tuntas.orgUnduh Modul Ini →
BerandaModul Ajar SMPLBIPA › Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu
SMPLB · Kelas VII · Fase D

Modul Ajar IPA Kelas VII
Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu

Modul ajar IPA SMPLB kelas VII materi Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu lengkap: ATP, tujuan, LKPD, asesmen, hingga bahan ajar. Sesuai Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka. Unduh Word + PDF atas nama Anda.

Sampul modul ajar IPA kelas VII materi Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu — siap cetak A412 lembar A43 pertemuan · siap cetakLKPDATPAsesmenBahan ajarGlosariumWord + PDF · atas nama AndaLihat isi lembarnya ↓
Ringkasan: Klasifikasi makhluk hidup adalah cara mengelompokkan berbagai jenis makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang mirip. Semua makhluk hidup memiliki ciri seperti bernapas, bergerak, tumbuh, dan berkembang biak. Dengan klasifikasi, kita lebih mudah mengenal, mempelajari, dan memahami keanekaragaman hayati di Bumi. Ini sangat penting untuk ilmu pengetahuan, pertanian, kesehatan, dan pelestarian alam.
📥 Unduh Modul Ini — GRATISWord + PDF ber-kop · atas nama Anda

Jenjang, mapel, kelas, dan materinya sudah terbawa dari halaman ini. Tinggal nama, sekolah, dan pilih semester-nya.

KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu
IPA · Kelas VII · Fase D
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu
IPA · Fase D · Kelas VII · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranIPA
Fase / KelasD / VII
Materi PokokKlasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu
Alokasi Waktu3 Pertemuan (6 JP: 2 JP × 35 menit = 70 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Kompetensi awal: Peserta didik dapat membedakan benda hidup dan benda tak hidup di lingkungan sekitar.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan: Penalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKeputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka
Elemen / DomainPemahaman Sains
Rumusan CP FasePeserta didik mampu mengidentifikasi dan mengklasifikasikan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dapat diamati, serta memahami pentingnya klasifikasi dalam kehidupan sehari-hari.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualAda beragam jenis tumbuhan dan hewan di sekitar kita, seperti kucing, burung, bunga mawar, dan pohon mangga.
KonseptualKlasifikasi makhluk hidup adalah pengelompokan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri tertentu untuk memudahkan pengenalan dan penelitian.
ProseduralPeserta didik akan belajar mengamati ciri-ciri makhluk hidup, membandingkannya, dan mengelompokkannya ke dalam kategori yang lebih besar.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari bahwa mengelompokkan sesuatu membantu kita memahami dunia di sekitar dengan lebih teratur dan mudah.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Mengidentifikasi ciri-ciri umum makhluk hidup (bernapas, bergerak, tumbuh, berkembang biak, makan, peka terhadap rangsang) dengan tepat.
  2. Mengamati dan membandingkan ciri-ciri spesifik berbagai jenis makhluk hidup menggunakan gambar atau objek nyata.
  3. Mengelompokkan makhluk hidup ke dalam kategori sederhana berdasarkan ciri-ciri yang diamati (misalnya, hewan berkaki dua, hewan berkaki empat, tumbuhan berbunga, tumbuhan tidak berbunga) dengan bantuan visual.
  4. Menjelaskan manfaat klasifikasi makhluk hidup dalam kehidupan sehari-hari melalui contoh konkret.
Halaman 2 · Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Klasifikasi membantu kita memahami keanekaragaman makhluk hidup dan hubungan antar mereka, sehingga memudahkan kita dalam mempelajari dan melestarikan alam.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana cara kita membedakan antara kucing dan harimau, padahal keduanya sama-sama hewan?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuBahasa Indonesia: Mengembangkan kosa kata baru tentang ciri-ciri makhluk hidup dan kemampuan menjelaskan hasil pengamatan secara lisan dan tulisan.
Seni Budaya: Membuat 'Papan Klasifikasi Sederhana' dengan desain kreatif dan menarik menggunakan gambar dan tulisan.
Matematika: Menghitung jumlah kaki, jumlah daun, atau membandingkan ukuran makhluk hidup sebagai bagian dari pengamatan ciri-ciri.
Kemitraan PembelajaranOrang tua/wali dapat membantu peserta didik mengamati dan mengidentifikasi makhluk hidup di lingkungan rumah atau sekitar, serta membantu mencari gambar-gambar untuk proyek.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas didesain dengan visual yang kaya (poster, kartu gambar), pencahayaan cukup, dan area diskusi kelompok yang nyaman; akses ke taman sekolah atau area hijau untuk observasi langsung (jika memungkinkan).
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan video edukasi bersubtitle tentang keanekaragaman makhluk hidup, aplikasi pengenalan hewan/tumbuhan sederhana (jika ada), atau presentasi interaktif menggunakan proyektor dengan gambar-gambar besar.
Halaman 3 · Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Mengidentifikasi ciri-ciri umum makhluk hidup (bernapas, bergerak, tumbuh, berkembang biak, makan, peka terhadap rangsang) dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa peserta didik dengan bahasa isyarat dan lisan, berdoa bersama, dan mengecek kehadiran. Guru menunjukkan kartu gambar benda hidup (manusia, hewan, tumbuhan) dan benda tak hidup (batu, meja). Guru bertanya 'Apa bedanya?' menggunakan bahasa isyarat dan tulisan. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini: kita akan mencari tahu ciri-ciri makhluk hidup agar bisa membedakannya. Peserta didik diajak untuk sadar bahwa mereka akan menjadi 'penyelidik' ciri-ciri makhluk hidup.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitPeserta didik mengamati berbagai gambar atau video pendek (dengan subtitle) tentang makhluk hidup yang sedang bernapas, bergerak, makan, tumbuh, dan peka terhadap rangsang. Guru menggunakan kartu kata dan isyarat untuk menjelaskan setiap ciri. Peserta didik didorong untuk menghubungkan ciri-ciri tersebut dengan pengalaman mereka sendiri atau hewan peliharaan di rumah.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitDalam kelompok kecil, peserta didik diberikan beberapa kartu gambar (misalnya: ikan, burung, bunga, mobil, robot). Mereka diminta berdiskusi (dengan bantuan guru/tutor) untuk memisahkan mana yang makhluk hidup dan mana yang bukan, berdasarkan ciri-ciri yang telah dipelajari. Mereka menempelkan kartu-kartu tersebut pada papan klasifikasi sederhana 'Makhluk Hidup' dan 'Bukan Makhluk Hidup'.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok mempresentasikan hasil pengelompokannya di depan kelas, menjelaskan mengapa mereka mengelompokkan benda-benda tersebut. Guru memberikan umpan balik positif dan penguatan konsep ciri-ciri makhluk hidup melalui isyarat, tulisan, dan pujian. Guru memastikan semua peserta didik memahami ciri-ciri dasar makhluk hidup.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru bersama peserta didik menyimpulkan kembali ciri-ciri makhluk hidup menggunakan kartu kata dan isyarat. Guru memberikan apresiasi atas kerja keras mereka dan memberikan teka-teki singkat tentang makhluk hidup untuk menumbuhkan rasa ingin tahu lebih lanjut. Peserta didik diajak untuk berdoa penutup dengan gembira.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) - Fase Perencanaan
Tujuan Pertemuan 2Mengamati dan membandingkan ciri-ciri spesifik berbagai jenis makhluk hidup menggunakan gambar atau objek nyata serta mengelompokkan makhluk hidup ke dalam kategori sederhana berdasarkan ciri-ciri yang diamati (misalnya, hewan berkaki dua, hewan berkaki empat, tumbuhan berbunga, tumbuhan tidak berbunga) dengan bantuan visual.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa dan mengecek kehadiran. Guru mengulas singkat ciri-ciri makhluk hidup dari pertemuan sebelumnya. Guru menampilkan beberapa gambar hewan (misalnya, ayam, kucing, ikan, burung) dan tumbuhan (bunga mawar, pohon pisang) dan bertanya, 'Apakah semua makhluk hidup ini sama? Apa bedanya?' (isyarat dan tulisan). Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan belajar mengelompokkan makhluk hidup berdasarkan perbedaan ciri-cirinya, dan akan membuat 'Papan Klasifikasi Sederhana'. Peserta didik diajak untuk bersemangat menjadi 'ilmuwan' yang mengelompokkan.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitGuru menjelaskan konsep klasifikasi sederhana dengan contoh visual. Misalnya, menunjukkan gambar ayam (berkaki dua, berbulu) dan kucing (berkaki empat, berbulu). Guru mencontohkan cara mengamati ciri-ciri spesifik (jumlah kaki, jenis penutup tubuh, cara bergerak, ada tidaknya bunga pada tumbuhan). Peserta didik diberikan 'kartu ciri' (misalnya: 'berkaki 2', 'berkaki 4', 'berdaun lebar', 'berbunga').
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitPeserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok menerima set kartu gambar makhluk hidup (hewan dan tumbuhan) dan kartu ciri. Tugas mereka adalah mengamati gambar, mengidentifikasi ciri-ciri spesifiknya, dan mulai mengelompokkan makhluk hidup ke dalam kategori sederhana (misalnya, 'Hewan Berkaki Dua', 'Hewan Berkaki Empat', 'Tumbuhan Berbunga', 'Tumbuhan Tidak Berbunga') menggunakan kartu ciri sebagai panduan. Mereka mulai merancang 'Papan Klasifikasi Sederhana' mereka.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetiap kelompok menunjukkan hasil pengelompokan sementara mereka dan menjelaskan alasan di baliknya (dengan bantuan guru/tutor). Guru memberikan umpan balik konstruktif, memastikan pemahaman konsep pengelompokan berdasarkan ciri. Guru juga memberikan saran untuk penyempurnaan 'Papan Klasifikasi' mereka dan mengingatkan untuk mempersiapkan presentasi di pertemuan berikutnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru memberikan penguatan tentang pentingnya pengamatan yang teliti dalam klasifikasi. Guru memberikan apresiasi atas kerja sama kelompok dan mendorong mereka untuk melanjutkan proyek Papan Klasifikasi di rumah (jika memungkinkan) atau di pertemuan selanjutnya. Peserta didik diajak untuk berdoa penutup dengan semangat.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.3  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 3Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 70 menit · awal 10 · inti 50 · penutup 10
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) - Fase Presentasi & Evaluasi
Tujuan Pertemuan 3Menjelaskan manfaat klasifikasi makhluk hidup dalam kehidupan sehari-hari melalui contoh konkret.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)10 menitGuru menyapa dan mengecek kehadiran. Guru mengingatkan kembali proyek 'Papan Klasifikasi Sederhana' yang telah mereka kerjakan. Guru bertanya, 'Apa gunanya kita mengelompokkan makhluk hidup seperti ini?' (isyarat dan tulisan). Guru menyampaikan bahwa hari ini kita akan menyelesaikan proyek, mempresentasikan hasilnya, dan memahami mengapa klasifikasi itu penting. Peserta didik diajak untuk bangga dengan hasil karyanya dan siap berbagi.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)15 menitGuru memberikan contoh nyata manfaat klasifikasi, misalnya: 'Dokter perlu tahu jenis penyakit apa agar bisa memberi obat yang tepat' (klasifikasi penyakit). 'Petani perlu tahu jenis tumbuhan apa agar bisa merawatnya dengan benar' (klasifikasi tumbuhan). Guru menggunakan gambar dan skenario sederhana untuk menjelaskan manfaat ini.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)25 menitSetiap kelompok mempresentasikan 'Papan Klasifikasi Sederhana' mereka di depan kelas. Mereka menjelaskan bagaimana mereka mengelompokkan makhluk hidup dan menyebutkan beberapa manfaat klasifikasi yang mereka pahami dari contoh yang diberikan guru. Guru dan peserta didik lain memberikan pertanyaan dan umpan balik (dengan isyarat dan tulisan).
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)10 menitSetelah semua kelompok presentasi, guru memimpin diskusi kelas tentang manfaat klasifikasi secara umum, mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari peserta didik (misalnya, membantu mengenal hewan berbahaya, memilih tanaman yang bisa dimakan). Guru memberikan penguatan dan meluruskan miskonsepsi. Guru juga memberikan apresiasi khusus untuk setiap kelompok atas kerja keras dan kreativitasnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)10 menitGuru dan peserta didik bersama-sama merangkum kembali materi klasifikasi makhluk hidup dan manfaatnya. Guru memberikan pujian dan tepuk tangan atas seluruh proses pembelajaran yang telah dilalui. Guru menyampaikan materi selanjutnya secara singkat. Peserta didik diajak untuk berdoa penutup dengan perasaan senang dan bangga.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 6 · Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup dan mengelompokkannya berdasarkan ciri-ciri yang diamati.

Alat & bahan: kartu gambar makhluk hidup (hewan dan tumbuhan), kartu ciri (misalnya: 'berkaki 2', 'berkaki 4', 'berdaun', 'berbunga', 'bersirip'), lembar kerja, lem/solasi.

Langkah kerja:

  1. Amati setiap gambar makhluk hidup yang diberikan.
  2. Diskusikan dengan teman kelompokmu ciri-ciri yang bisa kamu lihat pada setiap makhluk hidup (misalnya, punya kaki berapa? punya bunga tidak?).
  3. Pilih kartu ciri yang paling cocok untuk setiap makhluk hidup dan tempelkan di dekat gambarnya.
  4. Kelompokkan gambar-gambar makhluk hidup yang memiliki ciri-ciri mirip ke dalam kategori yang sama pada lembar kerja.

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 7 · Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa itu makhluk hidup?
  2. Coba sebutkan 3 contoh makhluk hidup yang kamu tahu!
  3. Apa bedanya kucing dan mobil?
  4. Bisakah kamu memberi contoh hewan yang terbang?

Formatif (proses): Observasi partisipasi peserta didik dalam diskusi kelompok, ketepatan pengelompokan pada LKPD, dan kemampuan menjelaskan ciri-ciri dengan isyarat/tulisan.

Sumatif (akhir): Penilaian 'Papan Klasifikasi Sederhana' dan presentasi kelompok, serta tes tertulis/lisan/isyarat singkat tentang konsep klasifikasi.

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 8 · Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi ciri-ciri umum makhluk hidupCiri-ciri makhluk hidup (bernapas, bergerak, tumbuh, berkembang biak, makan, peka terhadap rangsang)2 JPPenalaran Kritis
2Mengamati dan membandingkan ciri-ciri spesifik berbagai jenis makhluk hidupPerbedaan ciri-ciri spesifik hewan dan tumbuhan2 JPKreativitas, Kolaborasi
3Mengelompokkan makhluk hidup ke dalam kategori sederhanaKategori klasifikasi sederhana (berkaki dua/empat, berbunga/tidak berbunga)2 JPPenalaran Kritis, Kreativitas, Kolaborasi
4Menjelaskan manfaat klasifikasi makhluk hidupManfaat klasifikasi dalam kehidupan sehari-hari2 JPPenalaran Kritis
Halaman 9 · Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Dunia di sekitar kita penuh dengan berbagai jenis makhluk hidup, mulai dari tumbuhan kecil di pot hingga hewan besar di hutan. Pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa ada begitu banyak jenis makhluk hidup? Bagaimana cara kita mengenali dan membedakan mereka? Modul ini akan mengajakmu menjadi 'ilmuwan' untuk memahami keanekaragaman makhluk hidup dan cara mengelompokkannya agar lebih mudah dipelajari.

1. Apa Itu Makhluk Hidup?
Makhluk hidup adalah benda yang memiliki ciri-ciri kehidupan. Ciri-ciri utama makhluk hidup adalah bernapas, bergerak, tumbuh, berkembang biak, makan (membutuhkan nutrisi), dan peka terhadap rangsang. Contoh makhluk hidup adalah manusia, hewan (seperti kucing, burung, ikan), dan tumbuhan (seperti bunga, pohon, rumput). Benda mati seperti batu, meja, atau mobil tidak memiliki ciri-ciri ini. Misalnya, mobil bisa bergerak, tetapi tidak bernapas atau tumbuh.

2. Ciri-Ciri Utama Makhluk Hidup
Setiap makhluk hidup memiliki ciri khas. Bernapas berarti mengambil oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida. Bergerak berarti berpindah tempat atau mengubah posisi tubuh. Tumbuh berarti bertambah besar dan tinggi. Berkembang biak berarti menghasilkan keturunan agar jenisnya tidak punah. Membutuhkan nutrisi berarti makan atau membuat makanan sendiri untuk energi. Peka terhadap rangsang berarti menanggapi perubahan di sekitarnya, seperti menutupnya daun putri malu saat disentuh.

3. Mengapa Kita Perlu Mengelompokkan Makhluk Hidup?
Ada jutaan jenis makhluk hidup di Bumi. Bayangkan jika kita harus menghafal nama dan ciri-ciri setiap jenis satu per satu, pasti sulit sekali! Oleh karena itu, para ilmuwan membuat sistem pengelompokan atau klasifikasi. Klasifikasi membantu kita menata makhluk hidup ke dalam kelompok-kelompok berdasarkan ciri-ciri yang sama. Ini membuat kita lebih mudah untuk mengenali, mempelajari, dan memahami hubungan antar makhluk hidup.

4. Dasar-Dasar Klasifikasi Makhluk Hidup
Klasifikasi makhluk hidup dilakukan berdasarkan persamaan dan perbedaan ciri-ciri. Ciri-ciri yang diamati bisa sangat beragam, seperti bentuk tubuh, cara bergerak, jumlah kaki, ada tidaknya bunga, jenis makanan, atau tempat hidup. Misalnya, kita bisa mengelompokkan hewan berdasarkan jumlah kakinya (berkaki dua, berkaki empat, tidak berkaki) atau tumbuhan berdasarkan ada tidaknya bunga.

5. Contoh Klasifikasi Sederhana Hewan
Mari kita coba mengklasifikasikan hewan secara sederhana. Kita bisa mengelompokkan hewan menjadi: 1. Hewan Berkaki Dua (contoh: ayam, burung, bebek). 2. Hewan Berkaki Empat (contoh: kucing, anjing, sapi). 3. Hewan Tidak Berkaki (contoh: ular, cacing, ikan). 4. Hewan Bersayap (contoh: kupu-kupu, lebah). Pengelompokan ini membantu kita dengan cepat mengenali ciri-ciri umum dari setiap kelompok hewan.

6. Contoh Klasifikasi Sederhana Tumbuhan
Tumbuhan juga bisa dikelompokkan dengan cara sederhana. Misalnya: 1. Tumbuhan Berbunga (contoh: mawar, melati, kembang sepatu). 2. Tumbuhan Tidak Berbunga (contoh: pakis, lumut, pinus). Kita juga bisa mengelompokkan berdasarkan bentuk daun, ukuran, atau apakah menghasilkan buah atau tidak. Dengan mengelompokkan, kita bisa lebih mudah memahami perbedaan dan kesamaan antara berbagai jenis tumbuhan.

7. Manfaat Klasifikasi dalam Kehidupan Sehari-hari
Klasifikasi makhluk hidup memiliki banyak manfaat. Pertama, memudahkan kita mengenal dan mempelajari makhluk hidup. Kedua, membantu kita mengetahui hubungan kekerabatan antar makhluk hidup. Ketiga, penting untuk melestarikan lingkungan, karena kita bisa tahu jenis-jenis makhluk hidup yang ada dan mana yang perlu dilindungi. Keempat, berguna dalam bidang pertanian dan kesehatan, misalnya untuk mengidentifikasi hama atau tanaman obat.

Rangkuman: Klasifikasi makhluk hidup adalah cara mengelompokkan berbagai jenis makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang mirip. Semua makhluk hidup memiliki ciri seperti bernapas, bergerak, tumbuh, dan berkembang biak. Dengan klasifikasi, kita lebih mudah mengenal, mempelajari, dan memahami keanekaragaman hayati di Bumi. Ini sangat penting untuk ilmu pengetahuan, pertanian, kesehatan, dan pelestarian alam.

Halaman 10 · Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
KlasifikasiPengelompokan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri tertentu.
Makhluk HidupOrganisme yang memiliki ciri-ciri kehidupan seperti bernapas dan tumbuh.
BernapasProses mengambil oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida.
Berkembang BiakProses menghasilkan keturunan untuk melestarikan jenisnya.
Ciri-ciriKarakteristik atau sifat khusus yang dimiliki suatu benda atau makhluk hidup.

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 11 · Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu — pratinjau tuntas.org
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar IPA · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu" mata pelajaran IPA Kelas VII ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP. ……………………
…………………, ………………
Guru Mata Pelajaran
nama Anda
NIP. ……………………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 12 · Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu — pratinjau tuntas.org

1 Materi IPA Terkait

Sistem Gerak Manusia — TunarunguIPA Kelas VIII SMPLB[UJIAN pas1]IPA Kelas VIII SMPLB[UJIAN pts1]IPA Kelas VIII SMPLB

2 Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah modul ajar IPA Klasifikasi Makhluk Hidup — Tunarungu ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark, lengkap dengan kop sekolah dan nama Anda sebagai penyusun. Modul berikutnya terbuka setiap 10 jam.

Berapa lama modul ini tersusun?

Sekitar satu menit. Cukup isi nama, jenjang, sekolah, mapel, dan materi — modul IPA kelas VII langsung tersusun atas nama Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Modul mengikuti Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kurikulum Merdeka.

Bisakah hasilnya diedit?

Bisa. Hasil unduhan berupa dokumen Word yang bisa disunting penuh, ber-kop sekolah dan atas nama Anda, tersedia juga dalam PDF.

Materi IPA Lainnya — GRATISPilih materinya, unduh atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas. Semua modul disusun sebagai materi bantu belajar yang independen.