Modul Ajar & RPP Kemuhammadiyahan Kelas V
sejarah berdirinya Muhammadiyah
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Kemuhammadiyahan |
| Fase / Kelas | C / V |
| Materi Pokok | sejarah berdirinya Muhammadiyah |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memahami bahwa ada organisasi Islam yang bernama Muhammadiyah dan mengenal nama KH Ahmad Dahlan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Keimanan dan ketakwaan — beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
- Kewargaan — cinta tanah air, taat aturan, serta peduli pada sesama dan lingkungan
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Muhammadiyah didirikan oleh KH Ahmad Dahlan pada 18 November 1912 di Yogyakarta sebagai gerakan pembaruan Islam di Indonesia. |
| Konseptual | Sejarah berdirinya Muhammadiyah melibatkan latar belakang kondisi masyarakat dan agama saat itu, serta tujuan mulia pendiriannya untuk memurnikan ajaran Islam dan memajukan umat. |
| Prosedural | Mempelajari sejarah berdirinya Muhammadiyah dilakukan dengan mengidentifikasi tokoh, waktu, tempat, dan alasan pendiriannya melalui berbagai sumber informasi. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bagaimana memahami sejarah suatu organisasi dapat membantu mereka memahami identitas dan peran organisasi tersebut dalam masyarakat. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang sosial dan keagamaan yang mendorong berdirinya Muhammadiyah.
- Peserta didik dapat menjelaskan peran KH Ahmad Dahlan dalam mendirikan Muhammadiyah.
- Peserta didik dapat menyebutkan waktu dan tempat berdirinya Muhammadiyah dengan benar.
- Peserta didik dapat menguraikan tujuan awal berdirinya Muhammadiyah.
- Peserta didik dapat membuat infografis sederhana tentang sejarah berdirinya Muhammadiyah.
- Peserta didik dapat menunjukkan semangat perjuangan KH Ahmad Dahlan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemahaman bermakna: Memahami sejarah berdirinya Muhammadiyah membantu kita mengetahui akar perjuangan dan tujuan mulia organisasi ini, serta menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa KH Ahmad Dahlan merasa perlu mendirikan sebuah organisasi Islam bernama Muhammadiyah pada waktu itu?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Pendidikan Pancasila: Menghargai perjuangan para pahlawan bangsa dalam memajukan Indonesia, termasuk peran organisasi kemasyarakatan Islam. Bahasa Indonesia: Mengembangkan kemampuan membaca, memahami teks sejarah, dan menuliskan kembali informasi dalam bentuk narasi atau infografis. Seni Budaya: Membuat infografis atau poster yang menarik secara visual untuk menyampaikan informasi sejarah. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua diajak berdiskusi dengan anak tentang tokoh-tokoh Muhammadiyah yang mereka kenal di lingkungan sekitar. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas dihiasi dengan poster atau gambar tokoh KH Ahmad Dahlan dan Masjid Kauman, menciptakan suasana yang mendukung pembelajaran sejarah. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik dapat menggunakan aplikasi menggambar sederhana seperti Paint atau Google Drawings untuk membuat infografis sejarah Muhammadiyah jika memungkinkan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik dapat mengidentifikasi latar belakang sosial dan keagamaan yang mendorong berdirinya Muhammadiyah serta peran KH Ahmad Dahlan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru mengucapkan salam, mengajak berdoa sesuai HPT Muhammadiyah, mengecek kehadiran, melakukan apersepsi tentang nama Muhammadiyah, menyampaikan tujuan pembelajaran, dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Apa yang kalian ketahui tentang Kiai Haji Ahmad Dahlan dan mengapa beliau mendirikan Muhammadiyah?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Peserta didik diajak mengamati gambar atau video singkat tentang kondisi masyarakat Indonesia di awal abad ke-20 dan kehidupan KH Ahmad Dahlan, kemudian berdiskusi kelompok untuk mengidentifikasi masalah-masalah keagamaan dan sosial yang ada. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Setiap kelompok menuliskan hasil identifikasi mereka tentang latar belakang dan peran awal KH Ahmad Dahlan pada lembar kerja, lalu membandingkan dengan kelompok lain untuk menemukan kesamaan dan perbedaan. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Guru memberikan umpan balik, menguatkan pemahaman tentang pentingnya pembaruan Islam, dan memotivasi peserta didik untuk meneladani semangat KH Ahmad Dahlan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan poin-poin penting tentang latar belakang dan peran KH Ahmad Dahlan, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan rencana pembelajaran selanjutnya dengan semangat dan motivasi. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik dapat menyebutkan waktu dan tempat berdirinya Muhammadiyah dengan benar dan menguraikan tujuan awal berdirinya Muhammadiyah. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 10 menit | Guru mengucapkan salam, berdoa, presensi, mengulang sedikit materi sebelumnya, menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini, dan memberikan sebuah 'masalah' berupa potongan informasi yang belum lengkap tentang tanggal dan tujuan Muhammadiyah. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Peserta didik dibagi dalam kelompok, menerima 'masalah' tersebut, dan diberikan beberapa sumber (teks singkat, kartu informasi) untuk mencari tahu waktu, tempat, dan tujuan berdirinya Muhammadiyah. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Setiap kelompok berkolaborasi untuk melengkapi informasi yang hilang, menyusunnya menjadi sebuah narasi singkat, dan mendiskusikan mengapa tujuan tersebut penting bagi umat Islam saat itu. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 5 menit | Kelompok mempresentasikan narasi mereka. Guru mengoreksi jika ada kekeliruan, menguatkan pemahaman tentang tanggal 8 Dzulhijjah 1330 H (18 November 1912 M) di Yogyakarta dan tujuan Muhammadiyah (memurnikan ajaran Islam dan memajukan umat). |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 10 menit | Guru bersama peserta didik membuat rangkuman singkat tentang kapan, di mana, dan untuk apa Muhammadiyah didirikan, memberikan pujian atas kerja sama, dan menginformasikan tugas proyek untuk pertemuan berikutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi dan menyusun informasi kunci tentang sejarah berdirinya Muhammadiyah.
Alat & bahan: Kertas HVS, pensil, pulpen, spidol warna, gunting, lem, gambar-gambar terkait (opsional)
Langkah kerja:
- Bacalah teks singkat atau amati gambar yang diberikan tentang kondisi masyarakat awal abad ke-20.
- Diskusikan dalam kelompokmu, apa saja masalah yang dilihat oleh KH Ahmad Dahlan?
- Cari tahu kapan dan di mana Muhammadiyah didirikan.
- Tuliskan tujuan utama KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah.
- Susunlah semua informasi tersebut menjadi sebuah infografis sederhana di kertas HVS.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Siapa nama pendiri Muhammadiyah?
- Kapan Muhammadiyah didirikan?
- Di kota mana Muhammadiyah didirikan?
- Apa tujuan Muhammadiyah didirikan?
Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan proses pembuatan infografis.
Sumatif (akhir): Penilaian hasil karya infografis dan jawaban esai singkat tentang sejarah Muhammadiyah.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi latar belakang sosial dan keagamaan | Kondisi masyarakat dan agama sebelum Muhammadiyah | 1 JP | keimanan dan ketakwaan |
| 2 | Menjelaskan peran KH Ahmad Dahlan dan tujuan Muhammadiyah | Peran KH Ahmad Dahlan, waktu, tempat, dan tujuan pendirian | 1 JP | kewargaan |
| 3 | Membuat infografis dan menunjukkan semangat perjuangan | Infografis sejarah Muhammadiyah, nilai-nilai perjuangan | 1 JP | kolaborasi |
Muhammadiyah adalah sebuah organisasi Islam yang memiliki peran besar dalam sejarah Indonesia. Organisasi ini didirikan oleh seorang ulama besar yang memiliki semangat pembaruan. Mari kita telusuri bersama kisah berdirinya Muhammadiyah, agar kita semakin memahami akar perjuangan dan tujuan mulia yang dibawa oleh organisasi ini.
1. Kondisi Masyarakat dan Agama di Awal Abad ke-20
Pada awal abad ke-20, masyarakat Indonesia masih berada di bawah penjajahan Belanda. Kondisi keagamaan umat Islam saat itu banyak dipengaruhi oleh praktik-praktik yang kurang sesuai dengan ajaran Islam murni. Banyak ditemukan takhayul, bid'ah, dan khurafat (TBC) yang bercampur dalam ibadah dan kehidupan sehari-hari. Selain itu, umat Islam juga tertinggal dalam bidang pendidikan dan sosial, banyak yang belum mendapatkan akses pendidikan modern.
2. Sosok KH Ahmad Dahlan: Penggagas Pembaruan
Di tengah kondisi tersebut, muncul seorang ulama muda bernama Muhammad Darwis, yang kemudian dikenal sebagai KH Ahmad Dahlan. Beliau lahir di Yogyakarta pada tahun 1868. Beliau adalah seorang yang sangat peduli terhadap kondisi umat Islam. Setelah menunaikan ibadah haji dan belajar di Makkah, KH Ahmad Dahlan mendapatkan banyak ilmu tentang pemikiran Islam modern dan pentingnya kembali kepada Al-Qur'an dan Sunnah secara murni. Beliau melihat bahwa umat Islam perlu bangkit dari keterbelakangan.
3. Inspirasi dari Al-Qur'an
Salah satu ayat Al-Qur'an yang sangat menginspirasi KH Ahmad Dahlan adalah Surah Ali Imran ayat 104: وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (Wal takum minkum ummatun yad'una ilal khairi wa ya'muruna bil ma'rufi wa yanhauna anil munkari wa ulaika humul muflihun). Artinya: 'Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung.' Ayat ini mendorong beliau untuk membentuk sebuah gerakan terorganisir untuk menyeru kebaikan.
4. Tanggal dan Tempat Berdirinya Muhammadiyah
Dengan semangat pembaruan dan dorongan dari ayat Al-Qur'an tersebut, KH Ahmad Dahlan kemudian mendirikan sebuah organisasi. Muhammadiyah secara resmi berdiri pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 Hijriyah, yang bertepatan dengan 18 November 1912 Masehi. Organisasi ini didirikan di kota Yogyakarta, tepatnya di kediaman beliau di Kauman. Penamaan 'Muhammadiyah' bertujuan untuk menisbatkan atau mengaitkan diri dengan Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, sebagai teladan utama dalam segala aspek kehidupan.
5. Tujuan Awal Berdirinya Muhammadiyah
Tujuan utama KH Ahmad Dahlan mendirikan Muhammadiyah adalah untuk mengembalikan ajaran Islam sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunnah Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam, membersihkan praktik-praktik keagamaan dari TBC, serta memajukan kehidupan umat Islam dalam berbagai bidang, seperti pendidikan, sosial, dan kesehatan. Beliau ingin agar umat Islam tidak hanya fokus pada ibadah ritual, tetapi juga aktif dalam membangun masyarakat yang berkemajuan.
6. Perjuangan Awal Muhammadiyah
Pada awalnya, KH Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah menghadapi banyak tantangan dan penolakan. Namun, dengan kesabaran, kegigihan, dan dakwah yang bijaksana, Muhammadiyah terus berkembang. Beliau mendirikan sekolah-sekolah modern yang mengajarkan ilmu agama dan ilmu umum, rumah sakit, panti asuhan, dan berbagai amal usaha lain. Semua ini dilakukan untuk mewujudkan Islam yang berkemajuan, yaitu Islam yang membawa kemajuan bagi umat dan bangsa.
Rangkuman: Muhammadiyah didirikan oleh KH Ahmad Dahlan pada 18 November 1912 di Yogyakarta. Latar belakangnya adalah kondisi umat Islam yang perlu pembaruan dari takhayul dan keterbelakangan. Tujuan utamanya adalah mengembalikan ajaran Islam sesuai Al-Qur'an dan Sunnah, serta memajukan umat dalam pendidikan, sosial, dan kesehatan. Semangat perjuangan KH Ahmad Dahlan menjadi teladan bagi kita semua untuk terus berkemajuan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Muhammadiyah | Organisasi Islam yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan. |
| KH Ahmad Dahlan | Pendiri organisasi Muhammadiyah. |
| Takhayul | Keyakinan pada hal-hal gaib yang tidak berdasar ajaran Islam. |
| Bid'ah | Amalan baru dalam agama yang tidak ada contohnya dari Nabi Muhammad. |
| Khurafat | Cerita bohong atau tidak masuk akal yang diyakini kebenarannya. |
| Al-Qur'an | Kitab suci umat Islam, firman Allah SWT. |
| Sunnah | Perkataan, perbuatan, dan ketetapan Nabi Muhammad SAW. |
| Berkemajuan | Bersifat maju, memiliki semangat untuk terus berkembang dan memperbaiki diri. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "sejarah berdirinya Muhammadiyah" mata pelajaran Kemuhammadiyahan Kelas V ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan sejarah berdirinya Muhammadiyah yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Kemuhammadiyahan Kelas V Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 materi · siap dibuatkan
Muhammadiyah sebagai Gerakan DakwahBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMuhammadiyah dan Pendidikan NasionalBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisKepribadian Muhammadiyah (Pengenalan)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap3 materi · siap dibuatkan
Ikatan Pelajar Muhammadiyah (Pengenalan)Belum tersedia — susun atas nama Anda, gratisAmal Usaha dan KemandirianBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemangat BerkemajuanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMateri Kemuhammadiyahan di kelas lain
Aku Bangga Menjadi Pelajar Muhammadiyah yang KuatKemuhammadiyahan Kelas III SDKEMUHAMMADIYAHANKemuhammadiyahan Kelas I SDKH Ahmad DahlanKemuhammadiyahan Kelas IV SDKH Ahmad Dahlan dan PendidikanKemuhammadiyahan Kelas III SDLihat semua Modul Ajar Kemuhammadiyahan Kelas V →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Kemuhammadiyahan kelas 5 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas V dan kelas 5 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi sejarah berdirinya Muhammadiyah pada Kemuhammadiyahan SD, Fase C.
Modul sejarah berdirinya Muhammadiyah ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul sejarah berdirinya Muhammadiyah untuk Kemuhammadiyahan kelas V.
Apakah modul ajar Kemuhammadiyahan materi sejarah berdirinya Muhammadiyah ini gratis?
Ya. Modul sejarah berdirinya Muhammadiyah untuk kelas V SD dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar sejarah berdirinya Muhammadiyah ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Kemuhammadiyahan kelas V ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Kemuhammadiyahan kelas V langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul sejarah berdirinya Muhammadiyah ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan sejarah berdirinya Muhammadiyah dapat Anda sesuaikan dengan murid Kemuhammadiyahan kelas V di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Kemuhammadiyahan kelas V ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul sejarah berdirinya Muhammadiyah ini mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025), pada Fase C untuk kelas V SD. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi sejarah berdirinya Muhammadiyah tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas sejarah berdirinya Muhammadiyah untuk Kemuhammadiyahan kelas V di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul sejarah berdirinya Muhammadiyah ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Kemuhammadiyahan kelas V SD berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar sejarah berdirinya Muhammadiyah beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Kemuhammadiyahan kelas V berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Kemuhammadiyahan ini cocok untuk SD negeri, swasta, maupun MI?
Ya. Kop, logo, dan nama SD Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MI, pilih jenjang MI saat mengisi borang: materi sejarah berdirinya Muhammadiyah yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag).
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.