tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SMKAdministrasi Umum › Jabatan, Tugas, dan Uraian pekerjaan pada Kegiatan Aministrasi
SMK · Kelas X · Fase E

Modul Ajar Administrasi Umum Kelas X
Jabatan, Tugas, dan Uraian pekerjaan pada Kegiatan Aministrasi

Modul ajar Administrasi Umum SMK kelas X materi Jabatan, Tugas, dan Uraian pekerjaan pada Kegiatan Aministrasi lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Administrasi Umum kelas X materi Jabatan, Tugas, dan Uraian pekerjaan pada Kegiatan Aministrasi
Ringkasan: Jabatan, tugas, dan uraian pekerjaan adalah elemen fundamental dalam kegiatan administrasi yang memastikan setiap individu memahami perannya dalam organisasi. Jabatan adalah posisi, tugas adalah tanggung jawab, dan uraian pekerjaan adalah dokumen detail yang merinci keduanya. Pemahaman dan penyusunan uraian pekerjaan yang baik krusial untuk efisiensi operasional, rekrutmen yang tepat, dan pengembangan karir yang terarah, mendukung kelancaran seluruh roda organisasi.
Model: Problem Based Learning (PBL) + praktikDimensi: Penalaran Kritis, Kolaborasi, KomunikasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISAdministrasi Umum · Jabatan, Tugas, dan Uraian pekerjaan pada Kegiatan Aministrasi · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Pada akhir Fase E, peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan berbagai jenis jabatan, tugas, serta menyusun uraian pekerjaan dalam konteks kegiatan administrasi secara efektif dan efisien.

Acuan: Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang konsep administrasi dan organisasi sederhana.

Pemahaman bermakna: Memahami jabatan, tugas, dan uraian pekerjaan membantu peserta didik mengidentifikasi peran strategis administrasi dalam organisasi dan mempersiapkan diri untuk karir di bidang tersebut.

Pertanyaan pemantik: Mengapa setiap pekerjaan di kantor harus punya 'deskripsi' yang jelas?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (4 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi berbagai jenis jabatan dalam kegiatan administrasi.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi dengan menanyakan 'Apa saja pekerjaan yang ada di kantor?', menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi jabatan administrasi, dan mengajukan pertanyaan pemantik: 'Mengapa setiap pekerjaan di kantor harus punya 'deskripsi' yang jelas?'.

Memahami: Peserta didik diajak mengamati contoh struktur organisasi dan daftar jabatan di berbagai perusahaan (melalui infografis atau video pendek) untuk menemukan jenis-jenis jabatan administrasi dan perannya dalam alur kerja.

Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik diminta untuk mengelompokkan dan mendiskusikan jabatan-jabatan yang mereka temukan, serta mencoba mengidentifikasi perbedaan dan kesamaan tugas antar jabatan tersebut.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi jabatan, kemudian guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep tentang keberagaman jabatan administrasi dan pentingnya peran mereka.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan jenis-jenis jabatan administrasi, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan materi untuk pertemuan selanjutnya. Pembelajaran diakhiri dengan doa bersama.

Pertemuan 2 — Project-Based Learning

Tujuan: Menjelaskan tugas pokok dan fungsi masing-masing jabatan administrasi.

Kegiatan awal: Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa, memeriksa kehadiran, mengingatkan kembali materi sebelumnya tentang jenis-jenis jabatan administrasi, dan menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menjelaskan tugas pokok dan fungsi jabatan administrasi.

Memahami: Peserta didik diberikan studi kasus mengenai sebuah perusahaan fiktif dengan beberapa jabatan administrasi, kemudian diminta untuk mengidentifikasi tugas-tugas yang mungkin diemban oleh setiap jabatan tersebut berdasarkan konteks perusahaan.

Mengaplikasi: Secara berkelompok, peserta didik ditugaskan untuk membuat mind map atau infografis yang menjelaskan tugas pokok dan fungsi dari 2-3 jabatan administrasi yang berbeda, dengan referensi dari berbagai sumber yang relevan.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan mind map atau infografis mereka, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi kelas untuk memperdalam pemahaman tentang tugas dan fungsi jabatan. Guru memberikan penguatan dan koreksi bila ada miskonsepsi.

Penutup: Guru dan peserta didik merangkum tugas dan fungsi utama jabatan administrasi, memberikan motivasi untuk terus belajar, dan menginformasikan persiapan untuk menyusun uraian pekerjaan pada pertemuan berikutnya. Pembelajaran ditutup dengan doa.

Pertemuan 3 — Problem Based Learning

Tujuan: Menganalisis pentingnya uraian pekerjaan dalam efisiensi organisasi dan menyusun uraian pekerjaan untuk jabatan administrasi tertentu secara mandiri.

Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan mengaitkan materi sebelumnya dengan topik hari ini tentang pentingnya uraian pekerjaan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yaitu menganalisis pentingnya uraian pekerjaan dan mulai menyusunnya.

Memahami: Peserta didik diberikan masalah atau skenario di mana sebuah perusahaan mengalami inefisiensi karena tidak memiliki uraian pekerjaan yang jelas. Mereka diminta menganalisis dampak negatif dari ketiadaan uraian pekerjaan tersebut.

Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik memilih satu jabatan administrasi (dari hasil identifikasi sebelumnya) dan mulai menyusun draf uraian pekerjaannya, meliputi identitas jabatan, tujuan, tugas dan tanggung jawab, serta kualifikasi yang dibutuhkan. Guru membimbing proses ini.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan draf uraian pekerjaan yang telah disusun. Kelompok lain memberikan masukan dan saran perbaikan. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan menekankan pentingnya uraian pekerjaan yang komprehensif.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan manfaat uraian pekerjaan dan pentingnya ketelitian dalam penyusunannya. Guru memberikan apresiasi dan menjelaskan tugas tindak lanjut untuk menyempurnakan uraian pekerjaan sebagai proyek mandiri. Pembelajaran diakhiri dengan doa.

Pertemuan 4 — Inquiry-Based Learning + Praktik

Tujuan: Mempresentasikan hasil analisis dan penyusunan uraian pekerjaan.

Kegiatan awal: Guru mengucapkan salam, memimpin doa, mengecek kehadiran, dan mengingatkan kembali tugas penyusunan uraian pekerjaan yang telah disempurnakan secara mandiri. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu presentasi dan evaluasi hasil proyek.

Memahami: Peserta didik secara individual meninjau kembali uraian pekerjaan yang telah mereka susun, memastikan kelengkapan dan kejelasan setiap bagian, serta mempersiapkan diri untuk presentasi.

Mengaplikasi: Setiap peserta didik mempresentasikan hasil penyusunan uraian pekerjaan mereka di depan kelas. Peserta didik lain berperan sebagai 'manajer' yang memberikan pertanyaan dan umpan balik kritis terhadap uraian pekerjaan yang disajikan.

Merefleksi: Setelah presentasi, guru memfasilitasi diskusi kelas tentang tantangan dan pembelajaran yang didapat selama menyusun uraian pekerjaan. Guru memberikan penguatan terhadap konsep pentingnya uraian pekerjaan dan memberikan penilaian formatif serta sumatif.

Penutup: Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas seluruh usaha dan hasil kerja peserta didik, merangkum poin-poin penting dari seluruh materi, dan memberikan motivasi untuk terus mengembangkan kompetensi di bidang administrasi. Pembelajaran ditutup dengan doa bersama dan harapan positif untuk masa depan.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, kelengkapan mind map/infografis, dan kualitas draf uraian pekerjaan yang disusun.

Akhir (sumatif): Penilaian presentasi uraian pekerjaan mandiri dan hasil tes tulis (pilihan ganda dan esai) untuk mengukur pemahaman konsep.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi berbagai jenis jabatan dalam kegiatan administrasi.Jenis-jenis jabatan administrasi.2 JPPenalaran Kritis
Menjelaskan tugas pokok dan fungsi masing-masing jabatan administrasi.Tugas dan fungsi jabatan administrasi.2 JPKolaborasi
Menganalisis pentingnya uraian pekerjaan dan menyusun uraian pekerjaan.Pentingnya dan langkah penyusunan uraian pekerjaan.2 JPPenalaran Kritis, Komunikasi
Mempresentasikan hasil analisis dan penyusunan uraian pekerjaan.Presentasi dan evaluasi uraian pekerjaan.2 JPKomunikasi, Kolaborasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Administrasi adalah tulang punggung setiap organisasi, besar maupun kecil. Di balik setiap kegiatan administrasi yang lancar, ada individu-individu yang menempati berbagai jabatan dengan tugas dan tanggung jawab spesifik. Memahami jabatan, tugas, dan uraian pekerjaan adalah langkah awal yang krusial bagi Anda yang ingin berkarier di bidang administrasi, memastikan setiap roda organisasi berputar sesuai fungsinya.

Pengertian Jabatan dalam Administrasi

Jabatan dalam konteks administrasi adalah posisi atau kedudukan seseorang dalam struktur organisasi yang memiliki serangkaian tugas, wewenang, dan tanggung jawab tertentu. Setiap jabatan dirancang untuk mendukung pencapaian tujuan organisasi secara keseluruhan. Contohnya, 'Staf Administrasi Umum' atau 'Sekretaris Eksekutif' adalah bentuk-bentuk jabatan administratif yang umum ditemukan di berbagai perusahaan atau instansi.

Jenis-jenis Jabatan Administrasi

Jabatan administrasi sangat beragam, tergantung pada ukuran dan jenis organisasi. Beberapa contoh umum meliputi: Staf Administrasi (melakukan tugas umum seperti pengarsipan, surat-menyurat), Sekretaris (mendukung pimpinan, mengatur jadwal), Resepsionis (menerima tamu, telepon), Manajer Kantor (mengelola operasional kantor), dan Asisten Pribadi (mendukung kebutuhan personal pimpinan). Setiap jenis memiliki fokus dan lingkup kerja yang berbeda.

Tugas Pokok dan Fungsi Jabatan

Tugas pokok adalah pekerjaan utama yang harus dilakukan oleh pemegang jabatan, sedangkan fungsi adalah peran atau kontribusi jabatan tersebut terhadap organisasi. Misalnya, tugas pokok seorang Staf Administrasi mungkin adalah mengelola dokumen, sementara fungsinya adalah menjaga kelancaran alur informasi. Memahami ini penting untuk memastikan tidak ada tumpang tindih atau kekosongan tugas.

Pengertian dan Tujuan Uraian Pekerjaan

Uraian pekerjaan (job description) adalah dokumen tertulis yang merinci tugas, tanggung jawab, wewenang, kondisi kerja, dan hubungan pelaporan suatu jabatan. Tujuannya beragam, mulai dari dasar rekrutmen, evaluasi kinerja, pengembangan karir, hingga sebagai panduan bagi karyawan untuk memahami perannya. Uraian pekerjaan yang jelas mencegah kesalahpahaman dan meningkatkan efisiensi kerja.

Komponen-komponen Uraian Pekerjaan

Sebuah uraian pekerjaan yang baik biasanya mencakup: Judul Jabatan (nama posisi), Departemen (divisi tempat jabatan berada), Atasan Langsung (kepada siapa melapor), Tujuan Jabatan (mengapa jabatan ini ada), Tugas dan Tanggung Jawab Utama (daftar pekerjaan yang harus dilakukan), Wewenang (batas pengambilan keputusan), Kualifikasi (pendidikan, pengalaman, keterampilan yang dibutuhkan), dan Kondisi Kerja (lingkungan fisik, jam kerja).

Manfaat Uraian Pekerjaan bagi Organisasi dan Karyawan

Bagi organisasi, uraian pekerjaan membantu dalam perencanaan SDM, penentuan gaji, dan evaluasi kinerja. Bagi karyawan, ini menjadi panduan yang jelas tentang apa yang diharapkan dari mereka, membantu fokus pada prioritas, dan mengidentifikasi area untuk pengembangan. Ketiadaan uraian pekerjaan dapat menyebabkan kebingungan, duplikasi tugas, dan penurunan produktivitas.

Langkah-langkah Menyusun Uraian Pekerjaan

Penyusunan uraian pekerjaan melibatkan beberapa tahapan: 1) Analisis Jabatan (mengumpulkan informasi tentang pekerjaan), 2) Menentukan Judul dan Tujuan Jabatan, 3) Mendata Tugas dan Tanggung Jawab, 4) Mengidentifikasi Wewenang, 5) Menentukan Kualifikasi yang Dibutuhkan, 6) Menjelaskan Hubungan Kerja, dan 7) Review serta Validasi dengan atasan atau pemegang jabatan. Ketelitian di setiap langkah sangat penting.

Contoh Uraian Pekerjaan Staf Administrasi

Judul Jabatan: Staf Administrasi Umum. Departemen: Umum. Melapor kepada: Manajer Kantor. Tujuan: Mendukung kelancaran operasional administrasi kantor. Tugas dan Tanggung Jawab: Mengelola surat masuk/keluar, mengarsip dokumen, mengatur jadwal rapat, menyiapkan laporan sederhana. Kualifikasi: Pendidikan minimal SMK Administrasi Perkantoran, menguasai MS Office, teliti, komunikatif.

Rangkuman: Jabatan, tugas, dan uraian pekerjaan adalah elemen fundamental dalam kegiatan administrasi yang memastikan setiap individu memahami perannya dalam organisasi. Jabatan adalah posisi, tugas adalah tanggung jawab, dan uraian pekerjaan adalah dokumen detail yang merinci keduanya. Pemahaman dan penyusunan uraian pekerjaan yang baik krusial untuk efisiensi operasional, rekrutmen yang tepat, dan pengembangan karir yang terarah, mendukung kelancaran seluruh roda organisasi.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Peserta didik dapat menganalisis struktur organisasi dan mengidentifikasi jabatan serta menyusun draf uraian pekerjaan.

Alat & bahan: Kertas flipchart, spidol warna, laptop, akses internet, contoh struktur organisasi.

  1. Amati contoh struktur organisasi perusahaan yang diberikan.
  2. Identifikasi minimal 3 jabatan administrasi yang ada dalam struktur tersebut.
  3. Pilih satu jabatan, lalu diskusikan tugas dan tanggung jawab utamanya.
  4. Buat draf uraian pekerjaan untuk jabatan yang dipilih, meliputi nama jabatan, tujuan, tugas, dan kualifikasi.
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompok Anda.

8 Glosarium

JabatanPosisi atau kedudukan seseorang dalam struktur organisasi.
TugasPekerjaan atau kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pemegang jabatan.
Uraian PekerjaanDokumen tertulis yang merinci tugas, tanggung jawab, dan kualifikasi suatu jabatan.
Struktur OrganisasiKerangka yang menunjukkan susunan jabatan dan hubungan antar posisi dalam organisasi.
EfisiensiKemampuan untuk mencapai hasil yang diinginkan tanpa membuang-buang waktu, uang, atau energi.

9 Materi Administrasi Umum Terkait

administrasiadministrasi umum Kelas X SMK
Pelajari administrasi →
administrasi umum smkadministrasi umum Kelas X SMK
Pelajari administrasi umum smk →
Persyaratan Personil AdministrasiAdministrasi Umum Kelas X SMK
Pelajari Persyaratan Personil Administrasi →
Struktur Organisasi Lembaga dan Fungsi- fungsi manajemen dan Prosedur Pencatatan SuratAdministrasi Umum Kelas X SMK
Pelajari Struktur Organisasi Lembaga dan Fungsi- fungsi manajemen dan Prosedur Pencatatan Surat →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Administrasi Umum Jabatan, Tugas, dan Uraian pekerjaan pada Kegiatan Aministrasi ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Administrasi Umum kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.