Modul ajar PJOK SMA kelas X materi Sepakbola lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Kurikulum Merdeka 2025/2026. Unduh Word + PDF atas nama Anda.
Kompetensi awal: Peserta didik memiliki pemahaman dasar tentang aturan dan teknik bermain sepakbola dari pengalaman sebelumnya.
Pemahaman bermakna: Memahami dan menguasai teknik dasar sepakbola tidak hanya meningkatkan kebugaran fisik, tetapi juga mengembangkan kemampuan kerja sama tim, strategi, dan sportivitas yang relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Pertanyaan pemantik: Bagaimana teknik dasar sepakbola yang kamu kuasai dapat membantumu menjadi pemain yang efektif dalam sebuah tim?
Tujuan: Menganalisis konsep teknik dasar menendang, mengontrol, dan menggiring bola dalam permainan sepakbola serta mendemonstrasikan teknik dasar menendang bola dengan berbagai variasi secara akurat dan terkontrol.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik bermain sepakbola. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya penguasaan teknik dasar.
Memahami: Peserta didik secara berkelompok mengamati video pertandingan sepakbola dan mengidentifikasi berbagai teknik dasar yang digunakan pemain (menendang, mengontrol, menggiring). Mereka mendiskusikan fungsi dan pentingnya setiap teknik dalam permainan.
Mengaplikasi: Peserta didik melakukan latihan menendang bola secara berpasangan dengan variasi kaki bagian dalam, luar, dan punggung kaki. Guru memberikan umpan balik langsung untuk koreksi teknik dan meningkatkan akurasi tendangan.
Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusi mereka tentang teknik dasar sepakbola. Guru memberikan penguatan konsep dan meluruskan pemahaman yang keliru, serta mendorong peserta didik untuk berbagi pengalaman saat melakukan praktik menendang.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi tentang teknik menendang. Peserta didik melakukan refleksi singkat mengenai tantangan dan keberhasilan mereka. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan motivasi untuk pertemuan selanjutnya, diakhiri dengan doa.
Tujuan: Menerapkan teknik dasar mengontrol bola dengan berbagai bagian kaki untuk menjaga penguasaan bola secara efektif dan mengeksplorasi teknik dasar menggiring bola dengan kecepatan dan arah yang berbeda untuk melewati lawan.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengulang kembali materi tendangan dari pertemuan sebelumnya. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan mengaitkannya dengan tantangan dalam menguasai bola dan melewati lawan dalam permainan.
Memahami: Peserta didik diberikan skenario permasalahan (misalnya, 'Bagaimana cara menjaga bola tetap dalam penguasaan saat ditekan lawan?' atau 'Bagaimana cara melewati lawan yang ketat dengan menggiring bola?'). Mereka berdiskusi dalam kelompok untuk menemukan solusi teknik yang relevan.
Mengaplikasi: Peserta didik melakukan latihan mengontrol bola dengan kaki bagian dalam, luar, telapak kaki, dan dada. Dilanjutkan dengan latihan menggiring bola zigzag melewati cone dan menggiring bola berpasangan untuk melewati 'lawan' (teman).
Merefleksi: Setiap kelompok mendemonstrasikan solusi teknik yang mereka temukan untuk skenario permasalahan yang diberikan. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan memfasilitasi diskusi tentang efektivitas berbagai teknik mengontrol dan menggiring bola dalam situasi permainan.
Penutup: Guru bersama peserta didik merangkum teknik mengontrol dan menggiring bola. Peserta didik melakukan refleksi tentang strategi pribadi mereka dalam menguasai dan membawa bola. Guru memberikan apresiasi atas semangat belajar dan persiapan untuk proyek simulasi permainan, diakhiri dengan doa.
Tujuan: Menganalisis strategi sederhana penyerangan dan pertahanan dalam permainan sepakbola serta merancang dan mempraktikkan simulasi permainan sepakbola mini dengan menerapkan teknik dasar dan strategi tim.
Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan mengingatkan kembali pentingnya penguasaan teknik dasar. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan memperkenalkan proyek simulasi permainan sepakbola mini, memotivasi peserta didik untuk bekerja sama.
Memahami: Peserta didik dalam kelompok merancang strategi sederhana untuk penyerangan (misalnya, formasi 2-1-1) dan pertahanan (misalnya, man-to-man marking) dalam permainan sepakbola mini. Mereka berdiskusi tentang peran setiap pemain dan bagaimana teknik dasar akan diaplikasikan.
Mengaplikasi: Setiap kelompok mempraktikkan simulasi permainan sepakbola mini (3 vs 3 atau 4 vs 4) dengan durasi tertentu. Guru mengamati penerapan teknik dasar, kerja sama tim, dan strategi yang telah dirancang. Penilaian dilakukan selama praktik ini.
Merefleksi: Setelah simulasi, setiap kelompok mempresentasikan hasil evaluasi diri mereka tentang keberhasilan penerapan teknik dan strategi. Guru memberikan umpan balik menyeluruh, menyoroti kekuatan dan area perbaikan, serta mendorong diskusi antarkelompok.
Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh materi sepakbola dan pentingnya kerja sama tim. Peserta didik melakukan refleksi akhir tentang pengalaman belajar mereka. Guru memberikan apresiasi tertinggi atas kerja keras dan sportivitas, diakhiri dengan doa penutup yang menggembirakan.
Proses (formatif): Penilaian observasi selama praktik teknik dasar dan simulasi permainan sepakbola mini, meliputi ketepatan gerakan, penguasaan bola, dan kerja sama tim.
Akhir (sumatif): Penilaian unjuk kerja melalui simulasi permainan sepakbola mini dan presentasi strategi tim, serta tes tulis singkat mengenai konsep dan aturan sepakbola.
| Tujuan | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|
| Menganalisis konsep teknik dasar menendang, mengontrol, dan menggiring bola | Konsep teknik dasar sepakbola | 2 JP | Penalaran Kritis |
| Mendemonstrasikan dan menerapkan teknik dasar menendang, mengontrol, dan menggiring bola | Praktik teknik dasar sepakbola | 2 JP | Kesehatan, Kemandirian |
| Menganalisis strategi sederhana penyerangan dan pertahanan serta merancang dan mempraktikkan simulasi permainan | Strategi dan simulasi permainan sepakbola | 2 JP | Kolaborasi, Kreativitas |
Sepakbola adalah salah satu olahraga paling populer di dunia, yang tidak hanya menguji kemampuan fisik individu tetapi juga kekuatan strategi dan kerja sama tim. Modul ini akan membimbing Anda untuk menguasai teknik dasar dan memahami taktik permainan, sehingga Anda dapat bermain dengan lebih efektif dan menikmati setiap momen di lapangan.
Sepakbola adalah permainan bola besar yang dimainkan oleh dua tim beranggotakan masing-masing sebelas pemain. Tujuan utamanya adalah memasukkan bola ke gawang lawan sebanyak-banyaknya. Olahraga ini berasal dari Inggris pada abad ke-19, namun akar permainannya sudah ada sejak ribuan tahun lalu di berbagai peradaban. Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dibentuk pada tahun 1904 dan sejak itu sepakbola terus berkembang menjadi fenomena global.
Menendang bola merupakan teknik paling fundamental dalam sepakbola. Ada beberapa variasi menendang, yaitu dengan kaki bagian dalam (untuk umpan pendek dan akurat), kaki bagian luar (untuk umpan melengkung atau mendadak), dan punggung kaki (untuk tendangan jarak jauh atau keras). Kunci utama adalah posisi tubuh yang seimbang, fokus pada bola, dan follow through setelah menendang. Latihan berulang akan meningkatkan akurasi dan kekuatan tendangan Anda.
Mengontrol bola atau menerima bola adalah kemampuan untuk menghentikan atau menguasai bola yang datang dari lawan atau teman. Bagian kaki yang bisa digunakan antara lain kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan telapak kaki. Selain itu, dada dan paha juga bisa digunakan untuk mengontrol bola atas. Penguasaan teknik ini penting agar bola tidak mudah direbut lawan dan tim dapat mempertahankan penguasaan bola untuk membangun serangan.
Menggiring bola adalah gerakan membawa bola dengan sentuhan-sentuhan kecil secara terus-menerus menggunakan kaki. Tujuannya adalah untuk bergerak maju, melewati lawan, atau mencari ruang. Variasi menggiring meliputi menggiring dengan kaki bagian dalam dan luar. Penting untuk menjaga pandangan tidak hanya pada bola, tetapi juga pada situasi sekitar lapangan untuk mengambil keputusan yang tepat.
Menyundul bola adalah gerakan memantulkan bola menggunakan kepala, khususnya bagian dahi. Teknik ini digunakan untuk mengumpan, mencetak gol, atau menghalau bola dari area pertahanan. Kunci menyundul adalah melompat atau melengkungkan punggung untuk mencapai bola, mengarahkan dahi ke tengah bola, dan mengaktifkan otot leher untuk memberikan kekuatan pada sundulan.
Strategi penyerangan dalam sepakbola melibatkan koordinasi antar pemain untuk menciptakan peluang gol. Beberapa strategi sederhana meliputi 'one-two pass' (umpan satu-dua) untuk melewati lawan, 'through pass' (umpan terobosan) ke ruang kosong, atau 'crossing' (umpan silang) dari sayap ke area penalti. Pemahaman akan posisi dan pergerakan rekan tim sangat krusial dalam membangun serangan yang efektif dan terstruktur.
Strategi pertahanan bertujuan untuk mencegah lawan mencetak gol dan merebut kembali penguasaan bola. Ini bisa dilakukan dengan 'man-to-man marking' (menjaga satu lawan satu), 'zone marking' (menjaga area tertentu), atau 'pressing' (menekan lawan di area pertahanan mereka). Komunikasi dan kerja sama yang baik antar pemain bertahan sangat penting untuk menutup ruang gerak lawan dan menghentikan serangan mereka.
Rangkuman: Sepakbola adalah olahraga tim yang membutuhkan penguasaan teknik dasar seperti menendang, mengontrol, menggiring, dan menyundul bola. Selain itu, pemahaman strategi penyerangan dan pertahanan serta kerja sama tim merupakan kunci keberhasilan. Melalui praktik dan analisis, kita dapat mengembangkan keterampilan fisik, mental, dan sosial yang bermanfaat di dalam maupun di luar lapangan.
Tujuan: Menganalisis dan mengevaluasi penerapan teknik dasar serta strategi dalam permainan sepakbola mini.
Alat & bahan: Bola sepak, cone, rompi tim, lapangan mini
| Dribbling | Menggiring bola dengan sentuhan kaki secara terus-menerus. |
| Passing | Mengumpan bola kepada rekan setim. |
| Shooting | Menendang bola ke arah gawang lawan dengan tujuan mencetak gol. |
| Heading | Menyundul bola menggunakan kepala. |
| Tackling | Upaya merebut bola dari lawan dengan kaki. |
| Offside | Posisi pemain penyerang yang berada di belakang pemain bertahan terakhir lawan saat bola diumpan kepadanya. |
Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul PJOK kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Ya. Modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025).
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.