelas IV
KH Ahmad Dahlan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Kemuhammadiyahan |
| Fase / Kelas | B / IV |
| Materi Pokok | KH Ahmad Dahlan |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik mengetahui beberapa tokoh pahlawan nasional dan dasar-dasar agama Islam. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | KH Ahmad Dahlan adalah pendiri organisasi Muhammadiyah yang lahir di Yogyakarta pada tanggal 18 November 1912. |
| Konseptual | Kepemimpinan KH Ahmad Dahlan didasari oleh semangat tajdid (pembaruan) dalam beragama dan mendirikan sekolah untuk pendidikan umat. |
| Prosedural | Peserta didik akan mempelajari langkah-langkah meneladani semangat perjuangan KH Ahmad Dahlan dalam kehidupan sehari-hari. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bagaimana nilai-nilai perjuangan KH Ahmad Dahlan dapat membentuk karakter Islami dan semangat berkemajuan dalam diri mereka. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengenali biografi singkat KH Ahmad Dahlan sebagai pendiri Muhammadiyah dengan benar.
- Menyebutkan semangat perjuangan dan nilai-nilai keteladanan KH Ahmad Dahlan dalam berdakwah.
- Mengidentifikasi contoh-contoh amal usaha Muhammadiyah yang didirikan atas semangat KH Ahmad Dahlan.
- Menceritakan kembali kisah keteladanan KH Ahmad Dahlan dengan bahasa sendiri.
- Mempraktikkan sikap peduli dan beramal saleh sebagai bentuk meneladani KH Ahmad Dahlan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Memahami perjuangan KH Ahmad Dahlan sebagai tokoh pembaharu Islam di Indonesia akan menumbuhkan semangat beramal saleh dan peduli terhadap kemajuan umat, seperti mendirikan sekolah dan menyantuni anak yatim.
Pertanyaan pemantik: "Menurut kalian, apa yang membuat KH Ahmad Dahlan menjadi tokoh penting bagi kemajuan umat Islam di Indonesia?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: meneladani nilai-nilai kepahlawanan dan semangat persatuan dalam membangun bangsa. Bahasa Indonesia: melatih kemampuan menceritakan kembali biografi tokoh dan menulis kalimat persuasif untuk poster. Seni Rupa: membuat poster mini dengan gambar dan tulisan yang menarik untuk menyampaikan pesan keteladanan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk bercerita tentang tokoh-tokoh inspiratif di lingkungan mereka atau mengajak anak berkunjung ke amal usaha Muhammadiyah terdekat. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang nyaman dengan penataan meja kelompok, sudut baca berisi buku cerita pahlawan, serta akses ke taman sekolah atau area luar untuk observasi sederhana. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan video pendek biografi KH Ahmad Dahlan dari YouTube yang sudah diseleksi atau infografis interaktif tentang amal usaha Muhammadiyah. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengenali biografi singkat KH Ahmad Dahlan sebagai pendiri Muhammadiyah dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru mengucapkan salam dan mengajak peserta didik berdoa bersama. Guru mengecek kehadiran dan kesiapan belajar. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Siapa yang tahu nama pahlawan yang ada di uang seribu rupiah?' lalu memperkenalkan KH Ahmad Dahlan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik mengamati gambar-gambar terkait KH Ahmad Dahlan dan lingkungan Yogyakarta tempo dulu, kemudian mendiskusikan apa yang mereka lihat dan kaitannya dengan tokoh tersebut. Guru memberikan stimulus berupa potongan video pendek tentang sejarah berdirinya Muhammadiyah. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok mencari informasi singkat tentang biografi KH Ahmad Dahlan dari berbagai sumber bacaan yang disediakan (buku cerita, infografis) dan mencatat poin-poin penting seperti nama lengkap, tempat/tanggal lahir, dan peran utamanya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil temuan mereka tentang biografi KH Ahmad Dahlan. Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang fakta-fakta penting biografi KH Ahmad Dahlan serta meluruskan miskonsepsi yang mungkin terjadi. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting biografi KH Ahmad Dahlan. Guru mengapresiasi semangat belajar peserta didik dan memberikan motivasi untuk pertemuan selanjutnya. Guru menutup dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menyebutkan semangat perjuangan dan nilai-nilai keteladanan KH Ahmad Dahlan dalam berdakwah dan mengidentifikasi contoh-contoh amal usaha Muhammadiyah yang didirikan atas semangat KH Ahmad Dahlan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa, dan mengecek kehadiran. Guru mengulang sedikit materi pertemuan sebelumnya tentang KH Ahmad Dahlan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: memahami semangat perjuangan KH Ahmad Dahlan dan amal usaha Muhammadiyah. Guru mengajukan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana cara KH Ahmad Dahlan menyebarkan kebaikan kepada masyarakat?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik disajikan studi kasus atau cerita pendek tentang situasi sosial di masa KH Ahmad Dahlan yang mendorong beliau melakukan perubahan (misalnya, kondisi pendidikan atau kemiskinan). Mereka menganalisis masalah tersebut dan mengidentifikasi bagaimana KH Ahmad Dahlan berjuang menyelesaikannya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Dalam kelompok, peserta didik mengidentifikasi nilai-nilai keteladanan KH Ahmad Dahlan (misalnya, peduli, berani, gigih) dan mencari contoh amal usaha Muhammadiyah yang lahir dari semangat tersebut (misalnya, sekolah, panti asuhan, rumah sakit) melalui kartu informasi atau poster yang disediakan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi nilai-nilai keteladanan KH Ahmad Dahlan dan contoh amal usaha Muhammadiyah. Kelompok lain memberikan tanggapan. Guru memberikan penguatan dan mengaitkan nilai-nilai tersebut dengan semangat 'Islam Berkemajuan'. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Peserta didik dan guru merangkum nilai-nilai keteladanan KH Ahmad Dahlan dan pentingnya amal usaha Muhammadiyah. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik. Guru memberikan tugas untuk mencari satu contoh sikap peduli di sekitar rumah sebagai persiapan pertemuan berikutnya. Guru menutup dengan doa dan salam. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi nilai-nilai keteladanan KH Ahmad Dahlan dan contoh amal usaha Muhammadiyah.
Alat & bahan: Lembar LKPD, alat tulis, kartu informasi tentang KH Ahmad Dahlan dan amal usaha Muhammadiyah
Langkah kerja:
- Bacalah kartu informasi yang diberikan guru tentang KH Ahmad Dahlan.
- Diskusikan dalam kelompok, nilai-nilai baik apa saja yang bisa kita contoh dari KH Ahmad Dahlan.
- Tuliskan minimal 3 nilai keteladanan KH Ahmad Dahlan pada kolom yang tersedia.
- Diskusikan juga contoh-contoh amal usaha Muhammadiyah yang kalian ketahui atau baca dari kartu informasi.
- Tuliskan minimal 3 contoh amal usaha Muhammadiyah dan manfaatnya.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa nama pahlawan yang kalian kenal?
- Apa yang kalian tahu tentang organisasi Muhammadiyah?
- Menurut kalian, apa itu 'peduli'?
- Pernahkah kalian melihat sekolah atau rumah sakit dengan nama 'Muhammadiyah'?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan presentasi, serta penilaian produk poster mini dan 'Kotak Amal Kebaikan'.
Sumatif (akhir): Tes tertulis singkat tentang biografi dan nilai keteladanan KH Ahmad Dahlan, serta penilaian unjuk kerja praktik sikap peduli.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengenali biografi singkat KH Ahmad Dahlan | Biografi dan peran KH Ahmad Dahlan | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kewargaan |
| 2 | Menyebutkan semangat perjuangan dan nilai-nilai keteladanan KH Ahmad Dahlan | Semangat tajdid dan nilai-nilai keteladanan | 2 JP | kewargaan, kreativitas |
| 3 | Mengidentifikasi contoh-contoh amal usaha Muhammadiyah | Amal usaha Muhammadiyah | 2 JP | kewargaan |
| 4 | Mempraktikkan sikap peduli dan beramal saleh | Penerapan nilai-nilai keteladanan dalam kehidupan | 2 JP | keimanan dan ketakwaan, kewargaan, kreativitas |
Modul ini akan mengajakmu mengenal lebih dekat sosok pahlawan besar, KH Ahmad Dahlan. Beliau adalah seorang ulama dan pendidik yang sangat peduli pada kemajuan umat Islam di Indonesia. Dengan mempelajari kisah hidup dan perjuangan beliau, kita akan mendapatkan banyak pelajaran berharga tentang bagaimana menjadi pribadi yang baik, rajin belajar, dan suka menolong sesama, sesuai dengan ajaran Islam yang berkemajuan.
1. Siapakah KH Ahmad Dahlan?
KH Ahmad Dahlan, nama aslinya Muhammad Darwisy, lahir di Kauman, Yogyakarta, pada hari Kamis tanggal 8 Dzulhijjah 1330 Hijriah atau bertepatan dengan 1 Agustus 1868 Masehi. Beliau adalah putra dari KH Abu Bakar bin KH Sulaiman dan Siti Aminah binti H. Ibrahim. Sejak kecil, Darwisy dikenal cerdas dan tekun belajar agama. Beliau belajar ilmu agama dari banyak ulama terkemuka di zamannya, termasuk saat menunaikan ibadah haji di Mekah. Di sana, beliau banyak berdiskusi dengan ulama-ulama pembaharu dari berbagai negara Islam.
2. Mendirikan Muhammadiyah
Setelah kembali ke tanah air, KH Ahmad Dahlan melihat banyak hal yang perlu diperbaiki dalam kehidupan umat Islam di Indonesia, terutama dalam bidang pendidikan dan praktik keagamaan. Beliau merasa prihatin dengan kondisi umat yang masih banyak terjerumus ke dalam takhayul, bid'ah, dan khurafat (TBC), serta pendidikan yang masih tradisional. Dengan semangat tajdid (pembaruan) dan ijtihad (usaha sungguh-sungguh), beliau mendirikan organisasi Muhammadiyah pada tanggal 18 November 1912 Masehi atau 8 Dzulhijjah 1330 Hijriah di Yogyakarta. Tujuannya adalah untuk memurnikan ajaran Islam dan memajukan umat melalui pendidikan dan amal sosial.
3. Semangat Perjuangan dan Keteladanan
KH Ahmad Dahlan adalah sosok yang sangat gigih dan berani. Meskipun banyak tantangan dan cibiran, beliau tidak pernah menyerah untuk berdakwah dan mendirikan sekolah-sekolah modern. Beliau mengajarkan bahwa Islam itu agama yang rasional dan sesuai dengan kemajuan zaman, bukan agama yang kuno. Beliau juga sangat peduli terhadap nasib anak yatim dan fakir miskin, sehingga mendirikan panti asuhan. Keteladanan beliau antara lain: gigih berjuang, peduli sesama, berani berinovasi, dan tidak mudah menyerah.
4. Amal Usaha Muhammadiyah
Dari semangat perjuangan KH Ahmad Dahlan, lahirlah banyak amal usaha Muhammadiyah yang bermanfaat bagi masyarakat. Contohnya adalah sekolah-sekolah dari tingkat TK hingga perguruan tinggi, rumah sakit, panti asuhan, dan masjid. Semua amal usaha ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup umat Islam, baik dari segi pendidikan, kesehatan, maupun kesejahteraan sosial. Ini menunjukkan bahwa Islam tidak hanya mengatur ibadah, tetapi juga mengajarkan untuk berbuat baik dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
5. Meneladani KH Ahmad Dahlan dalam Kehidupan Sehari-hari
Kita bisa meneladani KH Ahmad Dahlan dalam kehidupan sehari-hari dengan berbagai cara. Misalnya, rajin belajar dan tidak mudah menyerah saat menghadapi kesulitan, seperti beliau yang terus berdakwah meski banyak rintangan. Kita juga bisa meniru sikap peduli beliau dengan membantu teman yang kesusahan, berbagi makanan, atau menjaga kebersihan lingkungan. Setiap kebaikan kecil yang kita lakukan adalah bagian dari meneladani semangat 'Islam Berkemajuan' yang diajarkan oleh KH Ahmad Dahlan.
Rangkuman: KH Ahmad Dahlan adalah pendiri Muhammadiyah yang berjuang memurnikan ajaran Islam dan memajukan umat melalui pendidikan dan amal sosial. Beliau teladan dalam kegigihan, kepedulian, dan keberanian berinovasi. Semangat beliau melahirkan banyak amal usaha Muhammadiyah seperti sekolah dan rumah sakit. Kita dapat meneladani beliau dengan rajin belajar, berani berbuat baik, dan peduli sesama.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Muhammadiyah | Organisasi Islam yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan. |
| Tajdid | Pembaruan atau modernisasi dalam pemahaman dan praktik keagamaan. |
| Ijtihad | Usaha sungguh-sungguh untuk mencari hukum Islam dari sumbernya. |
| Amal Usaha | Kegiatan atau lembaga yang didirikan untuk kemaslahatan umat, seperti sekolah atau rumah sakit. |
| Takhayul | Kepercayaan pada hal-hal gaib yang tidak berdasar ajaran Islam. |
| Bid'ah | Amalan baru dalam agama yang tidak ada contohnya dari Nabi Muhammad ﷺ. |
| Khurafat | Cerita bohong atau kepercayaan yang tidak masuk akal. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "KH Ahmad Dahlan" mata pelajaran Kemuhammadiyahan Kelas IV ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan KH Ahmad Dahlan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Kemuhammadiyahan Kelas IV Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 materi · siap dibuatkan
Maksud dan Tujuan MuhammadiyahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisStruktur Organisasi SederhanaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisOrganisasi Otonom MuhammadiyahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Janji Pelajar MuhammadiyahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Kemuhammadiyahan di kelas lain
KH Ahmad Dahlan dan PendidikanKemuhammadiyahan Kelas III SDAku Bangga Menjadi Pelajar Muhammadiyah yang KuatKemuhammadiyahan Kelas III SDKEMUHAMMADIYAHANKemuhammadiyahan Kelas I SDsejarah berdirinya MuhammadiyahKemuhammadiyahan Kelas V SDLihat semua Modul Ajar Kemuhammadiyahan Kelas IV →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Kemuhammadiyahan kelas 4 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IV dan kelas 4 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi KH Ahmad Dahlan pada Kemuhammadiyahan SD, Fase B.
Modul KH Ahmad Dahlan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul KH Ahmad Dahlan untuk Kemuhammadiyahan kelas IV.
Apakah modul ajar Kemuhammadiyahan materi KH Ahmad Dahlan ini gratis?
Ya. Modul KH Ahmad Dahlan untuk kelas IV SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar KH Ahmad Dahlan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Kemuhammadiyahan kelas IV ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Kemuhammadiyahan kelas IV langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul KH Ahmad Dahlan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan KH Ahmad Dahlan dapat Anda sesuaikan dengan murid Kemuhammadiyahan kelas IV di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Kemuhammadiyahan kelas IV ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul KH Ahmad Dahlan ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase B untuk kelas IV SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi KH Ahmad Dahlan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas KH Ahmad Dahlan untuk Kemuhammadiyahan kelas IV di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul KH Ahmad Dahlan ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Kemuhammadiyahan kelas IV SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar KH Ahmad Dahlan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Kemuhammadiyahan kelas IV berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Kemuhammadiyahan ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi KH Ahmad Dahlan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.