Modul Ajar & RPP Bahasa Indonesia Kelas XI
Proposal
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Bahasa Indonesia |
| Fase / Kelas | F / XI |
| Materi Pokok | Proposal |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang struktur teks dan mampu menyusun teks persuasif sederhana. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka |
| Elemen / Domain | Menulis |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu menulis berbagai teks fungsional dan nonfungsional, termasuk proposal, dengan struktur dan kebahasaan yang tepat untuk berbagai tujuan dan konteks. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Proposal adalah dokumen tertulis yang diajukan untuk menjelaskan rencana kegiatan atau penelitian, serta memohon dukungan atau persetujuan. |
| Konseptual | Proposal memiliki struktur baku yang meliputi latar belakang, tujuan, ruang lingkup, metode, jadwal, anggaran, dan penutup, yang berfungsi untuk meyakinkan pembaca. |
| Prosedural | Menyusun proposal memerlukan tahapan identifikasi masalah, perumusan tujuan, penyusunan kerangka, pengumpulan data, penulisan draf, dan revisi hingga finalisasi. |
| Metakognitif | Peserta didik menyadari bahwa kemampuan menyusun proposal secara efektif adalah keterampilan penting untuk komunikasi profesional dan pengajuan ide dalam berbagai bidang. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi pengertian, fungsi, dan jenis proposal dengan tepat.
- Menganalisis struktur dan ciri kebahasaan proposal dengan cermat.
- Menyusun kerangka proposal kegiatan atau proyek sesuai kaidah kebahasaan dan struktur yang benar.
- Menulis proposal kegiatan atau proyek secara lengkap dan sistematis.
- Mempresentasikan proposal dengan percaya diri dan komunikatif.
- Merevisi proposal berdasarkan masukan dari teman dan guru untuk meningkatkan kualitas proposal.
Pemahaman bermakna: Memahami proposal bukan hanya tentang struktur, tetapi juga tentang bagaimana meyakinkan pembaca untuk mendukung ide atau kegiatan yang diajukan, yang sangat relevan dalam dunia kerja dan wirausaha.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa proposal menjadi kunci sukses dalam mengajukan ide atau proyek, baik di sekolah maupun di dunia kerja?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ekonomi/Kewirausahaan: Menyusun anggaran yang realistis dan strategi presentasi proposal agar menarik investor atau sponsor. Desain Komunikasi Visual: Merancang tampilan proposal agar lebih menarik, jelas, dan profesional. Teknologi Informasi dan Komunikasi: Memanfaatkan perangkat lunak pengolah kata dan presentasi secara efektif untuk menyusun dan menyajikan proposal. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua atau perwakilan komunitas dapat diundang sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman dalam mengajukan proposal kegiatan atau proyek di lingkungan mereka. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas ditata untuk mendukung kerja kelompok dan presentasi, serta disediakan akses ke perpustakaan sekolah atau sumber daya digital untuk referensi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi pengolah kata (misalnya Microsoft Word/Google Docs) untuk penulisan proposal, serta penggunaan platform presentasi (misalnya PowerPoint/Canva) untuk penyajian proposal. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi pengertian, fungsi, dan jenis proposal dengan tepat serta menganalisis struktur dan ciri kebahasaan proposal dengan cermat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Peserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan mengisi presensi. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu memahami proposal, serta memancing diskusi dengan pertanyaan 'Pernahkah kalian melihat atau membaca proposal? Apa isinya?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi contoh-contoh proposal kegiatan yang relevan dengan kehidupan SMK (misalnya, proposal kegiatan ekstrakurikuler, proposal magang) untuk menemukan pola pengertian, fungsi, jenis, struktur, dan ciri kebahasaan proposal. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menganalisis satu contoh proposal yang berbeda, mengidentifikasi bagian-bagiannya dan kebahasaan yang digunakan, lalu mencatat temuan dalam lembar kerja. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka, kemudian kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan penguatan dan meluruskan konsep yang kurang tepat, serta menyimpulkan poin-poin penting tentang proposal. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru mengajak peserta didik menyimpulkan materi hari ini, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, serta memberikan tugas individu untuk mencari satu contoh proposal dari internet. Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menyusun kerangka proposal kegiatan atau proyek sesuai kaidah kebahasaan dan struktur yang benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Peserta didik mengucapkan salam, berdoa, dan mengisi presensi. Guru mengaitkan materi sebelumnya dengan kegiatan hari ini dan menanyakan 'Apa tantangan terbesar saat menyusun proposal?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik disajikan studi kasus tentang kebutuhan pengajuan proposal untuk suatu kegiatan di sekolah atau lingkungan sekitar. Mereka berdiskusi dalam kelompok untuk mengidentifikasi masalah dan merumuskan ide kegiatan yang akan diajukan dalam proposal. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mulai menyusun kerangka proposal berdasarkan ide kegiatan yang telah dirumuskan, meliputi latar belakang, tujuan, ruang lingkup, metode pelaksanaan, jadwal, dan estimasi anggaran awal, dengan bimbingan guru. Mereka memastikan kerangka sesuai dengan struktur dan kaidah kebahasaan proposal. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Masing-masing kelompok mempresentasikan kerangka proposal mereka dan menerima masukan dari kelompok lain serta guru. Diskusi difokuskan pada kelengkapan dan relevansi setiap bagian kerangka. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru memberikan umpan balik konstruktif dan motivasi untuk melanjutkan penulisan proposal di pertemuan selanjutnya. Peserta didik diberi tugas untuk mulai mengembangkan kerangka menjadi draf proposal lengkap. Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Menganalisis struktur dan ciri kebahasaan proposal dari contoh yang diberikan.
Alat & bahan: Contoh proposal kegiatan (cetak/digital), alat tulis, komputer/laptop (opsional)
Langkah kerja:
- Bacalah dengan cermat contoh proposal kegiatan yang diberikan.
- Identifikasi setiap bagian proposal (judul, latar belakang, tujuan, dll.) dan tuliskan pada lembar kerja.
- Analisislah ciri-ciri kebahasaan yang menonjol pada setiap bagian proposal (misalnya, penggunaan kata teknis, kalimat persuasif, kata kerja tindakan).
- Diskusikan temuan Anda dengan kelompok.
- Presentasikan hasil analisis kelompok Anda.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang proposal?
- Menurut Anda, untuk apa proposal dibuat?
- Sebutkan satu contoh kegiatan yang memerlukan proposal!
- Pernahkah Anda melihat struktur proposal?
Formatif (proses): Observasi selama diskusi kelompok dan presentasi kerangka proposal, serta penilaian formatif terhadap draf proposal awal.
Sumatif (akhir): Penilaian sumatif terhadap proposal final yang telah direvisi dan presentasi proposal.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi pengertian, fungsi, dan jenis proposal dengan tepat. | Pengertian, fungsi, dan jenis proposal. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menganalisis struktur dan ciri kebahasaan proposal dengan cermat. | Struktur dan ciri kebahasaan proposal. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Menyusun kerangka proposal kegiatan atau proyek sesuai kaidah kebahasaan dan struktur yang benar. | Penyusunan kerangka proposal. | 2 JP | kreativitas, kolaborasi |
| 4 | Menulis proposal kegiatan atau proyek secara lengkap dan sistematis, mempresentasikan proposal dengan percaya diri dan komunikatif, serta merevisi proposal berdasarkan masukan dari teman dan guru untuk meningkatkan kualitas proposal. | Penulisan, presentasi, dan revisi proposal. | 2 JP | kreativitas, kolaborasi |
Proposal adalah dokumen penting dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari pengajuan kegiatan di sekolah hingga permohonan dana proyek di dunia kerja. Kemampuan menyusun proposal yang efektif akan membuka banyak peluang dan membantu Anda mewujudkan ide-ide brilian. Modul ini akan membimbing Anda langkah demi langkah dalam memahami dan menyusun proposal yang berkualitas.
1. Pengertian dan Fungsi Proposal
Proposal adalah rencana kerja yang disusun secara sistematis dan terperinci untuk suatu kegiatan atau penelitian. Fungsi utamanya adalah untuk meyakinkan pihak lain agar memberikan dukungan, persetujuan, atau pendanaan terhadap ide atau kegiatan yang diajukan. Proposal dapat berfungsi sebagai alat komunikasi, panduan kerja, atau dasar pengambilan keputusan. Contohnya, proposal kegiatan sekolah untuk mendapatkan izin kepala sekolah atau proposal bisnis untuk menarik investor.
2. Jenis-Jenis Proposal
Proposal dapat dibedakan berdasarkan jenisnya, seperti proposal kegiatan (misalnya, proposal lomba, seminar, bakti sosial), proposal penelitian (misalnya, skripsi, tesis, penelitian ilmiah), proposal proyek (misalnya, pembangunan fasilitas, pengembangan produk), dan proposal bisnis (misalnya, pengajuan modal usaha, penawaran kerjasama). Setiap jenis proposal memiliki fokus dan detail yang berbeda sesuai tujuannya, namun umumnya memiliki struktur dasar yang serupa.
3. Struktur Proposal Kegiatan
Struktur proposal kegiatan umumnya meliputi: 1) Halaman Judul, 2) Latar Belakang (mengapa kegiatan ini penting), 3) Tujuan Kegiatan (apa yang ingin dicapai), 4) Tema Kegiatan (jika ada), 5) Sasaran Kegiatan (siapa yang dituju), 6) Bentuk Kegiatan, 7) Waktu dan Tempat Pelaksanaan, 8) Susunan Panitia, 9) Anggaran Dana (rincian pemasukan dan pengeluaran), dan 10) Penutup (harapan dan pengesahan). Pemahaman struktur ini krusial untuk proposal yang logis.
4. Ciri Kebahasaan Proposal
Ciri kebahasaan proposal meliputi penggunaan kalimat persuasif untuk meyakinkan pembaca, penggunaan istilah teknis yang relevan dengan topik, kalimat yang jelas, lugas, dan efektif, serta penggunaan kata kerja tindakan yang menunjukkan rencana aksi. Selain itu, proposal sering menggunakan ragam bahasa baku dan formal, menghindari ambiguitas, serta menyajikan data atau fakta secara objektif untuk mendukung argumen. Kelengkapan dan kejelasan adalah kunci.
5. Langkah-Langkah Penyusunan Proposal
Penyusunan proposal dimulai dengan identifikasi masalah atau kebutuhan yang akan dijawab oleh kegiatan/proyek. Selanjutnya, rumuskan tujuan yang jelas dan terukur. Buatlah kerangka proposal, kumpulkan data dan informasi pendukung, lalu mulailah menulis draf proposal secara lengkap. Setelah draf selesai, lakukan revisi dan penyuntingan untuk memastikan tidak ada kesalahan tata bahasa, ejaan, atau informasi yang kurang tepat. Terakhir, lakukan finalisasi dan pengesahan.
6. Tips Membuat Proposal yang Menarik
Agar proposal Anda menarik, perhatikan beberapa tips ini: 1) Gunakan bahasa yang jelas, ringkas, dan persuasif. 2) Sajikan data dan fakta pendukung yang relevan. 3) Desain tata letak yang rapi dan mudah dibaca. 4) Cantumkan anggaran yang realistis dan transparan. 5) Pastikan proposal bebas dari kesalahan ketik dan tata bahasa. 6) Sesuaikan gaya bahasa dan isi dengan target pembaca atau pihak yang dituju. Proposal yang baik adalah proposal yang meyakinkan.
Rangkuman: Proposal adalah rencana kerja tertulis yang sistematis untuk meyakinkan pihak lain agar mendukung kegiatan atau proyek. Ada berbagai jenis proposal, masing-masing dengan fokus berbeda namun memiliki struktur dasar yang serupa. Ciri kebahasaan proposal menekankan persuasi, kejelasan, dan formalitas. Proses penyusunan proposal meliputi identifikasi masalah, perumusan tujuan, penyusunan kerangka, penulisan draf, dan revisi. Proposal yang baik adalah proposal yang terstruktur, jelas, dan meyakinkan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Proposal | Rencana kerja tertulis yang diajukan untuk mendapatkan persetujuan atau dukungan. |
| Persuasif | Bersifat membujuk atau meyakinkan. |
| Anggaran | Rincian perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk suatu kegiatan atau proyek. |
| Stakeholder | Pihak-pihak yang memiliki kepentingan atau terlibat dalam suatu kegiatan/proyek. |
| Revisi | Perbaikan atau perubahan terhadap suatu dokumen. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Proposal" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Proposal yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Bahasa Indonesia Kelas XI Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil6 dari 7 siap unduh
Mengenalkan Produk Pangan Lokal IndonesiaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenyajikan Berita Inovasi yang MenghiburModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenggali Nilai Sejarah Bangsa melalui Cerita PendekModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMenulis Puisi Bertema Kesempatan untuk SemuaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengenal Indonesia melalui Pertunjukan DramaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBerperan dalam Konservasi Alam Indonesia melalui Karya IlmiahModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengembangkan Teks DeskripsiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap1 dari 6 siap unduh
Mengapresiasi ProsaModul siap unduh · Word + PDF ber-kopMengonstruksi Teks EksplanasiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengembangkan Apresiasi PuisiBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengevaluasi Teks BeritaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengembangkan Teks ProsedurBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisMengapresiasi DramaBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisModul Bahasa Indonesia lain yang sudah tersedia
BeritaBahasa Indonesia Kelas XI SMKBermain DramaBahasa Indonesia Kelas XI SMKCeramahBahasa Indonesia Kelas XI SMKCerpenBahasa Indonesia Kelas XI SMKLihat semua Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas XI →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Bahasa Indonesia kelas 11 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Proposal pada Bahasa Indonesia SMK, Fase F, elemen Menulis.
Modul Proposal ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 2 (genap), menurut urutan materi Bahasa Indonesia kelas XI SMK di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia materi Proposal ini gratis?
Ya. Modul Proposal untuk kelas XI SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Proposal ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Bahasa Indonesia kelas XI ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas XI langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Proposal ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Proposal dapat Anda sesuaikan dengan murid Bahasa Indonesia kelas XI di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Bahasa Indonesia kelas XI ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Proposal ini mengikuti Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka, pada Fase F untuk kelas XI SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Proposal tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Proposal untuk Bahasa Indonesia kelas XI di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Proposal ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Bahasa Indonesia kelas XI SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Proposal beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Bahasa Indonesia kelas XI berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Bahasa Indonesia ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Proposal disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.