Modul Ajar & RPP Informatika Kelas IX
Pemrograman Lanjutan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Lebih fleksibel, mempersingkat waktu, dan jelas.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Informatika |
| Fase / Kelas | D / IX |
| Materi Pokok | Pemrograman Lanjutan |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami dasar-dasar pemrograman, termasuk variabel, tipe data, operator, percabangan, dan perulangan. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah |
| Elemen / Domain | Berpikir Komputasional dan Algoritma |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik mampu mengidentifikasi dan merumuskan masalah, serta menerapkan konsep berpikir komputasional dalam pengembangan solusi berbasis pemrograman, termasuk penggunaan struktur data dan algoritma yang lebih kompleks. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Banyak aplikasi yang kita gunakan sehari-hari, seperti aplikasi navigasi atau game, dibangun dengan logika pemrograman yang kompleks dan efisien. |
| Konseptual | Pemrograman lanjutan melibatkan konsep-konsep seperti fungsi, prosedur, array, dan struktur data untuk membangun program yang lebih terstruktur dan efisien. |
| Prosedural | Peserta didik akan belajar merancang, menulis, menguji, dan memperbaiki kode program menggunakan fungsi, array, dan struktur data untuk menyelesaikan masalah yang lebih kompleks. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya perencanaan yang matang dan pemecahan masalah secara sistematis dalam mengembangkan program yang efektif dan mudah dipelihara. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi dan menjelaskan konsep fungsi atau prosedur dalam pemrograman.
- Menerapkan penggunaan fungsi atau prosedur untuk memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil.
- Mengidentifikasi dan menjelaskan konsep array atau list dalam pemrograman.
- Menerapkan penggunaan array atau list untuk menyimpan dan mengelola kumpulan data.
- Merancang dan membuat program sederhana yang memanfaatkan fungsi/prosedur dan array/list untuk menyelesaikan masalah.
- Menguji dan memperbaiki kesalahan (debugging) pada program yang telah dibuat.
Pemahaman bermakna: Memahami konsep pemrograman lanjutan memungkinkan kita membangun aplikasi yang lebih kompleks, efisien, dan terstruktur, serta mengembangkan solusi inovatif untuk berbagai permasalahan nyata.
Pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa membuat program yang mampu menyimpan daftar nama teman atau menghitung rata-rata nilai banyak siswa tanpa menulis kode berulang kali?"
| Praktik Pedagogis | Project-Based Learning (PjBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Matematika: Konsep array terkait dengan matriks atau deret bilangan, fungsi terkait dengan relasi dan pemetaan dalam matematika. Bahasa Indonesia: Kemampuan menyusun algoritma dan mendokumentasikan kode memerlukan logika berpikir yang terstruktur dan kemampuan komunikasi tertulis yang jelas. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Pemrograman dapat digunakan untuk memodelkan fenomena alam atau menganalisis data hasil percobaan. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendorong anak-anak mencari contoh aplikasi nyata yang menggunakan konsep pemrograman lanjutan di kehidupan sehari-hari. |
| Lingkungan Pembelajaran | Ruang kelas yang dilengkapi komputer atau laptop dengan perangkat lunak pemrograman (misal: Python IDLE atau editor online) serta akses internet untuk mencari referensi. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan platform coding online (misal: Replit, Codecademy) atau IDE (Integrated Development Environment) seperti Visual Studio Code untuk menulis, menguji, dan berbagi kode program. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi dan menjelaskan konsep fungsi atau prosedur dalam pemrograman serta menerapkan penggunaannya untuk memecah masalah. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menanyakan pengalaman peserta didik saat membuat program sederhana. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana kita bisa menghindari penulisan kode yang sama berulang kali dalam program kita?' |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik diajak mengamati contoh kasus di mana ada blok kode yang sering diulang. Mereka berdiskusi dalam kelompok untuk menemukan cara agar kode tersebut bisa ditulis sekali dan dipanggil berkali-kali, mengarah pada konsep fungsi/prosedur. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok mengerjakan LKPD untuk mencoba membuat program sederhana yang menggunakan fungsi atau prosedur dalam bahasa pemrograman yang telah dikenal (misalnya Python atau Scratch tingkat lanjut). |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Setiap kelompok mempresentasikan hasil percobaan mereka. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep fungsi/prosedur, serta manfaatnya dalam membuat program yang lebih modular dan mudah dibaca. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru mengajak peserta didik menyimpulkan materi hari ini, memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, dan menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem-Based Learning (PBL) |
| Tujuan Pertemuan 2 | Mengidentifikasi dan menjelaskan konsep array atau list dalam pemrograman serta menerapkan penggunaannya untuk menyimpan dan mengelola kumpulan data. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, presensi. Guru mengingatkan kembali materi fungsi/prosedur dan mengaitkannya dengan masalah baru: 'Bagaimana jika kita perlu menyimpan daftar puluhan atau ratusan nama siswa? Apakah kita akan membuat variabel satu per satu?' Guru menyampaikan tujuan pembelajaran. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik disajikan studi kasus tentang kebutuhan untuk menyimpan dan mengelola banyak data sejenis (misal: daftar nilai siswa, daftar belanjaan). Mereka berdiskusi tentang bagaimana konsep array/list dapat menjadi solusi efektif untuk masalah tersebut. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Peserta didik secara berkelompok merancang dan menulis kode program yang memanfaatkan array/list untuk menyimpan dan memanipulasi data sesuai studi kasus yang diberikan. Mereka mencoba berbagai operasi dasar seperti menambah, menghapus, atau mencari data dalam array. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mendemonstrasikan program mereka dan menjelaskan bagaimana array/list digunakan. Guru memberikan penguatan tentang keunggulan array/list dalam manajemen data dan memberikan tips debugging. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru membimbing peserta didik merangkum konsep array/list, memberikan apresiasi atas semangat belajar, dan memberikan tantangan singkat untuk diterapkan di rumah. Doa penutup. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Membantu peserta didik memahami dan menerapkan konsep fungsi/prosedur dalam memecah masalah pemrograman.
Alat & bahan: Komputer/laptop, software Python IDLE/editor online, koneksi internet
Langkah kerja:
- Telusuri kode program Python berikut baris demi baris. Tuliskan nilai setiap variabel pada tiap putaran dan keluaran programnya.
Gambar 1. Kode program - Buatlah program Python yang menghitung luas persegi panjang dan luas segitiga.
- Identifikasi bagian kode yang berulang atau dapat dijadikan fungsi.
- Modifikasi program tersebut dengan membuat fungsi terpisah untuk menghitung luas persegi panjang dan luas segitiga.
- Panggil fungsi-fungsi tersebut untuk menghitung luas dengan berbagai input nilai.
- Uji program Anda dan pastikan hasilnya benar.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa perbedaan antara variabel dan konstanta?
- Kapan kita menggunakan struktur percabangan (if-else)?
- Berikan contoh penggunaan perulangan (loop) dalam program!
- Apa yang terjadi jika ada kesalahan penulisan (syntax error) dalam kode?
Formatif (proses): Observasi aktivitas kelompok saat mengerjakan LKPD dan proyek mini, serta penilaian presentasi hasil kerja.
Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan penilaian proyek program yang telah dibuat.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi dan menjelaskan konsep fungsi atau prosedur dalam pemrograman. | Konsep fungsi/prosedur, parameter, nilai kembali. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Menerapkan penggunaan fungsi atau prosedur untuk memecah masalah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. | Praktik membuat dan memanggil fungsi/prosedur. | 2 JP | Kreativitas |
| 3 | Mengidentifikasi dan menjelaskan konsep array atau list dalam pemrograman. | Konsep array/list, indeks, operasi dasar array/list. | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 4 | Menerapkan penggunaan array atau list untuk menyimpan dan mengelola kumpulan data. | Praktik menggunakan array/list untuk manajemen data. | 2 JP | Kolaborasi |
Pemrograman tidak hanya tentang menulis baris kode, tetapi juga tentang merancang solusi yang efisien dan terstruktur. Setelah memahami dasar-dasar, kini saatnya kita melangkah ke pemrograman lanjutan yang akan membuka pintu untuk membuat aplikasi yang lebih kompleks dan canggih. Materi ini akan memperkenalkan Anda pada alat-alat penting seperti fungsi dan array, yang akan sangat membantu dalam membangun program yang lebih baik.
1. Mengenal Fungsi dan Prosedur
Fungsi (atau prosedur dalam beberapa bahasa pemrograman) adalah blok kode yang dirancang untuk melakukan tugas tertentu. Bayangkan sebuah resep masakan; setiap langkah dalam resep (misal: 'memotong bawang') bisa dianggap sebagai fungsi. Dengan fungsi, kita bisa menghindari penulisan kode yang sama berulang kali (prinsip DRY: Don't Repeat Yourself), membuat program lebih mudah dibaca, diuji, dan dipelihara. Fungsi dapat menerima input (parameter) dan mengembalikan output (nilai kembali), mirip seperti mesin yang memproses bahan baku menjadi produk jadi.
2. Manfaat dan Implementasi Fungsi
Menggunakan fungsi membuat kode program menjadi modular. Artinya, program besar dapat dipecah menjadi bagian-bagian kecil yang lebih mudah dikelola. Jika ada kesalahan di satu bagian, kita hanya perlu memeriksa fungsi yang relevan. Selain itu, fungsi meningkatkan reusabilitas kode; fungsi yang sudah dibuat bisa dipanggil berkali-kali di berbagai tempat dalam program. Contoh implementasi: membuat fungsi untuk menghitung luas area, mengkonversi suhu, atau memvalidasi input pengguna. Ini adalah langkah penting menuju pengembangan perangkat lunak yang lebih profesional.
3. Memahami Array (List)
Array (sering disebut list di Python) adalah struktur data yang digunakan untuk menyimpan kumpulan item data sejenis dalam satu variabel. Daripada membuat variabel terpisah untuk setiap item (misal: siswa1, siswa2, siswa3), kita bisa menggunakan array untuk menyimpan semua nama siswa dalam satu daftar. Setiap item dalam array memiliki indeks (nomor urut) yang dimulai dari 0. Ini sangat berguna untuk mengelola data dalam jumlah besar, seperti daftar nama, nilai, atau inventaris barang. Array memungkinkan kita mengakses, menambah, menghapus, atau mengubah item secara efisien.
4. Operasi Dasar pada Array
Ada beberapa operasi dasar yang sering dilakukan pada array. Menambah elemen berarti menambahkan item baru ke dalam daftar. Menghapus elemen berarti menghilangkan item tertentu dari daftar. Mengakses elemen berarti mengambil nilai item pada indeks tertentu. Selain itu, kita bisa melakukan iterasi atau perulangan untuk memproses setiap elemen dalam array, misalnya untuk menampilkan semua nama siswa atau menghitung total nilai. Memahami operasi ini adalah kunci untuk memanipulasi data secara efektif dalam program Anda.
Rangkuman: Pemrograman lanjutan memperkenalkan kita pada konsep penting seperti fungsi/prosedur dan array/list. Fungsi memungkinkan kita membuat kode yang modular, efisien, dan mudah dipelihara dengan menghindari pengulangan kode. Array/list adalah struktur data fundamental untuk menyimpan dan mengelola kumpulan data sejenis secara terstruktur. Penguasaan kedua konsep ini akan sangat meningkatkan kemampuan Anda dalam merancang dan membangun program yang lebih kompleks dan kuat.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Fungsi | Blok kode yang dirancang untuk melakukan tugas tertentu dan dapat dipanggil berkali-kali. |
| Prosedur | Istilah lain untuk fungsi, terutama jika tidak mengembalikan nilai. |
| Array | Struktur data untuk menyimpan kumpulan item data sejenis dalam satu variabel. |
| List | Istilah untuk array di bahasa pemrograman Python. |
| Indeks | Nomor urut yang digunakan untuk mengakses elemen dalam array, dimulai dari 0. |
| Parameter | Variabel yang menerima input saat fungsi dipanggil. |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pemrograman Lanjutan" mata pelajaran Informatika Kelas IX ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Pemrograman Lanjutan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Informatika Kelas IX Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil1 dari 2 siap unduh
Berpikir Komputasional dalam Analisis DataModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBerpikir Komputasional dalam Algoritma dan PemrogramanBelum tersedia — susun atas nama Anda, gratisSemester 2 / Genap2 dari 2 siap unduh
Literasi Digital untuk ProduktivitasModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKeamanan DigitalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Informatika lain yang sudah tersedia
Algoritma dan PemrogramanInformatika Kelas IX SMPTransisi Konsep Pemrograman Visual dan Konsep Pemrograman TekstualInformatika Kelas IX SMPManajemen Keamanan Data dan Perlindungan PrivasiInformatika Kelas IX SMPLihat semua Modul Ajar Informatika Kelas IX →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Pemrograman Lanjutan masuk ASAS Informatika Kelas IX Semester 1. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal Informatika Kelas IX →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Informatika kelas 9 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas IX dan kelas 9 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pemrograman Lanjutan pada Informatika SMP, Fase D, elemen Berpikir Komputasional dan Algoritma.
Modul Pemrograman Lanjutan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Informatika kelas IX SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Informatika materi Pemrograman Lanjutan ini gratis?
Ya. Modul Pemrograman Lanjutan untuk kelas IX SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pemrograman Lanjutan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Informatika kelas IX ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Informatika kelas IX langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pemrograman Lanjutan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pemrograman Lanjutan dapat Anda sesuaikan dengan murid Informatika kelas IX di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Informatika kelas IX ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pemrograman Lanjutan ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, pada Fase D untuk kelas IX SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pemrograman Lanjutan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pemrograman Lanjutan untuk Informatika kelas IX di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pemrograman Lanjutan ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Informatika kelas IX SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pemrograman Lanjutan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Informatika kelas IX berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Informatika ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Pemrograman Lanjutan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Informatika MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.