Modul Ajar SMPLB

Modul Ajar Bahasa Indonesia SMPLB

7 modul ajar Bahasa Indonesia SMPLB untuk kelas VII, dan VIII — mulai Fabel — Tunarungu, Teks Deskripsi — Tunagrahita, dan Teks Deskripsi — Tunarungu.

7 modul siap pakaiFase DWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kopAtau lihat dulu 16 materi Bahasa Indonesia SMPLB & modul yang sudah jadi ↓

Pilih mata pelajaran

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Fabel — Tunarungu, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Fabel — Tunarungu selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi Bahasa Indonesia SMPLB ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bahasa Indonesia SMPLB
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Fabel — Tunarungu
Bahasa Indonesia · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Fabel — Tunarungu
Bahasa Indonesia · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBahasa Indonesia
Fase / KelasD / VII
Materi PokokFabel — Tunarungu
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah mengenal beberapa cerita pendek sederhana atau dongeng yang dibacakan guru atau orang tua.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan Mengevaluasi
    Peserta didik menganalisis unsur-unsur fabel dan mengevaluasi pesan moral dalam cerita hewan.
  2. Kreativitas — elemen: Menghasilkan gagasan yang orisinal
    Peserta didik menghasilkan ide-ide baru untuk mengembangkan cerita fabel dengan karakter dan konflik yang unik.
  3. Komunikasi — elemen: Berkomunikasi secara efektif
    Peserta didik menyampaikan hasil analisis dan cerita fabel mereka menggunakan berbagai mode komunikasi yang jelas.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 (Pendidikan Khusus)
Elemen / DomainMenulis dan Mempresentasikan
Rumusan CP FasePeserta didik mampu menulis berbagai teks untuk menyampaikan informasi dan gagasan, serta mempresentasikan hasil karyanya secara lisan atau visual dengan bantuan media yang sesuai.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualFabel adalah cerita pendek yang tokohnya hewan berperilaku seperti manusia dan mengandung pesan moral.
KonseptualUnsur-unsur fabel meliputi tokoh, watak, latar, alur, konflik, dan pesan moral yang membentuk struktur cerita.
ProseduralLangkah-langkah menulis fabel dimulai dari menentukan ide, tokoh, latar, alur, hingga menyusun pesan moral yang ingin disampaikan.
MetakognitifPeserta didik menyadari bahwa cerita fabel dapat mengajarkan nilai-nilai kehidupan dan melatih imajinasi dalam bercerita.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui tayangan video fabel, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh, latar, dan pesan moral dalam fabel dengan tepat.
  2. Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis karakteristik tokoh dan alur cerita fabel dengan runtut.
  3. Melalui bimbingan guru dan LKPD, peserta didik dapat menyusun kerangka cerita fabel dengan minimal tiga ide pokok.
  4. Dengan memanfaatkan kartu gambar, peserta didik dapat menulis cerita fabel sederhana sesuai kerangka dengan bahasa yang jelas.
  5. Setelah menyelesaikan cerita fabel, peserta didik dapat mempresentasikan fabel karyanya di depan kelas menggunakan bahasa isyarat atau lisan dengan percaya diri.
Halaman 2 · Fabel — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami fabel membantu kita belajar nilai-nilai moral dari perilaku tokoh hewan dan melatih kemampuan bercerita secara kreatif.

Pertanyaan pemantik: "Pernahkah kamu mendengar cerita tentang kura-kura dan kelinci yang berlomba lari? Apa yang bisa kita pelajari dari cerita itu?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuSeni Budaya: Membuat ilustrasi sederhana untuk cerita fabel atau memerankan tokoh fabel melalui pantomim.
Pendidikan Pancasila: Mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila yang terkandung dalam pesan moral fabel.
Ilmu Pengetahuan Alam: Mengenal ciri-ciri fisik dan habitat hewan-hewan yang menjadi tokoh dalam fabel.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk mendongeng fabel di rumah atau membantu peserta didik mencari ide cerita fabel dari lingkungan sekitar.
Lingkungan PembelajaranKelas diatur dengan meja dan kursi yang mudah dipindahkan untuk kerja kelompok, dilengkapi dengan papan tulis interaktif atau proyektor untuk menayangkan video dan gambar.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video fabel bersubtitle dan platform presentasi sederhana (misal: Power Point dengan gambar) untuk membantu peserta didik menyampaikan ide dan cerita fabel mereka.
Halaman 3 · Fabel — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL)
Tujuan Pertemuan 1Melalui tayangan video fabel, peserta didik dapat mengidentifikasi tokoh, latar, dan pesan moral dalam fabel dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Tebak Gerakan Hewan: Guru memperagakan gerakan hewan (mis. kelinci melompat, kura-kura berjalan lambat), peserta didik menebak namanya menggunakan isyarat atau lisan.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi kehadiran.
  2. Guru bertanya kepada peserta didik apakah mereka suka mendengarkan cerita dan cerita apa yang paling mereka ingat, sambil menunjukkan gambar buku cerita.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu mengidentifikasi unsur fabel dan menjelaskan bahwa mereka akan menonton cerita hewan yang seru.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan video fabel 'Semut dan Belalang' dengan subtitle dan narasi yang jelas, lalu bertanya, 'Hewan apa saja yang ada di cerita? Apa yang terjadi pada mereka?'
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Guru membagi peserta didik menjadi kelompok kecil (3-4 orang) dan membagikan LKPD 1 yang berisi pertanyaan panduan tentang tokoh, latar, dan peristiwa dalam video.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk menjawab pertanyaan di LKPD, dengan guru berkeliling membimbing dan memastikan semua anggota berpartisipasi (menggunakan isyarat, tulisan, atau lisan).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok menyiapkan hasil diskusinya untuk dipresentasikan di depan kelas menggunakan kartu bergambar atau tulisan di papan tulis.
  2. Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi tokoh, latar, dan peristiwa penting dari fabel 'Semut dan Belalang'.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Guru memberikan umpan balik positif dan menguatkan pemahaman peserta didik tentang unsur-unsur fabel melalui tanya jawab interaktif.
  2. Guru bersama peserta didik merangkum unsur-unsur fabel (tokoh, latar, pesan moral) yang telah diidentifikasi.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik menyimpulkan bersama tentang ciri-ciri fabel yang telah dipelajari.
  2. Guru memberikan apresiasi kepada semua peserta didik atas partisipasi aktif mereka dan menanyakan perasaan mereka setelah belajar fabel.
  3. Guru menyampaikan materi pertemuan selanjutnya tentang karakteristik tokoh fabel dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Fabel — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan berdiskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis karakteristik tokoh dan alur cerita fabel dengan runtut.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitIce breaking: Rantai Kata Hewan: Guru menyebutkan nama hewan (mis. 'Kucing'), peserta didik berikutnya menyebutkan nama hewan lain yang diawali huruf terakhir hewan sebelumnya (mis. 'Gajah'), dilanjutkan dengan isyarat.
  1. Guru mengucapkan salam, mengajak peserta didik berdoa, dan melakukan presensi.
  2. Guru mengulas kembali materi pertemuan sebelumnya tentang unsur-unsur fabel dan mengaitkannya dengan pentingnya mengenal karakter tokoh.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini yaitu menganalisis karakteristik tokoh dan alur cerita fabel, serta menjelaskan bahwa mereka akan menemukan sendiri ciri-ciri tokoh.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan gambar-gambar tokoh hewan dari fabel yang berbeda (mis. serigala, domba, burung merpati) dan bertanya, 'Bagaimana sifat hewan ini dalam cerita?'
  2. Identifikasi masalah: Guru membagikan potongan-potongan teks fabel pendek (tanpa nama tokoh, hanya deskripsi sifat dan tindakan) kepada setiap kelompok dan meminta mereka menebak sifat tokoh dari tindakan yang dilakukan.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik membaca potongan teks dan mencatat kata kunci yang menunjukkan sifat atau karakteristik tokoh pada LKPD 2.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Pengolahan data: Dalam kelompok, peserta didik mendiskusikan karakteristik tokoh dari potongan teks yang mereka miliki dan mencoba menyusun urutan peristiwa (alur) dari fabel tersebut.
  2. Pembuktian: Setiap kelompok membandingkan hasil identifikasi karakteristik tokoh dan urutan alur cerita dengan kelompok lain, mencari persamaan dan perbedaan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menit
  1. Menarik kesimpulan: Guru membimbing peserta didik untuk menyimpulkan bagaimana karakteristik tokoh memengaruhi alur cerita dan pesan moral fabel.
  2. Guru menguatkan pemahaman dengan memberikan contoh lain dan menjelaskan hubungan antara sifat tokoh, konflik, dan penyelesaian cerita.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menit
  1. Guru dan peserta didik membuat rangkuman tentang cara menganalisis karakter dan alur dalam fabel.
  2. Guru memberikan pujian atas kerja sama dan ketelitian peserta didik dalam menganalisis fabel.
  3. Guru menginformasikan bahwa pertemuan berikutnya akan membuat cerita fabel sendiri dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Fabel — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKDetektif Fabel Cilik!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Mengidentifikasi dan menganalisis unsur-unsur fabel.

Alat & bahan: Pensil, penghapus, kartu gambar hewan, kertas warna-warni

Langkah kerja:

  1. Amati fabel 'Kancil dan Buaya' yang ditunjukkan gurumu.
  2. Diskusikan dalam kelompok: siapa saja tokohnya, di mana kejadiannya, dan apa yang mereka lakukan?
  3. Tuliskan sifat-sifat tokoh Kancil dan Buaya pada tabel yang tersedia.
    Sifat Tokoh FabelTokohSifatKancilBuaya
    Gambar 1. Tabel
  4. Urutkan kejadian dalam cerita fabel 'Kancil dan Buaya' dari awal sampai akhir.
  5. Apa pesan moral yang bisa kamu ambil dari cerita 'Kancil dan Buaya'?
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Fabel — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apakah kamu tahu cerita tentang hewan yang bisa bicara?
  2. Hewan apa saja yang kamu kenal di sekitar rumahmu?
  3. Menurutmu, apa bedanya cerita hewan biasa dengan cerita fabel?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan kelengkapan isi LKPD selama proses pembelajaran.

Sumatif (akhir): Penilaian cerita fabel yang dibuat peserta didik dan presentasinya berdasarkan rubrik yang telah ditentukan.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Fabel — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi tokoh, latar, dan pesan moral fabelUnsur-unsur fabel2 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis karakteristik tokoh dan alur cerita fabelKarakteristik tokoh, alur fabel2 JPPenalaran Kritis, Komunikasi
3Menulis dan mempresentasikan cerita fabel sederhanaKerangka dan penulisan fabel2 JPKreativitas, Komunikasi
Halaman 8 · Fabel — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Fabel adalah cerita pendek yang sangat menarik karena tokoh-tokohnya adalah hewan yang bisa berbicara dan bertingkah laku seperti manusia. Cerita fabel seringkali mengandung pesan moral atau nasihat yang baik untuk kita. Mari kita belajar mengenal, menganalisis, dan bahkan membuat cerita fabel sendiri!

1. Apa Itu Fabel?
Fabel adalah salah satu jenis cerita fiksi atau dongeng yang menjadikan hewan sebagai tokoh utamanya. Hewan-hewan dalam fabel digambarkan memiliki sifat dan perilaku layaknya manusia, seperti bisa berbicara, berpikir, dan memiliki perasaan. Tujuan utama fabel adalah untuk menyampaikan pesan moral atau pelajaran hidup kepada pembacanya, seringkali dengan cara yang ringan dan menghibur. Contoh fabel terkenal adalah cerita 'Kancil dan Buaya' atau 'Semut dan Belalang'.

2. Unsur-unsur Fabel
Setiap cerita fabel memiliki beberapa unsur penting yang membangunnya. Unsur-unsur ini meliputi: 1. Tokoh: Hewan-hewan yang menjadi pelaku dalam cerita. 2. Watak Tokoh: Sifat-sifat yang dimiliki oleh para tokoh (misalnya, kancil cerdik, buaya serakah, semut rajin, belalang malas). 3. Latar: Tempat dan waktu terjadinya cerita (misalnya, di hutan, di sungai, pada musim kemarau). 4. Alur: Urutan kejadian dalam cerita dari awal hingga akhir. 5. Konflik: Masalah yang muncul antar tokoh atau yang dialami tokoh. 6. Pesan Moral: Pelajaran atau nasihat baik yang ingin disampaikan cerita.

3. Karakteristik Tokoh dalam Fabel
Karakteristik tokoh dalam fabel sangat penting karena menentukan alur dan pesan moral cerita. Tokoh fabel seringkali memiliki sifat yang kontras, misalnya ada tokoh yang baik hati dan ada yang jahat, ada yang cerdik dan ada yang bodoh. Sifat-sifat ini biasanya ditunjukkan melalui dialog dan tindakan tokoh. Misalnya, Kancil yang cerdik selalu menemukan cara untuk mengatasi masalahnya, sedangkan Buaya yang serakah seringkali tertipu karena sifatnya itu. Memahami karakteristik tokoh membantu kita mengidentifikasi pesan moral.

4. Alur Cerita Fabel
Alur cerita fabel umumnya sederhana, terdiri dari pengenalan tokoh dan latar, munculnya masalah atau konflik, puncak masalah, penyelesaian masalah, dan diakhiri dengan pesan moral. Alur ini membantu pembaca mengikuti jalannya cerita dengan mudah. Misalnya, dalam cerita 'Semut dan Belalang', alur dimulai dengan pengenalan semut yang rajin dan belalang yang malas. Konflik muncul saat musim dingin tiba dan belalang kelaparan. Penyelesaiannya adalah semut membantu belalang, dan pesannya adalah pentingnya bekerja keras.

5. Pesan Moral Fabel
Pesan moral adalah inti dari sebuah fabel. Pesan ini biasanya berupa nasihat atau pelajaran tentang kebaikan, kejujuran, kerja keras, persahabatan, atau akibat dari perbuatan buruk. Pesan moral bisa disampaikan secara langsung (tersurat) di akhir cerita, atau secara tidak langsung (tersirat) sehingga pembaca perlu menyimpulkannya sendiri dari perilaku tokoh. Fabel mengajarkan kita untuk selalu berbuat baik dan mengambil hikmah dari setiap kejadian.

6. Langkah-langkah Menulis Fabel Sederhana
Untuk menulis fabel, ikuti langkah-langkah berikut: 1. Tentukan ide cerita dan pesan moral yang ingin disampaikan. 2. Pilih tokoh-tokoh hewan dan tentukan watak atau sifat mereka. 3. Tentukan latar tempat dan waktu cerita. 4. Buat kerangka alur cerita: awal (pengenalan), tengah (masalah/konflik), dan akhir (penyelesaian). 5. Kembangkan kerangka menjadi cerita utuh dengan dialog antar tokoh. 6. Tambahkan pesan moral di akhir cerita atau biarkan pembaca menyimpulkannya. Gunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.

7. Akomodasi Pembelajaran untuk Peserta Didik Berkebutuhan Khusus
Dalam pembelajaran fabel, peserta didik dengan hambatan intelektual dapat dibantu dengan media visual yang kaya seperti kartu gambar, video bersubtitle, dan bahasa isyarat. Instruksi disampaikan secara jelas, singkat, dan disertai demonstrasi. Untuk menulis, bisa menggunakan kartu kata bergambar atau mengisi bagian yang kosong. Presentasi dapat dilakukan dengan menunjuk gambar, isyarat, atau dibantu guru. Fokus pada pemahaman inti pesan moral dan kemampuan berekspresi sesuai kemampuan masing-masing.

Rangkuman: Fabel adalah cerita hewan dengan pesan moral. Unsur-unsurnya meliputi tokoh, watak, latar, alur, konflik, dan pesan moral. Karakteristik tokoh dan alur cerita saling terkait. Pesan moral adalah inti cerita untuk pelajaran hidup. Menulis fabel melibatkan ide, tokoh, latar, alur, dan pesan moral. Fabel mengajarkan nilai-nilai kehidupan melalui cerita yang menarik dan mudah dipahami.

Halaman 9 · Fabel — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
FabelCerita pendek dengan tokoh hewan yang berperilaku seperti manusia dan mengandung pesan moral.
TokohPelaku dalam cerita.
WatakSifat atau karakter tokoh.
LatarTempat dan waktu kejadian dalam cerita.
AlurUrutan kejadian dalam cerita.
Pesan MoralPelajaran atau nasihat baik dalam cerita.
Daftar pustaka5 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Fabel — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bahasa Indonesia · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Fabel — Tunarungu" mata pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Fabel — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Materi bertanda + dibuatkan begitu Anda ketuk — ±1 menit, langsung jadi Word + PDF ber-kop atas nama Anda. Gratis.

Kelas VII Fase D6 materi · siap dibuatkan

6 materi Bahasa Indonesia kelas VII SMPLB, urut mengajar dari Jelajah Nusantara hingga Sampaikan Melalui Surat · semester 1: 3, semester 2: 3.

Lihat semuanya →Jelajah NusantaraSem 1Berkelana di Dunia ImajinasiSem 1Hal yang Baik bagi TubuhSem 1Aksi Nyata Para Pelindung BumiSem 2Membuka Gerbang DuniaSem 2Sampaikan Melalui SuratSem 2

Kelas VIII Fase D6 materi · siap dibuatkan

6 materi Bahasa Indonesia kelas VIII SMPLB, urut mengajar dari Menulis Teks Laporan Hasil Observasi: Peristiwa-Peristiwa yang Diamati hingga Menulis Teks Pidato: Menabur Pesan-Pesan Kebaikan · semester 1: 3, semester 2: 3.

Lihat semuanya →Menulis Teks Laporan Hasil Observasi: Peristiwa-Peristiwa yang DiamatiSem 1Menulis Iklan dan Slogan: Menyampaikan Ide dengan Kata dan GambarSem 1Menulis Artikel Ilmiah Populer: Dunia yang BersahabatSem 1Mengulas Karya Fiksi: Kisah-Kisah FavoritkuSem 2Menciptakan Puisi: Mengungkapkan Isi HatiSem 2Menulis Teks Pidato: Menabur Pesan-Pesan KebaikanSem 2

Kelas IX Fase D4 materi · siap dibuatkan

4 materi Bahasa Indonesia kelas IX SMPLB, urut mengajar dari Berbagi Argumentasi dalam Teks Diskusi hingga Meneladani Pesan Moral dalam Legenda · semester 1: 2, semester 2: 2.

Berbagi Argumentasi dalam Teks DiskusiSem 1Belajar BerpantunSem 1Menuangkan Gagasan dalam Artikel Ilmiah PopulerSem 2Meneladani Pesan Moral dalam LegendaSem 2
Peta materi Bahasa Indonesia SMPLB — 16 materi, kelas VII sampai IX, modul ajar siap unduh
Contoh sampul modul ajar Bahasa Indonesia SMPLB — Word + PDF ber-kop, atas nama Anda.

Modul Ajar Bahasa Indonesia di SMPLB

Peta di halaman ini memuat 16 materi Bahasa Indonesia kelas VII sampai IX di SMPLB, urut mengajar. Kelasnya mencakup Fase D, dan fase tiap kelas tertulis pada judul kelompoknya di peta atas. Modulnya disusun untuk pendidikan khusus (SLB). Tujuan, kegiatan, LKPD, dan asesmennya diadaptasi menurut hambatan peserta didik — media, cara berkomunikasi, dan cara menjawab diakomodasi (lisan, isyarat, perbuatan, atau karya), sehingga cakupan materi dapat setara kelas reguler bagi yang tanpa hambatan intelektual.

Di sekolah, Bahasa Indonesia juga dipanggil bindo dan b indonesia — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bahasa Indonesia SMPLB — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bahasa Indonesia SMPLB mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bahasa Indonesia SMPLB yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) fase beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bahasa Indonesia bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIPeta Konsep
Fabel — TunarunguApa Itu Fabel?Unsur-unsur FabelKarakteristik Tokoh dalam FabelAlur Cerita FabelPesan Moral Fabel
Dari sub-bab Fabel — TunarunguLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBahasa Indonesia · Kelas VIIProfil Lulusan
Penalaran KritisKreativitasKomunikasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Semua paketProta
1Jelajah Nusantara1Berkelana di Dunia Imajinasi1Hal yang Baik bagi Tubuh2Aksi Nyata Para Pelindung Bumi2Membuka Gerbang Dunia…+1 materi lagi
Setahun penuh, sudah ber-kop
Semua paketPromes Semester 1
MateriJASONDJelajah NusantaraBerkelana di Dunia ImajinasiHal yang Baik bagi Tubuh
Sebaran materi per bulan
Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bahasa Indonesia SMPLB

Apakah modul ajar Bahasa Indonesia ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Apa saja materi Bahasa Indonesia SMPLB?

16 materi, urut mengajar dari Jelajah Nusantara hingga Meneladani Pesan Moral dalam Legenda. Seluruhnya terdaftar di peta halaman ini beserta elemen dan tujuan pembelajarannya begitu modulnya disusun.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bahasa Indonesia?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Bahasa Indonesia sering disebut apa lagi?

Nama resminya Bahasa Indonesia, tetapi di sekolah ia juga dipanggil bindo, b indonesia. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.