Modul Ajar & RPP Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan Kelas X
Perkembangbiakan Tanaman Generative
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Dulu lama menyusun modul — dengan sistem ini tinggal klik, jadi.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Perkembangbiakan Tanaman Generative |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami dasar-dasar pertumbuhan dan perkembangan tanaman secara umum. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Proses Bisnis secara Menyeluruh |
| Rumusan CP Fase | Pada akhir fase E, peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan proses perkembangbiakan tanaman, termasuk perkembangbiakan generatif, serta mengaitkannya dengan keberlanjutan proses bisnis budidaya tanaman perkebunan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Perkembangbiakan generatif pada tanaman perkebunan seperti kopi dan kelapa sawit melibatkan penyerbukan dan pembuahan untuk menghasilkan biji. |
| Konseptual | Perkembangbiakan generatif adalah proses reproduksi tanaman melalui biji yang dihasilkan dari peleburan sel kelamin jantan (serbuk sari) dan sel kelamin betina (ovum). |
| Prosedural | Langkah-langkah dalam perkembangbiakan generatif meliputi penyerbukan, pembuahan, pembentukan biji, hingga penyemaian biji untuk menghasilkan tanaman baru. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya memahami prinsip perkembangbiakan generatif sebagai dasar dalam memilih teknik budidaya yang tepat dan efisien untuk mencapai hasil panen optimal. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi bagian-bagian bunga yang berperan dalam perkembangbiakan generatif dengan tepat.
- Menjelaskan proses penyerbukan dan pembuahan pada tanaman secara berurutan.
- Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan perkembangbiakan generatif.
- Melakukan praktik penyerbukan buatan pada tanaman model untuk tujuan pemuliaan.
- Mengevaluasi kualitas biji hasil perkembangbiakan generatif untuk bibit unggul.
- Merancang prosedur penyemaian biji dari hasil perkembangbiakan generatif dengan benar.
Pemahaman bermakna: Memahami perkembangbiakan generatif memungkinkan kita memilih teknik budidaya yang efisien, meningkatkan kualitas bibit, dan memastikan keberlanjutan produksi tanaman perkebunan.
Pertanyaan pemantik: "Mengapa biji dari buah yang sama terkadang menghasilkan tanaman dengan sifat yang berbeda?"
| Praktik Pedagogis | Project Based Learning (PjBL) + praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Biologi: Memahami struktur dan fungsi organ reproduksi tanaman, genetika dasar, dan proses seluler dalam pembuahan. Kimia: Mempelajari komposisi media tanam, nutrisi yang dibutuhkan biji untuk perkecambahan, dan zat pengatur tumbuh. Matematika: Menghitung persentase daya kecambah biji dan menganalisis data hasil uji kualitas biji. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang jenis tanaman perkebunan di sekitar rumah yang berkembang biak secara generatif atau petani lokal diundang sebagai narasumber. |
| Lingkungan Pembelajaran | Pembelajaran dilakukan di laboratorium pertanian atau kebun sekolah yang aman dan nyaman, dengan akses internet untuk mencari informasi dan video pendukung. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Peserta didik menggunakan aplikasi presentasi (misal: Canva, Google Slides) untuk membuat infografis dan proposal, serta memanfaatkan platform video (YouTube) untuk studi kasus penyerbukan. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi bagian-bagian bunga yang berperan dalam perkembangbiakan generatif dengan tepat. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi tentang bagian-bagian tanaman secara umum, menyampaikan tujuan pembelajaran mengidentifikasi bagian bunga, dan mengajukan pertanyaan pemantik 'Bagian bunga mana yang berperan dalam pembentukan buah dan biji?'. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati berbagai jenis bunga dari tanaman perkebunan (misal: bunga kembang sepatu sebagai model, bunga kopi) yang disediakan guru, lalu mengidentifikasi bagian-bagiannya (kelopak, mahkota, benang sari, putik) serta fungsinya melalui diskusi dan referensi digital. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengisi lembar kerja dengan menggambar bunga dan melabeli bagian-bagiannya, serta menjelaskan fungsi masing-masing bagian terkait perkembangbiakan generatif. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi bagian bunga, kelompok lain memberikan tanggapan, guru memberikan penguatan konsep dan meluruskan miskonsepsi jika ada. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Peserta didik dan guru menyimpulkan bersama tentang bagian-bagian bunga, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan materi selanjutnya, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Menjelaskan proses penyerbukan dan pembuahan pada tanaman secara berurutan. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengulas singkat materi sebelumnya, menyampaikan tujuan pembelajaran tentang proses penyerbukan dan pembuahan, dan menyajikan video singkat tentang lebah yang menyerbuki bunga sebagai stimulus. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik menganalisis video dan gambar tentang berbagai jenis penyerbukan (sendiri, silang, tetangga) dan agen penyerbuk (angin, hewan, manusia), lalu mendiskusikan tahapan proses penyerbukan dan pembuahan hingga terbentuknya biji. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Kelompok membuat diagram alur proses penyerbukan dan pembuahan pada tanaman, serta mengidentifikasi perbedaan antara penyerbukan sendiri dan penyerbukan silang. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan diagram alur yang telah dibuat, kelompok lain saling memberikan masukan, guru memberikan umpan balik konstruktif dan menguatkan pemahaman tentang pentingnya penyerbukan dan pembuahan. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru membimbing peserta didik membuat rangkuman proses penyerbukan dan pembuahan, memberikan apresiasi, dan memberikan tugas singkat untuk membaca tentang faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyerbukan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengidentifikasi bagian-bagian bunga dan menjelaskan fungsinya dalam perkembangbiakan generatif.
Alat & bahan: Bunga kembang sepatu, bunga kopi (jika ada), pinset, kaca pembesar, lembar kerja, pensil warna
Langkah kerja:
- Amati bunga yang disediakan dengan seksama.
- Identifikasi bagian-bagian bunga seperti kelopak, mahkota, benang sari, dan putik.
- Gambarkan bunga dan labeli bagian-bagiannya pada lembar kerja.
- Tuliskan fungsi masing-masing bagian bunga terkait perkembangbiakan generatif.
- Diskusikan hasil pengamatan dan identifikasi dengan kelompok.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang Anda ketahui tentang biji tanaman?
- Bagaimana cara tanaman menghasilkan biji?
- Apakah semua bunga akan menghasilkan buah dan biji?
- Apa perbedaan antara tanaman yang tumbuh dari biji dan tanaman yang tumbuh dari stek?
Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik saat identifikasi bagian bunga, diskusi kelompok, dan praktik penyerbukan buatan.
Sumatif (akhir): Penilaian proposal rancangan penyemaian biji dan hasil uji daya kecambah biji.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi bagian-bagian bunga yang berperan dalam perkembangbiakan generatif dengan tepat. | Bagian-bagian bunga dan fungsinya. | 2 JP | penalaran kritis |
| 2 | Menjelaskan proses penyerbukan dan pembuahan pada tanaman secara berurutan. | Proses penyerbukan dan pembuahan. | 2 JP | penalaran kritis |
| 3 | Melakukan praktik penyerbukan buatan pada tanaman model untuk tujuan pemuliaan. | Teknik penyerbukan buatan. | 2 JP | kolaborasi, kreativitas |
| 4 | Merancang prosedur penyemaian biji dari hasil perkembangbiakan generatif dengan benar. | Perencanaan penyemaian biji. | 2 JP | kreativitas, penalaran kritis |
Perkembangbiakan tanaman adalah proses penting untuk melestarikan jenisnya. Salah satu cara utama tanaman berkembang biak adalah secara generatif, yaitu melalui biji. Memahami proses ini sangat krusial bagi budidaya tanaman perkebunan karena akan menentukan kualitas bibit dan produktivitas hasil panen. Modul ini akan membimbing Anda menjelajahi dunia perkembangbiakan generatif, mulai dari struktur bunga hingga teknik penyemaian biji.
1. Struktur Bunga dan Fungsinya
Bunga adalah organ reproduksi pada tanaman berbiji. Bagian-bagian utama bunga meliputi kelopak, mahkota, benang sari (organ jantan dengan kepala sari dan tangkai sari), dan putik (organ betina dengan kepala putik, tangkai putik, dan bakal buah/bakal biji). Kelopak melindungi bunga saat kuncup, mahkota menarik penyerbuk, benang sari menghasilkan serbuk sari, dan putik menerima serbuk sari serta mengandung bakal biji yang akan berkembang menjadi biji setelah pembuahan.
2. Proses Penyerbukan
Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari ke kepala putik. Penyerbukan dapat terjadi secara sendiri (autogami), silang (alogami), atau tetangga (geitonogami). Agen penyerbuk sangat beragam, mulai dari angin (anemogami), air (hidrogami), serangga (entomogami), burung (ornitogami), kelelawar (kiropterogami), hingga manusia (antropogami). Keberhasilan penyerbukan sangat dipengaruhi oleh kesesuaian serbuk sari dengan putik dan kondisi lingkungan.
3. Proses Pembuahan
Setelah serbuk sari menempel pada kepala putik, serbuk sari akan berkecambah membentuk buluh serbuk sari yang tumbuh menuju bakal biji. Di dalam bakal biji, terjadi peleburan inti sel sperma dari serbuk sari dengan sel telur (ovum) membentuk zigot, yang kemudian akan berkembang menjadi embrio. Proses ini disebut pembuahan. Selain itu, inti sperma lainnya akan membuahi inti kandung lembaga sekunder membentuk endosperma sebagai cadangan makanan bagi embrio.
4. Pembentukan Biji dan Buah
Setelah pembuahan, bakal biji akan berkembang menjadi biji, dan bakal buah akan berkembang menjadi buah. Biji terdiri dari embrio, cadangan makanan (endosperma atau kotiledon), dan kulit biji. Buah berfungsi melindungi biji dan membantu penyebaran biji. Kualitas biji sangat menentukan potensi pertumbuhan tanaman baru yang sehat dan produktif.
5. Faktor yang Mempengaruhi Perkembangbiakan Generatif
Keberhasilan perkembangbiakan generatif dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktor internal meliputi viabilitas serbuk sari dan ovum, serta kompatibilitas genetik. Faktor eksternal mencakup ketersediaan agen penyerbuk, suhu, kelembaban, intensitas cahaya, ketersediaan nutrisi, serta serangan hama dan penyakit. Pengelolaan faktor-faktor ini sangat penting dalam budidaya tanaman perkebunan.
6. Teknik Penyerbukan Buatan
Penyerbukan buatan adalah intervensi manusia untuk memindahkan serbuk sari dari satu bunga ke bunga lain. Teknik ini sering digunakan dalam program pemuliaan tanaman untuk mendapatkan varietas unggul dengan sifat-sifat yang diinginkan, seperti peningkatan hasil, ketahanan terhadap hama/penyakit, atau kualitas produk yang lebih baik. Langkah-langkahnya meliputi isolasi bunga, pengumpulan serbuk sari, dan aplikasi serbuk sari pada putik yang reseptif.
7. Evaluasi Kualitas Biji
Kualitas biji sangat menentukan keberhasilan penyemaian. Evaluasi kualitas biji meliputi pengujian daya kecambah (persentase biji yang mampu berkecambah), vigor (kekuatan kecambah), kemurnian (bebas dari kotoran), dan kesehatan biji (bebas dari patogen). Biji berkualitas tinggi akan menghasilkan bibit yang seragam dan sehat, yang merupakan fondasi penting untuk produktivitas perkebunan.
8. Prosedur Penyemaian Biji
Penyemaian biji adalah proses menanam biji di media tanam yang kondusif untuk perkecambahan. Prosedur penyemaian yang tepat meliputi pemilihan media semai yang steril dan sesuai, perlakuan pendahuluan biji (jika diperlukan, misal skarifikasi atau stratifikasi), penanaman biji pada kedalaman yang tepat, serta pengaturan suhu, kelembaban, dan cahaya yang optimal. Perawatan bibit setelah perkecambahan juga krusial untuk pertumbuhan awal.
Rangkuman: Perkembangbiakan generatif pada tanaman melibatkan penyerbukan, pembuahan, dan pembentukan biji. Proses ini dimulai dari struktur bunga yang spesifik, dilanjutkan dengan transfer serbuk sari ke putik, hingga peleburan sel kelamin yang menghasilkan zigot dan endosperma. Keberhasilan perkembangbiakan generatif dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, yang dapat dioptimalkan melalui teknik seperti penyerbukan buatan. Evaluasi kualitas biji dan prosedur penyemaian yang tepat adalah kunci untuk menghasilkan bibit unggul dan mendukung keberlanjutan budidaya tanaman perkebunan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Generatif | Perkembangbiakan melalui biji yang dihasilkan dari proses seksual. |
| Penyerbukan | Proses jatuhnya serbuk sari ke kepala putik. |
| Pembuahan | Peleburan inti sel sperma dengan sel telur. |
| Benang Sari | Organ reproduksi jantan pada bunga. |
| Putik | Organ reproduksi betina pada bunga. |
| Daya Kecambah | Persentase biji yang mampu berkecambah dalam kondisi optimal. |
| Endosperma | Jaringan cadangan makanan untuk embrio dalam biji. |
| Skarifikasi | Perlakuan fisik pada kulit biji untuk memecah dormansi. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Perkembangbiakan Tanaman Generative" mata pelajaran Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Perkembangbiakan Tanaman Generative yang Anda cari? Materi Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan Kelas X lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitMateri Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan Terkait
Perkembangbiakan Tanaman VegetativeDasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan Kelas X SMKPemangkasan Tanaman Perekbunan (Kelapa Sawit)Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan Kelas XI SMKPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Perkembangbiakan Tanaman Generative pada Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan SMK, Fase E, elemen Proses Bisnis secara Menyeluruh.
Modul Perkembangbiakan Tanaman Generative ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Perkembangbiakan Tanaman Generative untuk Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas X.
Apakah modul ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan materi Perkembangbiakan Tanaman Generative ini gratis?
Ya. Modul Perkembangbiakan Tanaman Generative untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Perkembangbiakan Tanaman Generative ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Perkembangbiakan Tanaman Generative ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Perkembangbiakan Tanaman Generative dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Perkembangbiakan Tanaman Generative ini mengikuti Keputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Perkembangbiakan Tanaman Generative tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Perkembangbiakan Tanaman Generative untuk Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Perkembangbiakan Tanaman Generative ini memuat bank soalnya sendiri — 6 pilihan ganda dan 5 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Perkembangbiakan Tanaman Generative beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Perkembangbiakan Tanaman Generative disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.