tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SDSeni Rupa › Imajinasiku
SD · Kelas I · Fase A

Modul Ajar Seni Rupa Kelas I
Imajinasiku

Modul ajar Seni Rupa SD kelas I materi Imajinasiku lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Seni Rupa kelas I materi Imajinasiku
Ringkasan: Imajinasi adalah kekuatan ajaib di pikiran kita untuk membayangkan hal-hal baru dan unik. Kita bisa menggunakan imajinasi dalam bermain peran, bercerita, dan terutama dalam membuat karya seni. Dengan alat sederhana seperti kertas, pensil warna, atau plastisin, kita bisa mewujudkan imajinasi menjadi gambar atau bentuk yang indah. Penting juga untuk selalu menghargai imajinasi dan karya teman-teman kita, karena setiap orang punya ide yang istimewa.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + PraktikDimensi: kreativitas, kolaborasi, komunikasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISSeni Rupa · Imajinasiku · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Kompetensi awal: Peserta didik dapat mengenali berbagai bentuk dan warna di lingkungan sekitar.

Pemahaman bermakna: Imajinasi adalah kekuatan ajaib dalam pikiran kita untuk menciptakan hal-hal baru dan unik yang bisa kita wujudkan menjadi karya seni yang indah dan penuh cerita. Dengan berimajinasi, kita bisa melihat dunia dengan cara yang berbeda dan lebih seru.

Pertanyaan pemantik: Pernahkah kamu membayangkan ada pelangi yang bisa kita pegang atau awan yang bisa kita jadikan permen kapas?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (6 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi contoh imajinasi dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa bersama, mengecek kehadiran. Guru bertanya, 'Apa yang kalian lakukan saat melamun?' Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar tentang 'Imajinasiku' dan bagaimana imajinasi bisa membuat kita senang dan pintar. Guru menunjukkan gambar-gambar imajinatif seperti rumah pohon raksasa atau hewan berwarna-warni yang tidak ada di dunia nyata, lalu bertanya 'Menurut kalian, gambar-gambar ini nyata atau hanya ada di pikiran kita?'

Memahami: Peserta didik diajak menonton video pendek tentang anak-anak yang berimajinasi (misalnya bermain pura-pura menjadi pahlawan atau membangun istana pasir). Guru memandu diskusi tentang apa itu imajinasi dan memberikan contoh-contoh imajinasi yang sering mereka lakukan, seperti bermain peran atau membayangkan makanan kesukaan.

Mengaplikasi: Peserta didik secara berpasangan saling menceritakan satu hal yang pernah mereka bayangkan atau impikan. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan pertanyaan pancingan, misalnya 'Apa yang kamu bayangkan saat melihat awan?'

Merefleksi: Beberapa peserta didik maju ke depan untuk menceritakan imajinasi pasangannya. Guru memberikan penguatan bahwa semua imajinasi itu keren dan unik. Guru mengingatkan bahwa imajinasi adalah anugerah yang bisa membuat kita menciptakan hal-hal baru.

Penutup: Guru mengajak peserta didik menyanyikan lagu tentang imajinasi. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif semua. Guru berpesan untuk terus berani berimajinasi dan membayangkan hal-hal baik. Doa penutup.

Pertemuan 2 — Inquiry-Based Learning

Tujuan: Peserta didik dapat mengungkapkan ide imajinatif mereka secara lisan dengan percaya diri.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali apa itu imajinasi. Guru menyampaikan tujuan pertemuan hari ini adalah untuk berani bercerita tentang imajinasi masing-masing. Guru menunjukkan sebuah kotak misteri berisi benda-benda acak (misal: daun kering, kancing, benang) dan bertanya 'Jika benda-benda ini bisa berbicara, cerita apa yang akan mereka sampaikan?'

Memahami: Guru memutarkan rekaman suara alam (misalnya suara hujan, burung berkicau, ombak). Peserta didik diminta menutup mata sebentar dan membayangkan apa yang mereka lihat atau rasakan dari suara tersebut. Guru kemudian memandu diskusi, 'Apa yang kalian bayangkan saat mendengar suara ini? Ada cerita apa di sana?'

Mengaplikasi: Peserta didik secara individu menggambar bebas di buku gambar mereka tentang 'Dunia Impianku' atau 'Hewan Ajaibku'. Setelah selesai menggambar, mereka diminta untuk menyiapkan cerita singkat tentang gambarnya.

Merefleksi: Beberapa peserta didik secara sukarela maju ke depan untuk menceritakan gambar dan imajinasi mereka di depan kelas. Guru memberikan pujian dan kesempatan kepada teman lain untuk bertanya atau memberikan tanggapan positif.

Penutup: Guru memberikan stiker bintang untuk setiap peserta didik yang berani bercerita. Guru mengapresiasi keberanian mereka dalam mengungkapkan ide. Guru berpesan untuk selalu percaya diri dengan ide-ide unik yang mereka miliki. Doa penutup.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning (Tahap Perencanaan)

Tujuan: Peserta didik dapat menggambar atau membentuk objek sesuai imajinasi mereka menggunakan media sederhana.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengingatkan kembali tentang pentingnya imajinasi. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan mulai membuat karya dari imajinasi kita. Guru menunjukkan berbagai contoh karya seni sederhana dari bahan bekas atau gambar-gambar unik dan bertanya 'Menurut kalian, bagaimana cara membuat karya seperti ini?'

Memahami: Guru menjelaskan berbagai media sederhana yang bisa digunakan untuk berkarya (misal: kertas, pensil warna, plastisin, daun kering) dan menunjukkan contoh cara menggunakannya. Guru mengajak peserta didik untuk memikirkan ide karya apa yang ingin mereka buat berdasarkan imajinasi mereka (misal: monster lucu, rumah di awan, kendaraan terbang).

Mengaplikasi: Peserta didik secara berkelompok (3-4 orang) berdiskusi tentang ide karya yang ingin mereka buat. Setiap kelompok membuat sketsa atau rancangan sederhana dari ide tersebut di kertas, lalu memilih bahan yang paling sesuai untuk mewujudkan ide mereka. Guru membimbing setiap kelompok dalam proses perencanaan.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan ide karya dan rancangan mereka di depan kelas. Kelompok lain memberikan masukan atau pertanyaan. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan memastikan setiap kelompok memiliki rencana yang jelas untuk pertemuan berikutnya.

Penutup: Guru memberikan semangat kepada semua kelompok untuk mewujudkan ide-ide brilian mereka. Guru berpesan untuk menyiapkan alat dan bahan yang sudah direncanakan. Doa penutup.

Pertemuan 4 — Project-Based Learning (Tahap Pelaksanaan)

Tujuan: Peserta didik dapat membuat sebuah karya seni sederhana berdasarkan imajinasi pribadi.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengingatkan kembali rencana karya yang akan dibuat hari ini. Guru menyampaikan bahwa hari ini adalah waktunya untuk menciptakan karya dari imajinasi. Guru memutar musik instrumental yang menenangkan untuk menciptakan suasana kreatif.

Memahami: Guru mengingatkan kembali teknik dasar penggunaan alat dan bahan yang sudah dijelaskan sebelumnya. Guru memberikan kebebasan kepada peserta didik untuk berkreasi sesuai ide kelompok masing-masing, dengan tetap memberikan bimbingan jika ada kesulitan.

Mengaplikasi: Peserta didik mulai mengerjakan karya seni mereka secara berkelompok sesuai dengan rancangan yang telah dibuat di pertemuan sebelumnya. Guru berkeliling, memberikan arahan, bantuan, dan motivasi. Guru mendorong kolaborasi antar anggota kelompok.

Merefleksi: Setiap kelompok menunjukkan progress karya mereka kepada guru dan teman-teman kelompok lain. Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kreativitas yang telah ditunjukkan. Guru memberikan kesempatan untuk saling memberikan saran konstruktif antar kelompok.

Penutup: Guru mengingatkan untuk membersihkan area kerja dan merapikan alat dan bahan. Guru memberikan pujian atas semangat dan kerja keras yang telah dilakukan. Guru berpesan untuk melanjutkan karya di pertemuan berikutnya. Doa penutup.

Pertemuan 5 — Project-Based Learning (Tahap Penyelesaian & Komunikasi)

Tujuan: Peserta didik dapat menceritakan hasil karya imajinasinya kepada teman dengan runtut dan menghargai karya imajinasi teman dengan memberikan pujian positif.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengajak peserta didik bersemangat untuk menyelesaikan karya dan bersiap untuk menceritakan hasilnya. Guru bertanya, 'Apa yang paling kalian sukai dari karya yang sedang kalian buat?'

Memahami: Guru memberikan waktu tambahan kepada kelompok untuk menyelesaikan sentuhan akhir pada karya mereka. Guru mengingatkan pentingnya kerapian dan keindahan dalam berkarya. Guru juga mengingatkan tentang cara bercerita yang baik (suara jelas, runtut) dan cara menghargai teman (mendengarkan, memberikan pujian).

Mengaplikasi: Setelah karya selesai, setiap kelompok mempersiapkan presentasi singkat tentang karya imajinasi mereka. Mereka menceritakan nama karyanya, apa yang mereka bayangkan saat membuatnya, dan bahan apa saja yang digunakan. Kelompok lain bertindak sebagai pendengar yang baik dan menyiapkan pujian atau pertanyaan.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan karyanya di depan kelas. Setelah presentasi, teman-teman lain memberikan apresiasi dan pujian. Guru memfasilitasi sesi tanya jawab dan memberikan penguatan tentang pentingnya menghargai perbedaan imajinasi setiap orang.

Penutup: Guru memberikan tepuk tangan meriah untuk semua karya yang luar biasa. Guru mengapresiasi kerja sama dan keberanian setiap kelompok. Guru berpesan untuk bangga dengan karya sendiri dan karya teman. Doa penutup.

Pertemuan 6 — Problem-Based Learning + Praktik

Tujuan: Peserta didik dapat membuat sebuah karya seni sederhana berdasarkan imajinasi pribadi dan menghargai karya imajinasi teman dengan memberikan pujian positif.

Kegiatan awal: Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengajak peserta didik mengingat kembali semua karya imajinasi yang sudah dibuat. Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan membuat 'Galeri Imajinasiku' dan merayakan kreativitas kita. Guru memutarkan video singkat tentang pameran seni anak-anak.

Memahami: Guru menjelaskan konsep 'Galeri Imajinasiku' di mana semua karya akan dipajang. Guru mengingatkan kembali pentingnya menghargai setiap karya dan memberikan pujian yang tulus. Guru juga menjelaskan bahwa akan ada sesi 'bercerita' tentang karya masing-masing.

Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau berkelompok menata karya mereka di meja atau dinding kelas yang sudah disiapkan. Setelah semua karya tertata, mereka akan berkeliling 'galeri' untuk melihat dan mengapresiasi karya teman-teman. Setiap peserta didik diminta untuk memilih satu karya teman yang paling disukai dan menuliskan satu pujian singkat di kertas kecil untuk ditempel di dekat karya tersebut.

Merefleksi: Guru memimpin diskusi tentang pengalaman melihat 'Galeri Imajinasiku'. Peserta didik berbagi perasaan mereka saat melihat karya teman dan menerima pujian. Guru memberikan penguatan tentang nilai-nilai apresiasi dan keberagaman imajinasi.

Penutup: Guru memberikan penghargaan berupa 'Sertifikat Seniman Cilik' kepada semua peserta didik. Guru mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan kreativitas mereka. Guru berpesan untuk terus berimajinasi dan menciptakan hal-hal baru. Doa penutup.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi guru terhadap partisipasi peserta didik dalam diskusi, kemampuan mengungkapkan ide, dan kerja sama kelompok saat membuat karya.

Akhir (sumatif): Penilaian hasil karya imajinasi (gambar/bentuk) dan kemampuan peserta didik menceritakan karyanya serta memberikan apresiasi pada karya teman.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi contoh imajinasi dalam kehidupan sehari-hariKonsep imajinasi dan contohnya2 JPKreativitas
Mengungkapkan ide imajinatif secara lisanIde-ide imajinatif dan cara mengungkapkannya2 JPKomunikasi
Menggambar/membentuk objek sesuai imajinasiTeknik dasar menggambar dan membentuk4 JPKreativitas
Menceritakan karya dan menghargai karya temanPresentasi karya dan apresiasi4 JPKolaborasi, Komunikasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Halo, teman-teman cilik! Pernahkah kalian membayangkan hal-hal yang lucu dan unik di kepala kalian? Misalnya, rumah dari permen atau robot yang bisa terbang? Nah, itu namanya imajinasi! Imajinasi itu seperti kekuatan ajaib di dalam pikiran kita yang bisa membuat kita menciptakan banyak hal menarik. Yuk, kita belajar tentang imajinasi dan membuat karya seni yang keren!

Apa Itu Imajinasiku?

Imajinasi adalah kemampuan kita untuk membayangkan atau menciptakan gambar di pikiran kita, meskipun hal itu tidak ada di depan mata. Contohnya, saat kamu melihat awan, kamu mungkin membayangkan awan itu berbentuk kelinci atau naga. Atau saat kamu bermain dengan boneka, kamu bisa membayangkan boneka itu hidup dan berbicara denganmu. Semua itu adalah bagian dari imajinasi kita yang luar biasa. Imajinasi membuat dunia kita jadi lebih berwarna dan seru!

Imajinasi dalam Kehidupan Sehari-hari

Tanpa sadar, kita sering menggunakan imajinasi setiap hari. Saat kamu bermain peran menjadi pahlawan super, dokter, atau koki, itu adalah imajinasi. Saat kamu membuat cerita sendiri sebelum tidur, itu juga imajinasi. Bahkan, saat kamu memikirkan apa yang ingin kamu lakukan nanti sore, kamu sedang menggunakan imajinasimu. Imajinasi membantu kita berpikir kreatif dan menemukan ide-ide baru dalam setiap kegiatan.

Mengungkapkan Ide Imajinasiku

Imajinasi yang ada di kepala kita bisa kita ceritakan kepada orang lain. Kita bisa bercerita tentang apa yang kita bayangkan dengan kata-kata. Misalnya, 'Aku membayangkan punya mobil yang bisa terbang ke bulan!' atau 'Aku melihat ada peri kecil di dalam bunga ini.' Dengan bercerita, kita bisa berbagi keseruan imajinasi kita dengan teman-teman. Jangan takut untuk bercerita, karena setiap imajinasi itu unik dan istimewa!

Imajinasi Menjadi Karya Seni

Selain diceritakan, imajinasi juga bisa kita wujudkan menjadi karya seni! Kamu bisa menggambar hewan yang belum pernah ada, melukis pemandangan dari planet lain, atau membuat patung dari plastisin yang berbentuk monster lucu. Dengan tangan kita, imajinasi bisa menjadi nyata dan bisa dilihat oleh orang lain. Menggambar, melukis, atau membentuk adalah cara yang menyenangkan untuk menunjukkan imajinasi kita.

Alat dan Bahan untuk Berkarya

Untuk membuat karya dari imajinasi, kita tidak perlu alat yang mahal. Kita bisa menggunakan benda-benda sederhana di sekitar kita. Misalnya, kertas dan pensil warna untuk menggambar, plastisin untuk membuat bentuk-bentuk, daun kering atau ranting kecil untuk membuat kolase, atau bahkan kardus bekas untuk membuat robot. Yang terpenting adalah semangat dan kreativitasmu untuk mencoba hal baru dengan bahan-bahan yang ada.

Menghargai Imajinasi dan Karya Teman

Setiap orang punya imajinasi yang berbeda-beda. Ada yang membayangkan hal-hal lucu, ada yang membayangkan hal-hal keren, ada juga yang membayangkan hal-hal aneh. Semua itu bagus! Kita harus menghargai imajinasi dan karya seni teman-teman kita. Saat teman bercerita atau menunjukkan karyanya, dengarkan baik-baik dan berikan pujian. Dengan begitu, kita semua akan merasa senang dan semakin berani berkreasi.

Rangkuman: Imajinasi adalah kekuatan ajaib di pikiran kita untuk membayangkan hal-hal baru dan unik. Kita bisa menggunakan imajinasi dalam bermain peran, bercerita, dan terutama dalam membuat karya seni. Dengan alat sederhana seperti kertas, pensil warna, atau plastisin, kita bisa mewujudkan imajinasi menjadi gambar atau bentuk yang indah. Penting juga untuk selalu menghargai imajinasi dan karya teman-teman kita, karena setiap orang punya ide yang istimewa.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Peserta didik dapat menggambarkan satu objek imajinatif dan menceritakan alasannya.

Alat & bahan: Kertas gambar, pensil warna/krayon, pensil

  1. Bayangkan satu hewan yang tidak ada di dunia nyata. Hewan apa itu? Seperti apa bentuknya?
  2. Gambarlah hewan imajinasimu di kertas ini. Beri warna yang indah.
  3. Tuliskan nama hewanmu dan ceritakan mengapa kamu menggambar hewan itu.

8 Glosarium

ImajinasiKemampuan membayangkan atau menciptakan gambaran di pikiran.
Karya SeniHasil ciptaan manusia yang memiliki nilai keindahan.
KreativitasKemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan unik.
PlastisinAdonan lunak seperti lilin yang digunakan untuk membentuk objek.
ApresiasiPenghargaan atau penilaian positif terhadap sesuatu.

9 Materi Seni Rupa Terkait

SENI RUPASENI RUPA Kelas II SD
Pelajari SENI RUPA →
Warna dan GarisSeni Rupa Kelas II SD
Pelajari Warna dan Garis →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Seni Rupa Imajinasiku ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Seni Rupa kelas I langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.