Modul Ajar SMK

Modul Ajar Bisnis Digital Kelas X SMK

1 modul ajar Bisnis Digital kelas X SMK (Fase E) siap unduh — Digital Branding. RPM deep learning lengkap ATP, LKPD, asesmen; Word + PDF ber-kop atas nama Anda.

1 modul siap pakaiFase EWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Digital Branding, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Digital Branding selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas X ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Bisnis Digital Kelas X SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Digital Branding
Bisnis Digital · Kelas X · Fase E
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bisnis Digital · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Digital Branding
Bisnis Digital · Fase E · Kelas X · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranBisnis Digital
Fase / KelasE / X
Materi PokokDigital Branding
Alokasi Waktu2 Pertemuan (6 JP: 3 JP × 45 menit = 135 menit per pertemuan)
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik memiliki pengetahuan dasar tentang penggunaan internet dan media sosial serta sedikit pemahaman tentang produk atau jasa.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kreativitas — menghasilkan gagasan dan karya yang orisinal serta bermanfaat
  2. Kolaborasi — bekerja sama secara efektif untuk mencapai tujuan bersama
  3. Penalaran Kritis — mengolah informasi, menganalisis, dan menarik simpulan secara logis

🔒 Elemen tiap dimensi beserta wujudnya pada materi ini tersedia di Paket Lengkap.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025, Elemen Pemasaran
Elemen / DomainPemasaran
Rumusan CP FasePeserta didik mampu memahami konsep dasar digital branding, mengidentifikasi strategi branding yang efektif di platform digital, serta merancang dan mengimplementasikan kampanye digital branding sederhana untuk produk atau jasa.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualMerek-merek besar seperti Gojek atau Tokopedia berhasil membangun citra kuat di benak konsumen melalui strategi digital branding yang terencana.
KonseptualDigital branding adalah proses membangun dan mengelola citra merek secara online untuk menciptakan persepsi positif dan loyalitas pelanggan.
ProseduralPeserta didik akan belajar tahapan riset target audiens, pemilihan platform, pembuatan konten visual, dan pengukuran efektivitas kampanye digital branding.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari pentingnya adaptasi strategi branding terhadap tren digital yang terus berubah dan dampaknya pada kesuksesan bisnis.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Setelah mengamati contoh-contoh digital branding, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar digital branding dan elemen-elemennya dengan tepat.
  2. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai platform digital yang cocok untuk branding serta kelebihan dan kekurangannya secara komparatif.
  3. Dengan bimbingan guru dan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis strategi digital branding yang efektif dari berbagai merek yang sukses.
  4. Setelah melakukan riset sederhana, peserta didik dapat merancang konsep digital branding untuk produk atau jasa yang dipilih dengan kreatif.
  5. Melalui praktik pembuatan konten, peserta didik dapat menghasilkan konten visual dan teks yang menarik dan relevan untuk kampanye digital branding sesuai kaidah.
Halaman 2 · Digital Branding — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bisnis Digital · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami digital branding membantu peserta didik menyadari bahwa citra merek yang kuat di dunia digital sangat krusial untuk menarik pelanggan dan membangun kepercayaan, yang pada akhirnya memengaruhi keberhasilan bisnis di era modern.

Pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah merek produk atau jasa bisa dikenal luas dan dipercaya banyak orang hanya melalui internet dan media sosial?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProject Based Learning (PjBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuDesain Komunikasi Visual: Pemilihan warna, tipografi, dan komposisi visual yang menarik untuk konten digital branding.
Bahasa Indonesia: Penyusunan teks promosi dan copywriting yang efektif, persuasif, dan sesuai kaidah kebahasaan.
Informatika: Penggunaan fitur-fitur aplikasi digital dan pemahaman algoritma dasar platform media sosial untuk optimasi konten.
Kemitraan PembelajaranOrang tua atau komunitas lokal dapat dilibatkan dengan meminta peserta didik mewawancarai pelaku UMKM mengenai strategi branding mereka untuk inspirasi proyek.
Lingkungan PembelajaranRuang kelas didesain dengan akses internet yang stabil dan proyektor, serta tersedia ruang diskusi kelompok yang nyaman dan aman untuk berkolaborasi.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi desain grafis online (misalnya Canva) dan platform media sosial (Instagram, TikTok) sebagai media praktik pembuatan dan publikasi konten digital branding.
Halaman 3 · Digital Branding — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bisnis Digital · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 1Setelah mengamati contoh-contoh digital branding, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar digital branding dan elemen-elemennya dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru mengucapkan salam, memimpin doa, dan melakukan presensi kehadiran peserta didik.
  2. Guru menayangkan video singkat tentang kesuksesan merek lokal yang viral di media sosial, kemudian bertanya: 'Apa yang membuat merek ini begitu dikenal dan disukai?'
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran hari ini dan pertanyaan pemantik: 'Bagaimana sebuah merek produk atau jasa bisa dikenal luas dan dipercaya banyak orang hanya melalui internet dan media sosial?' agar peserta didik sadar tujuan dan proses belajarnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Penentuan pertanyaan mendasar: Guru memberikan studi kasus tentang sebuah produk baru dan meminta peserta didik merumuskan pertanyaan: 'Bagaimana cara memperkenalkan produk ini agar dikenal luas di era digital?'
  2. Guru menayangkan presentasi interaktif tentang konsep dasar digital branding, termasuk definisi, tujuan, dan elemen-elemen pentingnya (logo, warna, pesan merek, target audiens).
  3. Peserta didik secara individu mengidentifikasi elemen-elemen digital branding dari beberapa contoh merek yang telah disiapkan guru (misalnya: logo, tagline, warna dominan, gaya komunikasi).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Mendesain perencanaan proyek: Peserta didik dibagi menjadi kelompok kecil (4-5 orang) dan diminta memilih satu produk atau jasa yang akan mereka buat digital branding-nya.
  2. Setiap kelompok berdiskusi untuk menentukan nama merek, target audiens, dan pesan kunci yang ingin disampaikan, serta platform digital yang akan digunakan (misalnya Instagram, TikTok, atau website sederhana).
  3. Guru membagikan LKPD 'Merancang Branding Digital' dan membimbing kelompok dalam mengisi bagian identifikasi merek dan target audiens.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi awal tentang identifikasi merek dan target audiens di depan kelas.
  2. Kelompok lain memberikan umpan balik konstruktif terhadap ide-ide yang disajikan, khususnya terkait relevansi dengan target audiens dan potensi daya tarik.
  3. Guru memberikan penguatan terhadap konsep digital branding yang telah dipelajari dan memberikan arahan untuk langkah proyek selanjutnya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan poin-poin penting tentang konsep dan elemen digital branding.
  2. Guru mengajak peserta didik untuk merefleksikan pengalaman belajar hari ini dan mengapresiasi partisipasi aktif setiap kelompok dengan memberikan pujian.
  3. Guru menyampaikan tugas mandiri untuk pertemuan berikutnya yaitu mencari inspirasi desain visual digital branding dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Digital Branding — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bisnis Digital · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 135 menit · awal 25 · inti 85 · penutup 25
Model PembelajaranProject Based Learning (PjBL)
Tujuan Pertemuan 2Melalui praktik pembuatan konten, peserta didik dapat menghasilkan konten visual dan teks yang menarik dan relevan untuk kampanye digital branding sesuai kaidah.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)25 menit
  1. Guru mengucapkan salam dan memeriksa kesiapan belajar peserta didik.
  2. Guru melakukan apersepsi dengan menanyakan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang elemen digital branding dan menanyakan hasil tugas mandiri mencari inspirasi desain visual.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini: praktik pembuatan konten digital branding dan penyelesaian proyek, serta mengingatkan peserta didik untuk berkesadaran dalam prosesnya.
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)25 menit
  1. Menyusun jadwal: Guru memfasilitasi setiap kelompok untuk menyusun jadwal kerja proyek mereka, termasuk pembagian tugas dan tenggat waktu untuk pembuatan konten.
  2. Guru menayangkan tutorial singkat penggunaan aplikasi desain grafis sederhana (misalnya Canva atau sejenisnya) untuk membuat konten visual yang menarik.
  3. Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan ide-ide konten visual dan teks yang sesuai dengan identitas merek dan target audiens yang telah mereka tentukan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)40 menit
  1. Memonitor kemajuan proyek: Peserta didik secara berkelompok mulai mengerjakan proyek pembuatan konten digital branding mereka menggunakan perangkat komputer atau smartphone yang tersedia.
  2. Setiap kelompok membuat minimal 3 (tiga) jenis konten digital (misalnya poster promosi, infografis, atau caption media sosial) yang relevan dengan merek mereka.
  3. Guru berkeliling membimbing, memberikan masukan, dan memastikan setiap kelompok bekerja sesuai rencana dan sintaks PjBL.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)20 menit
  1. Menguji hasil: Setiap kelompok mempresentasikan hasil proyek digital branding mereka di depan kelas, menjelaskan konsep, desain, dan pesan yang ingin disampaikan.
  2. Kelompok lain memberikan tanggapan, kritik membangun, dan saran untuk penyempurnaan hasil karya.
  3. Mengevaluasi pengalaman: Guru memimpin diskusi kelas untuk mengevaluasi keseluruhan proses proyek, dari perencanaan hingga penyajian hasil, serta memberikan umpan balik komprehensif.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)25 menit
  1. Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang pentingnya kreativitas dan kolaborasi dalam digital branding.
  2. Guru memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik atas kerja keras dan hasil karya yang telah dihasilkan, menciptakan suasana yang menggembirakan.
  3. Guru memberikan motivasi untuk terus mengembangkan keterampilan digital branding di masa depan dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Digital Branding — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bisnis Digital · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi elemen-elemen digital branding dan merancang konsep awal untuk produk atau jasa.

Alat & bahan: Alat tulis, kertas, komputer (opsional)

Langkah kerja:

  1. Amati gambar 1 tentang berbagai logo merek terkenal yang ditampilkan guru.
  2. Diskusikan dalam kelompok, pilih satu produk atau jasa yang ingin kalian buat digital branding-nya.
  3. Identifikasi elemen-elemen digital branding yang ada pada merek pilihan kalian dan isi pada tabel.
  4. Rancang konsep awal digital branding untuk produk/jasa yang kalian pilih (nama merek, tagline, warna, target audiens).
  5. Presentasikan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Digital Branding — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bisnis Digital · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Apa yang Anda ketahui tentang merek atau brand?
  2. Apakah Anda pernah melihat iklan produk di media sosial? Bagaimana pendapat Anda?
  3. Apa saja media sosial yang sering Anda gunakan?

Formatif (proses): Observasi partisipasi aktif peserta didik dalam diskusi kelompok dan praktik pembuatan konten digital branding.

Sumatif (akhir): Penilaian hasil proyek digital branding (poster/infografis/caption) yang dibuat kelompok.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban5 pilihan ganda + 3 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Digital Branding — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bisnis Digital · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Setelah mengamati contoh-contoh digital branding, peserta didik dapat menjelaskan konsep dasar digital branding dan elemen-elemennya dengan tepat.Konsep dasar digital branding, elemen-elemennya (logo, warna, pesan, target audiens)3 JPPenalaran Kritis
2Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi berbagai platform digital yang cocok untuk branding serta kelebihan dan kekurangannya secara komparatif.Platform digital untuk branding (Instagram, TikTok, website), kelebihan dan kekurangan masing-masing3 JPKolaborasi
3Melalui praktik pembuatan konten, peserta didik dapat menghasilkan konten visual dan teks yang menarik dan relevan untuk kampanye digital branding sesuai kaidah.Pembuatan konten visual (gambar, video) dan teks (caption, tagline), aplikasi desain grafis sederhana3 JPKreativitas
Halaman 8 · Digital Branding — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bisnis Digital · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Digital branding adalah fondasi penting bagi setiap bisnis di era digital. Ini bukan hanya tentang memiliki logo yang bagus, tetapi juga bagaimana merek Anda berkomunikasi, berinteraksi, dan meninggalkan kesan di benak konsumen melalui berbagai platform online. Membangun citra yang kuat secara digital akan membedakan Anda dari pesaing dan menarik loyalitas pelanggan.

1. Pengertian dan Pentingnya Digital Branding
Digital branding adalah serangkaian upaya strategis untuk membangun dan mengelola citra merek secara online. Tujuannya adalah menciptakan persepsi positif, membangun kepercayaan, dan memperkuat hubungan dengan target audiens melalui berbagai saluran digital. Dalam dunia yang semakin terhubung, digital branding menjadi krusial karena konsumen saat ini banyak menghabiskan waktu di internet. Merek yang tidak memiliki kehadiran digital yang kuat berisiko kehilangan daya saing dan jangkauan pasar.

2. Elemen-Elemen Digital Branding
Digital branding terdiri dari beberapa elemen kunci. Pertama, identitas visual seperti logo, palet warna, dan tipografi yang konsisten di semua platform. Kedua, pesan merek (brand message) yang jelas dan konsisten, mencerminkan nilai-nilai dan keunikan merek. Ketiga, nada suara (tone of voice) yang digunakan dalam komunikasi online, apakah formal, santai, atau humoris. Keempat, pengalaman pengguna (user experience) di website atau aplikasi. Kelima, keterlibatan komunitas online melalui media sosial dan forum. Semua elemen ini bekerja sama untuk membentuk persepsi merek di benak konsumen.

3. Platform Digital untuk Branding
Berbagai platform digital dapat digunakan untuk branding, masing-masing dengan karakteristiknya sendiri. Media sosial seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan Twitter sangat efektif untuk membangun interaksi dan menjangkau audiens secara luas. Website atau blog menjadi 'rumah' digital merek, tempat informasi lengkap dan resmi disajikan. Email marketing memungkinkan komunikasi personal dengan pelanggan. Optimasi mesin pencari (SEO) membantu merek ditemukan dengan mudah. Pemilihan platform harus disesuaikan dengan target audiens dan jenis produk/jasa yang ditawarkan untuk mencapai efektivitas maksimal.

4. Strategi Konten Digital Branding
Konten adalah raja dalam digital branding. Strategi konten melibatkan pembuatan dan distribusi materi yang relevan, berharga, dan menarik bagi target audiens. Ini bisa berupa artikel blog, infografis, video, foto produk, atau postingan media sosial. Kualitas konten harus tinggi, baik dari segi visual maupun narasi. Konsistensi dalam unggahan dan gaya konten sangat penting untuk membangun pengenalan merek. Interaksi dengan audiens melalui komentar dan pesan juga merupakan bagian vital dari strategi konten untuk memperkuat hubungan dan loyalitas.

5. Mengukur Keberhasilan Digital Branding
Untuk mengetahui apakah strategi digital branding berhasil, perlu dilakukan pengukuran. Metrik yang umum digunakan antara lain jumlah pengikut di media sosial, tingkat engagement (jumlah like, komen, share), traffic website, konversi penjualan, dan sentimen merek (bagaimana merek diperbincangkan). Analisis data ini membantu merek memahami apa yang bekerja dan apa yang perlu diperbaiki. Dengan begitu, strategi dapat dioptimalkan secara berkelanjutan untuk mencapai tujuan branding yang lebih baik dan memastikan investasi pemasaran digital memberikan hasil yang maksimal.

Rangkuman: Digital branding adalah upaya strategis untuk membangun citra merek yang kuat di ranah online melalui elemen visual, pesan, dan interaksi. Pemilihan platform digital yang tepat dan strategi konten yang menarik adalah kunci untuk menjangkau target audiens. Pengukuran keberhasilan melalui berbagai metrik digital penting untuk terus mengoptimalkan upaya branding. Dengan digital branding yang efektif, merek dapat membangun loyalitas pelanggan dan mencapai kesuksesan bisnis di pasar digital yang kompetitif.

Halaman 9 · Digital Branding — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bisnis Digital · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
Digital BrandingProses membangun dan mengelola citra merek secara online.
Target AudiensKelompok orang yang menjadi sasaran utama komunikasi pemasaran.
Platform DigitalMedia atau saluran online untuk berinteraksi dan menyebarkan informasi.
Konten VisualMateri dalam bentuk gambar, infografis, atau video untuk promosi.
Daftar pustaka3 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Digital Branding — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Bisnis Digital · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Digital Branding" mata pelajaran Bisnis Digital Kelas X ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Digital Branding — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Bisnis Digital Kelas X SMK — Fase E

Kelas X — ditulis juga kelas 10 — di SMK berada di Fase E.

Di sekolah, Bisnis Digital juga dipanggil konsentrasi bisnis digital — sebutan yang berbeda untuk mata pelajaran yang sama. Peta materi di halaman ini berlaku untuk sebutan mana pun.

Yang disusun di sini perangkat ajar Bisnis Digital kelas X (kelas 10) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Bisnis Digital kelas X (kelas 10) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Bisnis Digital kelas X (kelas 10) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Bisnis Digital bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaBisnis Digital · Kelas XPeta Konsep
Digital BrandingPengertian dan Pentingnya Digital BrandingElemen-Elemen Digital BrandingPlatform Digital untuk BrandingStrategi Konten Digital BrandingMengukur Keberhasilan Digital Branding
Dari sub-bab Digital BrandingLembar tambahan
Nama sekolah AndaBisnis Digital · Kelas XIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaBisnis Digital · Kelas XLKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaBisnis Digital · Kelas XRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaBisnis Digital · Kelas XRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaBisnis Digital · Kelas XProfil Lulusan
KreativitasKolaborasiPenalaran Kritis
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Bisnis Digital Kelas X SMK

Apakah modul ajar Bisnis Digital ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas X (kelas 10) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase E. Kelas X dan kelas 10 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase E beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Bisnis Digital?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Bisnis Digital sering disebut apa lagi?

Nama resminya Bisnis Digital, tetapi di sekolah ia juga dipanggil konsentrasi bisnis digital. Borang penyusunan modul mengenali sebutan-sebutan itu juga, jadi Anda boleh mengetik yang biasa Anda pakai — materinya tetap ditemukan.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.