Modul Ajar SMK

Modul Ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan SMK

3 modul ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan SMK untuk kelas X, dan XI — mulai Perkembangbiakan Tanaman Generative, Perkembangbiakan Tanaman…

3 modul siap pakaiFase E, FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Perkembangbiakan Tanaman Generative, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Perkembangbiakan Tanaman Generative selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan SMK ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Perkembangbiakan Tanaman Generative
Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Perkembangbiakan Tanaman Generative
Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranDasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan
Fase / KelasE / X
Materi PokokPerkembangbiakan Tanaman Generative
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memahami dasar-dasar pertumbuhan dan perkembangan tanaman secara umum.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah
Elemen / DomainProses Bisnis secara Menyeluruh
Rumusan CP FasePada akhir fase E, peserta didik mampu mengidentifikasi dan menjelaskan proses perkembangbiakan tanaman, termasuk perkembangbiakan generatif, serta mengaitkannya dengan keberlanjutan proses bisnis budidaya tanaman perkebunan.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualPerkembangbiakan generatif pada tanaman perkebunan seperti kopi dan kelapa sawit melibatkan penyerbukan dan pembuahan untuk menghasilkan biji.
KonseptualPerkembangbiakan generatif adalah proses reproduksi tanaman melalui biji yang dihasilkan dari peleburan sel kelamin jantan (serbuk sari) dan sel kelamin betina (ovum).
ProseduralLangkah-langkah dalam perkembangbiakan generatif meliputi penyerbukan, pembuahan, pembentukan biji, hingga penyemaian biji untuk menghasilkan tanaman baru.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya memahami prinsip perkembangbiakan generatif sebagai dasar dalam memilih teknik budidaya yang tepat dan efisien untuk mencapai hasil panen optimal.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi bagian-bagian bunga yang berperan dalam perkembangbiakan generatif dengan tepat.
  2. Menjelaskan proses penyerbukan dan pembuahan pada tanaman secara berurutan.
  3. Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan perkembangbiakan generatif.
  4. Melakukan praktik penyerbukan buatan pada tanaman model untuk tujuan pemuliaan.
  5. Mengevaluasi kualitas biji hasil perkembangbiakan generatif untuk bibit unggul.
  6. Merancang prosedur penyemaian biji dari hasil perkembangbiakan generatif dengan benar.
Halaman 2 · Perkembangbiakan Tanaman Generative — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami perkembangbiakan generatif memungkinkan kita memilih teknik budidaya yang efisien, meningkatkan kualitas bibit, dan memastikan keberlanjutan produksi tanaman perkebunan.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa biji dari buah yang sama terkadang menghasilkan tanaman dengan sifat yang berbeda?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBiologi: Memahami struktur dan fungsi organ reproduksi tanaman, genetika dasar, dan proses seluler dalam pembuahan.
Kimia: Mempelajari komposisi media tanam, nutrisi yang dibutuhkan biji untuk perkecambahan, dan zat pengatur tumbuh.
Matematika: Menghitung persentase daya kecambah biji dan menganalisis data hasil uji kualitas biji.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang jenis tanaman perkebunan di sekitar rumah yang berkembang biak secara generatif atau petani lokal diundang sebagai narasumber.
Lingkungan PembelajaranPembelajaran dilakukan di laboratorium pertanian atau kebun sekolah yang aman dan nyaman, dengan akses internet untuk mencari informasi dan video pendukung.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPeserta didik menggunakan aplikasi presentasi (misal: Canva, Google Slides) untuk membuat infografis dan proposal, serta memanfaatkan platform video (YouTube) untuk studi kasus penyerbukan.
Halaman 3 · Perkembangbiakan Tanaman Generative — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi bagian-bagian bunga yang berperan dalam perkembangbiakan generatif dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, melakukan apersepsi tentang bagian-bagian tanaman secara umum, menyampaikan tujuan pembelajaran mengidentifikasi bagian bunga, dan mengajukan pertanyaan pemantik 'Bagian bunga mana yang berperan dalam pembentukan buah dan biji?'.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik secara berkelompok mengamati berbagai jenis bunga dari tanaman perkebunan (misal: bunga kembang sepatu sebagai model, bunga kopi) yang disediakan guru, lalu mengidentifikasi bagian-bagiannya (kelopak, mahkota, benang sari, putik) serta fungsinya melalui diskusi dan referensi digital.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok mengisi lembar kerja dengan menggambar bunga dan melabeli bagian-bagiannya, serta menjelaskan fungsi masing-masing bagian terkait perkembangbiakan generatif.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitPerwakilan kelompok mempresentasikan hasil identifikasi bagian bunga, kelompok lain memberikan tanggapan, guru memberikan penguatan konsep dan meluruskan miskonsepsi jika ada.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitPeserta didik dan guru menyimpulkan bersama tentang bagian-bagian bunga, guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, mengingatkan materi selanjutnya, dan menutup dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Perkembangbiakan Tanaman Generative — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 90 menit · awal 15 · inti 60 · penutup 15
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Menjelaskan proses penyerbukan dan pembuahan pada tanaman secara berurutan.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)15 menitGuru menyapa, memimpin doa, memeriksa kehadiran, mengulas singkat materi sebelumnya, menyampaikan tujuan pembelajaran tentang proses penyerbukan dan pembuahan, dan menyajikan video singkat tentang lebah yang menyerbuki bunga sebagai stimulus.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)20 menitPeserta didik menganalisis video dan gambar tentang berbagai jenis penyerbukan (sendiri, silang, tetangga) dan agen penyerbuk (angin, hewan, manusia), lalu mendiskusikan tahapan proses penyerbukan dan pembuahan hingga terbentuknya biji.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitKelompok membuat diagram alur proses penyerbukan dan pembuahan pada tanaman, serta mengidentifikasi perbedaan antara penyerbukan sendiri dan penyerbukan silang.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)15 menitSetiap kelompok mempresentasikan diagram alur yang telah dibuat, kelompok lain saling memberikan masukan, guru memberikan umpan balik konstruktif dan menguatkan pemahaman tentang pentingnya penyerbukan dan pembuahan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)15 menitGuru membimbing peserta didik membuat rangkuman proses penyerbukan dan pembuahan, memberikan apresiasi, dan memberikan tugas singkat untuk membaca tentang faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyerbukan.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Perkembangbiakan Tanaman Generative — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Mengidentifikasi bagian-bagian bunga dan menjelaskan fungsinya dalam perkembangbiakan generatif.

Alat & bahan: Bunga kembang sepatu, bunga kopi (jika ada), pinset, kaca pembesar, lembar kerja, pensil warna

Langkah kerja:

  1. Amati bunga yang disediakan dengan seksama.
  2. Identifikasi bagian-bagian bunga seperti kelopak, mahkota, benang sari, dan putik.
  3. Gambarkan bunga dan labeli bagian-bagiannya pada lembar kerja.
  4. Tuliskan fungsi masing-masing bagian bunga terkait perkembangbiakan generatif.
  5. Diskusikan hasil pengamatan dan identifikasi dengan kelompok.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Perkembangbiakan Tanaman Generative — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang biji tanaman?
  2. Bagaimana cara tanaman menghasilkan biji?
  3. Apakah semua bunga akan menghasilkan buah dan biji?
  4. Apa perbedaan antara tanaman yang tumbuh dari biji dan tanaman yang tumbuh dari stek?

Formatif (proses): Observasi kinerja peserta didik saat identifikasi bagian bunga, diskusi kelompok, dan praktik penyerbukan buatan.

Sumatif (akhir): Penilaian proposal rancangan penyemaian biji dan hasil uji daya kecambah biji.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Perkembangbiakan Tanaman Generative — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi bagian-bagian bunga yang berperan dalam perkembangbiakan generatif dengan tepat.Bagian-bagian bunga dan fungsinya.2 JPpenalaran kritis
2Menjelaskan proses penyerbukan dan pembuahan pada tanaman secara berurutan.Proses penyerbukan dan pembuahan.2 JPpenalaran kritis
3Melakukan praktik penyerbukan buatan pada tanaman model untuk tujuan pemuliaan.Teknik penyerbukan buatan.2 JPkolaborasi, kreativitas
4Merancang prosedur penyemaian biji dari hasil perkembangbiakan generatif dengan benar.Perencanaan penyemaian biji.2 JPkreativitas, penalaran kritis
Halaman 8 · Perkembangbiakan Tanaman Generative — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Perkembangbiakan tanaman adalah proses penting untuk melestarikan jenisnya. Salah satu cara utama tanaman berkembang biak adalah secara generatif, yaitu melalui biji. Memahami proses ini sangat krusial bagi budidaya tanaman perkebunan karena akan menentukan kualitas bibit dan produktivitas hasil panen. Modul ini akan membimbing Anda menjelajahi dunia perkembangbiakan generatif, mulai dari struktur bunga hingga teknik penyemaian biji.

1. Struktur Bunga dan Fungsinya
Bunga adalah organ reproduksi pada tanaman berbiji. Bagian-bagian utama bunga meliputi kelopak, mahkota, benang sari (organ jantan dengan kepala sari dan tangkai sari), dan putik (organ betina dengan kepala putik, tangkai putik, dan bakal buah/bakal biji). Kelopak melindungi bunga saat kuncup, mahkota menarik penyerbuk, benang sari menghasilkan serbuk sari, dan putik menerima serbuk sari serta mengandung bakal biji yang akan berkembang menjadi biji setelah pembuahan.

2. Proses Penyerbukan
Penyerbukan adalah peristiwa jatuhnya serbuk sari ke kepala putik. Penyerbukan dapat terjadi secara sendiri (autogami), silang (alogami), atau tetangga (geitonogami). Agen penyerbuk sangat beragam, mulai dari angin (anemogami), air (hidrogami), serangga (entomogami), burung (ornitogami), kelelawar (kiropterogami), hingga manusia (antropogami). Keberhasilan penyerbukan sangat dipengaruhi oleh kesesuaian serbuk sari dengan putik dan kondisi lingkungan.

3. Proses Pembuahan
Setelah serbuk sari menempel pada kepala putik, serbuk sari akan berkecambah membentuk buluh serbuk sari yang tumbuh menuju bakal biji. Di dalam bakal biji, terjadi peleburan inti sel sperma dari serbuk sari dengan sel telur (ovum) membentuk zigot, yang kemudian akan berkembang menjadi embrio. Proses ini disebut pembuahan. Selain itu, inti sperma lainnya akan membuahi inti kandung lembaga sekunder membentuk endosperma sebagai cadangan makanan bagi embrio.

4. Pembentukan Biji dan Buah
Setelah pembuahan, bakal biji akan berkembang menjadi biji, dan bakal buah akan berkembang menjadi buah. Biji terdiri dari embrio, cadangan makanan (endosperma atau kotiledon), dan kulit biji. Buah berfungsi melindungi biji dan membantu penyebaran biji. Kualitas biji sangat menentukan potensi pertumbuhan tanaman baru yang sehat dan produktif.

5. Faktor yang Mempengaruhi Perkembangbiakan Generatif
Keberhasilan perkembangbiakan generatif dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktor internal meliputi viabilitas serbuk sari dan ovum, serta kompatibilitas genetik. Faktor eksternal mencakup ketersediaan agen penyerbuk, suhu, kelembaban, intensitas cahaya, ketersediaan nutrisi, serta serangan hama dan penyakit. Pengelolaan faktor-faktor ini sangat penting dalam budidaya tanaman perkebunan.

6. Teknik Penyerbukan Buatan
Penyerbukan buatan adalah intervensi manusia untuk memindahkan serbuk sari dari satu bunga ke bunga lain. Teknik ini sering digunakan dalam program pemuliaan tanaman untuk mendapatkan varietas unggul dengan sifat-sifat yang diinginkan, seperti peningkatan hasil, ketahanan terhadap hama/penyakit, atau kualitas produk yang lebih baik. Langkah-langkahnya meliputi isolasi bunga, pengumpulan serbuk sari, dan aplikasi serbuk sari pada putik yang reseptif.

7. Evaluasi Kualitas Biji
Kualitas biji sangat menentukan keberhasilan penyemaian. Evaluasi kualitas biji meliputi pengujian daya kecambah (persentase biji yang mampu berkecambah), vigor (kekuatan kecambah), kemurnian (bebas dari kotoran), dan kesehatan biji (bebas dari patogen). Biji berkualitas tinggi akan menghasilkan bibit yang seragam dan sehat, yang merupakan fondasi penting untuk produktivitas perkebunan.

8. Prosedur Penyemaian Biji
Penyemaian biji adalah proses menanam biji di media tanam yang kondusif untuk perkecambahan. Prosedur penyemaian yang tepat meliputi pemilihan media semai yang steril dan sesuai, perlakuan pendahuluan biji (jika diperlukan, misal skarifikasi atau stratifikasi), penanaman biji pada kedalaman yang tepat, serta pengaturan suhu, kelembaban, dan cahaya yang optimal. Perawatan bibit setelah perkecambahan juga krusial untuk pertumbuhan awal.

Rangkuman: Perkembangbiakan generatif pada tanaman melibatkan penyerbukan, pembuahan, dan pembentukan biji. Proses ini dimulai dari struktur bunga yang spesifik, dilanjutkan dengan transfer serbuk sari ke putik, hingga peleburan sel kelamin yang menghasilkan zigot dan endosperma. Keberhasilan perkembangbiakan generatif dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, yang dapat dioptimalkan melalui teknik seperti penyerbukan buatan. Evaluasi kualitas biji dan prosedur penyemaian yang tepat adalah kunci untuk menghasilkan bibit unggul dan mendukung keberlanjutan budidaya tanaman perkebunan.

Halaman 9 · Perkembangbiakan Tanaman Generative — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
GeneratifPerkembangbiakan melalui biji yang dihasilkan dari proses seksual.
PenyerbukanProses jatuhnya serbuk sari ke kepala putik.
PembuahanPeleburan inti sel sperma dengan sel telur.
Benang SariOrgan reproduksi jantan pada bunga.
PutikOrgan reproduksi betina pada bunga.
Daya KecambahPersentase biji yang mampu berkecambah dalam kondisi optimal.
EndospermaJaringan cadangan makanan untuk embrio dalam biji.
SkarifikasiPerlakuan fisik pada kulit biji untuk memecah dormansi.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Perkembangbiakan Tanaman Generative — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Perkembangbiakan Tanaman Generative" mata pelajaran Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Perkembangbiakan Tanaman Generative — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Modul Ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan di SMK

Peta di halaman ini memuat Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan di SMK, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase E, dan F, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk SMK di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Mata pelajaran umum di SMK memakai capaian yang sama dengan SMA, tetapi kegiatannya dikaitkan dengan konteks kejuruan dan dunia kerja yang ditempuh peserta didik.

Yang disusun di sini perangkat ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaDasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Kelas XPeta Konsep
Perkembangbiakan Tanaman GenerativeStruktur Bunga dan FungsinyaProses PenyerbukanProses PembuahanPembentukan Biji dan BuahFaktor yang Mempengaruhi Perkembangbiakan Generatif
Dari sub-bab Perkembangbiakan Tanaman GenerativeLembar tambahan
Nama sekolah AndaDasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaDasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaDasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaDasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaDasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan · Kelas XProfil Lulusan
Penalaran kritisKolaborasiKreativitas
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan SMK

Apakah modul ajar Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Fase apa saja yang tercakup di Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan SMK?

Fase E, dan F — kelas X sampai XII. Fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta materi halaman ini.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Dasar Dasar Budidaya Tanaman Perkebunan?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.