Modul Ajar SMK

Modul Ajar Pelayanan Kefarmasian Kelas XI SMK

1 modul ajar Pelayanan Kefarmasian kelas XI SMK (Fase F) siap unduh — Sediaan Obat Bentuk Larutan. Lengkap ATP, LKPD, asesmen — Word + PDF ber-kop.

1 modul siap pakaiFase FWord + PDFAtas nama Anda
📥 Unduh Modul Ajar — GRATISIsi nama, sekolah & materi · ±1 menit · Word + PDF ber-kop

Pilih mata pelajaran

Pilih kelas

Semua materi di halaman ini berwujud seperti ini

Yang diperlihatkan kebetulan modul Sediaan Obat Bentuk Larutan, salah satu yang sudah jadi di sini — materi lain menghasilkan berkas dengan bentuk yang sama. Dua baris kuning itu satu-satunya yang masih kosong, dan keduanya terisi nama serta sekolah Anda begitu diunduh.

11 lembarSampulIdentitasDesainPertemuan 1Pertemuan 2LKPDAsesmenATPBahan AjarGlosariumPengesahan

📄 Buka modul Sediaan Obat Bentuk Larutan selengkapnya →✍️ Buat untuk Materi Anda — GRATISDitulis mesin ±1 menit · Word + PDF ber-kop · nama Anda tercetak

Mencari materi lain? Seluruh materi kelas XI ada di daftar bawah ↓

Contoh wujud berkas · Pelayanan Kefarmasian Kelas XI SMK
KURIKULUM MERDEKA
✦ DEEP LEARNING · PEMBELAJARAN MENDALAM ✦
MODUL AJAR
Sediaan Obat Bentuk Larutan
Pelayanan Kefarmasian · Kelas XI · Fase F
DISUSUN OLEHnama Andasekolah AndaTahun Pelajaran 2026/2027
Lembar 1 · Sampul
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pelayanan Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
MODUL AJAR
Sediaan Obat Bentuk Larutan
Pelayanan Kefarmasian · Fase F · Kelas XI · Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam
A.  IDENTITAS MODULCP: Kepka BSKAP 046/H/KR/2025
Penyusunnama Anda
Satuan Pendidikansekolah Anda
Mata PelajaranPelayanan Kefarmasian
Fase / KelasF / XI
Materi PokokSediaan Obat Bentuk Larutan
Alokasi Waktu2 pertemuan
Tahun Pelajaran2026/2027
PendekatanPembelajaran Mendalam
Model PembelajaranProblem Based Learning (PBL) + praktik
Bentuk DokumenModul Ajar — memuat RPP

✍️ Dua baris kuning di atas terisi otomatis saat Anda mengunduh — beserta kop, logo, dan nama sekolah di kepala tiap lembar.

B.  KOMPONEN INTI8 Dimensi Profil Lulusan

Identifikasi Peserta Didik:

Kesiapan belajar (kompetensi awal)Peserta didik telah memiliki pengetahuan dasar tentang bentuk-bentuk sediaan farmasi secara umum dan pentingnya sterilitas dalam penyiapan obat.

Dimensi Profil Lulusan yang dikembangkan:

  1. Kemandirian — elemen: Regulasi diri
    Peserta didik secara mandiri merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi praktik pembuatan sediaan obat larutan sesuai prosedur.
  2. Penalaran Kritis — elemen: Menganalisis dan mengevaluasi penalaran
    Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi hasil praktik pembuatan sediaan larutan, mengidentifikasi faktor penyebab kesalahan, dan mencari solusinya.
  3. Kolaborasi — elemen: Kerja sama
    Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk memecahkan masalah terkait formulasi dan pembuatan sediaan obat larutan.

Capaian Pembelajaran (CP):

AcuanKepka BSKAP No. 046/H/KR/2025 Lampiran III.I.12.1 Program Keahlian Farmasi
Elemen / DomainPelayanan Kefarmasian
Rumusan CP FasePada akhir Fase F, peserta didik mampu mengaplikasikan prinsip-prinsip pelayanan kefarmasian, termasuk penyiapan dan penyerahan sediaan farmasi, serta melakukan pencatatan dan pelaporan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Identifikasi materi — 4 dimensi pengetahuan:

FaktualSediaan obat bentuk larutan seperti sirup, eliksir, dan suspensi banyak ditemukan di apotek dan digunakan pasien sehari-hari.
KonseptualSediaan larutan adalah sediaan cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang terlarut sempurna dalam pelarut yang sesuai, sehingga membentuk dispersi molekuler.
ProseduralPeserta didik akan mempelajari langkah-langkah formulasi, penimbangan bahan, pelarutan, pencampuran, pengemasan, dan evaluasi kualitas sediaan obat larutan.
MetakognitifPeserta didik akan menyadari mengapa pemilihan pelarut, pH, dan teknik pelarutan sangat krusial dalam menjamin stabilitas dan efektivitas sediaan larutan.

Tujuan Pembelajaran:

  1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik dan penggolongan sediaan obat bentuk larutan dengan tepat.
  2. Dengan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas sediaan obat bentuk larutan secara komprehensif.
  3. Melalui praktik di laboratorium, peserta didik dapat membuat sediaan obat bentuk larutan (sirup/eliksir) sesuai formula dan prosedur standar dengan cermat.
  4. Melalui evaluasi hasil praktik, peserta didik dapat mengidentifikasi dan menganalisis permasalahan dalam pembuatan sediaan larutan serta menemukan solusinya secara kritis.
  5. Setelah praktik dan diskusi, peserta didik dapat menjelaskan pentingnya penandaan dan pengemasan sediaan obat larutan yang benar sesuai peraturan farmasi.
Halaman 2 · Sediaan Obat Bentuk Larutan — pratinjau tuntas.org
Lembar 2 · Identitas
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pelayanan Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
B.  KOMPONEN INTI (lanjutan)

Pemahaman bermakna: Memahami karakteristik sediaan obat bentuk larutan sangat penting agar peserta didik dapat menyiapkan dan menyerahkan obat dengan benar, menjamin stabilitas, efektivitas, dan keamanan bagi pasien.

Pertanyaan pemantik: "Mengapa kita tidak boleh mencampur sembarang sirup obat dengan air keran?"

C.  DESAIN PEMBELAJARANPermendikdasmen 13/20254 Kerangka Pembelajaran Mendalam
Praktik PedagogisProblem Based Learning (PBL) + praktik
Lintas Disiplin IlmuKimia: Pemahaman tentang sifat kelarutan zat aktif, interaksi kimia antar bahan, dan pH larutan sangat penting dalam formulasi dan stabilitas sediaan obat larutan.
Matematika: Perhitungan dosis, konsentrasi, dan penimbangan bahan secara akurat memerlukan keterampilan matematika dasar dan konversi satuan.
Bahasa Indonesia: Kemampuan menyusun laporan praktik dan menjelaskan prosedur dengan jelas secara lisan maupun tertulis merupakan bagian dari kompetensi berbahasa.
Kemitraan PembelajaranOrang tua dapat diajak untuk berdiskusi tentang cara penyimpanan obat cair yang benar di rumah, atau praktisi farmasi di komunitas dapat diundang sebagai narasumber.
Lingkungan PembelajaranLaboratorium farmasi sekolah yang lengkap dan bersih, serta akses ke perpustakaan digital dan fisik untuk mencari referensi terkait formulasi obat.
Pemanfaatan Teknologi DigitalPemanfaatan aplikasi simulasi formulasi obat atau video tutorial pembuatan sediaan larutan untuk memperkaya pemahaman dan keterampilan peserta didik.
Halaman 3 · Sediaan Obat Bentuk Larutan — pratinjau tuntas.org
Lembar 3 · Desain
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pelayanan Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.1  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 1Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranDiscovery Learning
Tujuan Pertemuan 1Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik dan penggolongan sediaan obat bentuk larutan dengan tepat.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Tebak Kata Farmasi: Guru menyebutkan definisi singkat, peserta didik menebak istilah farmasi terkait sediaan larutan. Contoh: 'Cairan manis untuk obat.' (Sirup)
  1. Salam, doa, dan presensi peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru menanyakan pengalaman peserta didik mengonsumsi obat cair atau melihatnya di apotek, kemudian mengaitkannya dengan pentingnya mengetahui jenis dan karakteristik obat cair.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu mengidentifikasi karakteristik dan penggolongan sediaan obat bentuk larutan, serta pertanyaan pemantik: 'Apa saja perbedaan sediaan obat cair yang kalian ketahui?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Pemberian rangsangan: Guru menayangkan berbagai gambar sediaan obat bentuk larutan (sirup, suspensi, emulsi) dan meminta peserta didik mengamati perbedaan fisiknya.
  2. Identifikasi masalah: Peserta didik dalam kelompok kecil mengidentifikasi pertanyaan-pertanyaan terkait perbedaan dan karakteristik sediaan larutan yang diamati, misalnya 'Apa bedanya sirup dan suspensi?' atau 'Mengapa ada obat cair yang bening dan ada yang keruh?'.
  3. Pengumpulan data: Peserta didik mencari informasi dari modul ajar, buku teks Pelayanan Kefarmasian, atau sumber digital tepercaya tentang definisi, karakteristik umum, dan penggolongan sediaan obat bentuk larutan.
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Pengolahan data: Setiap kelompok mengisi LKPD yang berisi tabel untuk membandingkan karakteristik (viskositas, kejernihan, homogenitas) dan penggolongan (larutan sejati, suspensi, emulsi) sediaan obat larutan berdasarkan data yang telah dikumpulkan.
  2. Pembuktian: Kelompok bertukar hasil pengolahan data dan saling mengoreksi pemahaman mereka tentang karakteristik dan penggolongan sediaan larutan.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Menarik kesimpulan: Setiap kelompok mempresentasikan hasil identifikasi karakteristik dan penggolongan sediaan obat bentuk larutan di depan kelas.
  2. Umpan balik: Guru dan kelompok lain memberikan masukan dan pertanyaan terhadap presentasi.
  3. Penguatan: Guru menguatkan pemahaman peserta didik tentang karakteristik penting sediaan larutan dan penggolongannya, serta mengaitkannya dengan stabilitas dan cara penggunaannya.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru menyimpulkan poin-poin penting tentang sediaan obat bentuk larutan.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu hal baru yang dipelajari dan memberikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta didik.
  3. Tindak lanjut & Doa: Guru memberikan tugas membaca materi stabilitas sediaan larutan untuk pertemuan berikutnya dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 4 · Sediaan Obat Bentuk Larutan — pratinjau tuntas.org
Lembar 4 · Pertemuan 1
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pelayanan Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
D.2  KEGIATAN PEMBELAJARAN — PERTEMUAN 2Rumus 8-3-3-4 · 3 Pengalaman Belajartotal 180 menit · awal 30 · inti 120 · penutup 30
Model PembelajaranProblem Based Learning
Tujuan Pertemuan 2Dengan studi kasus, peserta didik dapat menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas sediaan obat bentuk larutan secara komprehensif.
TahapanAlokasiKegiatan Pembelajaran
Kegiatan AwalBerkesadaran (Mindful)30 menitIce breaking: Rantai Kata Obat Cair: Guru memulai dengan satu kata (misalnya 'sirup'), peserta didik melanjutkan dengan kata lain yang berhubungan dengan sediaan obat cair, membentuk rantai kata.
  1. Salam, doa, dan presensi peserta didik.
  2. Apersepsi: Guru mengingatkan kembali materi pertemuan sebelumnya tentang karakteristik sediaan larutan dan menanyakan, 'Apa yang terjadi jika obat cair yang kita minum sudah berubah warna atau mengendap?'.
  3. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran pertemuan ini yaitu menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas sediaan obat bentuk larutan, serta pertanyaan pemantik: 'Mengapa beberapa obat cair harus disimpan di lemari es sedangkan yang lain tidak?'
Inti — MemahamiBermakna (Meaningful)35 menit
  1. Orientasi pada masalah: Guru menayangkan studi kasus berupa foto-foto sediaan obat larutan yang mengalami kerusakan (perubahan warna, bau, endapan, pemisahan fase) dan meminta peserta didik mengidentifikasi masalah yang terjadi pada setiap sediaan.
  2. Mengorganisasi peserta didik untuk belajar: Peserta didik dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok menerima satu studi kasus sediaan larutan yang rusak dan lembar kerja untuk menganalisis masalah tersebut.
  3. Membimbing penyelidikan: Peserta didik dalam kelompok berdiskusi untuk menganalisis studi kasus, mencari informasi dari modul ajar, buku, atau internet mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas sediaan larutan (pH, suhu, cahaya, mikroorganisme, interaksi bahan aktif-eksipien).
Inti — MengaplikasiBermakna (Meaningful)55 menit
  1. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya: Setiap kelompok membuat laporan singkat atau poster digital yang berisi analisis penyebab kerusakan sediaan larutan pada studi kasus yang diberikan, serta usulan solusi untuk mencegah kerusakan tersebut. Laporan juga mencakup cara penyimpanan yang tepat.
  2. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah: Kelompok mempresentasikan hasil analisis dan solusi mereka di depan kelas. Kelompok lain dan guru memberikan pertanyaan dan masukan terhadap hasil presentasi.
Inti — MerefleksiBermakna (Meaningful)30 menit
  1. Penguatan: Guru menguatkan pemahaman tentang pentingnya stabilitas sediaan larutan, faktor-faktor yang mempengaruhinya, dan cara penanganannya dalam pelayanan kefarmasian.
  2. Umpan balik: Guru memberikan umpan balik konstruktif terhadap presentasi setiap kelompok, menyoroti aspek analisis yang kuat dan area yang perlu ditingkatkan.
Kegiatan PenutupMenggembirakan (Joyful)30 menit
  1. Simpulan bersama: Peserta didik dan guru menyimpulkan faktor-faktor utama yang mempengaruhi stabilitas sediaan obat bentuk larutan dan pentingnya penanganan yang benar.
  2. Refleksi & Apresiasi: Guru meminta peserta didik menuliskan satu tantangan dalam menganalisis stabilitas obat dan memberikan apresiasi atas kerja keras kelompok.
  3. Tindak lanjut & Doa: Guru menjelaskan bahwa pertemuan berikutnya akan melakukan praktik pembuatan sediaan larutan dan menutup pelajaran dengan doa.

Tahapan inti mengikuti 3 Pengalaman Belajar Pembelajaran Mendalam: memahami → mengaplikasi → merefleksi; label di kolom kiri menunjukkan prinsip yang diwujudkan tiap tahapan.

Halaman 5 · Sediaan Obat Bentuk Larutan — pratinjau tuntas.org
Lembar 5 · Pertemuan 2
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pelayanan Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
LKPD — LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
LKPD · LEMBAR KERJA PESERTA DIDIKEksplorasi Sediaan Obat Cair!Nama: ........................... Kelas: ....... Tanggal: ..........

Tujuan: Peserta didik dapat mengidentifikasi karakteristik dan penggolongan sediaan obat bentuk larutan.

Alat & bahan: Modul ajar, buku teks farmasi, internet

Langkah kerja:

  1. Isilah teka-teki silang berikut. Petunjuknya diambil dari istilah yang kamu pelajari pada materi ini.
    1234Mendatar4. Larutan pekat gula dalam airatau cairan lain.Menurun1. Sediaan larutan hidroalkoholyang jernih dan manis.2. Bahan tambahan dalam formulasiobat selain zat aktif.3. Sediaan cair yang mengandungsatu atau lebih zat terlarutsempurna.
    Gambar 1. Teka-teki silang
  2. Amati berbagai sediaan obat cair yang disajikan oleh guru.
  3. Diskusikan dalam kelompok, karakteristik fisik (misalnya kejernihan, viskositas) dari setiap sediaan.
  4. Berdasarkan hasil pengamatan dan diskusi, serta informasi dari sumber belajar, lengkapilah tabel perbandingan di bawah ini.
  5. Jodohkan nama sediaan dengan karakteristik yang paling sesuai.
Tabel kerja LKPDtabel pengamatan, diisi muridlembar refleksi murid · 2 pertanyaan

🔒 Tabel kerja dan lembar refleksi murid tidak ditampilkan di pratinjau — keduanya ada di berkas unduhan.

Halaman 6 · Sediaan Obat Bentuk Larutan — pratinjau tuntas.org
Lembar 6 · LKPD
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pelayanan Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
ASESMENStandar Proses — Permendikdasmen 1/2026

Asesmen awal (diagnostik):

  1. Sebutkan 3 contoh obat yang berbentuk cairan!
  2. Menurutmu, apa bedanya sirup dan tablet?
  3. Mengapa obat cair perlu dikocok sebelum diminum?
  4. Apa yang kamu ketahui tentang istilah 'larut'?

Formatif (proses): Observasi kinerja kelompok saat berdiskusi, menganalisis studi kasus, dan melakukan praktik di laboratorium, serta penilaian laporan praktik.

Sumatif (akhir): Tes tertulis untuk mengukur pemahaman konsep dan kemampuan analisis, serta penilaian produk praktik dan presentasi hasil evaluasi.

Rubrik KKTP2 kriteria · 4 tingkat ketercapaian
Kunci jawaban6 pilihan ganda + 5 uraian

🔒 Rubrik KKTP dan kunci jawaban tidak ditampilkan di pratinjau — rubrik ada di berkas unduhan, kunci jawaban khusus member Paket Lengkap.

Halaman 7 · Sediaan Obat Bentuk Larutan — pratinjau tuntas.org
Lembar 7 · Asesmen
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pelayanan Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN (ATP)Kurikulum Merdeka
NoTujuan PembelajaranMateriAlokasiDimensi
1Mengidentifikasi karakteristik dan penggolongan sediaan obat bentuk larutanDefinisi, karakteristik, dan penggolongan larutan, suspensi, emulsi4 JPPenalaran Kritis
2Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi stabilitas sediaan obat bentuk larutanFaktor-faktor stabilitas (pH, suhu, cahaya, mikroba) dan cara penanganannya4 JPPenalaran Kritis
3Membuat sediaan obat bentuk larutan (sirup/eliksir) sesuai formula dan prosedur standarProsedur pembuatan sirup/eliksir, penimbangan, pelarutan, pengemasan4 JPKemandirian, Kolaborasi
4Mengevaluasi hasil praktik dan menemukan solusi permasalahan dalam pembuatan sediaan larutanAnalisis masalah kualitas, solusi perbaikan, penandaan dan pengemasan4 JPPenalaran Kritis, Kemandirian
Halaman 8 · Sediaan Obat Bentuk Larutan — pratinjau tuntas.org
Lembar 8 · ATP
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pelayanan Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
BAHAN AJAR

Sediaan obat bentuk larutan merupakan salah satu bentuk sediaan farmasi yang paling umum dan banyak digunakan, terutama untuk anak-anak dan pasien yang sulit menelan tablet. Memahami karakteristik, formulasi, dan stabilitas sediaan ini sangat krusial bagi tenaga kefarmasian agar dapat menyiapkan dan menyerahkan obat yang aman, efektif, dan berkualitas.

1. Pengertian dan Keuntungan Sediaan Larutan
Sediaan larutan adalah sediaan cair yang mengandung satu atau lebih zat kimia yang terlarut sempurna dalam pelarut yang sesuai. Keuntungan sediaan larutan antara lain mudah ditelan, absorpsi lebih cepat dibandingkan sediaan padat, homogenitas terjamin, dan dosis mudah diatur. Namun, sediaan ini juga memiliki kerugian seperti stabilitas yang lebih rendah dan risiko kontaminasi mikroba.

2. Penggolongan Sediaan Obat Cair
Sediaan obat cair tidak hanya larutan sejati (misalnya sirup, eliksir) tetapi juga termasuk suspensi dan emulsi. Larutan sejati adalah sistem satu fase yang jernih. Suspensi adalah sistem dua fase yang mengandung partikel padat tidak larut terdispersi dalam cairan. Emulsi adalah sistem dua fase yang mengandung dua cairan tidak bercampur (minyak dan air) yang terdispersi satu sama lain dengan bantuan emulgator.

3. Karakteristik Sediaan Larutan
Sediaan larutan sejati umumnya jernih, transparan, dan homogen. Viskositasnya bervariasi tergantung jenis pelarut dan konsentrasi zat terlarut. Sirup, misalnya, memiliki viskositas tinggi karena kandungan gula yang tinggi. Eliksir memiliki viskositas lebih rendah karena mengandung alkohol. Penting untuk memastikan tidak ada partikel tidak larut atau endapan yang terbentuk.

4. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Stabilitas Larutan
Stabilitas sediaan larutan dipengaruhi oleh beberapa faktor, meliputi pH, suhu, cahaya, keberadaan mikroorganisme, dan interaksi antar bahan. Perubahan pH dapat mempercepat degradasi zat aktif. Suhu tinggi dapat meningkatkan laju reaksi kimia dan pertumbuhan mikroba. Cahaya dapat menyebabkan fotodegradasi. Kontaminasi mikroba dapat menyebabkan kerusakan fisik dan kimia. Interaksi antara zat aktif dan eksipien juga harus diperhatikan.

5. Prosedur Pembuatan Sediaan Larutan (Sirup)
Pembuatan sirup melibatkan beberapa tahapan: penimbangan bahan aktif dan eksipien, pelarutan zat aktif dalam pelarut yang sesuai (misalnya air, propilen glikol, gliserin), pencampuran semua komponen, penambahan pengawet dan pemanis, pengoreksian pH jika perlu, penambahan air hingga volume akhir, penyaringan, dan pengemasan. Setiap langkah harus dilakukan dengan cermat untuk memastikan kualitas produk.

6. Pengemasan dan Penandaan Sediaan Larutan
Sediaan larutan harus dikemas dalam wadah yang sesuai, umumnya botol kaca atau plastik yang dapat melindungi dari cahaya dan kontaminasi. Penandaan (label) harus jelas dan informatif, mencakup nama obat, dosis, cara penggunaan, peringatan, tanggal kadaluarsa, nomor batch, dan nama produsen. Penandaan yang benar sangat penting untuk keamanan dan efektivitas penggunaan obat oleh pasien.

7. Penyimpanan Sediaan Larutan
Penyimpanan sediaan larutan harus sesuai dengan petunjuk pada label. Beberapa sediaan memerlukan penyimpanan di tempat sejuk atau lemari es untuk menjaga stabilitasnya. Hindari paparan langsung sinar matahari dan suhu ekstrem. Edukasi pasien mengenai cara penyimpanan yang benar adalah bagian penting dari pelayanan kefarmasian.

Rangkuman: Sediaan obat bentuk larutan adalah sediaan cair homogen yang mudah ditelan dan memiliki absorpsi cepat. Ada berbagai jenis sediaan cair seperti larutan sejati, suspensi, dan emulsi, masing-masing dengan karakteristik unik. Stabilitas larutan sangat dipengaruhi oleh pH, suhu, cahaya, dan mikroba. Proses pembuatan yang teliti, pengemasan yang tepat, dan penandaan yang jelas sangat penting untuk menjamin kualitas dan keamanan obat.

Halaman 9 · Sediaan Obat Bentuk Larutan — pratinjau tuntas.org
Lembar 9 · Bahan Ajar
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pelayanan Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
GLOSARIUM
IstilahArti
LarutanSediaan cair yang mengandung satu atau lebih zat terlarut sempurna.
SuspensiSediaan cair yang mengandung partikel padat tidak larut terdispersi dalam cairan.
EmulsiSediaan cair yang mengandung dua cairan tidak bercampur yang terdispersi dengan bantuan emulgator.
SirupLarutan pekat gula dalam air atau cairan lain.
EliksirSediaan larutan hidroalkohol yang jernih dan manis.
Stabilitas ObatKemampuan suatu produk obat untuk mempertahankan sifat fisik, kimia, mikrobiologi, toksikologi, dan terapeutik.
EksipienBahan tambahan dalam formulasi obat selain zat aktif.
Daftar pustaka4 rujukan

🔒 Daftar pustaka tidak ditampilkan di pratinjau — ada di berkas unduhan.

Halaman 10 · Sediaan Obat Bentuk Larutan — pratinjau tuntas.org
Lembar 10 · Glosarium
PEMERINTAH / YAYASAN PENYELENGGARANama sekolah AndaModul Ajar Pelayanan Kefarmasian · Tahun Pelajaran 2026/2027
PENGESAHAN

Modul ajar "Sediaan Obat Bentuk Larutan" mata pelajaran Pelayanan Kefarmasian Kelas XI ini disusun sesuai ketentuan Kurikulum Merdeka · Pembelajaran Mendalam dan dinyatakan dapat digunakan dalam pembelajaran Tahun Pelajaran 2026/2027.

Mengetahui,
Kepala Sekolah
…………, …………
Guru Mata Pelajaran
( ……………… )
NIP. …………
nama Anda
NIP. …………

Rujukan: Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 (Pembelajaran Mendalam) · Permendikdasmen No. 1 Tahun 2026 (Standar Proses) · CP: Kepka BSKAP No. 046/H/KR/2025

Halaman 11 · Sediaan Obat Bentuk Larutan — pratinjau tuntas.org
Lembar 11 · Pengesahan
Geser untuk membuka semuanya · seluruh 11 lembar ini ikut terunduh, tidak ada yang ditahan.

Pelayanan Kefarmasian Kelas XI SMK — Fase F

Kelas XI — ditulis juga kelas 11 — di SMK berada di Fase F.

Yang disusun di sini perangkat ajar Pelayanan Kefarmasian kelas XI (kelas 11) SMK — satu berkas yang di lapangan dipanggil empat nama sekaligus: modul ajar, RPP (istilah resmi sejak Permendikdasmen 1/2026), modul ajar deep learning, dan RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam). Sampulnya memang bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam: kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi (Permendikdasmen 13/2025) dengan 8 Dimensi Profil Lulusan — penerus Profil Pelajar Pancasila — dan capaian pembelajaran Pelayanan Kefarmasian kelas XI (kelas 11) SMK mengacu Kepka BSKAP 046/H/KR/2025.

Tiap materi di peta atas dapat disusun menjadi modul ajar Pelayanan Kefarmasian kelas XI (kelas 11) SMK yang lengkap — memuat capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya, ATP, tujuan pembelajaran, langkah kegiatan, LKPD, rubrik KKTP, asesmen awal–formatif–sumatif, bahan ajar, glosarium, dan bank soal — dalam Word (.docx) dan PDF ber-kop tahun pelajaran 2026/2027, atas nama Anda. Satu berkas, bukan berkas yang dikumpulkan satu per satu.

Modul gratis di halaman ini sudah cukup untuk disetor ke sekolah

Gratis sepenuhnya, tanpa biaya apa pun. Nama dan sekolah Anda langsung tercetak di kopnya.

📥 Unduh Modul Ini GratisTinggal isi nama, sekolah & materi · ±1 menit jadi
✨ Mau lebih lengkap?
+6 lembar

Tiap modul ajar Pelayanan Kefarmasian bisa jadi lebih lengkap

Ini 6 lembar tambahannya. Geser untuk lihat 👉

Nama sekolah AndaPelayanan Kefarmasian · Kelas XIPeta Konsep
Sediaan Obat Bentuk LarutanPengertian dan Keuntungan Sediaan LarutanPenggolongan Sediaan Obat CairKarakteristik Sediaan LarutanFaktor-faktor yang Mempengaruhi Stabilitas LarutanProsedur Pembuatan Sediaan Larutan (Sirup)
Dari sub-bab Sediaan Obat Bentuk LarutanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPelayanan Kefarmasian · Kelas XIIce Breaking
Pertemuan 1Pertemuan 2Pertemuan 3… hingga Pertemuan 8
Biar kelas langsung hidupLembar tambahan
Nama sekolah AndaPelayanan Kefarmasian · Kelas XILKPD Tiap Pertemuan
P1P2P3…Temuan / hasil kerjaBukti atau alasanSimpulan
Beda tiap pertemuanLembar tambahan
Nama sekolah AndaPelayanan Kefarmasian · Kelas XIRefleksi Guru & Siswa
GuruKetercapaian tujuan pembelajaranPeserta didik yang perlu pendampinganPeserta didikSaya sudah memahami …Hal yang masih membingungkan …
Tinggal isi habis mengajarLembar tambahan
Nama sekolah AndaPelayanan Kefarmasian · Kelas XIRemedial & Pengayaan
RemedialUntuk yang belum mencapai tujuanPengayaanUntuk yang tuntas lebih awal
Buat yang tertinggal & yang sudah tuntasLembar tambahan
Nama sekolah AndaPelayanan Kefarmasian · Kelas XIProfil Lulusan
KemandirianPenalaran KritisKolaborasi
Sudah dikaitkan ke materi iniLembar tambahan

🎁 Plus perangkat setahun & bonus

Sekali ambil paket, administrasi setahun ikut beres.

Paket 30 & 60Soal PTS & PAS
Kisi-kisiNaskah soal + kunciKartu soal
Kisi-kisi sampai kartu soal
Paket 30 & 60Administrasi Kelas
Program kerja wali kelasDaftar hadir siswaDaftar nilai NH/PTS/PASJurnal agenda
Terisi atas nama Anda
Paket 30 & 60Piagam Siswa
PIAGAMdiberikan kepada
Satu halaman per siswa
Paket 60e-Kinerja
Dokumen kinerja guruPerangkat penilaian
Dokumen kinerja guru
Paket 60Deskripsi Rapor
Nama + nilai ditempelDeskripsi tiap siswa jadi
Penyelamat akhir semester
Paket 60Program Ekskul
Latihan Juli–JuniLomba & anggaran
Pramuka, PMR, Rohis, dll.

Tidak wajib kok. Kalau nanti butuh, tinggal ambil paketnya, mulai Rp2.000 per modul di Paket 60 Modul.

Pertanyaan Seputar Modul Ajar Pelayanan Kefarmasian Kelas XI SMK

Apakah modul ajar Pelayanan Kefarmasian ini gratis?

Ya. Tiga modul ajar gratis tersedia bertahap dalam Word + PDF tanpa watermark dan atas nama Anda; modul berikutnya terbuka setiap 18 jam.

Kelas XI (kelas 11) SMK masuk Fase apa, dan CP serta elemennya yang mana?

Fase F. Kelas XI dan kelas 11 adalah kelas yang sama — yang satu ditulis angka Romawi seperti di dokumen resmi, yang satu angka biasa. Modul yang disusun dari halaman ini mencantumkan capaian pembelajaran (CP) Fase F beserta elemennya di bagian identitas, jadi Anda tidak perlu menyalinnya sendiri.

Apakah ini modul ajar deep learning atau RPM?

Ya — ketiganya dokumen yang sama. Modul di sini disusun dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025): kegiatan intinya berkerangka memahami – mengaplikasi – merefleksi, sasaran karakternya 8 Dimensi Profil Lulusan, dan sampulnya bertanda Deep Learning · Pembelajaran Mendalam. Sebagian guru menyebutnya RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam), sebagian RPP deep learning; istilah resminya RPP sejak Permendikdasmen 1/2026.

Bisakah saya meminta materi yang belum ada di daftar?

Bisa. Ketuk materi bertanda + pada daftar di atas — mapel, kelas, dan materinya langsung terbawa, tinggal isi nama dan sekolah Anda.

Apakah ATP, LKPD, dan KKTP-nya ikut, dan bisa langsung diunduh Word atau PDF?

Keduanya, dan langsung. Satu kali susun menghasilkan berkas Word (.docx) yang masih bisa Anda sunting sekaligus PDF siap cetak — keduanya ber-kop sekolah, bertahun pelajaran 2026/2027, dan atas nama Anda, tanpa watermark. Isinya satu perangkat ajar utuh: modul ajar berikut ATP, LKPD, rubrik KKTP, asesmen, bahan ajar, glosarium, dan bank soalnya.

Apakah di sini ada buku siswa atau buku guru Pelayanan Kefarmasian?

Tidak. Yang disusun di sini adalah perangkat ajar guru — modul ajar (RPP) beserta ATP, LKPD, asesmen, bahan ajar, dan bank soalnya. Buku siswa dan buku guru diterbitkan kementerian, dan modul di sini dapat dipakai berdampingan dengan buku mana pun yang dipakai sekolah Anda.

Apakah sesuai kurikulum terbaru?

Ya. Semua modul mengikuti Kurikulum Merdeka dengan Pembelajaran Mendalam (Permendikdasmen 13/2025) dan ketentuan terbaru lainnya sesuai jenis sekolah.

Buat sesuai kebutuhanMateri belum tersedia? Buat modul sendiri, gratis.Siap ±1 menit · Word + PDF · langsung atas nama Anda

tuntas.org — administrasi beres, kinerja tuntas.