tuntas.orgBuat Modul Ajar →
BerandaModul Ajar SMPLBBahasa Indonesia › Iklan, Slogan, dan Poster
SMPLB · Kelas VIII · Fase D

Modul Ajar Bahasa Indonesia Kelas VIII
Iklan, Slogan, dan Poster

Modul ajar Bahasa Indonesia SMPLB kelas VIII materi Iklan, Slogan, dan Poster lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar Bahasa Indonesia kelas VIII materi Iklan, Slogan, dan Poster
Ringkasan: Iklan, slogan, dan poster adalah alat komunikasi yang bertujuan untuk mempromosikan atau menyampaikan pesan. Iklan bersifat komersial dan bisa di berbagai media. Slogan adalah kalimat pendek yang mudah diingat. Poster adalah media visual yang ditempel di tempat umum. Memahami ketiganya membantu kita menjadi penerima dan pembuat pesan yang cerdas dan kreatif dalam kehidupan sehari-hari.
Model: Project-Based Learning (PjBL) + praktikDimensi: Komunikasi, Kreativitas, KolaborasiWord + PDF
Buat & Unduh Modul Ini — GRATISBahasa Indonesia · Iklan, Slogan, dan Poster · atas nama Anda

1 Capaian Pembelajaran

Rumusan: Peserta didik mampu menulis berbagai jenis teks untuk menyampaikan informasi, gagasan, dan perasaan dengan struktur yang runtut dan pilihan kosakata yang tepat, serta mampu mengadaptasi pesan sesuai konteks dan tujuan.

Acuan: Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus

Kompetensi awal: Peserta didik telah memiliki kemampuan dasar dalam memahami pesan sederhana dalam bentuk gambar atau tulisan pendek.

Pemahaman bermakna: Memahami iklan, slogan, dan poster membantu kita mengenali strategi komunikasi persuasif, membuat keputusan yang lebih baik sebagai konsumen, dan mampu menyampaikan pesan secara efektif dan menarik.

Pertanyaan pemantik: Pernahkah kalian melihat suatu produk diiklankan dan langsung ingin membelinya? Mengapa bisa begitu?

2 Tujuan Pembelajaran

3 Kegiatan Pembelajaran (3 Pertemuan)

Pertemuan 1 — Discovery Learning

Tujuan: Mengidentifikasi unsur-unsur iklan, slogan, dan poster yang dilihat atau didengar dengan bantuan visual.

Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, memimpin doa, memeriksa kehadiran, dan melakukan apersepsi dengan menunjukkan beberapa gambar iklan, slogan, dan poster yang familiar bagi peserta didik. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik untuk memicu rasa ingin tahu.

Memahami: Peserta didik mengamati berbagai contoh iklan (audio-visual), slogan (tulisan pendek), dan poster (gambar + tulisan) yang ditampilkan guru. Mereka diajak untuk menyebutkan apa yang mereka lihat dan dengar dari setiap contoh, dengan bimbingan guru menyoroti unsur-unsur seperti gambar, tulisan, warna, dan suara.

Mengaplikasi: Dalam kelompok kecil, peserta didik mengisi lembar kerja sederhana untuk mencocokkan contoh-contoh dengan kategori iklan, slogan, atau poster, serta menyebutkan satu atau dua ciri khas yang mereka temukan dari setiap contoh.

Merefleksi: Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengamatan mereka. Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman peserta didik tentang perbedaan dasar serta unsur-unsur utama iklan, slogan, dan poster melalui rangkuman visual.

Penutup: Guru bersama peserta didik membuat simpulan singkat tentang apa yang telah dipelajari. Guru memberikan apresiasi atas partisipasi aktif dan menyampaikan kegiatan untuk pertemuan selanjutnya, diakhiri dengan doa dan salam penutup.

Pertemuan 2 — Problem-Based Learning (PBL)

Tujuan: Menjelaskan fungsi dan tujuan iklan, slogan, dan poster melalui diskusi kelompok dan menganalisis informasi penting dari iklan, slogan, dan poster yang diberikan dengan bimbingan guru.

Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, mengulas kembali pembelajaran sebelumnya, dan mengingatkan tujuan pembelajaran hari ini. Guru menyajikan 'masalah' berupa beberapa contoh iklan/poster/slogan yang kurang efektif dan menanyakan mengapa demikian.

Memahami: Peserta didik bekerja dalam kelompok untuk menganalisis fungsi dan tujuan dari berbagai contoh iklan, slogan, dan poster yang diberikan (misalnya, iklan makanan, poster kebersihan, slogan hemat energi). Mereka berdiskusi tentang pesan apa yang ingin disampaikan dan untuk siapa pesan itu ditujukan.

Mengaplikasi: Setiap kelompok menerima LKPD yang berisi beberapa contoh iklan, slogan, dan poster. Mereka diminta untuk mengidentifikasi informasi penting, seperti produk/layanan yang ditawarkan, target audiens, dan tujuan utama dari setiap contoh, dengan bantuan pertanyaan panduan dari guru.

Merefleksi: Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil analisis mereka. Guru memfasilitasi diskusi, mengklarifikasi jika ada miskonsepsi, dan memberikan penguatan tentang pentingnya memahami fungsi dan tujuan dalam membuat pesan yang efektif. Guru juga menyoroti bagaimana iklan yang baik bisa memengaruhi pembeli.

Penutup: Guru membimbing peserta didik merangkum poin-poin penting tentang fungsi dan tujuan iklan, slogan, dan poster. Guru memberikan semangat dan menyampaikan tantangan untuk pertemuan berikutnya, yaitu membuat rancangan sendiri, diakhiri dengan apresiasi dan doa.

Pertemuan 3 — Project-Based Learning (PjBL)

Tujuan: Membuat rancangan sederhana iklan, slogan, atau poster tentang produk atau layanan di lingkungan sekitar dan mempresentasikan hasil rancangan iklan, slogan, atau poster di depan kelas dengan percaya diri.

Kegiatan awal: Guru menyapa peserta didik, mengulas kembali fungsi dan tujuan iklan, serta memotivasi mereka untuk menjadi 'pembuat pesan' yang kreatif. Guru menjelaskan proyek hari ini: membuat rancangan iklan, slogan, atau poster sederhana.

Memahami: Guru menjelaskan tahapan membuat rancangan iklan, slogan, atau poster. Peserta didik diajak untuk memilih produk atau layanan sederhana yang ada di lingkungan sekolah atau rumah (misalnya, kantin sekolah, perpustakaan, ajakan menjaga kebersihan).

Mengaplikasi: Peserta didik secara individu atau berpasangan mulai membuat rancangan iklan, slogan, atau poster mereka. Mereka dapat menggunakan gambar, tulisan, dan warna sesuai keinginan, dengan bimbingan guru dalam memilih kata-kata yang menarik dan gambar yang sesuai. Guru berkeliling memberikan arahan dan dukungan personal.

Merefleksi: Setiap peserta didik/pasangan mempresentasikan hasil rancangannya di depan kelas. Peserta didik lain memberikan masukan positif. Guru memberikan umpan balik konstruktif dan mengapresiasi setiap usaha dan kreativitas, menyoroti bagaimana pesan mereka bisa memengaruhi orang lain.

Penutup: Guru bersama peserta didik menyimpulkan seluruh pembelajaran tentang iklan, slogan, dan poster. Guru memberikan apresiasi tinggi kepada semua peserta didik atas kerja keras dan kreativitas mereka, serta menyampaikan bahwa mereka kini memiliki kemampuan untuk menyampaikan pesan secara efektif. Kegiatan ditutup dengan doa dan senyuman.

4 Asesmen

Proses (formatif): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan bimbingan saat mengerjakan LKPD.

Akhir (sumatif): Penilaian hasil rancangan iklan, slogan, atau poster serta presentasi kelompok.

5 Alur Tujuan Pembelajaran

TujuanMateriAlokasiDimensi
Mengidentifikasi unsur iklan, slogan, dan posterUnsur-unsur iklan, slogan, dan poster2 JPKomunikasi, Penalaran Kritis
Menjelaskan fungsi dan tujuan iklan, slogan, dan posterFungsi dan tujuan media promosi2 JPKomunikasi, Penalaran Kritis
Membuat dan mempresentasikan rancangan iklan, slogan, atau posterRancangan kreatif media promosi2 JPKreativitas, Kolaborasi, Komunikasi

6 Bahan Ajar & Ringkasan Materi

Iklan, slogan, dan poster adalah bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Kita melihatnya di mana-mana, dari televisi hingga jalanan. Mereka dirancang untuk menarik perhatian kita dan menyampaikan pesan tertentu. Memahami ketiganya akan membuat kita lebih cerdas dalam menerima informasi dan juga mampu membuat pesan yang menarik.

Apa Itu Iklan?

Iklan adalah pesan yang bertujuan untuk mempromosikan atau memperkenalkan suatu produk, jasa, atau ide kepada masyarakat luas. Iklan dapat berupa gambar, suara, atau gabungan keduanya, dan sering ditemukan di televisi, radio, koran, majalah, internet, atau papan reklame besar. Tujuannya adalah untuk menarik perhatian dan membujuk orang agar tertarik atau membeli produk/jasa yang ditawarkan. Contoh iklan makanan di televisi yang membuat kita lapar atau iklan baju baru yang membuat kita ingin memilikinya.

Ciri-ciri Iklan yang Baik

Iklan yang baik biasanya memiliki beberapa ciri khas. Pertama, isinya jelas dan mudah dimengerti. Kedua, menarik perhatian dengan gambar atau suara yang unik. Ketiga, informatif, yaitu memberikan keterangan tentang produk atau jasa. Keempat, bersifat persuasif, artinya bisa membujuk orang. Terakhir, menggunakan bahasa yang singkat, padat, dan jelas agar mudah diingat. Misalnya, iklan sabun cuci yang menunjukkan baju kotor menjadi bersih berkilau.

Apa Itu Slogan?

Slogan adalah kalimat pendek yang menarik, mudah diingat, dan berfungsi untuk memberitahukan atau menjelaskan tujuan suatu ide, organisasi, atau produk. Slogan sering digunakan sebagai bagian dari iklan atau kampanye. Fungsinya adalah untuk menciptakan identitas dan membedakan dari yang lain. Contoh slogan 'Indonesia Sehat' untuk kampanye kesehatan atau 'Hemat Pangkal Kaya' sebagai pesan moral. Slogan biasanya hanya terdiri dari beberapa kata saja.

Ciri-ciri Slogan yang Efektif

Slogan yang efektif itu singkat, padat, dan jelas. Mudah diingat dan diucapkan. Seringkali mengandung makna atau nilai tertentu yang ingin disampaikan. Misalnya, slogan 'Cerdas Berliterasi' untuk ajakan membaca buku. Slogan juga harus relevan dengan produk atau pesan yang dibawa. Slogan yang kuat dapat melekat di benak banyak orang dan menjadi identitas.

Apa Itu Poster?

Poster adalah media publikasi yang memadukan antara tulisan, gambar, atau kombinasi keduanya dengan tujuan memberikan informasi atau ajakan kepada masyarakat. Poster biasanya ditempel di tempat-tempat umum yang strategis agar mudah terlihat banyak orang, seperti di dinding sekolah, papan pengumuman, atau pinggir jalan. Contoh poster ajakan menjaga kebersihan lingkungan sekolah atau poster informasi tentang kegiatan lomba.

Ciri-ciri Poster yang Baik

Poster yang baik memiliki beberapa ciri. Desainnya menarik perhatian dengan kombinasi warna dan gambar yang serasi. Tulisannya singkat, jelas, dan mudah dibaca dari jarak tertentu. Pesannya kuat dan langsung pada intinya. Ukurannya disesuaikan dengan tempat penempatan agar bisa dilihat banyak orang. Misalnya, poster dengan gambar tangan membuang sampah ke tempatnya dan tulisan 'Buang Sampah Pada Tempatnya' dengan huruf besar.

Perbedaan Utama Iklan, Slogan, dan Poster

Meskipun ketiganya memiliki tujuan persuasif, ada perbedaan penting. Iklan cenderung lebih kompleks, bisa audio-visual, dan membutuhkan biaya besar untuk penayangan. Slogan sangat singkat, hanya berupa kalimat, sering menjadi bagian dari iklan atau kampanye. Poster lebih visual, menggabungkan gambar dan teks, dan biasanya ditempel di tempat umum. Namun, ketiganya sama-sama bertujuan untuk menyampaikan pesan dan memengaruhi orang.

Rangkuman: Iklan, slogan, dan poster adalah alat komunikasi yang bertujuan untuk mempromosikan atau menyampaikan pesan. Iklan bersifat komersial dan bisa di berbagai media. Slogan adalah kalimat pendek yang mudah diingat. Poster adalah media visual yang ditempel di tempat umum. Memahami ketiganya membantu kita menjadi penerima dan pembuat pesan yang cerdas dan kreatif dalam kehidupan sehari-hari.

7 LKPD — Lembar Kerja Peserta Didik

Tujuan: Menganalisis unsur, fungsi, dan tujuan iklan, slogan, dan poster dari berbagai contoh yang diberikan.

Alat & bahan: Gambar-gambar iklan/poster/slogan cetak, lembar kerja, pensil warna/spidol, lem, gunting.

  1. Amati contoh-contoh iklan, slogan, dan poster yang ditempel di meja kelompokmu.
  2. Diskusikan dengan teman kelompok: apa yang kamu lihat dan baca dari setiap contoh?
  3. Identifikasi produk atau pesan utama yang disampaikan oleh setiap contoh.
  4. Tuliskan fungsi atau tujuan dari setiap contoh di kolom yang tersedia.
  5. Pilih satu contoh yang paling kamu suka, lalu tempelkan di lembar kerjamu dan berikan alasan mengapa kamu menyukainya.

8 Glosarium

IklanPesan untuk mempromosikan produk/jasa
SloganKalimat pendek yang mudah diingat sebagai identitas
PosterMedia visual (gambar+tulisan) yang ditempel di tempat umum
PromosiKegiatan memperkenalkan atau menyebarluaskan
PersuasifBersifat membujuk atau meyakinkan
AudiensOrang yang menjadi sasaran pesan atau target

9 Materi Bahasa Indonesia Terkait

Iklan, Slogan, dan Poster — TunarunguBahasa Indonesia Kelas VIII SMPLB
Pelajari Iklan, Slogan, dan Poster — Tunarungu →
Teks Berita — TunarunguBahasa Indonesia Kelas VIII SMPLB
Pelajari Teks Berita — Tunarungu →

10 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia Iklan, Slogan, dan Poster ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul Bahasa Indonesia kelas VIII langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran Pendidikan Khusus.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Buat Modul Ajar Lain — GRATISIsi nama & materi, selesai ±1 menit

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.