Modul Ajar & RPP Matematika Kelas VII
Pecahan
Sudah jadi 11 lembar, tinggal tulis nama Anda ✍️
🎁 100% GRATIS · unduh Word + PDF tanpa bayar
Gratis 3 modul, tanpa bayar apa pun.
TERBARUTP 2026/2027Rumus 8-3-3-4Pembelajaran Mendalam
- 8Dimensi Profil Lulusan: keimanan & ketakwaan, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, komunikasi
- 3Prinsip Pembelajaran: berkesadaran, bermakna, menggembirakan
- 3Pengalaman Belajar: memahami, mengaplikasi, merefleksi
- 4Kerangka Pembelajaran: praktik pedagogis, kemitraan, lingkungan, pemanfaatan digital
📜 Dasar: Permendikdasmen 13/2025 · Standar Proses 1/2026 · CP 046/H/KR/2025 jo. 020/2026
“Sangat baik, memudahkan guru menyusun dan melaksanakan pembelajaran.”
Isi modul ini
Di bawah ini 11 lembar A4 pertama, persis seperti yang terunduh. Nama & tema yang Anda pilih di atas sudah terpasang.


| Penyusun | nama Anda |
| Satuan Pendidikan | sekolah Anda |
| Mata Pelajaran | Matematika |
| Fase / Kelas | D / VII |
| Materi Pokok | Pecahan |
| Alokasi Waktu | 2 pertemuan |
| Tahun Pelajaran | 2026/2027 |
| Pendekatan | Pembelajaran Mendalam |
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning (PBL) + Praktik |
| Bentuk Dokumen | Modul Ajar — memuat RPP |
✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.
Identifikasi Peserta Didik:
| Kesiapan belajar (kompetensi awal) | Peserta didik telah memahami konsep bilangan bulat dan operasi hitung dasarnya. |
Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:
- Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis
- Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
- Kemandirian — bertanggung jawab atas proses dan hasil belajarnya sendiri
🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.
Capaian Pembelajaran (CP):
| Acuan | Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 |
| Elemen / Domain | Bilangan |
| Rumusan CP Fase | Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah, bilangan bulat, pecahan, desimal, dan persentase. Mereka dapat melakukan operasi aritmetika pada bilangan real, serta menerapkan sifat-sifat operasi dan faktorisasi prima untuk menyelesaikan masalah. |
Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:
| Faktual | Pecahan digunakan dalam kehidupan sehari-hari seperti membagi kue, mengukur bahan masakan, atau menyatakan diskon. |
| Konseptual | Pecahan adalah representasi bagian dari keseluruhan yang terdiri dari pembilang dan penyebut, menunjukkan hubungan antara suatu bagian dengan totalnya. |
| Prosedural | Materi ini mempelajari cara membandingkan, menyederhanakan, dan melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, serta pembagian pecahan. |
| Metakognitif | Peserta didik akan menyadari pentingnya ketelitian dalam perhitungan pecahan dan bagaimana konsep ini mendasari banyak masalah matematika lainnya. |
Tujuan Pembelajaran:
- Mengidentifikasi berbagai bentuk pecahan (biasa, campuran, desimal, persen) dan hubungannya.
- Membandingkan dua atau lebih pecahan dengan penyebut berbeda.
- Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut berbeda.
- Melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan.
- Menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan operasi pecahan.
Pemahaman bermakna: Memahami pecahan bukan hanya tentang angka, tetapi juga tentang bagaimana bagian-bagian membentuk keseluruhan dan bagaimana kita menggunakan konsep ini untuk memecahkan masalah nyata dalam kehidupan sehari-hari, seperti berbagi makanan atau mengelola keuangan.
Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kalian diminta membagi satu loyang pizza untuk 8 orang secara adil? Bagaimana cara kalian melakukannya?"
| Praktik Pedagogis | Problem Based Learning (PBL) + Praktik |
| Lintas Disiplin Ilmu | Ilmu Pengetahuan Alam: Menghitung proporsi campuran bahan kimia atau perbandingan genetik menggunakan pecahan. Seni Budaya: Membagi bidang gambar atau komposisi warna dalam proporsi pecahan untuk menciptakan keseimbangan. Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan: Menghitung persentase nutrisi dalam makanan atau pembagian waktu dalam aktivitas fisik. |
| Kemitraan Pembelajaran | Orang tua dapat diajak untuk mendiskusikan penggunaan pecahan dalam aktivitas rumah tangga sehari-hari, seperti resep masakan atau pembagian makanan. |
| Lingkungan Pembelajaran | Kelas diatur dengan meja berkelompok untuk memfasilitasi diskusi, serta tersedia area pajang untuk hasil proyek kelompok. Akses ke perpustakaan sekolah untuk mencari referensi resep atau contoh pecahan. |
| Pemanfaatan Teknologi Digital | Pemanfaatan aplikasi kalkulator pecahan online atau simulasi interaktif untuk visualisasi operasi pecahan, serta penggunaan Google Docs/Slides untuk kolaborasi pembuatan poster resep. |
| Model Pembelajaran | Discovery Learning |
| Tujuan Pertemuan 1 | Mengidentifikasi berbagai bentuk pecahan (biasa, campuran, desimal, persen) dan hubungannya serta membandingkan dua atau lebih pecahan dengan penyebut berbeda. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa dan mengajak berdoa, memeriksa kehadiran. Guru menampilkan gambar-gambar yang menunjukkan konsep pecahan dalam kehidupan nyata (misal: potongan kue, diskon harga). Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan aktivitas yang akan dilakukan, serta menjelaskan mengapa materi pecahan penting untuk dipelajari. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik secara berkelompok mengeksplorasi berbagai representasi pecahan (gambar, angka) menggunakan media konkret seperti kertas lipat atau blok pecahan. Mereka diajak untuk menemukan hubungan antara pecahan biasa, campuran, desimal, dan persen melalui diskusi kelompok. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok menerima kartu pecahan dengan berbagai bentuk dan ukuran. Mereka diminta untuk menyusunnya dari yang terkecil hingga terbesar, kemudian mempresentasikan strategi perbandingan yang digunakan. Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil perbandingan pecahan. Guru memberikan penguatan konsep dan meluruskan miskonsepsi. Peserta didik diajak merefleksikan kesulitan yang dihadapi dan bagaimana mengatasinya. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik menyimpulkan bentuk-bentuk pecahan dan cara membandingkannya. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif, menyampaikan materi untuk pertemuan berikutnya, dan menutup dengan doa. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
| Model Pembelajaran | Problem Based Learning |
| Tujuan Pertemuan 2 | Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut berbeda serta menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan operasi tersebut. |
| Tahapan | Alokasi | Kegiatan Pembelajaran |
|---|---|---|
| Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful) | 15 menit | Guru menyapa, berdoa, dan memeriksa kehadiran. Guru mengulas singkat materi sebelumnya tentang perbandingan pecahan. Guru menyajikan sebuah masalah kontekstual yang melibatkan penjumlahan atau pengurangan pecahan (misal: 'Ibu membeli 1/2 kg tepung dan 3/4 kg gula. Berapa total belanjaan Ibu?'). Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pentingnya pemahaman operasi pecahan dalam kehidupan. |
| Inti — MemahamiBermakna (Meaningful) | 15 menit | Peserta didik dalam kelompok menganalisis masalah yang diberikan. Mereka berdiskusi untuk mengidentifikasi informasi penting dan merencanakan strategi penyelesaian, termasuk cara menyamakan penyebut dan melakukan operasi penjumlahan/pengurangan. |
| Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful) | 25 menit | Setiap kelompok mengerjakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang berisi berbagai soal kontekstual tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan. Mereka saling berbagi ide dan membantu anggota kelompok yang kesulitan. Guru berkeliling memberikan bimbingan dan fasilitasi. |
| Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful) | 10 menit | Perwakilan kelompok mempresentasikan solusi dan langkah-langkah penyelesaian masalah mereka. Kelompok lain memberikan tanggapan dan pertanyaan. Guru memberikan umpan balik konstruktif, mengoreksi kesalahan, dan menekankan pentingnya langkah-langkah yang sistematis. |
| Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful) | 15 menit | Guru bersama peserta didik merangkum konsep penjumlahan dan pengurangan pecahan. Guru mengapresiasi kerja keras dan kolaborasi peserta didik, memberikan penugasan singkat untuk latihan di rumah, dan menutup pelajaran dengan doa dan motivasi. |
Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.
Tujuan: Mengaplikasikan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dalam konteks masalah sehari-hari.
Alat & bahan: Alat tulis, penggaris, kertas HVS
Langkah kerja:
- Bagian yang diarsir pada gambar adalah 7/8. Tuliskan pecahan untuk bagian yang tidak diarsir.
Gambar 1. Pecahan - Bacalah setiap masalah dengan cermat.
- Identifikasi data yang diketahui dan ditanyakan dalam soal.
- Tentukan operasi pecahan yang sesuai untuk menyelesaikan masalah.
- Lakukan perhitungan dengan menunjukkan langkah-langkahnya secara jelas.
- Tuliskan kesimpulan atau jawaban akhir dari setiap masalah.
🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.
Asesmen awal (diagnostik):
- Apa yang kamu ketahui tentang pecahan?
- Berikan satu contoh pecahan dalam kehidupan sehari-hari!
- Apakah 1/2 lebih besar atau lebih kecil dari 1/4?
- Jika kamu punya 3 apel dan membaginya ke 3 teman, berapa bagian yang didapat masing-masing?
Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat mengerjakan LKPD dan proyek, serta penilaian presentasi dan diskusi.
Sumatif (akhir): Tes tertulis berupa pilihan ganda dan esai untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan menyelesaikan masalah.
🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.
| No | Tujuan Pembelajaran | Materi | Alokasi | Dimensi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Mengidentifikasi berbagai bentuk pecahan dan hubungannya | Konsep pecahan, bentuk-bentuk pecahan (biasa, campuran, desimal, persen), perbandingan pecahan | 2 JP | Penalaran Kritis |
| 2 | Melakukan operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan | Penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut berbeda | 2 JP | Kolaborasi |
| 3 | Melakukan operasi perkalian dan pembagian pecahan serta menyelesaikan masalah | Perkalian dan pembagian pecahan, penyelesaian masalah kontekstual | 2 JP | Kemandirian |
Pecahan adalah salah satu konsep dasar dalam matematika yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari membagi makanan hingga mengukur bahan. Memahami pecahan akan membantu kita menyelesaikan berbagai masalah praktis dan membangun fondasi yang kuat untuk materi matematika selanjutnya. Mari kita jelajahi dunia pecahan dengan berbagai bentuk dan operasinya!
1. Mengenal Berbagai Bentuk Pecahan
Pecahan adalah bilangan yang mewakili bagian dari keseluruhan. Ada beberapa bentuk pecahan yang umum kita kenal. Pecahan biasa terdiri dari pembilang (angka atas) dan penyebut (angka bawah), contohnya 1/2. Pecahan campuran merupakan gabungan bilangan bulat dan pecahan biasa, seperti 1 1/2. Desimal adalah bentuk pecahan yang menggunakan koma, contohnya 0,5 yang sama dengan 1/2. Persen adalah bentuk pecahan per seratus, seperti 50% yang juga sama dengan 1/2. Memahami hubungan antar bentuk ini penting untuk konversi dan perbandingan.
2. Membandingkan Pecahan
Untuk membandingkan dua pecahan atau lebih, kita perlu memastikan penyebutnya sama. Jika penyebut sudah sama, pecahan dengan pembilang lebih besar adalah yang nilainya lebih besar. Jika penyebut berbeda, kita bisa menyamakan penyebutnya dengan mencari Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari penyebut-penyebut tersebut. Setelah penyebut sama, baru kita bisa membandingkan pembilangnya. Contoh, untuk membandingkan 1/2 dan 3/4, KPK dari 2 dan 4 adalah 4. Maka, 1/2 menjadi 2/4. Jadi, 2/4 < 3/4.
3. Operasi Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan
Penjumlahan dan pengurangan pecahan memerlukan penyebut yang sama. Jika penyebutnya sudah sama, kita cukup menjumlahkan atau mengurangkan pembilangnya saja, sedangkan penyebutnya tetap. Jika penyebutnya berbeda, langkah pertama adalah menyamakan penyebutnya menggunakan KPK. Setelah penyebut sama, barulah operasi penjumlahan atau pengurangan dapat dilakukan pada pembilang. Hasilnya seringkali perlu disederhanakan ke bentuk paling sederhana atau diubah menjadi pecahan campuran jika pembilang lebih besar dari penyebut.
4. Operasi Perkalian Pecahan
Perkalian pecahan relatif lebih sederhana. Untuk mengalikan dua pecahan, kita cukup mengalikan pembilang dengan pembilang, dan penyebut dengan penyebut. Contoh: (1/2) × (3/4) = (1×3) / (2×4) = 3/8. Sebelum mengalikan, kita bisa menyederhanakan pecahan terlebih dahulu dengan membagi silang pembilang dan penyebut yang memiliki faktor persekutuan. Hal ini akan membuat perhitungan lebih mudah dan hasilnya langsung dalam bentuk sederhana.
5. Operasi Pembagian Pecahan
Pembagian pecahan melibatkan konsep kebalikan. Untuk membagi satu pecahan dengan pecahan lain, kita mengubah operasi pembagian menjadi perkalian dengan kebalikan dari pecahan pembagi. Kebalikan suatu pecahan didapat dengan membalik posisi pembilang dan penyebutnya. Contoh: (1/2) ÷ (3/4) = (1/2) × (4/3) = 4/6, yang dapat disederhanakan menjadi 2/3. Ingatlah untuk selalu membalik pecahan pembagi sebelum melakukan perkalian.
Rangkuman: Pecahan adalah bagian dari keseluruhan, terdiri dari pecahan biasa, campuran, desimal, dan persen. Kita dapat membandingkan pecahan dengan menyamakan penyebutnya. Operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan juga memerlukan penyebut yang sama. Untuk perkalian, langsung kalikan pembilang dengan pembilang dan penyebut dengan penyebut. Sedangkan pembagian pecahan dilakukan dengan mengalikan pecahan pertama dengan kebalikan dari pecahan kedua. Memahami konsep ini penting untuk menyelesaikan berbagai masalah sehari-hari.
| Istilah | Arti |
|---|---|
| Pecahan | Bilangan yang mewakili bagian dari keseluruhan |
| Pembilang | Angka di atas garis pecahan, menunjukkan jumlah bagian yang diambil |
| Penyebut | Angka di bawah garis pecahan, menunjukkan total bagian keseluruhan |
| Pecahan Biasa | Pecahan dengan pembilang lebih kecil dari penyebut |
| Pecahan Campuran | Gabungan bilangan bulat dan pecahan biasa |
| Desimal | Pecahan yang menggunakan tanda koma |
| Persen | Pecahan per seratus, dilambangkan dengan % |
| KPK | Kelipatan Persekutuan Terkecil, digunakan untuk menyamakan penyebut |
🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.
Modul ajar "Pecahan" mata pelajaran Matematika Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.
Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025
Bukan Pecahan yang Anda cari?Pilih dari peta materi setahun di bawah ini 👇
Materi Anda tidak ada di daftar?Tulis judulnya sendiri — tetap gratis, ±1 menitPeta Materi Matematika Kelas VII Setahun
Urutan mengajarnya, bukan urutan pencarian. Yang sudah ada tinggal diunduh; yang belum, disusun atas nama Anda — sama-sama gratis.
Semester 1 / Ganjil3 dari 3 siap unduh
Bilangan BulatModul siap unduh · Word + PDF ber-kopBilangan RasionalModul siap unduh · Word + PDF ber-kopRasioModul siap unduh · Word + PDF ber-kopSemester 2 / Genap3 dari 3 siap unduh
Bentuk AljabarModul siap unduh · Word + PDF ber-kopKesebangunanModul siap unduh · Word + PDF ber-kopData dan DiagramModul siap unduh · Word + PDF ber-kopModul Matematika lain yang sudah tersedia
ALJABARMatematika Kelas VII SMParitmatika sosialMatematika Kelas VII SMPAritmetika SosialMatematika Kelas VII SMPLihat semua Modul Ajar Matematika Kelas VII →📝 Butuh soal ujiannya juga?
Materi Pecahan masuk ASAS Matematika Kelas VII Semester 1. Lihat contoh soal dan kuncinya, lalu rakit paket soalnya — kisi-kisi, naskah, kunci, kartu soal.
Mesin Soal Matematika Kelas VII →Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah ini modul ajar Matematika kelas 7 yang saya cari?
Kemungkinan besar ya. Kelas VII dan kelas 7 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Berkas ini perangkat ajar untuk materi Pecahan pada Matematika SMP, Fase D, elemen Bilangan.
Modul Pecahan ini untuk semester 1 (ganjil) atau semester 2 (genap)?
Semester 1 (ganjil), menurut urutan materi Matematika kelas VII SMP di peta setahun pada halaman ini. Semesternya sudah terisi otomatis saat Anda mengunduh.
Apakah modul ajar Matematika materi Pecahan ini gratis?
Ya. Modul Pecahan untuk kelas VII SMP dapat diunduh gratis dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Tiga modul gratis tersedia bertahap; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.
Bagaimana cara download modul ajar Pecahan ini dalam Word (.docx) dan PDF?
Ketuk tombol unduh, isi nama dan sekolah, lalu buka dengan email atau Google dan nomor WhatsApp aktif. Berkas Matematika kelas VII ini turun sebagai Word (.docx) yang bisa diedit dan PDF siap cetak, tanpa iklan dan tanpa tautan Drive.
Berapa lama modul ini tersusun?
Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Matematika kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.
Bisakah modul Pecahan ini diedit?
Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh — tujuan, alokasi waktu, dan langkah kegiatan Pecahan dapat Anda sesuaikan dengan murid Matematika kelas VII di sekolah Anda. Sudah ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.
Apakah modul ajar Matematika kelas VII ini sesuai kurikulum terbaru?
Ya. Modul Pecahan ini mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025, pada Fase D untuk kelas VII SMP. Profil Pelajar Pancasila (P5) kini dilanjutkan sebagai 8 Dimensi Profil Lulusan; dimensi yang dikembangkan materi Pecahan tercantum di lembar identitasnya.
Ini modul ajar, RPP, atau RPM deep learning?
Ketiganya berkas yang sama. Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam, dan sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Modul ajar memuat RPP — keduanya bukan dua dokumen terpisah. Sejak Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses, istilah resmi untuk dokumen rencananya adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dengan tiga komponen inti: tujuan pembelajaran, langkah pembelajaran, dan asesmen. Modul ajar adalah ketiganya beserta lampirannya — LKPD, ATP, dan bahan ajar. Berkas Pecahan untuk Matematika kelas VII di halaman ini memuat semuanya, jadi dapat disetorkan baik ketika sekolah meminta RPP maupun modul ajar.
Apakah ada soal, kisi-kisi, dan rubrik KKTP-nya?
Ada. Modul Pecahan ini memuat bank soalnya sendiri — 5 pilihan ganda dan 3 uraian (kunci jawabannya khusus member Paket Lengkap), ditambah rubrik KKTP pada bagian asesmennya. Yang belum termasuk: paket soal satu semester penuh Matematika kelas VII SMP berikut kisi-kisi dan kartu soalnya — Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS/PTS) dan Akhir Semester (ASAS/PAS). Penjelasannya ada di halaman Kisi-Kisi & ASAS.
Apakah Kaldik, Prota, dan Promes (Program Semester) ikut di unduhan gratis?
Tidak. Unduhan gratis berisi modul ajar Pecahan beserta ATP, LKPD, asesmen, dan bank soalnya. Perangkat pembelajaran pelengkap Matematika kelas VII berupa Program Tahunan (Prota) dan Program Semester (Promes/Prosem) ber-kop sekolah tersedia lewat Paket Modul — bersama Kalender Pendidikan (libur nasional & cuti bersama resmi SKB 3 Menteri sudah tercantum) dan Alokasi Waktu yang menghitung minggu efektifnya otomatis.
Modul Matematika ini cocok untuk SMP negeri, swasta, maupun MTs?
Ya. Kop, logo, dan nama SMP Anda dipasang otomatis, negeri maupun swasta; sekolah berciri (Muhammadiyah, NU, Islam Terpadu) mendapat kop dan mapel khasnya sendiri saat mengisi borang. Untuk MTs, pilih jenjang MTs saat mengisi borang: materi Pecahan yang sama disusun dalam versi madrasah (Kurikulum Berbasis Cinta, kop Kemenag), dan halaman Matematika MTs ada di daftar jenjang lain di bawah.
tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.