Modul Ajar & RPP Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan Kelas X
Perkembangbiakan Tanaman Vegetative
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan |
| Fase / Kelas | E / X |
| Materi Pokok | Perkembangbiakan Tanaman Vegetative |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang bagian-bagian tumbuhan dan fungsinya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Pemahaman Konsep dan Penerapan Budidaya Tanaman |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu memahami konsep dasar budidaya tanaman perkebunan, termasuk prinsip-prinsip perkembangbiakan vegetatif, serta mampu mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam praktik budidaya yang sederhana dan berkelanjutan. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Perkembangbiakan vegetatif adalah cara memperbanyak tanaman tanpa melalui proses kawin, seperti mencangkok, stek, dan okulasi. |
| Konseptual | Prinsip utama perkembangbiakan vegetatif adalah memanfaatkan kemampuan regenerasi jaringan tumbuhan untuk membentuk individu baru yang memiliki sifat sama persis dengan induknya. |
| Prosedural | Proses perkembangbiakan vegetatif melibatkan pemilihan bahan tanam yang tepat, teknik pemotongan atau penyambungan, serta perawatan pasca-tindakan untuk memastikan keberhasilan tumbuh. |
| Metakognitif | Peserta didik perlu menyadari pentingnya memilih metode perkembangbiakan vegetatif yang sesuai dengan jenis tanaman dan tujuan budidaya untuk efisiensi dan hasil optimal. |
Tujuan Pembelajaran:
- Peserta didik dapat menjelaskan minimal tiga metode perkembangbiakan vegetatif pada tanaman perkebunan dengan benar.
- Peserta didik dapat mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan masing-masing metode perkembangbiakan vegetatif.
- Peserta didik dapat mempraktikkan salah satu teknik perkembangbiakan vegetatif (misalnya stek atau cangkok) dengan langkah kerja yang tepat.
- Peserta didik dapat menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan perkembangbiakan vegetatif.
- Peserta didik dapat mempresentasikan hasil praktik perkembangbiakan vegetatif dengan percaya diri.
Pemahaman bermakna: Memahami perkembangbiakan vegetatif memungkinkan kita untuk memperbanyak tanaman unggul dengan cepat dan mempertahankan sifat-sifat terbaiknya, yang sangat penting dalam industri perkebunan.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian melihat bagaimana satu pohon mangga yang sangat manis bisa menghasilkan banyak pohon mangga lain dengan rasa manis yang sama persis?"
| Praktik Pedagogis | Discovery Learning + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Biologi: Memahami struktur jaringan tumbuhan dan proses fisiologis yang mendasari perkembangbiakan vegetatif. Kimia: Memahami pengaruh zat pengatur tumbuh (hormon) terhadap keberhasilan perakaran pada stek. |
| Kemitraan Pembelajaran | Melibatkan petani lokal atau praktisi perkebunan sebagai narasumber tamu untuk berbagi pengalaman dan teknik perkembangbiakan vegetatif yang teruji. |
| Lingkungan Pembelajaran | Memanfaatkan kebun sekolah atau area terbuka yang memadai sebagai laboratorium alam untuk praktik langsung, serta memastikan ketersediaan alat dan bahan yang aman. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Menggunakan platform video pembelajaran untuk demonstrasi teknik, aplikasi simulasi perkembangbiakan, atau forum diskusi daring untuk berbagi hasil dan kendala antar siswa. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Peserta didik dapat menjelaskan minimal tiga metode perkembangbiakan vegetatif pada tanaman perkebunan dengan benar. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran, dan mengingatkan kembali tentang bagian tumbuhan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan mengajukan pertanyaan pemantik tentang cara memperbanyak tanaman unggul. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara berkelompok mengamati video dan gambar berbagai metode perkembangbiakan vegetatif (stek, cangkok, okulasi, sambung) serta membaca materi terkait untuk mengidentifikasi perbedaan dan prinsip dasarnya. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatan dan membaca materi, kemudian secara individu mencatat informasi penting mengenai jenis-jenis perkembangbiakan vegetatif dan ciri-cirinya. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi mereka, guru memberikan klarifikasi dan penguatan konsep. Peserta didik saling bertanya dan menjawab. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari. Peserta didik merefleksikan apa yang telah dipelajari dan guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif serta menginformasikan materi pertemuan selanjutnya. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Peserta didik dapat mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan masing-masing metode perkembangbiakan vegetatif. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, mengecek kehadiran. Guru mengingatkan materi pertemuan sebelumnya dan mengajukan sebuah studi kasus mengenai tantangan memperbanyak tanaman kopi unggul di perkebunan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 20 menit | Peserta didik secara berkelompok menganalisis studi kasus, mengidentifikasi masalah dalam perkembangbiakan tanaman, dan mencari informasi mengenai kelebihan serta kekurangan berbagai metode vegetatif yang relevan untuk kasus tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik mendiskusikan dan merumuskan solusi berdasarkan analisis kelebihan dan kekurangan metode vegetatif, serta membuat tabel perbandingan sederhana. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Setiap kelompok mempresentasikan analisis studi kasus dan usulan solusi mereka. Kelompok lain memberikan masukan dan kritik konstruktif. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru memberikan umpan balik terhadap presentasi dan diskusi kelompok. Peserta didik merefleksikan pentingnya memilih metode yang tepat. Guru menginformasikan persiapan untuk praktik minggu depan. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Peserta didik mampu mempraktikkan teknik perkembangbiakan vegetatif (stek batang) dengan benar sesuai prosedur.
Alat & bahan: Pisau stek, gunting pangkas, wadah air, tanah, sekam, pupuk kandang, polybag, tanaman induk (misal: singkong, kangkung, atau tanaman hias), label.
Langkah kerja:
- Siapkan alat dan bahan yang dibutuhkan.
- Pilih batang tanaman yang sehat dan tidak terlalu tua atau muda.
- Potong batang menjadi beberapa bagian (stek) dengan panjang ± 15-20 cm menggunakan pisau stek yang tajam.
- Buang sebagian daun pada stek, sisakan 1-2 daun saja.
- Tanam stek pada media tanam yang lembab dalam polybag, pastikan bagian yang akan berakar berada di dalam tanah.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Sebutkan minimal dua cara tanaman bisa berkembang biak!
- Apa yang dimaksud dengan perkembangbiakan tanpa kawin?
- Pernahkah kamu melihat orang mencangkok pohon? Bagaimana caranya?
Formatif (proses): Guru melakukan observasi selama kegiatan praktik, mencatat partisipasi siswa, ketelitian dalam mengikuti langkah, dan kemampuan bekerja sama dalam kelompok.
Sumatif (akhir): Penilaian praktik dilakukan berdasarkan rubrik yang mencakup ketepatan teknik, kerapian kerja, dan hasil akhir stek/cangkok.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Menjelaskan metode perkembangbiakan vegetatif | Jenis-jenis perkembangbiakan vegetatif (stek, cangkok, okulasi, sambung) | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan metode vegetatif | Perbandingan metode vegetatif, studi kasus | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Mempraktikkan teknik stek/cangkok | Praktik langsung pembuatan stek/cangkok | 2 JP | Kemandirian |
Selamat datang di modul ajar Perkembangbiakan Tanaman Vegetatif! Dalam modul ini, kalian akan diajak untuk memahami berbagai cara memperbanyak tanaman tanpa melalui proses perkawinan. Ini adalah kunci penting dalam dunia perkebunan untuk menghasilkan tanaman unggul secara efisien. Siapkan diri untuk belajar dan berkreasi!
1. Pengertian Perkembangbiakan Vegetatif
Perkembangbiakan vegetatif adalah cara reproduksi tumbuhan dengan menggunakan bagian tubuhnya seperti batang, akar, atau daun untuk menghasilkan individu baru yang memiliki sifat genetik sama persis dengan induknya. Metode ini sangat efisien untuk memperbanyak tanaman yang memiliki sifat unggul, seperti rasa buah yang manis, produktivitas tinggi, atau ketahanan terhadap penyakit. Berbeda dengan generatif, vegetatif tidak melibatkan peleburan sel kelamin.
2. Metode Stek
Stek adalah metode perkembangbiakan vegetatif dengan memotong bagian tanaman (batang, daun, atau akar) lalu menanamnya agar tumbuh menjadi tanaman baru. Stek batang paling umum dilakukan, misalnya pada singkong, tebu, atau tanaman hias seperti mawar dan krisan. Kunci keberhasilan stek adalah penggunaan bagian tanaman yang sehat, alat potong yang steril, dan media tanam yang sesuai agar stek cepat berakar dan bertunas.
3. Metode Cangkok
Cangkok dilakukan pada batang tanaman yang masih menempel pada induknya. Caranya, sebagian kulit batang dikupas, lalu dibalut dengan media tanam lembab (campuran tanah dan pupuk kandang) dan dibungkus plastik. Setelah beberapa waktu, akar akan tumbuh dari bagian yang dicangkok. Setelah akar cukup banyak, batang dipotong dari induknya dan ditanam di media baru. Metode ini sering digunakan untuk memperbanyak jeruk, mangga, dan jambu.
4. Metode Okulasi dan Sambung
Okulasi (menempel) dan sambung (menyambung) adalah teknik menggabungkan dua bagian tanaman dari jenis yang berbeda atau sama untuk mendapatkan sifat unggul dari keduanya. Okulasi menempelkan mata tunas dari satu tanaman ke batang tanaman lain, sementara sambung menyatukan batang bawah (rootstock) dengan batang atas (scion). Keduanya memerlukan ketelitian tinggi dan kesesuaian antara kedua bagian tanaman agar berhasil.
5. Keunggulan dan Kelemahan Vegetatif
Keunggulan perkembangbiakan vegetatif antara lain menghasilkan tanaman yang identik dengan induknya, mempercepat masa produksi, dan dapat dilakukan pada tanaman yang sulit bereproduksi generatif. Namun, kelemahannya adalah keturunan yang dihasilkan cenderung seragam sehingga rentan terhadap serangan hama/penyakit yang sama, serta perakaran yang dihasilkan mungkin tidak sekuat tanaman dari biji.
Rangkuman: Perkembangbiakan vegetatif merupakan cara efektif untuk memperbanyak tanaman dengan sifat unggul tanpa melalui perkawinan. Metode seperti stek, cangkok, okulasi, dan sambung memiliki prosedur spesifik dan keunggulan masing-masing. Pemilihan metode yang tepat sangat krusial untuk keberhasilan budidaya tanaman perkebunan.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Vegetatif | Cara perkembangbiakan tumbuhan menggunakan bagian tubuhnya tanpa melalui proses kawin. |
| Stek | Memperbanyak tanaman dengan memotong bagian batang, daun, atau akar lalu menanamnya. |
| Cangkok | Memperbanyak tanaman dengan membungkus bagian batang yang telah dikupas kulitnya dengan media tanam. |
| Okulasi | Menempelkan mata tunas dari satu tanaman ke batang tanaman lain. |
| Sambung | Menyatukan batang bawah (rootstock) dengan batang atas (scion). |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Perkembangbiakan Tanaman Vegetative" mata pelajaran Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Perkembangbiakan Tanaman Vegetative yang Anda cari? Materi Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan Kelas X lainnya:
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitMateri Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan Terkait
Perkembangbiakan Tanaman GenerativeDasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan Kelas X SMKPemangkasan Tanaman Perekbunan (Kelapa Sawit)Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan Kelas XI SMKPertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas 10 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Perkembangbiakan Tanaman Vegetative pada Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan SMK, Fase E, elemen Pemahaman Konsep dan Penerapan Budidaya Tanaman.
Modul Perkembangbiakan Tanaman Vegetative ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Mengikuti program semester sekolah Anda. Pilih Semester 1 atau 2 saat mengunduh; pilihan itu tercetak di lembar identitas modul Perkembangbiakan Tanaman Vegetative untuk Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas X.
Apakah modul ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan materi Perkembangbiakan Tanaman Vegetative ini gratis?
Ya. Modul Perkembangbiakan Tanaman Vegetative untuk kelas X SMK dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Perkembangbiakan Tanaman Vegetative ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas X ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas X langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Perkembangbiakan Tanaman Vegetative ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Perkembangbiakan Tanaman Vegetative dapat Anda sesuaikan dengan murid Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas X di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas X ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Perkembangbiakan Tanaman Vegetative ini mengikuti Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, pada Fase E untuk kelas X SMK. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Perkembangbiakan Tanaman Vegetative tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Perkembangbiakan Tanaman Vegetative untuk Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas X di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Perkembangbiakan Tanaman Vegetative ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas X SMK berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Perkembangbiakan Tanaman Vegetative beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan kelas X berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan ini cocok untuk SMK negeri maupun swasta?
Ya. Kop, logo, dan nama SMK Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Materi Perkembangbiakan Tanaman Vegetative disusun untuk SMK dari kurikulum yang sama.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.