tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SMKBahasa Indonesia › Teks Biografi
SMK · Kelas X · Fase E

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas X
Teks Biografi

Modul ajar Bahasa Indonesia SMK kelas X materi Teks Biografi lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Bahasa Indonesia kelas X materi Teks Biografi
Ringkasan: Teks biografi adalah narasi nonfiksi tentang riwayat hidup seseorang, yang memiliki struktur orientasi, peristiwa penting, dan reorientasi. Ciri kebahasaannya meliputi penggunaan kata ganti orang ketiga, kata kerja tindakan, dan konjungsi temporal. Membaca dan menulis biografi tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga menginspirasi kita melalui nilai-nilai keteladanan yang terkandung di dalamnya, serta melatih kemampuan berpikir kritis dan menulis secara efektif.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + praktikDimensi: komunikasi, penalaran kritis, kreativitasWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISBahasa Indonesia · Teks Biografi · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik mampu mengevaluasi dan menciptakan berbagai jenis teks informatif dan persuasif, serta mempresentasikan gagasan secara efektif dan etis, dengan memperhatikan konteks dan tujuan komunikasi.

Acuan: Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki pemahaman dasar tentang jenis-jenis teks nonfiksi dan mampu mengidentifikasi informasi utama dari sebuah bacaan.

Pemahaman bermakna: Memahami teks biografi bukan hanya tentang membaca kisah hidup seseorang, tetapi juga menggali nilai-nilai keteladanan, motivasi, dan inspirasi untuk diterapkan dalam kehidupan nyata serta mampu menyusunnya secara runtut dan menarik.

Pertanyaan pemantik: Bagaimana kisah hidup seorang tokoh inspiratif bisa mengubah pandanganmu tentang kesuksesan dan perjuangan?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (6 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan teks biografi dengan tepat.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menayangkan kutipan inspiratif dari tokoh terkenal. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi ciri dan struktur teks biografi, agar peserta didik sadar arah belajarnya.

Memahami: Peserta didik secara berkelompok membaca beberapa contoh teks biografi singkat dari tokoh yang berbeda, kemudian mengidentifikasi informasi penting, struktur umum, dan ciri kebahasaan yang menonjol dari teks-teks tersebut.

Mengaplikasi: Setiap kelompok mengisi lembar kerja untuk membandingkan struktur dan ciri kebahasaan yang ditemukan, lalu menyajikan hasil diskusi awal mereka di depan kelas, menunjukkan pemahaman awal tentang elemen biografi.

Merefleksi: Guru memberikan umpan balik dan penguatan tentang struktur (orientasi, peristiwa penting, reorientasi) dan ciri kebahasaan (kata kerja tindakan, kata sifat, rujukan) teks biografi, memastikan pemahaman konsep dasar.

Penutup: Guru mengajak peserta didik menyimpulkan pembelajaran, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan memberikan tugas singkat untuk mencari contoh biografi lain sebagai persiapan pertemuan berikutnya, diakhiri dengan doa dan salam penutup yang hangat.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning

Tujuan: Menganalisis informasi dan nilai-nilai keteladanan dalam teks biografi yang dibaca.

Kegiatan awal: Guru memulai dengan sapaan dan doa, memeriksa kehadiran, lalu mengulas sekilas materi sebelumnya. Guru memantik diskusi tentang 'apa yang membuat kisah hidup seseorang layak diceritakan?' untuk mengarahkan pada analisis nilai keteladanan, menjelaskan tujuan pertemuan.

Memahami: Peserta didik diberikan teks biografi yang lebih kompleks (misalnya tentang seorang wirausahawan sukses dari daerah). Mereka diminta membaca dan mengidentifikasi tantangan, keputusan penting, dan dampak dari tindakan tokoh tersebut.

Mengaplikasi: Dalam kelompok, peserta didik menganalisis teks biografi tersebut untuk menemukan nilai-nilai keteladanan, pelajaran hidup, dan relevansinya dengan konteks kekinian. Mereka menyusun daftar nilai-nilai tersebut dan mempersiapkan presentasi.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka, menjelaskan nilai-nilai keteladanan yang ditemukan dan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diimplementasikan. Guru dan kelompok lain memberikan masukan konstruktif.

Penutup: Guru memberikan penguatan tentang pentingnya menganalisis nilai-nilai positif dari biografi. Peserta didik diajak merefleksikan tokoh yang paling menginspirasi mereka dan alasannya. Pertemuan diakhiri dengan motivasi dan doa.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning (Tahap Perencanaan)

Tujuan: Menyusun kerangka teks biografi berdasarkan data yang terkumpul secara sistematis.

Kegiatan awal: Guru menyapa dan memimpin doa, memeriksa kehadiran. Guru mengingatkan kembali pentingnya menemukan tokoh inspiratif dan menjelaskan bahwa hari ini mereka akan mulai merencanakan proyek penulisan biografi. Tujuan spesifik hari ini adalah menyusun kerangka.

Memahami: Peserta didik secara mandiri mulai memilih tokoh yang akan ditulis biografinya (bisa tokoh lokal, nasional, atau bahkan anggota keluarga yang inspiratif) dan melakukan riset awal melalui berbagai sumber (internet, buku, wawancara singkat jika memungkinkan).

Mengaplikasi: Berdasarkan data yang terkumpul, peserta didik menyusun kerangka teks biografi yang mencakup orientasi, urutan peristiwa penting (masa kecil, pendidikan, karier, tantangan, pencapaian), dan reorientasi, dengan bimbingan guru secara individual.

Merefleksi: Peserta didik saling bertukar kerangka biografi dengan teman sebangku untuk mendapatkan masukan awal tentang kelengkapan dan keterurutan. Guru memberikan panduan untuk perbaikan kerangka sebelum masuk ke tahap penulisan.

Penutup: Guru memberikan apresiasi atas usaha peserta didik dalam menyusun kerangka. Peserta didik diingatkan untuk terus mengumpulkan data dan menyempurnakan kerangka di rumah. Pertemuan ditutup dengan semangat untuk berkarya.

Pertemuan 4 — Project-Based Learning (Tahap Pelaksanaan)

Tujuan: Menulis teks biografi tokoh pilihan dengan memperhatikan struktur, kaidah kebahasaan, dan gaya penulisan yang menarik.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas kembali kerangka yang sudah dibuat dan menekankan pentingnya menulis dengan gaya yang menarik. Tujuan hari ini adalah memulai penulisan draf pertama teks biografi.

Memahami: Peserta didik mulai menuangkan kerangka yang sudah ada menjadi draf teks biografi. Guru berkeliling memberikan bimbingan personal, mengingatkan tentang penggunaan kaidah kebahasaan yang tepat, pilihan kata yang menarik, dan pengembangan paragraf.

Mengaplikasi: Peserta didik bekerja secara mandiri dalam menulis draf biografi. Mereka fokus pada pengembangan setiap bagian (orientasi, peristiwa penting, reorientasi) agar alur cerita mengalir dengan baik dan pesan moral tersampaikan.

Merefleksi: Setelah menyelesaikan sebagian draf, peserta didik saling membaca dan memberikan masukan ringan tentang kejelasan dan kelengkapan cerita. Guru mengarahkan untuk fokus pada pengembangan ide daripada kesempurnaan tata bahasa di tahap ini.

Penutup: Guru memberikan apresiasi atas kemajuan penulisan. Peserta didik diingatkan untuk melanjutkan penulisan draf di rumah dan mempersiapkan diri untuk tahap penyuntingan. Doa penutup dan pesan motivasi diberikan.

Pertemuan 5 — Peer Review & Guided Editing

Tujuan: Mengevaluasi dan merevisi teks biografi berdasarkan masukan dari teman dan guru.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru menyampaikan bahwa hari ini fokusnya adalah menyempurnakan teks biografi melalui proses evaluasi dan revisi. Tujuan spesifik adalah mampu merevisi teks secara mandiri.

Memahami: Peserta didik secara berpasangan saling bertukar draf teks biografi. Dengan panduan rubrik penilaian sederhana, mereka memberikan masukan konstruktif satu sama lain terkait struktur, kelengkapan informasi, kaidah kebahasaan, dan daya tarik tulisan.

Mengaplikasi: Berdasarkan masukan dari teman dan bimbingan guru, peserta didik melakukan revisi mandiri terhadap teks biografi mereka. Mereka fokus pada perbaikan kalimat, pilihan kata, penggunaan ejaan dan tanda baca, serta kepaduan antarparagraf.

Merefleksi: Setelah revisi, peserta didik secara singkat berbagi pengalaman tentang proses revisi dan bagian mana yang paling menantang. Guru memberikan penekanan pada pentingnya proses revisi untuk menghasilkan karya yang berkualitas.

Penutup: Guru memberikan apresiasi atas ketekunan peserta didik dalam merevisi karyanya. Peserta didik diingatkan untuk menyelesaikan revisi akhir dan mempersiapkan diri untuk presentasi pada pertemuan berikutnya. Pertemuan ditutup dengan semangat positif.

Pertemuan 6 — Presentation & Showcase

Tujuan: Mempresentasikan teks biografi yang telah ditulis dengan percaya diri dan efektif.

Kegiatan awal: Guru menyapa, memimpin doa, dan memeriksa kehadiran. Guru memberikan motivasi dan mengingatkan bahwa hari ini adalah puncak dari proyek penulisan biografi, yaitu presentasi hasil karya. Tujuan adalah mempresentasikan dengan percaya diri.

Memahami: Peserta didik secara bergiliran mempresentasikan teks biografi yang telah mereka tulis. Mereka menceritakan kisah tokoh, menyoroti nilai-nilai inspiratif, dan menjelaskan mengapa tokoh tersebut penting bagi mereka.

Mengaplikasi: Setelah presentasi, peserta didik lain dan guru memberikan umpan balik positif serta pertanyaan untuk mendalami pemahaman. Peserta didik yang mempresentasikan menjawab pertanyaan dan menerima masukan dengan terbuka.

Merefleksi: Guru memberikan penguatan umum tentang kualitas presentasi dan hasil karya, menyoroti keberhasilan dan area yang masih bisa ditingkatkan. Peserta didik diajak merefleksikan seluruh proses pembelajaran dan apa yang mereka dapatkan.

Penutup: Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas kerja keras dan karya yang dihasilkan. Guru menutup dengan pesan inspiratif tentang potensi setiap individu untuk menjadi 'tokoh' dalam kisahnya sendiri. Doa penutup dan salam yang meriah.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok, saat menyusun kerangka, dan proses revisi teks biografi.

Akhir (sumatif): Penilaian teks biografi yang ditulis peserta didik (produk) dan presentasi hasil karya (unjuk kerja) menggunakan rubrik.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi struktur dan ciri kebahasaan teks biografi.Struktur dan ciri kebahasaan teks biografi.4 JPpenalaran kritis
Menganalisis informasi dan nilai-nilai keteladanan dalam teks biografi.Nilai-nilai keteladanan dalam biografi.4 JPpenalaran kritis, komunikasi
Menyusun kerangka dan menulis teks biografi tokoh pilihan.Langkah-langkah penulisan teks biografi.8 JPkreativitas, komunikasi
Mempresentasikan dan mengevaluasi teks biografi yang telah ditulis.Presentasi dan evaluasi teks biografi.8 JPkomunikasi, penalaran kritis

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Teks biografi adalah jendela untuk melihat kehidupan orang-orang hebat yang telah memberikan kontribusi signifikan. Melalui biografi, kita bisa belajar banyak tentang perjuangan, ketekunan, dan nilai-nilai yang mereka pegang. Mempelajari teks biografi tidak hanya memperkaya wawasan kita tentang sejarah dan tokoh, tetapi juga menginspirasi kita untuk menghadapi tantangan hidup dengan semangat yang sama.

Pengertian Teks Biografi

Teks biografi adalah jenis teks nonfiksi yang menceritakan riwayat hidup seseorang secara lengkap. Riwayat hidup ini mencakup perjalanan lahir, pendidikan, karier, pengalaman, perjuangan, hingga prestasi yang telah diraih oleh tokoh tersebut. Tujuan utama teks biografi adalah untuk memberikan informasi, menginspirasi, dan memberikan teladan kepada pembaca tentang nilai-nilai positif dari kehidupan tokoh. Biografi ditulis oleh orang lain, bukan oleh tokoh itu sendiri.

Struktur Teks Biografi

Teks biografi umumnya memiliki tiga struktur utama. Pertama, Orientasi, yang berisi pengenalan tokoh, latar belakang keluarga, masa kecil, dan informasi umum lainnya. Kedua, Peristiwa Penting, yaitu bagian inti yang menceritakan kronologi kejadian-kejadian penting dalam hidup tokoh, seperti pendidikan, karier, tantangan yang dihadapi, dan pencapaian. Ketiga, Reorientasi, yang berisi pandangan atau komentar penulis terhadap tokoh, serta nilai-nilai positif atau pelajaran hidup yang dapat diambil dari kisah tokoh tersebut. Bagian reorientasi ini bersifat opsional.

Ciri Kebahasaan Teks Biografi

Beberapa ciri kebahasaan khas dalam teks biografi antara lain penggunaan kata ganti orang ketiga tunggal (ia, dia, beliau), penggunaan kata kerja tindakan (melakukan, berjuang, meraih), penggunaan kata sifat untuk menggambarkan karakter tokoh (gigih, cerdas, berani), penggunaan kata hubung temporal untuk menunjukkan urutan waktu (kemudian, selanjutnya, pada akhirnya), dan penggunaan rujukan kata untuk menghindari pengulangan (ia, nya, tersebut). Gaya bahasa yang digunakan cenderung lugas dan informatif.

Langkah-langkah Menulis Teks Biografi

Menulis teks biografi memerlukan beberapa langkah sistematis. Dimulai dengan menentukan tokoh yang akan ditulis biografinya, kemudian mengumpulkan data melalui berbagai sumber seperti buku, artikel, wawancara, atau dokumen sejarah. Setelah data terkumpul, susun kerangka tulisan yang meliputi orientasi, peristiwa penting, dan reorientasi. Selanjutnya, kembangkan kerangka tersebut menjadi draf tulisan yang utuh. Terakhir, lakukan penyuntingan dan revisi untuk memastikan ketepatan informasi, kaidah kebahasaan, dan gaya penulisan.

Nilai-nilai Keteladanan dalam Biografi

Setiap biografi tokoh besar mengandung nilai-nilai keteladanan yang dapat kita petik. Misalnya, semangat pantang menyerah, kerja keras, kejujuran, inovasi, kepemimpinan, atau rasa cinta tanah air. Dengan menganalisis biografi, kita dapat mengidentifikasi bagaimana nilai-nilai tersebut diwujudkan dalam tindakan tokoh dan bagaimana nilai-nilai itu membantu tokoh mencapai keberhasilan atau melewati tantangan. Nilai-nilai ini dapat menjadi inspirasi bagi kehidupan kita.

Pentingnya Teks Biografi

Teks biografi memiliki peran penting dalam pendidikan dan pengembangan karakter. Selain sebagai sumber informasi sejarah dan inspirasi, biografi juga melatih kemampuan berpikir kritis pembaca untuk menganalisis dan mengevaluasi perjalanan hidup seseorang. Bagi penulis, menyusun biografi melatih kemampuan riset, organisasi ide, dan penulisan persuasif. Dengan demikian, biografi tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik dan memotivasi.

Rangkuman: Teks biografi adalah narasi nonfiksi tentang riwayat hidup seseorang, yang memiliki struktur orientasi, peristiwa penting, dan reorientasi. Ciri kebahasaannya meliputi penggunaan kata ganti orang ketiga, kata kerja tindakan, dan konjungsi temporal. Membaca dan menulis biografi tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga menginspirasi kita melalui nilai-nilai keteladanan yang terkandung di dalamnya, serta melatih kemampuan berpikir kritis dan menulis secara efektif.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Mengidentifikasi struktur, ciri kebahasaan, dan nilai-nilai keteladanan dalam teks biografi.

Alat & bahan: Teks biografi cetak/digital, pulpen, buku catatan, alat tulis.

  1. Bacalah teks biografi yang disediakan dengan saksama.
  2. Garis bawahi kalimat-kalimat yang menunjukkan orientasi, peristiwa penting, dan reorientasi.
  3. Identifikasi kata kerja tindakan, kata sifat, dan rujukan kata yang digunakan dalam teks.
  4. Diskusikan nilai-nilai keteladanan yang dapat dipetik dari tokoh dalam biografi tersebut.
  5. Tuliskan hasil identifikasi dan diskusi pada tabel yang tersedia.

8 Glosarium

BiografiKisah atau riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain.
OrientasiBagian awal teks biografi yang berisi pengenalan tokoh dan latar belakang umum.
ReorientasiBagian penutup teks biografi yang berisi pandangan penulis atau simpulan pelajaran hidup dari tokoh.
KronologiUrutan waktu kejadian atau peristiwa.
KeteladananSifat atau perilaku yang patut dicontoh atau ditiru.

9 Materi Bahasa Indonesia Terkait

Teks Laporan Hasil ObservasiBahasa Indonesia Kelas X SMK
Pelajari Teks Laporan Hasil Observasi →
Teks NegosiasiBahasa Indonesia Kelas X SMK
Pelajari Teks Negosiasi →
HikayatBahasa Indonesia Kelas X SMK
Pelajari Hikayat →
PuisiBahasa Indonesia Kelas X SMK
Pelajari Puisi →
Kalimat efektif dalam teks prosedurBahasa Indonesia Kelas XII SMK
Pelajari Kalimat efektif dalam teks prosedur →
Teks argumentasi dan posterBahasa Indonesia Kelas XI SMK
Pelajari Teks argumentasi dan poster →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia Teks Biografi ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas X langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.